"Maaf Buk jika saya lancang apa sebaik nya ibu berhenti kuliah saja, atau bisa kuliah Online."ucap Jenni"
"Maksud mu?"ucap Yana.
"Yaaaa maksud saya agar ibu bisa lebih fokus dengan perusahaan,"ucap Jenni.
"Kalo saya perhatikan Ibu lebih kebanyakan kuliah dari pada urusan kantor, dan itu ibu selalu serah kan pada saya semua,"ucap Jenni.
"Maksud mu kamu menyesal membantu saya?"ucap Yana menyelidik.
"Bu bukan itu Buk maksud nya maksud saya itu saya kasian melihat ibu yang membagi waktu untuk kuliah dan kantor saya takut ibu terlalu lelah,"ucap Jenni yang agak takut dengan jawaban Bos nya.
"Hahahha saya hanya bercanda Jen tidak perlu takut,"ucap Yana.
"Dan saya juga gak bisa berhenti kuliah, karena saya gak mau calon suami saya di tikung perempuan lain,"lanjut nya.
"Memang nya Yoongi sudah luluh pada mu dia sudah mencintai mu?"ucap Jenni kepo seakan dia lupa sedang bicara pda atasan nya.
"Entah lah Jen sudah hampir satu bulan kami bersama tapi Oppa belum pernah mengatakan cinta nya untuk ku,"ucap yana lesu.
"Aaakkk yang sabar ya besty, aku yakin suatu saat nanti Oppa mu akan bucin akut pada mu,"ucap Jenni.
"Ne terima kasih Jen dukungan nya,"ucap Yana tersenyum.
"Ya udah sekarang lanjut kan pekerjaan mu saya juga mau selesai kan ini secepat nya, karena saya ada kuliah siang,"lanjut nya.
"Ok siap bu bos kalo gitu saya permisi,"ucap Jenni yang lansung keluar ruangan.
Pagi ini Yana memang ada kuliah siang makanya dia sempat kan pagi nya ke kantor untuk mengecek kantor di kantor tak ada yang berani menyapa CEO mereka kalo tidak mengenai pekerjaan semua kariyawan takut jika salah bicara karrrna mereka tau nya sifat bos mereka yang diam,dingin,cuek dan selalu tegas jika ada kariyawan nya yang melakukan kesalahan.
Skip kampus
"Hyung udah jam berapa ini kok aku tidak melihat nuna Yana atau ke 2 teman nya, di kampus sedari tadi?"ucap Jungkook.
"Dia ada kuliah siang makanya belum datang kenapa,"ucap Suga dingin.
"Ya gak kenapa napa si cuma nanya,"ucap Jungkook.
"Cuma nanya atau kau merindukan seseorang?"ucap Jimin.
"Kau bicara apa Jimin-shi tidak ada ya,"ucap Jungkook.
"Sudah lah Jung aku sudah tau kalo kau itu....... ,"ucap Jimin terpotong kala mulut nya di bekap oleh Jungkook.
"Jaga bicara mu Jimin,"kesal Jungkook.
"Kalian sedang mem bicara kan apa?"sidik Suga.
"Ti tidak papa hyung udah lupa kan saja ayo kita masuk,"ucap Jungkook gugup.
Skip siang hari
Setelah jam pelajaran pertama Suga dan yang lain nya memutus kan untuk kekantin untuk makan siang namun baru saja duduk tiba tiba Yuri menghampri nya itu adalah Yuri dan teman nya Rose
"Oppa aku sangat merindukan mu sayang,"ucap yuri manja sambil memegang lengan Suga.
"Kau untuk apa kau kemari bukan kah aku sudah pernah bilang jangn mendekati ku lagi,"ucap Suga melepas kan genggaman yuri.
"Oppa aku kan sudah minta maaf,"ucap Yuri.
"Menjauh lah dari ku sebelum aku murka,dan lupa kalo kau wanita,"ucap Suga yang mulai emosi.
"Oppa jangan seperti itu aku mau kita seperti dulu lagi mau ya Oppa,"bujuk yuri.
"Jim,"ucap Suga memberi kode.
Jimin dan Jungkook langsung menghampiri Yuri dan berusaha mengusir nya namun tidak dengan Taehyung yang hanya diam dan melihat drama yang ada di depan nya karna dia tidak tau apa masalah mereka sebab ia pun baru beberapa hari bergabung.
"Yuri cepat lah kau harus segera pergi dari sini sebelum hyung benar benar marah,"ucap Jungkook.
"Ia benar sebaik nya kau pergi dari sini sebelum aku mengusir mu secara kasar,"ucap Jimin.
