kebongongan suga

Di mana ada kemauan, di situ ada jalan

Jangan pernah menyerah pada apapun

ada kebahagiaan di depan

Ada impian di seberang

Yana mungkin tidak melihat ke mana harus melangkah

Tapi tetap ada jalan.

Dimana ada kemauan untuk tetap melakukannya

Ia akan menuai kesuksesan suatu hari nanti.

Jika Yana tidak dapat melihat, masih ada jalan

Sebuah jalan dengan segala keinginan

Nya mungkin tidak tahu ke mana harus pergi

Jangan goyah untuk melangkah

Jangan takut untuk berjalan.

Skip Di kampus

"Hyung kalo boleh aku kasih saran ya mending ubah deh sikap dingin hyung pada Nuna,"ucap Jungkook.

"Kenapa malah kau yang sibuk dengan sikap ku, orang yang ber sangkutan sendiri saja mau menerima ku,"ucap Suga marah.

"Santai dulu hyung, jangan marah marah dulu apa hyung tidak takut dengan sikap hyung seperti itu Nuna akan meninggal kan hyung,"ucap Jungkook yanga membuat Suga diam.

"Ne kau benar Jung apa lagi Yana orang nya selain cantik dia juga sangat baik, pasti banyak pria yang mengingin kan nya,"ucap Taehyung.

"Jadi kalo Yana meninggal kan hyung aku bisa dong mendekati nya,"ucap Jimin sambil berhayal.

"Jangan kan kau aku pun mau Jim,"ucap Taehyung.

"Aku juga mau kali,"ucap Jungkook.

Suga yang mendengar perdebatan itu kesal bagaimna tidak karna belum tentu yana akan pergi meninggal kan nya saja teman teman nya sudah ingin berebutan.

"Apa kalian mau wajah kalian babak belur?"ucap Suga mengancam

"Tidak mau lah hyung jangan marah kita hanya bercanda ia kan,"ucap Jungkook  yang pada semua nya.

Di Sore hari tepat nya di sebuah cafe seorang wanita sedang duduk di kursi pelanggan ia duduk sambil menikmati cake dan segelas Jus stoberi sesekali ia melihat layar hp nya lalu di letak kan nya kembali di meja.

Tak lama seorang pria tampan menghampiri nya.

"Maaf ya buat kamu nunggu lama,"Ucap Suga.

"Ne tak masalah Oppa, Oppa sudah datang pun aku merasa senang,"ucap Serli.

"Bagaimana kabar dan kapan kau tiba di Seol?"ucap Suga.

"Aku baik Oppa aku baru sampai kemarin,"ucap Serli.

Serli adalah cinta pertama Suga. mereka dulu pernah menjalani hubungan, sepasang kekasih yang sangat bahagia. namun karna keluarga Serli ingin pindah di kota Jepang ia harus terpaksa ikut dengan mereka walau sebenar nya berat bagi nya untuk meninggal kan sang kekasih apa lagi dia tidak ingin LDR. itu sangat sulit untuk mereka ber dua maka dari itu dulu mereka memutus kan hubungan secara baik baik.

"Kau semakin cantik semenjak tinggal di jepang,"ucap Suga tersenyum.

"Ah Oppa jangan menggoda ku seperti itu, jangn membuat ku jadi malu Oppa,"ucap Serli menahan malu.

Sedang asik mengobrol tiba tiba suara ponsel Suga berdering menanda kan ada yang menelpon nya dan ia lihat siapa yang menghubungi ternya Yana yang menelpon.

"Aku terima telpon dulu,"ucap suga lalu agak men jauh dari Serli.

"Ada apa?"ucap Suga.

"Oppa di Mana aku sangat merindukan mu Oppa?"ucap yana.

"Aku sedang di luar bersama teman teman ku,"ucap Suga berbohong.

"Ow apa boleh aku kesana Oppa aku sangat bosan di rumah!"ucap Yana.

"Tidak jangan kemari sebab di ini semua nya para pria, memang kau tak risih karna kau sendiri yang wanita?"ucap Suga beralsan.

"Begitu ya ya udah lah tak apa tapi Oppa jangn pulang terlalu malam ya Oppa harus jaga kesehatan Oppa,"ucap Yana.

"Ne,"ucap Suga.

Panggilan pun berakhir dan Suga kembali menghampiri Serli yang trus menatap nya sejak menerima telpon.

"Siapa yang menelpon mu Oppa?"ucap Serli.

"Ah bukan siapa siapa tidak penting,"ucap Suga.

