trus berjuang atau menyerah

"Hyung bagaimana kondisi tangan mu?"ucap Jungkook.

"Sudah lebih baik Jung,"ucap J-Hope.

Mereka saat ini sedang ada di ruang tamu atau sedang duduk bersantai setelah melakukan aktifitas masing masing.

"Hyung boleh aku bertanya pada mu?"Ucap Jungkook.

J-Hope menatap."Ne silahkan apa yang mau kau tanyakan."

"Apa kau sangat mencintai wanita mu itu?"ucap Jungkook.

"Untuk apa kau menanyakan soal itu tampa aku jawab kau tau jawaban nya,"ucap J-Hope.

"Hyung siapa nama wanita itu dan apa kau memiliki foto nya?"ucap Jungkook.

"Ada apa dengan mu kenapa tiba tiba ingin tau tentang nya,"ucap J-Hope bingung.

"Aku hanya ingin tau saja hyung sebab cerita hyung yang kemarin sama dengan cerita teman ku,"ucap Jungkook.

menata Jungkook."Teman mu."

"Ia jadi siapa nama wanita mu, apa kah teman ku dan wanita mu orang yang sama atau hanya kebetulan aja?"

"Nama nya Anatasya yana dia wanita yang sangat cantik dan pemberani,"ucap J-Hope.

"Anatasya yana kenapa nama nya hampir mirip tapi teman nya nama nya cuma Yana gak ada anas nya hyung, ah mana foto nya aku mau lihat?"ucap Jungkook yang mulai eror.

J-Hope pun memperlihat kan foto nya dan Jungkook sangat terkejut benar saja kecurigaan an ini ada lah orang yang sama.

"Hyung i ini benar wanita mu?"ucap Jungkook tak percaya.

"Ia Jung dia adalah wanita yang ku cintai dan pernah ku sakiti dulu aku menyesal Jung,"ucap J-Hope.

"Hyung dia orang yang sama hyung di tunangan nya teman ku,"ucap Jungkook yang buat J-Hope kaget.

"Benar kah Jung dan sekarang aku ingin bertanya pada mu apa ia bahagia dengan tunangan nya itu?"ucap J-Hope.

"Mengapa hyung bertanya seperti itu?"ucap Jungkook.

"Aku hanya ingin tau Jung, sebab setiap aku melihat nya bersama kekasih nya itu respon kekasih nya biasa saja tak ada romantis romantis nya,"ucap JHope.

"Kau benar hyung teman ku sangat dingin terhadap Nuna, dan aku kadang kasihan melihat Nuna yang trus berusaha membuat teman ku itu jatuh cinta pada nuna,"ucap Jungkook memberi tau.

"Ini kesempatan ku Jung,"ucap J-Hope tersenyum.

"Apa maksud mu hyung kesempatan apa yang kau kata kan?"ucap Jungkook curiga.

"Nanti juga kau akan tau Jung,"ucap J-Hope.

Skip

Hari ini yana sudah mulai masuk kuliah lagi setelah beberapa hari absen, karana pekerjaan kantor nya yang menumpuk selain itu ia sudah sangat merindukan kekasih nya karna dari kemarin kemarin tak berkabaran.

Ia sengaja melakukan itu hanya ingin mengetes namun ya seperti biasa tak ada respon dari Suga mencari tau kabar atau langsung datang ke apartemen tapi tak di lakukan nya.

" Semua tak seperti yang diharapkan,Cinta hanya ada dalam mimpi, cinta hanya ada dalam hati, cinta hanya terungkap dari tulisan ini.”

“Kali ini pagi menceritakan tentang dingin malam, tentang kopi yang begadang, dan doa-doa sisa air mata.”

“Ternyata aku masih terlalu mentah untuk mekar bersamamu, aku masih terlalu kanak-kanak untuk mengiringi langkahmu. Untuk lembar-lembar berikutnya, tulislah kisah barumu.”

“Hari kemarin atau esok sama saja dengan hari ini. Duka dan suka menjadi seirama lagu, matahari di luar, matahari dalam hati menyatu dalam kepiluan sukmaku.”

"Ada yang meleleh di ujung kedua mataku, begitu coretan-coretan pena itu selesai kubaca. Ternyata bendungan air mataku tidak terlalu kuat sehingga jebol lagi, meski baru sedikit.”

Itulah yang di rasakan yana saat ini,ingin menyerah namun sulit untuk nya.

"Nuna kau dari mana saja kenapa dari kemarin tidak kuliah,"ucap Jungkook.

"Aku sedang ada urusan Jung aku sibuk,"ucap yana.

"Hahah seperti bos besar saja yang sibuk,"canda Jungkook.

