Membangkitkan Niat Pedang

Guru Ma baru saja melangkahkan kaki, dia hampir saja melewatkan kesempatan melihat sebuah kesenangan. Namun matanya langsung melotot, begitu transformasi elemen api keluar dari tubuh gadis itu, hingga membuat sosoknya seolah terbakar dalam kibaran api berwarna biru.

Pria tua itu lagi-lagi menggelengkan kepala, pantas saja dewa menggiring gadis itu untuk menjadi muridnya, ternyata meskipun hanya tersisa waktu selama satu tahun, dia bisa menyaksikan sendiri bagaimana perjuangan gadis yang pada awalnya masih belum mampu membangunkan pangkalan roh miliknya, hingga saat ini telah menjadi seorang pembudidaya di tingkat element gathering tier.

Xia Lin membuka mata, sosoknya semakin mengesankan, dia bergerak menuju dinding goa dan kembali membaca jurus yang ketiga "Jurus Kaisar Pedang".

Wajahnya masih menghadap ke arah dinding, namun pikirannya berkelana setelah membaca tulisan-tulisan yang berada di sana, artinya dia harus membangunkan jiwa pedang, hati pedang dan tubuh pedang secara sekaligus.

Lalu bagaimana Xia Lin akan melakukan hal itu? Bahkan saat ini dirinya masih belum bisa membangkitkan niat pedang! Benar-benar kegilaan yang tak terbatas! Dia masih memiliki waktu 5 bulan sebelum keluar dari goa dan kehilangan sosok guru Ma, namun Xia Lin tidak yakin dalam 5 bulan tersebut dia berhasil mengeksekusi jurus terakhir.

Xia Lin berdiri dengan gontai, jurus-jurus tinggi yang diturunkan oleh guru Ma benar-benar menguras emosi dan akal sehatnya. Dia seolah tersedot dalam sesuatu hal yang sangat rumit, keberadaan dirinya hanyalah partikel kecil diantara semesta yang luas.

Xia Lin duduk dengan tenang sambil memikirkan bagaimana caranya membangunkan niat pedang, meski saat ini pedang milik guru Ma telah jatuh ke tangannya, namun untuk bisa menaklukkan jurus yang terakhir, bahkan para pembudidaya yang telah bekerja keras selama puluhan tahun pun belum tentu bisa melakukannya.

Lalu bagaimana dengan dirinya yang hanya seorang pemula? Dia bahkan baru menghabiskan waktu 6 bulan, untuk merubah dirinya dari orang biasa menjadi seorang praktisi beladiri.

Xia Lin kembali berdiri sambil menyarungkan pedang, dia mulai memusatkan pikiran dan seluruh kekuatannya. Saat ini tangan kanannya diangkat, kemudian membayangkan seolah-olah itu adalah sebilah pedang, dengan niat dan keyakinan yang penuh, gadis itu mulai mencoba untuk bergerak, perlahan lambat, lambat dan terus melambat, hingga akhirnya dia mencoba untuk lebih lincah dan slash...

Bruk...

Pohon besar yang berada tak jauh darinya tiba-tiba saja terjatuh, batang bagian tengahnya seolah terbelah oleh senjata yang sangat tajam. Xia Lin terdiam, namun tak lama kemudian gadis itu berjingkrak dengan sangat ceria.

Akhirnya dia berhasil membangkitkan niat pedang dan kali ini dia harus mulai belajar untuk menguasai jiwa pedang. Guru Ma terdiam, dia tak lagi takjub dengan apa yang dilakukan oleh muridnya. Setelah beberapa keajaiban yang dia lihat, dia sudah tak lagi heran, gadis itu memang sangat menarik, keberuntungannya begitu tinggi, bahkan dia seolah-olah membawa surga bersamanya, sehingga apapun yang diperbuat pasti akan mendapatkan keberuntungan.

"Hmmm... Sekarang aku mengerti!"ucapnya, dia segera keluar dari goa, kemudian pergi untuk berburu.

