Masa Lalu

Xia Lin berjalan dengan tenang, ada beberapa toko yang akan di jual, membuat senyumnya langsung mengembang. Kali ini dia ingin membeli beberapa perlengkapan untuk rumah sederhananya, sambil mencari-cari toko yang cocok untuk dia membangun bisnis.

Namun raut wajahnya langsung gelap, matanya dingin, sebuah kereta mewah melintas, membuat dendamnya makin menyala-nyala. Xia Mei duduk di dalam kereta mewah dengan dagu terangkat, tubuhnya di balut pakaian mewah dan perhiasan yang sangat mencolok. Sejak Xia Lin di usir dari kediaman bangsawan Xia, hidupnya begitu bahagia, dia menjadi putri satu-satunya dan kesayangan semua orang.

Keluarga bangsawan Xia memiliki tiga orang anak, 1 orang anak laki-laki dan 2 orang anak perempuan. Sejak berusia 10 tahun, Xia Zhu Xiang, putra pertama bangsawan Xia telah memasuki akademi, hingga dia tidak mengetahui jika adik kandungnya telah terusir dari kediaman.

Sedangkan Xia Mei anak dari bangsawan Xia dengan selirnya, nyonya Yun. Istri sah bangsawan Xia meninggal pada saat Xia Lin masih berusia 4 tahun, sejak itu pengawasan terhadapnya di berikan pada nyonya Yun.

Bangsawan Xia sangat jarang mengunjungi putrinya, dia akan selalu bertanya pada nyonya Yun tentang keadaan Xia Lin, dan wanita rubah itu sangat pandai memanipulasi sehingga bangsawan Xia sama sekali tidak memiliki kecurigaan terhadapnya.

Puncak permasalahan terjadi saat Xia Lin berusia 12 tahun, wajahnya yang sangat cantik memicu rasa iri dari Xia Mei, apalagi dia mengetahui jika Xia Lin telah mendapatkan dekrit pernikahan dari kaisar tua, sehingga membuatnya sangat tidak terima.

Dia berusaha untuk mempengaruhi semua orang dan menyebarkan rumor buruk tentangnya, dia bahkan dengan mudahnya mengambil kepercayaan dari sang ayah, hingga Xia Lin akhirnya di usir dari kediaman.

Xia Mei telah lama menyukai pangeran kedua kekaisaran, namun pemuda itu malah tertarik pada Xia Lin. Di bawah kecemburuannya yang menjadi-jadi, gadis itu meminta agar Xia Lin segera di usir.

Nyonya Yun memiliki pemikiran yang sama, dia tidak akan membiarkan putri kandungnya menderita karena Xia Lin, jadi memutuskan untuk membuat jebakan agar gadis itu segera di usir.

Xia Lin yang bodoh sangat mudah terhasut, dia begitu mempercayai nyonya Yun, hingga akhirnya semua orang yakin bahwa Xia Lin hanyalah sampah yang menumpang hidup pada keluarga bangsawan Xia.

Lagi pula tuan besar merupakan seorang pembudidaya tingkat gushing spring tier tingkat 5 dan istrinya nyonya Liu juga berada di tingkat gushing spring tier tahap 4, sangat tidak mungkin jika kemampuan itu tidak menurun kepada putri mereka. Mereka meyakini jika Xia Lin adalah anak haram nyonya Liu dengan pria lain, atau mungkin juga gadis itu mendapatkan kutukan.

Sejak kejadian itu Xia Lin tak lagi menunjukkan wajahnya di hadapan semua orang, selama dua tahun dia tinggal di kediaman, menanggung malu dan rasa sakit hati. Sedangkan Nyonya Yun beserta putrinya Xia Mei semakin di atas awan, keduanya terus saja membuat gadis itu semakin tersiksa.

Nyonya Yun menyuruh salah seorang pelayannya untuk menyimpan beberapa perhiasan berharga miliknya di kamar Xia Lin, pada saat tuan besar akan segera kembali ke kediaman. Kemudian dia berakting dengan sangat lihai, sehingga semua orang mempercayai bahwa Xia Lin telah mencuri semua perhiasan tersebut.

Tuan besar yang saat itu murka langsung menyuruh para prajurit untuk menangkap Xia Lin, dia dijebloskan ke dalam penjara bawah tanah dan mendapatkan penyiksaan selama beberapa bulan.

Nyonya Yun tiba-tiba saja mendatangi tuan besar, dia meminta agar suaminya itu melepaskan Xia Lin dan mengusirnya dari kediaman, menurutnya Xia Lin masih sangat muda, dia masih bisa berbenah diri dan memperbaiki kesalahannya di masa depan.