"kenapa kau tak bisa di hubungi kenapa ponsel mu mati?"ucap Suga.

"Ow ponsel ku rusak sedang di perbaiki Oppa dan kalo aku gak bisa di hubungi kenapa Oppa tidak langsung datang saja ke Apartemen ku,"ucap Yana.

''Tak sempat,"ucap Suga cuek.

Mendengar kata itu membuat hati yana tergores.

"setidak peduli nya diri ku untuk mu Oppa. "ucap Yana dalam hati.

"Oppa aku sangat merindukan mu aku sangat lelah Oppa boleh aku aku bersandar di pundak mu,"ucap Yana memohon.

Melihat ekpresi yana yang seperti sedang kelelahan Suga menganguk mengizin kan untuk bersandar. Saat ini bereka sedang berada di halaman belakang kampus duduk di bangku yang ada di sana. Melihat Yana yang sedang bermanja ke pada Suga teman teman memutus kan meninggal kan mereka secara diama diam memberi waktu untuk berduaan.

"Hyung bahagia kan lah Nuna dia wanita yang baik. banyak pria yang mengingin kan nya jangan sampai kau menyesal karna trus mengabaikan nya,"ucap Jungkook dalam hati.

Jangan pernah menyesal mengenal seseorang dalam hidupmu… orang baik akan memberikanmu kebahagiaan…orang jahat akan memberimu pengalaman… sementara orang terburuk akan memberimu pelajaran… dan orang terbaik akan memberimu kenangan."

"Oppa apa kau merindukan ku Oppa?"ucap Yana.

"Iya aku merindukan mu,"ucap Suga sambil mengusap kepala Yana.

"Apa Oppa mencintai ku,"ucap Yana.

Diam itu yang di lakukan Suga dia juga bingung dia mencintai nya atau tidak sebab masa lalu trus membayang bayang di fikiran nya ia takut akan sakit hati itu akan terulang kembali.

"Oppa kenapa diam apa Oppa mencintai ku,"ucap yana yang menatap Suga.

"A aku aku.... ,"ucap Suga terbata taba.

"Sudah Oppa jangan di paksaan untuk menjawab aku mengerti,"ucap Yana menahan rasa sedih nya.

"Maaf,"ucap Suga.

"Tak perlu minta maaf Oppa jangan di paksakan aku akan menunggu mu,"ucap Yana.

"Kau tak mara?"ucap Suga.

"Aku tidak bisa marah pada orang yang aku sayang Oppa segala nya untuk ku,"ucap Yana.

"Ya udah yuk kita masuk kelas sebentar lagi dosen akan datang,"ucap yana yang di angguki Suga.

Skip malam hari

Saat merasakan sesak di dada seperti biasa yana hanya diam seorang diri di balkon kamar nya ia duduk termenung dengan pipi yang sudah basah dengan air mata nya ia memang tak pernah menunjuk kan kesedihan nya pada orang lain ia akan melakukan nya jika ia sedang sendri. Tampa sadar sebenar nya ada seseorang yang melihat nya dengan iba. Ia juga merasa sedih akan cinta yang bertepuk sebelah tangan yang sedang di alami yana.

"Apa dia sering seperti itu setiap malam?"ucap Seokjin.

"Ia tuan bibi kadang merasa sedih melihat nona,"ucap bibi.

"Kasihan sekali kau gadis kecil ku. cinta mu tak terbalas membuat mu seperti ini setiap malam namun jika esok tiba seakan semua nya baik baik saja,"ucap Seokjin.

Niat hati Seokjin ingin menemui yana dan ingin mengobrol karna sudah lama mereka tak pernah bertemu karna kesibukan masing masing namun ia urung kan karna seperti nya yana sedang tidak bisa di ganggu. Dan ia memutus kan untuk kembali.

"Tuhan aku sudah sangat lelah dengan semua ini,"ucap Yana dalam tangis nya.

"Apa yang harus aku lakukan tuhan trus berjuang atau atau mengalah bantu aku tuhan?"lanjut nya.

Dalam redupnya lampu senja, yana merenung

Menatap jejak langkah yang tak pernah berhenti berlabuh

Kehidupan, bagai roda yang tak henti berputar

Membawa suka dan duka, dalam ritme yang tak terduga

Hari-hari berlalu bagai pasir yang jatuh

Tak bisa di genggam, tak bisa di hentikan alirnya

Mimpi yang pernah bersemu, kini mulai memudar

Ditelan oleh kekecewaan, dan diterpa badai kenyataan

Setiap detik yang berlalu, membawa pertanyaan

Apakah aku cukup kuat yana menghadapi semua rintangan?

Ataukah yana akan tenggelam, dalam lautan kesendirian

Ditinggalkan oleh harapan, dan dikhianati oleh impian?