Memikirkan kembali niat pedang yang baru saja diperagakannya, dia berpikir untuk mencari hewan buruan, sepertinya dengan cara itu dia akan mendapatkan jumlah yang tak terkira.

"Waktunya makan enak!" ucap gadis itu sambil melesat jauh meninggalkan goa menuju ke tengah hutan. Kali ini dia ingin membawa seekor rusa, untuk dipersembahkan kepada sang guru.

Di kejauhan, dia melihat seorang gadis muda berjalan dengan tertatih-tatih, seluruh tubuhnya dipenuhi dengan luka, wajahnya terlihat lebam dengan linangan air mata, penampilannya benar-benar sangat memprihatinkan.

Xia Lin segera melesat, dia mendekat ke arah gadis itu. Beruntung dia datang tidak terlalu lambat, sehingga berhasil menopang tubuhnya ketika akan ambruk di atas tanah.

Gadis itu sepertinya telah kehilangan banyak sekali darah, dia juga tidak memiliki tenaga lagi, sehingga membuat Xia Lin menggelengkan kepalanya. Bukankah ini suatu kebodohan? Berlari ke tengah hutan tanpa persediaan makan ataupun persenjataan!

"Benar-benar merepotkan!" ucapnya sambil merebahkan tubuh gadis itu di bawah pohon besar. Dia segera mengambil beberapa tanaman untuk ditumbuk dan membantu mengobati lukanya, meski hingga saat ini dia masih belum belajar untuk menjadi seorang alkemis, namun beberapa pengobatan telah dikuasainya. Dia berpikir suatu hari nanti akan membeli sebuah tungku pembakaran, agar bisa menghasilkan pil berkualitas terbaik sendiri.

Xia Lin terlihat sangat berhati-hati, dia membuka satu persatu pakaian yang digunakan oleh gadis itu kemudian mengoleskan ramuan yang telah dibuatnya. Namun matanya langsung melotot, melihat banyaknya luka bekas cambuk pada tubuh gadis itu. Mungkinkah jika sebenarnya orang yang dia tolong saat ini adalah seorang penjahat?

Namun sebagai seorang manusia, tentu saja dia tidak akan membiarkan seseorang mati dengan begitu mudah, padahal dirinya memiliki kemampuan untuk menyembuhkan.

Xia Lin berdiri, kemudian bergegas meninggalkan tempat itu. Dia harus segera berburu sebelum gadis yang ditolongnya siuman, walau bagaimanapun gadis itu pasti sangat kelaparan, setelah melewati perjalanan yang begitu panjang. Dia membutuhkan banyak sekali asupan makanan agar tubuhnya segera pulih.

Setelah menghabiskan waktu hampir setengah pembakaran dupa, akhirnya Xia Lin kembali, dia melihat gadis itu saat ini tengah duduk sambil memperhatikan setiap luka-lukanya yang telah diolesi oleh ramuan.

"Kau sudah bangun?" tanya Xia Lin, gadis itu melirik dan menatap ke arah Xia Lin penuh waspada.

"Siapa kau?"

Xia Lin menunjukkan tatapan yang tidak suka terhadap gadis itu dia sedikit menyesal karena telah menolongnya. "Baiklah, karena kau sudah sadar, aku rasa keberadaanku sudah tidak diperlukan lagi!"

Gadis itu tersentak, dia baru saja bersikap tidak baik terhadap penolongnya. Dengan secepat kilat merubah raut wajahnya. "Tunggu nona! Terima kasih banyak karena telah menolongku!"

"Hmm..." Xia Lin tidak banyak berbasa-basi, dia segera melemparkan beberapa buah-buahan dan seekor kelinci hutan yang berhasil didapatkannya kepada gadis itu, kemudian menghilang.

Respect nya telah hilang, dia tidak ingin berurusan dengan gadis itu ataupun orang lain di masa depan. Sedangkan gadis itu menatap kosong setelah kepergian Xia Lin, dia benar-benar menyesali tindakannya yang terlalu gegabah, sehingga membuat penolongnya merasa tersinggung.

