Pesta perayaan ulang tahun berakhir pukul 12 malam dan semua karyawan sudah menghamburkan diri berpamitan pulang . Kini hanya tinggallah Echa , Mitha , Bagas dan Pandu sekeluarga .
"Om .. Tante saya pamit pulang duluan .." kata Bagas
"Tumben jam segini sudah pulang , mau kemana loe ?" sela Pandu
"Biasa lah anak bujang mau main-main dulu " jawab Bagas jumawa
Pandu berdecak mendengar itu .
"Ya sudah hati-hati ya nak Bagas ". Kata nyonya Sari
"Siap tante .."Sahutnya seraya mencium takzim tangan orang tua Pandu .
.
"Nyonya saya dan adik saya juga permisi pamit pulang ". Kata Echa sopan
"Biar Pandu yang antar kalian yaa .. " ucap Nyonya Sari
"Ehh .. Tidak perlu nyonya kita bisa pulang sendiri kok ". Tolak Echa tak enak hati
"Gapapa cantik , Gak baik anak gadis pulang malem-malem gini . Bahaya ". Tukas Nyonya Sari .
"Le .." panggil nyonya Sari Pada putra nya
"Ya Bu ?"
"Kamu antar Echa dan adiknya pulang yaa "
Pandu melirik kearah Echa ."Siap Ibunda ratu". Sahutnya lalu berjalan mendahului mereka .
"Sudah sekarang pulang lah , diantar Pandu". Ujar Nyonya Sari
"Maaf merepotkan nyonyaa ", Lalu pamit dan mencium takzim tangan nyonya Sari dan Tuan Matheo .
"Tidak apa-apa cantik ", sahut nyonya Sari seraya menyunggingkan senyum .
.
.
Diluar Pandu sudah menunggu Echa dan Mitha dengan bersandar dipintu mobil seraya menyulut rokok nya .
Tak berselang lama terlihat Echa dan Mitha baru saja keluar dari lobi hotel . Pandu melambaikan tangan agar mereka melihat posisinya .
Echa segera menghampiri dimana Pandu berdiri .
"Pak .." panggil Echa
"Hmm .. Sebentar " sela Pandu seraya mematikan puntung rokoknya dengan menginjak nya menggunakan sepatu . Kemudian ia membuka kan pintu mobil belakang .
"Masuk " titah Pandu .
Mitha segera masuk , tapi ketika Echa hendak ikut masuk baju nya ditarik Pandu dari belakang .
"Kamu duduk didepan , saya bukan sopir pribadi mu ". Ucap Pandu tegas.
Lalu Pandu membukakan pintu mobil depan ."Ayo masuk ", Echa menurut dan segera masuk .
Kemudian Pandu menutup kembali pintunya lalu ia mengitari mobil dan duduk dikursi kemudi.
Tak ada pembicaraan didalam mobil itu , semua nya terdiam . Hingga Pandu yang tak suka suasana hening pun langsung berinisiatif membuka suara .
"Siapa nama adik mu ?" tanya Pandu pada Echa .
"Mitha pak .." jawab Echa
"Masih sekolah ?" tanya nya lagi .
"Iya , tapi sebentar lagi sudah lulus dan akan mencari beasiswa kuliah diluar negeri ". Kata Echa
Pandu menganggukkan-anggukkan kepala nya .
.
Tiga puluh menit berlalu , kini mobil yang dikendarai mereka telah sampai didepan gedung apartemen tempat tinggal Echa .
Echa dan Mitha segera turun , tak lupa sebelum itu mereka mengucapkan terimakasih pada Pandu .
"Pak terimakasih sudah mau mengantar kami pulang ". Ucap Echa tulus .
"Hmm .. Ya sudah masuk lah , angin malam tak baik untuk kesehatan ". Kata Pandu
Echa mengangguk seraya tersenyum tipis . Ia masih tetap berdiri sebelum mobil Pandu pergi .
"Kenapa tak masuk ?" tanya Pandu
"Emm .. Anu pak nunggu Pak Pandu pergi dulu ". kata Echa
"CK! Aku tak butuh manners mu , cepat segera masuk ". Perintah nya tegas
"Baik pak , sekali lagi saya ucapkan terimakasih ". Kemudian Echa berbalik badan dan segera masuk kedalam apartemen .
Setelah memastikan Echa masuk , Pandu segera melajukan mobilnya pulang ke mansion .
.
.
.
Sesampainya dimansion , Pandu segera naik kelantai atas dimana kamar nya berada .
"Le .." panggil ibu Sari
Mendengar ibu nya memanggil sontak Pandu menghentikan langkah nya saat hendak naik keanak tangga .
