Bercerai

Kasandra menatap sekeliling kamar yang terasa asing baginya hingga Kasandra menatap ke arah bahu kanan dan berlanjut menatap ke arah bahu kiri yang penuh dengan tanda cinta.

Kasandra menangis karena sudah mengkhianati suaminya membuat Kasandra merasa amat bersalah. Hingga lima menit kemudian Kasandra dengan perlahan turun dari ranjang sambil menahan rasa perih pada bagian privasinya.

Kasandra memunguti pakaiannya lalu berjalan ke arah kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya yang lengket. Hingga lima belas menit kemudian Kasandra sudah selesai mandi dan memakai pakaian yang semalam di pakainya.

Kasandra berjalan dengan perlahan karena bagian privasinya masih terasa perih. Kasandra duduk di meja rias sambil mengusap wajahnya yang kasar.

'Mengapa Aku merasa tidak menyesal melakukan hal itu?' tanya Kasandra dalam hati dengan wajah bingung sambil berpikir.

'Seorang pria menolongku dan membawaku ke sini dan Wajahnya sangat tampan dan berjalan dengan tegak. Aku pikir Dia suamiku makanya Aku mau melakukan itu tapi suamiku kan wajahnya buruk rupa dan lumpuh pasti pria itu bukan suamiku.' Ucap Kasandra dalam hati setelah bebrapa saat berpikir.

"Aku ternyata tidur dengan pria asing." Sambung Kasandra dengan tubuh gemetar.

"Bagaimana Aku bisa melakukan hal seperti itu?" Tanya Kasandra sambil terisak.

Kasandra menangis karena sudah mengkhianati kepercayaan suaminya setelah agak tenang Kasandra mengambil ponselnya yang tergeletak di meja rias.

Kasandra memberanikan diri mencari nomer ponsel suaminya setelah ketemu Kasandra menekan nomer tersebut dan sambungan pertama langsung di angkat.

'Hallo.' Panggil Raynald.

'Kak Raynald, apakah Kak Raynald ada waktu luang untukku?' Tanya Kasandra penuh harap.

'Apakah ada masalah? Kenapa suaramu seperti orang habis menangis?' Tanya Raynald.

'Aku ingin bertemu dengan Kak Raynald karena ada sesuatu yang penting yang ingin Aku ucapkan.' Ucap Kasandra tanpa menjawab pertanyaan Raynald.

'Baik. Datanglah ke kantorku.' Ucap Raynald.

'Baik.' Jawab Kasandra dengan singkat.

Kemudian Kasandra memutuskan sambungan komunikasi tanpa menunggu apa yang akan dikatakan Raynald dan berpamitan.

Skip

Kini Kasandra duduk di kursi dan berhadapan dengan Raynald yang juga duduk di kursi kebesaran dan hanya di batasi oleh meja.

"Ada apa kamu datang ke perusahaanku?" Tanya Raynald karena sejak tadi Kasandra terdiam sambil menundukkan kepalanya.

"Aku ingin kita bercerai." Jawab Kasandra dengan suara tercekat.

Raynald sangat terkejut dengan ucapan Kasandra membuat Raynald terdiam beberapa saat.

"Kenapa kita harus bercerai? Apa Aku melakukan kesalahan?" Tanya Raynald setelah beberapa saat terdiam.

"Aku minta maaf atas perbuatanku padamu tadi malam." Ucap Kasandra sambil memperlihatkan lehernya yang ada tanda kepemilikan.

"Aku telah melanggar janji awalku dan tidak sengaja melakukan hal ini. Aku sangat malu jika kita terus bersama. Terlebih di hati Kak Raynald sudah ada seorang wanita yang sangat Kak Raynald sukai. Oleh karena itu mari kita bercerai." Sambung Kasandra dengan suara serak karena kebanyakan menangis.

"Kak Raynald jangan kuatir, Aku tidak menginginkan apa pun darimu. Aku akan menghilang di hadapanmu untuk selama-lamanya di mana kita tidak akan bertemu lagi dengan cara yang bijaksana. Yaitu tidak membawa namamu ataupun keluarga besarmu." Sambung Kasandra lagi hingga air mata yang tadi di tahannya kembali keluar.

'Aku akan pergi keluar negri dan berusaha melupakan apa yang sudah terjadi dengan cara memulai hidup baru.' Sambung Kasandra dalam hati.

Raynald yang mendengarkan kata demi kata yang diucapkan Kasandra membuat Raynald mendorong kursi rodanya ke arah Kasandra membuat Kasandra berdiri.

'Sebenarnya Aku tidak memerlukan kursi roda karena Aku bisa berjalan dengan normal dan bekas luka bakarku sebenarnya sudah hilang. Tapi Aku tidak bisa memberitahu Kasandra tentang kebenarannya untuk saat ini.' Ucap Raynald dalam hati.

"Sebenarnya malam itu perasaanku sangat hancur karena itu Aku pergi ke bar bersama Amanda untuk melupakan apa yang sudah terjadi." Ucap Kasandra menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi.

Raynald yang mendengar ucapan Kasandra sangat terkejut membuat Raynald menatap ke arah Kasandra yang masih mengeluarkan air mata.