Mata gadis itu tiba-tiba saja memerah, seluruh tubuhnya terbakar dalam kemarahan. Dia yang selama ini hidup dalam kemewahan istana, tiba-tiba saja terbuang karena kemunculan seorang gadis yang memiliki sifat yang sangat licik.

"Ayahanda! Ibunda! Bahkan kalian tidak mempercayai ucapanku dan lebih memihak kepada gadis brengsek itu, maka jangan salahkan jika suatu saat aku sendiri yang akan menghancurkan kalian semua, karena telah membuatku menanggung penderitaan yang begitu panjang!" ucapnya sambil mengepalkan kedua tangan hingga menunjukkan kuku-kuku jarinya yang memutih.

"Nona muda, terima kasih banyak untuk pertolonganmu, di masa depan, aku pasti memiliki cara untuk bisa membalas semua ini," ucap gadis itu kembali sambil menyeka air mata yang tiba-tiba saja turun, ketika mengingat sosok Xia Lin yang telah menolongnya, namun karena perasaan takut dikhianati kembali, sehingga membuat gadis itu bersikap waspada terhadapnya.

Terpopuler

Comments

Nor Azlin

Nor Azlin

apa itu anak selir yang ibu nya mati atau suapa sih perempuan itu yang bisa2 nya membuat Raja sama permaisurinya membenci anak ksndung nya sendiri deh ...jadi penasaran ni yah apa mungkin keduanya tertukar gitu yah ...bisa2 nya irang biasa bisa membuat Raha & Ratu memusuhi anak nya senduri yah pasti ada cerita fibslik ini semua yah ...lanjutksn thor

2024-12-28

0

Adiposuwiryo

Adiposuwiryo

cerita mengalir seperti yang turun dari celah perbukitan /Sneer//Joyful//Joyful//Curse//Facepalm//Good/

