"Terimakasih kasih umi sudah mau nungguin Nisa disini,maaf belum juga Jadi mantu Nisa sudah ngerepotin umi"
" Sama sama sayang,umi ga merasa direpotkan,kamu tidak Jadi mantu umi pun umi sudah menganggap mu seperti putri umi sendiri,sudah lama umi ingin menjodohkan kalian,tapi Syafiq selalu menghindar kalau diajak bicara masalah Perjodohan ternya diam diam suda mencintai kamu sampai bucin begitu tapi tidak Berani ngomong hehehe"
" Begitu ya mi, Abang orangnya bagaimana umi?kemarin Nisa liat di kantor dingin banget sama karyawan, tapi sama Nisa ka Raihan bisa bercanda"
" Begitulah Abangmu dari dulu begitu,dia bisa cuek sama orang lain tapi tidak dengan orang yang dia sayangi,ya Uda istirahat ya biar cepat sembuh umi tunggu disini"
Saat ini tinggal umi yang menemani Nisa dirumah sakit selah yang lain melaksanakan aktivitasnya masing masing
Dikantor syafik tidak fokus bekerja,dia kepikiran sama calon istrinya, beberapa Terlihat melamun dan diam saja ,dari pada dia membuat kesalahan dalam bekerja dia beranjak dari tempat duduknya dan melangka keluar ,dilobi dia melihat Raihan dan menyapanya
"Bang aku pulang duluan ya"
"Mau kemana ?ini belum waktunya pulang lho Fik"
"Syafiq mau kerumah sakit bang,aku tidak tenang bang dari tadi aku kepikiran si cantik ,tadi subuh dilarikan kerumah sakit"
"Ayo kalau begitu Abang juga mau nengok "
Syafiq kembali kerumah sakit bersama ka Raihan ingin menjenguk calon adik iparnya itu setela Syafiq memberitahunya,tidak lupa mampir membeli makanan ,dan aneka buah, Snack,dan tidak lupa membeli makanan kesukaan umi dan Nisa ,berselang beberapa menit kedua pemuda itu sudah sampai dilobi rumah sakit
Kedatangan kedua pemuda tampan kerumah sakit menarik perhatian orang orang yang melihatnya, apa lagi perawat yang masih mudah banyak yang mengincarnya,Tapi sayang seribu sayang kedua hanya berjalan dengan cuek dan dingin
"Assalamualaikum umi sapa Syafiq sama Raihan menyalami dan mencium tangan umi,sambil berbisik takut mengganggu Nisa yang masi tidak nyenyak"
"waalaikum salam warahmatullahi wabarakatuh sayang sudah pada pulang, itu apa "menanyakan apa yg dibawa Ama Rayhan
"Ini cemilan buat nemenin kita nungguin Dede cantik hehe mi "Keke Raihan sambil melirik adik sepupunya yang mencirikan bibir mendengar ucapan Raihan
"Gimana mi apakah dokter?'
"Nisa positif kena penyakit tipes nak " kata umi sambil melihat kerah Nisa yang mulai terbangun dan melihat ke Syafiq memberi isyarat kalau Nisa sudah bangun dan bergegas menghampiri calon mantunya
"Sudah bangun sayang?ada yang umi bisa bantu nak"
"Iya umi Nisa mau buang air umi ,Nisa juga belum sholat Asar tadi ketiduran"
"Ayo sayang umi bantu kemar mandi'
"Tapi umi , Nisa malu umi"
" Tidak apa apa sayang kita sama sama perempuan,kamu anak umi" kata umi sambil menuntun Nisa ke toilet
" Umi tunggu didepan pintu tidak apa apa kan"
"Iya mi "
Setelah selesaikan hajatnya Nisa keluar menghampiri umi yang menunggunya di depan pintu kembali memapahnya kembali ke bangkar dan melaksanakan sholat sambil duduk karena blm bisa berdiri lama
Itu semua tak luput dari pandangan seseorang yang dari tadi Memperhatikan sambil senyum melihat keakraban antara umi dan calon istrinya,perhatian uminya dan membayangkan kau Nisa sudah tinggal dirumahnya sayang lamunannya terputus Karena dari belakang Raihan menutup kepala dengan jas yang tadi disimpan diatas sandaran sopa
" Sialang Lo bang "Syafiq kesel diisengin sama Raihan
Deg
Nisa kaget ternyata ada orang lain lagi diruangan itu untung dia Masi pake hijab
"Astaghfirullah sejak kapan Abang sama ka Rai disini"
" Sudah lama sebelum Ade bangun ,Abang kesini sama bang Rayhan , bagaimana kabarmu sayang"
"Sudah enakan bang pusingnya sudah berkurang "
"Itu bang Rai bawa sesuatu untukmu"
" Terima kasih ka Rai "kata Nisa melihat Rai lalu menundukkan pandangan lagi
Sebelum magrib umi Uda dijemput Abi pulang istirahat dirumah kasian dari padi jagain Nisa dan sekarang tinggal syafiq dan Raihan yang menemani Nisa sampai ayah bunda pulang, syafiq tidak pernah beranjak dari Rungan Nisa , setelah ayah bunda sampai Syafiq dan Raihan pamit pulang dan akan kembali besok menjemput pujaan hatinya kata dokter besok sudah bisa pulang
Pagi hari syafiq datang menjemput Nisa ,dan membawanya pulang kerumah bersama bunda ,Nisa sudah merengek minta pulang , ayah ga bisa jemput karena subuh tadi ayah sama Abi, berangkat ke kota J
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 219 Episodes
Comments