"Namun ketika kami hampir mabuk, ada dua pria asing mengganggu kami padahal kami sudah mengusirnya namun ke dua pria itu masih saja mengganggu kami." Ucap Kasandra.

"Hingga ada dua orang pria datang untuk menyelamatkan kami berdua. Pria pertama sangat mirip denganmu dan yang satunya lagi Aku kurang jelas di mana pria itu menolong sahabatku yang bernama Amanda." Ucap Kasandra sambil menghapus air matanya dengan kasar.

"Aku pikir pria itu Kak Raynald karena itulah kami melakukan itu. Aku mohon maaf karena sudah mengkhianatimu. Aku ingin kita bercerai sekarang juga dan Aku berjanji tidak akan melakukan apa pun terhadap kekasih Kak Raynald yang Kak Raynald cintai." Sambung Kasandra.

'Pria yang tadi malam adalah Aku. Jadi bagaimana mungkin kami bercerai?Tunggu kenapa Kasandra mengatakan kalau Aku mempunyai kekasih? Siapa yang mengatakan hal itu?' Tanya Raynald beruntun namun dalam hati.

"Sekali lagi maafkan Aku." Ucap Kasandra sambil membuka tasnya.

Kasandra kemudian mengambil kunci mansion di mana waktu mereka selesai makan bersama, Raynald memberikan kunci mansion.

Raynald tidak begitu suka jika ada pelayan menginap karena itu pelayan akan datang ketika Raynald berangkat kerja dan pergi setelah pekerjaan mereka selesai.

Karena itulah Raynald sengaja memberikan kunci mansion jika sewaktu-waktu Kasandra pulang lebih dulu tanpa harus menunggu kedatangan Raynald.

Kasandra kemudian meletakkan kunci mansion ke meja Raynald membuat Raynald sangat terkejut dengan apa yang dilakukan Kasandra.

"Kunci ini Aku berikan padamu karena Aku tidak layak tinggal di mansion. Malam ini Aku akan tinggal bersama Amanda sambil menunggu surat cerai dari Kak Raynald." Ucap Kasandra.

"Ambil kembali kuncimu dan tinggallah di mansion kita." Ucap Raynald.

"Mansion kita? Apa maksud Kak Raynald?" Tanya Kasandra dengan wajah terkejut.

"Itu mansion kita karena itu kita akan tinggal bersama sampai ajal memisahkan kita. Karena itu Aku tidak akan bercerai denganmu sampai kapanpun." Ucap Raynald.

"Tapi Aku sudah melakukan hal semacam itu dengan pria lain." Ucap Kasandra yang merasa dirinya sudah kotor.

"Aku tahu dan kamu salah mengidentifikasi kalau pria itu adalah Aku. Jadi di sini kamu adalah korban. Aku bukan orang yang seperti itu karena Aku adalah orang yang bisa membedakan mana yang benar dan mana yang salah. Kamu telah di aniaya karena itu Aku tidak akan menceraikanmu." Ucap Raynald dengan nada tegas.

'Bagaimana seorang pria bisa memaafkan dengan mudah setelah dikhianati? Apakah Kak Raynald memilih memaafkan Aku karena lumpuh dan wajahnya rusak membuatnya merasa rendah diri? Atau menunggu kedatangan kekasihnya?' Tanya Kasandra dalam hati.

"Jika tidak ada yang dibicarakan lagi, kamu bisa pulang sekarang." ucap Raynald.

"Kak Raynald, Aku tahu kalau saat ini Kak Raynald sedang menahan amarah. Kak Raynald bisa memukulku atau memarahiku maka Aku akan menerimanya dan tidak akan membalasnya." Ucap Kasandra.

"Aku menerimamu apa adanya. Terlebih Aku tidak akan melakukan apa pun terhadap wanita terlebih istriku yang sudah Aku nikahi." Ucap Raynald.

"Sekarang pulang dan istirahatlah. Nanti Aku akan pulang cepat." Ucap Raynald.

Kasandra hanya menganggukkan kepalanya kemudian pergi meninggalkan Raynald sendirian di ruang kerjanya. Kasandra masih tidak percaya kalau Raynald mau memaafkan dirinya.

Sepeninggal Kasandra, Raynald menghubungi Asisten Han dan sambungan pertama langsung di angkat. Raynald kemudian berbicara dengan serius hingga lima menit kemudian Raynald memutuskan sambungan komunikasi secara sepihak.

'Kasandra, maafkan Aku karena Aku tidak ingin kamu dilukai oleh musuhku. Sungguh Aku bisa gila jika kamu terluka.' Ucap Raynald dalam hati.

Terpopuler

Comments

Ririn Nursisminingsih

Ririn Nursisminingsih

,caramu melindungimu salah rey seharusnya kmu jujur aja...jadi tidak ada kesalah pahaman

2024-11-25

0

Ira Rachmad

Ira Rachmad

skip lg dah..🤔

2024-12-12

0

millie ❣

millie ❣

Loe kalau g terus terang bakalan nyesel Rey klo ampe Kasandra menghilang gmn????suka heran ama pemikiran sdr yg ntar nimbulin salah paham kannnnnn

2024-09-07

1

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!