"Kalian menyingkir lah aku tidak mau pergi aku ingin bersama kekasih ku,"ucap Yuri berontak.
"Nonoo bukan kekasih lagi tapi mantan sudah sana cepat pergi husss,"usir Jungkook.
Dengan perdebatan itu tiba tiba saja ada yang datang menghampiri mereka.
"Ada apa ini,"ucap Yana.
"Nuna kau sudah datang lihat lah wanita ini mau merebut calon suami mu,"ucap Jungkook.
"Benar kah kau ingin merebut Oppa dari ku?"ucap Yana menatap Yuri.
"Yak bukan aku yang merebut nya tapi kau yang merebut kekasih ku,"triak Yuri.
"Benar juga yang kau katakan aku memang merebut nya dari mu, dan aku menang kan,"ucap Yana tersenyum.
"Dan kau ingin mengambil nya kembali dari ku?"lanjut nya.
"Ya memang nya kenapa aku ingin Oppa Suga menjadi milik ku memang salah,"triak Yuri.
"Tidak kau tidak salah silah kan saja tapi kau tak akan pernah bisa merebut nya kembali, karna aku lah yang akan tetap menjadi pemenang nya,"ucap yana santai.
"Kau aaakkkk wanita sialan ingat baik baik aku akan psti kan kau akan segera berpisah dengan Oppa Suga,"ucap Yuri.
"Baik lah aku akan menunggu kepastian itu, cepat lah pergi dari sini sebelum, Aku bertindak kasar,"ucap yana.
"Awas kau tunggu pembalasan ku,"ucap Yuri dan dia segera pergi dengan teman nya Rose.
Sedang kan Suga dan yang lain nya diam melongok melihat sikap Yana yang santai menghadapi Yuri setau mereka jika perempuan sedang berdebat pasti akan main jambak jambak an tapi tidak dengan Yana ia sangat santai menghadapi nya dan membuat Yuri menciut dengan perdebatan itu.
"Kalian kenapa bengong ada yang salah kah?"ucap Yana menatap satu persatu.
"Nuna kau keren sekali,"ucap Jungkook dan Jimin berbarengan.
"Oppa kenapa diam saja? "ucap yana membuyar kan lamunan Suga.
"Ah ti tidak kau jalan dengan siapa,"ucap Suga.
"Aku diantar supir Oppa aku lagi malas menyetir sendiri,"ucap Yana.
"Ow apa kau sudah makan siang mau makan bersama?"ucap Suga.
"tidak aku sudah makan Oppa, kau bersama yang lain saja,"ucap yana.
benar lah,"ucap Duga.
"ia Kalo gitu aku kekelas dulu ya Oppa sebentar lagi Dosen ku tiba,"ucap Yana.
"Ne semang ya belajar nya,"ucap Suga yang di angguki yana sebagai balasan dan meninggal kan nya.
"Hyung ada apa dengan sikap mu?"ucap Jungkook?
"Apa!"ucap Suga bingung.
"Sikap mu itu hyung kenapa masih dingin terhadap tunangan mu?"ucap Jungkook yang mulai kesal.
"Ia hyung aku juga aneh melihat sikap mu ini, apa kau belum mencintai nya setelah sekian lama kalian bersma,"ucap Jimin.
"Kalian bicara apa sikap, belum mencintai?"ucap Taehyung yang tak tau apa apa.
"Kau lagi anggota baru, jadi belum tau apa yang kita maksud nanti juga kau akan mengerti,"ucap Jungkook.
"Oh baik lah aku akan belajar untuk mengerti,"ucap Taehyung.
"Yang kalian bicara kan tidak terlalu penting,cepat habis kan makanan kalian,"ucap Suga dingin dan duduk kembali di bangku nya.
"Yak kau selalu saja seperti ini,"ucap mereka bareng.
"Kalo kau tidak mau dengan nya biar kan aku saja yang mencintai nya, dan Nuna untuk ku saja hyung,"ucap Jungkook yang langsung di berikan tatapan tajam oleh Suga.
"Apa sebenar nya yang terjadi, dan apa maksud nya belum mencintai sikap, apa Suga tidak mencintai Yana aakkkk bikin aku semakin bertanya tanya?"ucap Taehyung dalam hati.
Semua cara sudah dilakukan Yana agar Suga mau mencintai nya namun apalah membuat pria nya jatuh cinta tak semudah memberi permen pada anak kecil sikap yang Suga berikan seakan bukan sikap untuk kekasih nya melain kan seperti teman sulit sekali meluluh kan hati pria nya dan sulit sekali meleleh kan es batu di dalam hati nya.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 72 Episodes
Comments