Meski masih merasa sangat kecewa dengan tindakan yang dilakukan oleh putrinya, tuan besar akhirnya menuruti keinginan sang istri, dia melepaskan Xia Lin kemudian mengusirnya dari kediaman, meski gadis itu telah memohon sambil menangis, namun tak mampu meluluhkan hati tuan besar. Dia sama sekali tidak ingin mendengarkan rintihan putrinya dan jauh lebih mempercayai ucapan dari nyonya Yun dan Xia Mei.

Keluar dari kediaman bangsawan, Xia Lin semakin terpuruk, dia bahkan sering mendapatkan cibiran dan cemoohan dari warga yang telah percaya bahwa Xia Lin bukanlah gadis yang baik.

Di bawah keputusasaan, akhirnya gadis itu berlari ke hutan, dia menyembunyikan diri dari semua orang sambil terus meratapi nasib tragis hidupnya.

Tubuhnya begitu lemah, bekas penyiksaan para prajurit masih terlihat, bahkan beberapa luka mengeluarkan darah, hingga membuat tubuh gadis itu sempoyongan dan akhirnya terjatuh di bawah pohon besar.

Dia menghembuskan nafas terakhir sambil menatap ke arah langit, setitik air mata keluar, dia berseru dalam hati. "Dewa, berikan aku keadilan!"

Xia Lin meninggal dalam kesendirian, namun tak lama kemudian tubuh itu kembali bergerak, namun jiwa yang berada di dalam tubuh itu telah berbeda, bukan lagi Xia Lin yang dulu melainkan sosok dari seorang pengusaha wanita sekaligus ketua mafia yang terlahir dari abad ke-21.

***

Xia Lin mengusap air mata, ada amarah dan dendam yang kini menguasai hatinya, dia merogoh sehelai kain, kemudian mengenakannya sebagai cadar untuk menutupi wajahnya.

Gadis itu mengusap air mata, kemudian mengalihkan pandangannya kembali pada deretan toko-toko yang akan segera dijual. "Tidak lama lagi! Bersabarlah! Aku akan segera membalaskan ketidakadilan yang kau dapatkan Xia Lin!"

Dia melangkah, menyusuri beberapa toko kemudian membeli beberapa barang yang dibutuhkannya. Rumah sederhana itu masih sangat kosong, bahkan tidak memiliki tempat tidur.

Putra mahkota telah menawarkan bantuan kepada Xia Lin, namun gadis itu menolak, dia tidak ingin berhutang budi kepada siapapun. Ini kehidupan keduanya, sebelum berhasil membalaskan dendam kepada orang yang menyakiti pemilik tubuh asli yang ditempatinya saat ini, Xia Lin tidak akan pernah bisa hidup dengan tenang.

"Silakan nona, manisan ini sangat lezat," seorang gadis kecil mendekat, kemudian menawarkan dagangannya. Xia Lin menunduk sambil mengacak rambut gadis itu, kemudian membeli beberapa untuk dia bawa pulang.

"Minggir!" terdengar suara seorang pria dengan sangat kencang sambil mengendarai kereta kuda, dia membubarkan orang-orang yang saat ini berada di tengah jalan.

Xia Lin masih tetap berdiri dengan sangat tenang, dia tidak peduli siapapun yang berada di dalam kereta tersebut, ini jalanan umum, tidak hanya kaum bangsawan, bahkan rakyat jelata sekalipun memiliki hak untuk mempergunakannya.

Namun sepertinya pria itu tidak memiliki kesabaran yang tinggi, sehingga dia segera mengangkat cambuknya kemudian menyerang ke arah Xia Lin. Wajah semua orang terlihat sangat pucat, sedangkan Xia Lin hanya menyeringai.

"Mati!"