Namun dalam setiap kesedihan, ada pelajaran yang tersimpan

Bahwa kehidupan bukan hanya tentang kebahagiaan yang sempurna

Melainkan tentang bagaimana kita menjalani setiap momen

Meskipun penuh dengan air mata

Namun, tetap berjalan dengan kepala tegak.

Episodes
1 Menerima
2 pertemuan
3 pertunangan
4 Libur kampus
5 kembali nya masa lalu
6 sakit
7 sifat kekanakan
8 mari menikah
9 Mantan terindah
10 aku bukan wanita lemah
11 untuk ku saja hyung
12 hukuman untuk yuri
13 jangan samapi menyesal
14 trus berjuang atau menyerah
15 kebongongan suga
16 sikap manja yana
17 ulang tahun yang menyakit kan
18 kecewa kembali
19 Aku lelah Oppa aku menyerah
20 kehilangan
21 ingin berubah
22 kabar kembali nya yana
23 pertemuan yang menegangkan
24 beri aku kesempatan
25 kesempatan untuk Suga
26 jim"kok salah paham
27 lamaran untuk Jenni
28 hari bahagia Seokjin dan Jenni
29 Kecelakaan
30 sifat buruk yang kembali
31 kembali Drop
32 belum mengingat
33 Hongdae (Mapo-gu).
34 Di jebak
35 harus berhati-hati
36 Ingatan yang kembali
37 hukuman untuk Yuri
38 malam pertama yang gagal
39 Kesayangan
40 kekasih baru J-Hope
41 kehamilan Jenni
42 kehadiran Serli
43 Mimpi buruk
44 TES DNA
45 SOOBIN Rindu APPA
46 MAAF KAN AKU SAYANG
47 pengakuan
48 Tidak peka
49 berjuang bersama
50 tetap sayang Momi
51 aku bukan bayi besar
52 kekacauan dari Sooobin
53 Gelang dari Jungkook
54 Jepang
55 Permintaan terahir Serli
56 Mual
57 positif
58 kesengsaraan Jungkook
59 kesal lisa
60 kehadiran bayi kecil Yoona
61 perjanjian Soobin dan Beomgyu
62 Kejahilan Yoona
63 tantangan
64 menajadi Asisten
65 asli indonesia
66 Kesal Yoona
67 lupakan dia
68 murid baru masa lalu
69 memaaf kan dan bernyanyi bersama
70 kemarahan Soobin
71 selesai kan masalah kalian
72 HEPYY ENDING
Episodes

Updated 72 Episodes

1
Menerima
2
pertemuan
3
pertunangan
4
Libur kampus
5
kembali nya masa lalu
6
sakit
7
sifat kekanakan
8
mari menikah
9
Mantan terindah
10
aku bukan wanita lemah
11
untuk ku saja hyung
12
hukuman untuk yuri
13
jangan samapi menyesal
14
trus berjuang atau menyerah
15
kebongongan suga
16
sikap manja yana
17
ulang tahun yang menyakit kan
18
kecewa kembali
19
Aku lelah Oppa aku menyerah
20
kehilangan
21
ingin berubah
22
kabar kembali nya yana
23
pertemuan yang menegangkan
24
beri aku kesempatan
25
kesempatan untuk Suga
26
jim"kok salah paham
27
lamaran untuk Jenni
28
hari bahagia Seokjin dan Jenni
29
Kecelakaan
30
sifat buruk yang kembali
31
kembali Drop
32
belum mengingat
33
Hongdae (Mapo-gu).
34
Di jebak
35
harus berhati-hati
36
Ingatan yang kembali
37
hukuman untuk Yuri
38
malam pertama yang gagal
39
Kesayangan
40
kekasih baru J-Hope
41
kehamilan Jenni
42
kehadiran Serli
43
Mimpi buruk
44
TES DNA
45
SOOBIN Rindu APPA
46
MAAF KAN AKU SAYANG
47
pengakuan
48
Tidak peka
49
berjuang bersama
50
tetap sayang Momi
51
aku bukan bayi besar
52
kekacauan dari Sooobin
53
Gelang dari Jungkook
54
Jepang
55
Permintaan terahir Serli
56
Mual
57
positif
58
kesengsaraan Jungkook
59
kesal lisa
60
kehadiran bayi kecil Yoona
61
perjanjian Soobin dan Beomgyu
62
Kejahilan Yoona
63
tantangan
64
menajadi Asisten
65
asli indonesia
66
Kesal Yoona
67
lupakan dia
68
murid baru masa lalu
69
memaaf kan dan bernyanyi bersama
70
kemarahan Soobin
71
selesai kan masalah kalian
72
HEPYY ENDING

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!