2025-02-28

0

Sarifah Sarifah

Sarifah Sarifah

kok bisa putri menjadi seperti itu

2024-07-28

4

lihat semua
Episodes
1 Transmigrasi
2 Pertemuan Pertama
3 Yuan Shen Li
4 Teknik Kultivasi
5 Teknik Kultivasi Tingkat Surga.
6 Jurus Baru
7 Membangkitkan Niat Pedang
8 Meminjam Uang
9 Tidur Bersama
10 Masa Lalu
11 Bertemu Raja Hantu
12 Menjelajah Dunia Kecil
13 Pertemuan Kedua Dengan Huang Yan Yan
14 Membuka Restoran
15 Gadis Baik Hati Dan Tidak Sombong
16 Persaingan Ketat
17 Rumah Bunga Dan Arena Judi
18 Identitas Asli Terbongkar
19 Elit Tingkat Ɓunga Mekar
20 Menuju Hutan
21 Naik 7 Tingkat
22 Melawan Monyet Api
23 Mencari Hadiah Untuk Kaisar
24 Ulang Tahun Kaisar
25 Putra Mahkota Yang Posesif
26 Menerima Tantangan
27 Pembalasan
28 Memberi Tahu Xia Lin
29 Mengunjungi Raja Hantu
30 Hadiah Untuk Qing Xiang Dan Raja Hantu
31 Pemilik Dunia Abadi
32 Elit Tingkat Samudera Spiritual
33 Peringatan Kecil
34 Menjemput Bawahan
35 Melarikan Diri
36 Selir Pangeran Kedua
37 Kegilaan Pangeran Kedua
38 Peningkatan Yang Sempurna
39 Raja Hantu Dan Qing Xiang Kembali
40 Rencana Pangeran Kedua
41 Pertunjukkan
42 Dunia Mistis
43 Kemunculan Para Jenius Dan Elit Tingkat Tinggi
44 Hutan Iblis Menghilang
45 Kebencian Penatua Lu
46 Keajaiban Bela Diri
47 Kelinci Iblis
48 Qing Xiang VS Murid Sekte Pedang Abadi
49 Qing Lin VS Yue Yin
50 Seribu Pijakan Bukit Batu
51 Menara Sepuluh Lantai
52 Menjelajahi Menara
53 Lantai 10 Menara Terbuka
54 Keluar Dari Spiritual Realm
55 Putera Mahkota Kembali
56 Makhluk Iblis
57 Pertempuran (1)
58 Pertempuran (2)
59 Pertempuran (3)
60 Kematian Pangeran Kedua Dan Pangeran Ketiga
61 Pengakuan Pangeran Ke Empat
62 Selir Dong Vs Selir Agung Dan Selir Kehormatan
63 Kaisar Iblis Kembali
64 Sepuluh Raja Dan Lima Jenderal
65 Kemunculan Kembali Hutan Iblis
66 Kekuatan Mental
67 Formasi
68 Kau Harus Bangun
69 Mengunjungi Sekte Pedang Abadi
70 Melawan Para Jenius Beladiri
71 Pria Tua Yang Bau
72 Bertempur Dan Bertempur
73 Aksi Sepuluh Raja Kecil
74 Lu Feng Vs Raja Hantu
75 Kutukan Garis Keturunan
76 Lu Ba
77 Putra Mahkota Kembali Ke Istana
78 Dimana Putra Mahkota?
79 Munculnya Kelinci Iblis
80 Kematian Pangeran Ke Empat dan Selir Dong
81 Mundurnya Pasukan Klan Dong
82 Peti Mati Menghilang
83 Pewaris Sang Naga Sejati
84 Teknik Terlarang Klan Dong
85 Mengunjungi Putera Mahkota
86 Teknik Surgawi
87 Anggota Klan Dong
88 Menabur Racun
89 Kekacauan Qi
90 Rumor Terus Beredar
91 Penyergapan
92 Putra Mahkota Mengirim Pasukan
93 Rencana Permaisuri Dan Selir
94 Pertemuan Dengan Huang Yan Yan
95 Murid Sekte Naga Api
96 Melawan Murid Sekte Naga Api
97 Putra Mahkota Bengkok?
98 Pertemuan Antar Sekte
99 Sayembara Di Mulai
100 Diskusi Para Elit Di Depan Hutan Iblis
101 Penyerangan Sekte Aliran Hitam
102 Kehancuran Sekte Bulan Darah
103 Yang Mulia Putra Mahkota
104 Qing Lin Sakit
105 Jiwa Qing Lin Memudar
106 Luo Lin
107 Memurnikan Pil
108 Mengikuti Perjamuan Istana
109 Menerima Pembatalan Pertunangan
110 Menghilangnya Anggota Keluarga Luo
111 Orang-Orang Suci
112 Keluarga Wei
113 Melarikan Diri
114 Pembunuh Bayaran
115 Alam Abadi Kecil
116 Pertemuan
117 THE END
118 Pengumuman
Episodes