"Oh aku kira kekasih mu,"ucap Serli yang membuat Suga terdiam sejenak.

Lalu mereka melanjut kan obrolan mereka bercanda bersama kadang mem bicara kan masa lalu mereka dan membuat mereka tersenyum tertawa akan mengingat hal hal dulu.

Namun tampa mereka sadari sedari tadi ada dua pasang mata yang memperhatikan mereka dengan menahan kesedihan nya karna ia tak mau terlihat lemah di depan orang lain.

"Oppa sebahagia itu kah kau bersama wanita lain namun kenapa saat bersama ku kau terlalu dingin,"ucap Yana dalam hati.

"Yan kau tak apa?"ucap jenni.

Ya mereka ada yana dan Jenni mereka baru saja selesai meeting dengan klain  di cafe itu saat hendak ingin keluar tiba tiba saja ia melihat Suga sedang bersama wanita lain lalu ia iseng menelfon Suga hanya untuk mengetes kejujuran nya, ia tak  percaya suga berbong bahwa ia mengatakan sedang bersma teman teman nya padahal ia dengan wanita lain  sakit itu yang ia rasakan melihat kekasih nya tertawa bersama dengan yang lain, namun saat bersama nya malah pria itu acuh tak acuh.

"Ayo kita pergi Jen,"ajak Yana.

"What pergi apa kau tak mau menghampiri mereka?"ucap Jenni yang binggung dengan fikiran teman nya.

"Tidak perlu Jen aku tak mau merusak kebahagian nya,"ucap yana melangkah keluar yang langsung di susul Jenni.

Mencoba tuk bertahan di tengah kepungan badai cobaan

Lelah dalam melangkah menggenggam cinta tak berbalas

Warna pelangi hanyalah semu yang dirasakan

Hilang tersalip awan-awan biru yang menderu-deru

Lupakan semua kenangan dan janji-janji hati

Kepastian sudah diberikan

Namun, pengkhianatan menjadi jawaban

Cinta sejati kini telah ternodai

Hampa terasa sunyi di dalam jiwa

Menanti harapan melepas masa-masa kelam

Melangkah maju menuju sebuah harapan

Cinta sejati sudah jauh dan pergi

Berlalu pilu ditelan oleh sang waktu.

Skip esok pagi.

Tok tok tok

"Nona apakah nona sudah bangun?"ucap bibi.

"Ia ada apa bik,"ucap Yana.

"Itu Nona ada tamu di depan ingin bertemu dengan nona muda."

"Tamu siapa yang bertamu pagi pagi begini?"bingung nya.

"Ya udah sebentar ya bik aku mau ambil tas dulu bibik luan aja."

"Baik non klo begitu saya permisi,"ucap bibik lalu pergi.

Setelah mengambil tas nya yana langsung turun kebawah ia juga penasaran siapa yang sudah bertamu sepagi ini.

Saat ia sedang di pertengahan tangga ia melihat punggung seseorang tersebut dan semakin dekat ia baru menyadari siapa orang tersebut.

"oppa J-Hope,"ucap yana.

"Hay kaget ya aku bertamu sepagi ini maaf ya?"ucap J-Hope.

"Tak apa Oppa memang nya ada perlu apa Oppa kemari,"ucap yana.

"Aku hanya ingin mampir sebentar melihat kondisimu. aku takut kamu kenapa napa saat musibah beberapa hari lalu,"ucap J-Hope.

"Aku baik baik saja Oppa, justru aku yang hrus menanya kan kondisi Oppa. bagaimana dengan tangan Oppa apa sudah sembuh?"ucap yana melihat tangan J-Hope.

"Ya seperti yang kau lihat  sudah lebih baik,"ucap J-Hope

"Syukurlah kalo gitu,"ucap yana tersenyum.

"Anatasya aku minta maaf untuk masalalu yang telah menyakiti mu,"ucap J-Hope menunduk.

"Aku sudah memaaf kan mu Oppa jadi lupa kan lah masa lalu,"ucap yana.

"Benar kah kau sudah memaaf kan ku jadi sekarang apa boleh aku mendekati mu lagi sebagai seorang teman?"ucap J-Hope.

"Ne bukan kah kita sudah menjadi teman,"ucap yana tersenyum.

Mendengar itu membuat J-Hope menjadi senang bagaimna tidak rencana nya sudah hampir sempurna ia berencana ingin mendekati kembali wanita nya itu ya walau saat ini hanya bisa menjadi teman tapi ia akan berusaha mengubah status teman menjadi status sepasang kekasih kembali.

