🌲🌲🌲🌲🌲🌲🌲🌲🌲🌲
Tawa Hendri menular pada Lucy,dia ikut tertawa . Sedangkan Hadinata semakin merasa bingung, dia tidak tau apa yang sedang ditertawakan oleh kedua nya.
"Pa....Lucy tidak menyukai ku,kami hanya rekan kerja saja tidak lebih. Aku sering datang ke ruangan divisi karena ingin mendekati Regina,aku mencintai nya tapi dia selalu menolak ku . Kini Regina sudah menerima ku,kami sudah menjadi sepasang kekasih beberapa jam yang lalu " jelas Hendri dan Lucy menganggukan kepala nya saja, tapi kemudian dia menatap tajam ke arah Hendri
"Anda bicara apa pak? Kalian sudah jadian ?" tanya Lucy yang merasa tak percaya ,karena Regina terlihat terus menjauhi Hendri.
"Dia sudah menerima ku Lucy,aku bahagia sekali hari ini . Terima kasih karena tadi siang memberikan aku kesempatan untuk berdua dengan nya ,bahkan citra juga sudah memanggil ku papa " jelas Hendri dengan suara nya yang terdengar kesenangan.
Hadinata terkejut,dia tau kalau Regina seorang janda dan memiliki seorang anak perempuan. Dia tak menyangka kalau Hendri bisa secepat ini diterima oleh anak nya Regina,mungkin karena hal itu juga Regina mulai menerima Hendri.
"Selamat pak,semoga sampai ke pernikahan " ucap Lucy dan Hendri menganggukan kepala nya.
"Dan....kamu Kenapa bisa kesini ? Apa papa mengatakan sesuatu pada mu Lucy ?" tanya Hendri yang penasaran,dia juga yakin kalau papa nya sudah mengatur semua nya karena memang semua yang ditubuh lucy terbilang bukan barang murah.
Hendri yakin kalau semua nya diberikan oleh papa nya ,dia tau kalau papa nya begitu ingin dirinya menikah . Hendri selalu mencoba menolak nya kalau dijodohkan karena Regina belum juga menerima cinta nya ,dia ingin menikah dengan wanita yang dia cintai .
"Ya....papa mengatakan kalau papa ingin menjadikan lucy menjadi istri mu dan Lucy langsung menerima nya ,dia pun bersedia untuk makan malam bersama malam ini " jelas Hadinata dengan tegas tapi lucy langsung melotot ,begitu juga dengan Hendri.
"Apa ? Benarkah begitu ? Lucy,kamu menyukai ku ?" tanya Hendri yang menatap tajam ke arah Lucy,dia jadi merasa bersalah karena tak bisa menyukai lucy karena dia memang mencintai Regina.
"Eeeh....ngak gitu,pak Hadinata bilang kalau pak Hadinata ingin menjadikan saya sebagai istri nya. Jadi saya menerima nya ,karena saya memang sudah mengagumi dan menyukai pak Hadinata sangat lama . Hanya saja saya ngak pernah berpikir kalau pak Hadinata akan mau menjadi suami saya ,makanya saat pak Hadinata memanggil saya ke ruangannya nya dan mengatakan seperti itu makanya saya langsung menerima nya " jelas Lucy dengan wajah yang memerah .
Hadinata terkejut,dia menggelengkan kepala nya saat Hendri menatap ke arah nya . Kemudian Hendri tersenyum lembut. Dia merasa harus pergi dari ruangan VIP itu karena mungkin akan ada yang perlu dijelaskan disana .
"Papa ngak ada mengatakan kalau lucy akan menjadi istri papa,papa ingin menjodohkan nya dengan mu karena papa pikir kau menyukai lucy " jawab Hadinata dengan cepat, dia ngak mau Hendri salah paham.
"Ngak apa apa kok pa kalau papa mau menikah lagi,apalagi itu lucy. Dia wanita yang baik,walaupun dia masih dibawah aku lagi tapi aku tetap akan menerima dirinya sebagai ibu tiri ku " ucap Hendri dengan senyuman dibibir nya .
"Sebaiknya papa bicara kan berdua dengan Lucy,aku pergi dulu " ucap Hendri yang langsung berdiri dari duduk nya ,dia langsung berlari keluar dari sana dengan cepat.