Terpopuler

Comments

Bzaa

Bzaa

bukannya di goa ada banyak uang peninggalan gurunya ya

2025-02-01

0

aphrodite

aphrodite

jangan kasih maaf ayahnya

2024-12-19

2

aphrodite

aphrodite

bukannya dapat dekritnya waktu usia 7th

2024-12-19

1

lihat semua
Episodes
1 Transmigrasi
2 Pertemuan Pertama
3 Yuan Shen Li
4 Teknik Kultivasi
5 Teknik Kultivasi Tingkat Surga.
6 Jurus Baru
7 Membangkitkan Niat Pedang
8 Meminjam Uang
9 Tidur Bersama
10 Masa Lalu
11 Bertemu Raja Hantu
12 Menjelajah Dunia Kecil
13 Pertemuan Kedua Dengan Huang Yan Yan
14 Membuka Restoran
15 Gadis Baik Hati Dan Tidak Sombong
16 Persaingan Ketat
17 Rumah Bunga Dan Arena Judi
18 Identitas Asli Terbongkar
19 Elit Tingkat Ɓunga Mekar
20 Menuju Hutan
21 Naik 7 Tingkat
22 Melawan Monyet Api
23 Mencari Hadiah Untuk Kaisar
24 Ulang Tahun Kaisar
25 Putra Mahkota Yang Posesif
26 Menerima Tantangan
27 Pembalasan
28 Memberi Tahu Xia Lin
29 Mengunjungi Raja Hantu
30 Hadiah Untuk Qing Xiang Dan Raja Hantu
31 Pemilik Dunia Abadi
32 Elit Tingkat Samudera Spiritual
33 Peringatan Kecil
34 Menjemput Bawahan
35 Melarikan Diri
36 Selir Pangeran Kedua
37 Kegilaan Pangeran Kedua
38 Peningkatan Yang Sempurna
39 Raja Hantu Dan Qing Xiang Kembali
40 Rencana Pangeran Kedua
41 Pertunjukkan
42 Dunia Mistis
43 Kemunculan Para Jenius Dan Elit Tingkat Tinggi
44 Hutan Iblis Menghilang
45 Kebencian Penatua Lu
46 Keajaiban Bela Diri
47 Kelinci Iblis
48 Qing Xiang VS Murid Sekte Pedang Abadi
49 Qing Lin VS Yue Yin
50 Seribu Pijakan Bukit Batu
51 Menara Sepuluh Lantai
52 Menjelajahi Menara
53 Lantai 10 Menara Terbuka
54 Keluar Dari Spiritual Realm
55 Putera Mahkota Kembali
56 Makhluk Iblis
57 Pertempuran (1)
58 Pertempuran (2)
59 Pertempuran (3)
60 Kematian Pangeran Kedua Dan Pangeran Ketiga
61 Pengakuan Pangeran Ke Empat
62 Selir Dong Vs Selir Agung Dan Selir Kehormatan
63 Kaisar Iblis Kembali
64 Sepuluh Raja Dan Lima Jenderal
65 Kemunculan Kembali Hutan Iblis
66 Kekuatan Mental
67 Formasi
68 Kau Harus Bangun
69 Mengunjungi Sekte Pedang Abadi
70 Melawan Para Jenius Beladiri
71 Pria Tua Yang Bau
72 Bertempur Dan Bertempur
73 Aksi Sepuluh Raja Kecil
74 Lu Feng Vs Raja Hantu
75 Kutukan Garis Keturunan
76 Lu Ba
77 Putra Mahkota Kembali Ke Istana
78 Dimana Putra Mahkota?
79 Munculnya Kelinci Iblis
80 Kematian Pangeran Ke Empat dan Selir Dong
81 Mundurnya Pasukan Klan Dong
82 Peti Mati Menghilang
83 Pewaris Sang Naga Sejati
84 Teknik Terlarang Klan Dong
85 Mengunjungi Putera Mahkota
86 Teknik Surgawi
87 Anggota Klan Dong
88 Menabur Racun
89 Kekacauan Qi
90 Rumor Terus Beredar
91 Penyergapan
92 Putra Mahkota Mengirim Pasukan
93 Rencana Permaisuri Dan Selir
94 Pertemuan Dengan Huang Yan Yan
95 Murid Sekte Naga Api
96 Melawan Murid Sekte Naga Api
97 Putra Mahkota Bengkok?
98 Pertemuan Antar Sekte
99 Sayembara Di Mulai
100 Diskusi Para Elit Di Depan Hutan Iblis
101 Penyerangan Sekte Aliran Hitam
102 Kehancuran Sekte Bulan Darah
103 Yang Mulia Putra Mahkota
104 Qing Lin Sakit
105 Jiwa Qing Lin Memudar
106 Luo Lin
107 Memurnikan Pil
108 Mengikuti Perjamuan Istana
109 Menerima Pembatalan Pertunangan
110 Menghilangnya Anggota Keluarga Luo
111 Orang-Orang Suci
112 Keluarga Wei
113 Melarikan Diri
114 Pembunuh Bayaran
115 Alam Abadi Kecil
116 Pertemuan
117 THE END
118 Pengumuman
Episodes