"Tak apa menjadi teman dulu namun ku yakin kan suatu saat kau akan menjadi milik ku kembali,"ucap J-Hope dalam hati.

Episodes
1 Menerima
2 pertemuan
3 pertunangan
4 Libur kampus
5 kembali nya masa lalu
6 sakit
7 sifat kekanakan
8 mari menikah
9 Mantan terindah
10 aku bukan wanita lemah
11 untuk ku saja hyung
12 hukuman untuk yuri
13 jangan samapi menyesal
14 trus berjuang atau menyerah
15 kebongongan suga
16 sikap manja yana
17 ulang tahun yang menyakit kan
18 kecewa kembali
19 Aku lelah Oppa aku menyerah
20 kehilangan
21 ingin berubah
22 kabar kembali nya yana
23 pertemuan yang menegangkan
24 beri aku kesempatan
25 kesempatan untuk Suga
26 jim"kok salah paham
27 lamaran untuk Jenni
28 hari bahagia Seokjin dan Jenni
29 Kecelakaan
30 sifat buruk yang kembali
31 kembali Drop
32 belum mengingat
33 Hongdae (Mapo-gu).
34 Di jebak
35 harus berhati-hati
36 Ingatan yang kembali
37 hukuman untuk Yuri
38 malam pertama yang gagal
39 Kesayangan
40 kekasih baru J-Hope
41 kehamilan Jenni
42 kehadiran Serli
43 Mimpi buruk
44 TES DNA
45 SOOBIN Rindu APPA
46 MAAF KAN AKU SAYANG
47 pengakuan
48 Tidak peka
49 berjuang bersama
50 tetap sayang Momi
51 aku bukan bayi besar
52 kekacauan dari Sooobin
53 Gelang dari Jungkook
54 Jepang
55 Permintaan terahir Serli
56 Mual
57 positif
58 kesengsaraan Jungkook
59 kesal lisa
60 kehadiran bayi kecil Yoona
61 perjanjian Soobin dan Beomgyu
62 Kejahilan Yoona
63 tantangan
64 menajadi Asisten
65 asli indonesia
66 Kesal Yoona
67 lupakan dia
68 murid baru masa lalu
69 memaaf kan dan bernyanyi bersama
70 kemarahan Soobin
71 selesai kan masalah kalian
72 HEPYY ENDING
Episodes

Updated 72 Episodes

1
Menerima
2
pertemuan
3
pertunangan
4
Libur kampus
5
kembali nya masa lalu
6
sakit
7
sifat kekanakan
8
mari menikah
9
Mantan terindah
10
aku bukan wanita lemah
11
untuk ku saja hyung
12
hukuman untuk yuri
13
jangan samapi menyesal
14
trus berjuang atau menyerah
15
kebongongan suga
16
sikap manja yana
17
ulang tahun yang menyakit kan
18
kecewa kembali
19
Aku lelah Oppa aku menyerah
20
kehilangan
21
ingin berubah
22
kabar kembali nya yana
23
pertemuan yang menegangkan
24
beri aku kesempatan
25
kesempatan untuk Suga
26
jim"kok salah paham
27
lamaran untuk Jenni
28
hari bahagia Seokjin dan Jenni
29
Kecelakaan
30
sifat buruk yang kembali
31
kembali Drop
32
belum mengingat
33
Hongdae (Mapo-gu).
34
Di jebak
35
harus berhati-hati
36
Ingatan yang kembali
37
hukuman untuk Yuri
38
malam pertama yang gagal
39
Kesayangan
40
kekasih baru J-Hope
41
kehamilan Jenni
42
kehadiran Serli
43
Mimpi buruk
44
TES DNA
45
SOOBIN Rindu APPA
46
MAAF KAN AKU SAYANG
47
pengakuan
48
Tidak peka
49
berjuang bersama
50
tetap sayang Momi
51
aku bukan bayi besar
52
kekacauan dari Sooobin
53
Gelang dari Jungkook
54
Jepang
55
Permintaan terahir Serli
56
Mual
57
positif
58
kesengsaraan Jungkook
59
kesal lisa
60
kehadiran bayi kecil Yoona
61
perjanjian Soobin dan Beomgyu
62
Kejahilan Yoona
63
tantangan
64
menajadi Asisten
65
asli indonesia
66
Kesal Yoona
67
lupakan dia
68
murid baru masa lalu
69
memaaf kan dan bernyanyi bersama
70
kemarahan Soobin
71
selesai kan masalah kalian
72
HEPYY ENDING

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!