Lucy tersenyum manis didepan Hadinata yang mengalihkan pandangan nya ke arah lain,dia merasa bingung harus menghadapi lucy saat ini karena dia sudah tau perasaan lucy pada nya .
"Hhmmm....lucy ,kamu salah paham. Saya ngak berniat menikah lagi,saya hanya ingin menjodohkan kamu sama hendri saja tadi " jelas Hadinata ,Lucy hanya menganggukan kepala nya saja dan mengambil makanan yang sudah disiapkan di atas meja.
"Sebaiknya kita makan dulu,setelah ini kita bicara lagi pak. Saya lapar" ucap Lucy yang berusaha mengalihkan pembicaraan mereka,dia ingin lebih lama bersama dengan pria yang dia cintai.
"Maaf lucy,kamu salah paham. Saya tidak berniat berdekatan dengan wanita mana pun,maaf kan saya karena saya sudah salah paham. Kamu bisa makan sepuas nya, saya akan pergi dulu . Sekali lagi maafkan saya ya" ucap Hadinata dengan pelan,dia bisa melihat kesedihan di wajah lucy saat ini tidak seperti saat pertama datang tadi .
Hadinata ingin berdiri tapi dengan cepat lucy langsung menekan pundak Hadinata sehingga Hadinata kembali duduk,dia menatap ke arah Lucy yang malah duduk dipangkuan nya. Mata nya melotot menatap ke arah mata Lucy,dia tak percaya kalau lucy berani melakukan hal seperti ini pada nya .
"Benarkah ? Apa aku ngak menarik dimata bapak ?" tanya Lucy dengan pelan ,mata nya masih menatap ke arah Hadinata yang sudah terlihat gugup.
"Lucy,kamu itu sebaya dengan Hendri. Mana mungkin bisa menjadi istri ku,kamu hanya bisa menjadi anak ku saja " jawab Hadinata dengan pelan,dia tidak ingin menyinggung perasaan lucy
"Aku ngak mau jadi anak bapak,aku mau jadi istri bapak. Aku bersedia menikah dengan bapak sekarang, aku sudah siap " ucap Lucy dengan tegas dan tenang .
Hati nya terasa sakit tapi dia berusaha untuk menahan nya, dia benar benar mencintai pria tua didepan nya ini . Memang mereka pantas dikatakan ayah dan anak,tapi lucy ngak mau menjadi anak nya Hadinata .
"Lucy,masa depan mu masih panjang . Lagi pula semua harta ku akan menjadi milik hendri bukan milikku lagi jika hendri menikah,kau tidak akan mendapatkan apa pun. Aku akan menerima rumah utama dan gaji yang dijatah setiap bulan nya ,kau ngak akan bisa menjadi nyonya besar lagi di keluarga Hadinata " jelas hadinata, dia tau kalau setiap wanita hanya ingin harta nya saja
"Aku ngak perduli dengan hal itu,aku ingin menikah dengan bapak karena aku memang mencintai bapak . Walaupun bapak sudah tidak memiliki apa pun,aku yang akan bekerja dan membiayai semua nya. Anda ngak perlu khawatir akan hal itu " ucap Lucy,hati nya kembali sakit karena dianggap menginginkan harta hadinata saja .
Cup
Lucy mencium bibir Hadinata dan mengalungkan kedua tangan nya ke leher Hadinata dengan erat ,Hadinata terkejut dan mata nya semakin melebar. Dia tak percaya jika Lucy semakin berani hingga akhirnya dia merasakan bibir lucy yang manis,dia dapat merasakan kalau lucy mencium bibir nya dengan kaku .
Hadinata yakin kalau ciuman yang dilakukan oleh Lucy saat ini merupakan ciuman pertama nya, membuat Hadinata ikut membalas ciuman itu dan terus menatap mata Lucy yang terpejam .
Bersambung
jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih 😘😘😘😘😘😘
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 132 Episodes
Comments
Tyaz Wahyu
awal yg bagus lucy bnr² sat set wat wet n gaaas puuuol
2024-10-26
2
Ass Yfa
huh... ikutan nyesek Lucy ditolak... jangan menyerah terus maju
2024-02-05
0
Sumi afiz
anak jaman now...gadis belia suka sama yg tua"sugar deddy yang hot jelotot
2024-02-04
0