Updated 118 Episodes

1
Transmigrasi
2
Pertemuan Pertama
3
Yuan Shen Li
4
Teknik Kultivasi
5
Teknik Kultivasi Tingkat Surga.
6
Jurus Baru
7
Membangkitkan Niat Pedang
8
Meminjam Uang
9
Tidur Bersama
10
Masa Lalu
11
Bertemu Raja Hantu
12
Menjelajah Dunia Kecil
13
Pertemuan Kedua Dengan Huang Yan Yan
14
Membuka Restoran
15
Gadis Baik Hati Dan Tidak Sombong
16
Persaingan Ketat
17
Rumah Bunga Dan Arena Judi
18
Identitas Asli Terbongkar
19
Elit Tingkat Ɓunga Mekar
20
Menuju Hutan
21
Naik 7 Tingkat
22
Melawan Monyet Api
23
Mencari Hadiah Untuk Kaisar
24
Ulang Tahun Kaisar
25
Putra Mahkota Yang Posesif
26
Menerima Tantangan
27
Pembalasan
28
Memberi Tahu Xia Lin
29
Mengunjungi Raja Hantu
30
Hadiah Untuk Qing Xiang Dan Raja Hantu
31
Pemilik Dunia Abadi
32
Elit Tingkat Samudera Spiritual
33
Peringatan Kecil
34
Menjemput Bawahan
35
Melarikan Diri
36
Selir Pangeran Kedua
37
Kegilaan Pangeran Kedua
38
Peningkatan Yang Sempurna
39
Raja Hantu Dan Qing Xiang Kembali
40
Rencana Pangeran Kedua
41
Pertunjukkan
42
Dunia Mistis
43
Kemunculan Para Jenius Dan Elit Tingkat Tinggi
44
Hutan Iblis Menghilang
45
Kebencian Penatua Lu
46
Keajaiban Bela Diri
47
Kelinci Iblis
48
Qing Xiang VS Murid Sekte Pedang Abadi
49
Qing Lin VS Yue Yin
50
Seribu Pijakan Bukit Batu
51
Menara Sepuluh Lantai
52
Menjelajahi Menara
53
Lantai 10 Menara Terbuka
54
Keluar Dari Spiritual Realm
55
Putera Mahkota Kembali
56
Makhluk Iblis
57
Pertempuran (1)
58
Pertempuran (2)
59
Pertempuran (3)
60
Kematian Pangeran Kedua Dan Pangeran Ketiga
61
Pengakuan Pangeran Ke Empat
62
Selir Dong Vs Selir Agung Dan Selir Kehormatan
63
Kaisar Iblis Kembali
64
Sepuluh Raja Dan Lima Jenderal
65
Kemunculan Kembali Hutan Iblis
66
Kekuatan Mental
67
Formasi
68
Kau Harus Bangun
69
Mengunjungi Sekte Pedang Abadi
70
Melawan Para Jenius Beladiri
71
Pria Tua Yang Bau
72
Bertempur Dan Bertempur
73
Aksi Sepuluh Raja Kecil
74
Lu Feng Vs Raja Hantu
75
Kutukan Garis Keturunan
76
Lu Ba
77
Putra Mahkota Kembali Ke Istana
78
Dimana Putra Mahkota?
79
Munculnya Kelinci Iblis
80
Kematian Pangeran Ke Empat dan Selir Dong
81
Mundurnya Pasukan Klan Dong
82
Peti Mati Menghilang
83
Pewaris Sang Naga Sejati
84
Teknik Terlarang Klan Dong
85
Mengunjungi Putera Mahkota
86
Teknik Surgawi
87
Anggota Klan Dong
88
Menabur Racun
89
Kekacauan Qi
90
Rumor Terus Beredar
91
Penyergapan
92
Putra Mahkota Mengirim Pasukan
93
Rencana Permaisuri Dan Selir
94
Pertemuan Dengan Huang Yan Yan
95
Murid Sekte Naga Api
96
Melawan Murid Sekte Naga Api
97
Putra Mahkota Bengkok?
98
Pertemuan Antar Sekte
99
Sayembara Di Mulai
100
Diskusi Para Elit Di Depan Hutan Iblis
101
Penyerangan Sekte Aliran Hitam
102
Kehancuran Sekte Bulan Darah
103
Yang Mulia Putra Mahkota
104
Qing Lin Sakit
105
Jiwa Qing Lin Memudar
106
Luo Lin
107
Memurnikan Pil
108
Mengikuti Perjamuan Istana
109
Menerima Pembatalan Pertunangan
110
Menghilangnya Anggota Keluarga Luo
111
Orang-Orang Suci
112
Keluarga Wei
113
Melarikan Diri
114
Pembunuh Bayaran
115
Alam Abadi Kecil
116
Pertemuan
117
THE END
118
Pengumuman

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!