"Ya ibuku sayang , ada apa ?" tanya Pandu
Sungguh Pandu adalah tipikal pria yang amat menyayangi kedua orang tua nya terutama ibu nya . Karena menurut nya sang ibu telah Sudi bersusah payah dan bertaruh nyawa demi melahirkan dirinya dan juga demi memberikan gelar 'Ayah' untuk tuan Matheo .
"Besok Kakung sama uti mau kemari , jangan keluar dulu ya besok . Ada yang mau mereka bicarakan ". kata ibu Sari
Mendengar orang tua ibu Sari akan datang tentu saja pasti akan ada hal yang dibicarakan dan itu tak jauh dari kata 'perjodohan'.
"Pandu usahakan ya Bu .." jawab nya malas
"Harus le , beliau jauh-jauh datang kemari katanya juga pengen ketemu kamu le ". Ucap ibu Sari
"Iya Bu .. Ya sudah Pandu keatas dulu mau segera istirahat udah capek ". Ujar Pandu
Ibu Sari mengangguk , lalu Pandu kembali melangkahkan kaki nya untuk masuk kedalam kamar .
.
Setelah masuk kedalam kamar nya Pandu segera menanggalkan pakaian yang melekat ditubuh atletis nya , hanya menyisakan celana boxer yang menutupi aset .
Kemudian ia merebahkan diri diatas ranjang dengan posisi tengkurap .
"Ahh .. Andai udah ada istri bisa langsung ku peluk . Lah ini cuma ada guling ". Gumamnya seraya menghela nafas panjang .
"Kapan kawinn ...????" Lalu Pandu memejamkan matanya tidur .
.
.
Sinar matahari pagi sinar nya menyilaukan dari balik jendela kamar pria yang tidur hanya bertelanjang dada .
Pria itu kemudian mengerjapkan kedua matanya karena mendengar suara berisik dari lantai bawah .
Pria itu adalah Pandu sang pewaris perusahaan MM grup .
"Sari , dimana cucu lanang ku?" tanya Uti Tami
"Masih tidur Bu ". jawab ibu Sari
"Perjaka jam segini masih tidur , bagaimana kalo rezekinya dipatok ayam ". Ucap Uti Tami
"Ini hari Minggu Bu , jadi Pandu masih istirahat . Semalam juga baru saja diadakan acara ulang tahun perusahaan milik mas Matheo ", ujar Ibu Sari
"Sudah bangunkan saja bujang mu itu , ibu sudah kangen sama wajah tampan nya ". Perintah Uti Tami seraya menghela nafas pelan .
"Sendiko dawuh uti ". Sahut Ibu Sari kemudian naik keatas untuk membangunkan putra nya itu .
.
"Lee .." panggil Bu sari seraya mengetuk pintu kamar putra nya
"Sebentar Bu ". Sahut Pandu kemudian beranjak dari ranjang dan berjalan membukakan pintu .
Ceklekk ..
"Ada apa Bu ?" tanya Pandu dengan suara serak khas bangun tidur dan juga penampilannya yang acak-acakan , justru membuatnya terlihat mempesona .
Ibu Sari tersenyum melihat itu , putra nya ini meskipun sudah dewasa tapi tetap terlihat lucu dan menggemaskan dimatanya.
"Dibawah ada uti nyariinn kamu , buruan temuin gih ". Kata ibu Sari
"Ya sudah Pandu bersih-bersih dulu , setelah itu Pandu turun ". Sahut Pandu
"Iya , jangan lama-lama le mandi nya ". Ucap ibu Sari kemudian berbalik badan kembali turun kebawah .
Pandu segera menutup kembali pintu kamar nya . Bukannya masuk kedalam kamar mandi Pandu justru kembali merebahkan dirinya diatas ranjang.
"Kalo ada uti pasti ada Kakung .. Dan yang mau diomongin pasti jodoh ". Gumam Pandu
"Aargghh , mana jodohku belum kelihatan hilalnya lagi. Apa aku minta tolong Echa aja buat jadi istri kontrak sementara ?" tiba-tiba ide gila muncul dari otak cerdas nya .
"Pasti tuh orang juga mau , boleh lah nanti aku samperin aja ke apartemen nya ". Monolognya sendiri .
.
.
.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 41 Episodes
Comments
jumirah slavina
Echa : wani Piro
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
2024-12-21
2
Buna_Ama 🌹
betulll , nyari yang mau diajak ibadah terpanjang itu yang susah 🤭🤣
2024-10-19
2
🍒⃞⃟🦅🟡Rivana84
kawin mah gampang mah Pandu,,, yg susah itu nyari yg cocok & di ajak nikah sampe maut memisahkan..
2024-10-19
2