Updated 118 Episodes

1
Transmigrasi
2
Pertemuan Pertama
3
Yuan Shen Li
4
Teknik Kultivasi
5
Teknik Kultivasi Tingkat Surga.
6
Jurus Baru
7
Membangkitkan Niat Pedang
8
Meminjam Uang
9
Tidur Bersama
10
Masa Lalu
11
Bertemu Raja Hantu
12
Menjelajah Dunia Kecil
13
Pertemuan Kedua Dengan Huang Yan Yan
14
Membuka Restoran
15
Gadis Baik Hati Dan Tidak Sombong
16
Persaingan Ketat
17
Rumah Bunga Dan Arena Judi
18
Identitas Asli Terbongkar
19
Elit Tingkat Ɓunga Mekar
20
Menuju Hutan
21
Naik 7 Tingkat
22
Melawan Monyet Api
23
Mencari Hadiah Untuk Kaisar
24
Ulang Tahun Kaisar
25
Putra Mahkota Yang Posesif
26
Menerima Tantangan
27
Pembalasan
28
Memberi Tahu Xia Lin
29
Mengunjungi Raja Hantu
30
Hadiah Untuk Qing Xiang Dan Raja Hantu
31
Pemilik Dunia Abadi
32
Elit Tingkat Samudera Spiritual
33
Peringatan Kecil
34
Menjemput Bawahan
35
Melarikan Diri
36
Selir Pangeran Kedua
37
Kegilaan Pangeran Kedua
38
Peningkatan Yang Sempurna
39
Raja Hantu Dan Qing Xiang Kembali
40
Rencana Pangeran Kedua
41
Pertunjukkan
42
Dunia Mistis
43
Kemunculan Para Jenius Dan Elit Tingkat Tinggi
44
Hutan Iblis Menghilang
45
Kebencian Penatua Lu
46
Keajaiban Bela Diri
47
Kelinci Iblis
48
Qing Xiang VS Murid Sekte Pedang Abadi
49
Qing Lin VS Yue Yin
50
Seribu Pijakan Bukit Batu
51
Menara Sepuluh Lantai
52
Menjelajahi Menara
53
Lantai 10 Menara Terbuka
54
Keluar Dari Spiritual Realm
55
Putera Mahkota Kembali
56
Makhluk Iblis
57
Pertempuran (1)
58
Pertempuran (2)
59
Pertempuran (3)
60
Kematian Pangeran Kedua Dan Pangeran Ketiga
61
Pengakuan Pangeran Ke Empat
62
Selir Dong Vs Selir Agung Dan Selir Kehormatan
63
Kaisar Iblis Kembali
64
Sepuluh Raja Dan Lima Jenderal
65
Kemunculan Kembali Hutan Iblis
66
Kekuatan Mental
67
Formasi
68
Kau Harus Bangun
69
Mengunjungi Sekte Pedang Abadi
70
Melawan Para Jenius Beladiri
71
Pria Tua Yang Bau
72
Bertempur Dan Bertempur
73
Aksi Sepuluh Raja Kecil
74
Lu Feng Vs Raja Hantu
75
Kutukan Garis Keturunan
76
Lu Ba
77
Putra Mahkota Kembali Ke Istana
78
Dimana Putra Mahkota?
79
Munculnya Kelinci Iblis
80
Kematian Pangeran Ke Empat dan Selir Dong
81
Mundurnya Pasukan Klan Dong
82
Peti Mati Menghilang
83
Pewaris Sang Naga Sejati
84
Teknik Terlarang Klan Dong
85
Mengunjungi Putera Mahkota
86
Teknik Surgawi
87
Anggota Klan Dong
88
Menabur Racun
89
Kekacauan Qi
90
Rumor Terus Beredar
91
Penyergapan
92
Putra Mahkota Mengirim Pasukan
93
Rencana Permaisuri Dan Selir
94
Pertemuan Dengan Huang Yan Yan
95
Murid Sekte Naga Api
96
Melawan Murid Sekte Naga Api
97
Putra Mahkota Bengkok?
98
Pertemuan Antar Sekte
99
Sayembara Di Mulai
100
Diskusi Para Elit Di Depan Hutan Iblis
101
Penyerangan Sekte Aliran Hitam
102
Kehancuran Sekte Bulan Darah
103
Yang Mulia Putra Mahkota
104
Qing Lin Sakit
105
Jiwa Qing Lin Memudar
106
Luo Lin
107
Memurnikan Pil
108
Mengikuti Perjamuan Istana
109
Menerima Pembatalan Pertunangan
110
Menghilangnya Anggota Keluarga Luo
111
Orang-Orang Suci
112
Keluarga Wei
113
Melarikan Diri
114
Pembunuh Bayaran
115
Alam Abadi Kecil
116
Pertemuan
117
THE END
118
Pengumuman

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!