Deg
"Qo ..Qori Lo ngapain kesini ini ,jangan mengada Ngada ini bukan urusanmu tidak ada sangkut pautnya denganmu "karina kaget dan panik melihat Qori ponakan ayah angkatnya ada di tempat yang sama dengannya
"Jelas ini urusan saya Karina kamu berani beraninya mau mencelakakan orang di tempatku ,bahkan melecehkan seseorang disini bener bener kamu harusnya kamu dilaporin polisi"
"Laporin aja kalau kamu bisa ,gue sudah membunuh ayahmu saja polisi tidak bisa menangkap ku karena ga ada bukti yang mengarah padaku selain itu ada om Barata buana yang akan melindungi ku hehehe "Kekenya
Karina,yang ga sadar kalau apa yang dikatakan barusan disaksikan. Seluruh dunia lewat Siarang langsung yang Qori lakukan sebelum masuk keruangan itu di sosial medianya dengan batuan arina yang berdiri dibalik pintu,dan jg disaksikan oleh seseorang yang selalu memainkan karina lewat video call sengaja cori hubungi pake handphone yang selama ini jarang didiaktifkan
"Bagai mana nyonya Ketty anda sudah mendengar pengakuan cucu kesayanganmu"tiba tiba Qori bertanya pada Oma yang perna ngusir ya demi seorang karina yang sengaja dihubunginya dari tadi lewat panggilan video Tampa sepengetahuan Karina
Deg,
Karina Mendengar namanya nyonya Ketty disebut langsung tegang namun lama dia bisa menguasai dirinya dan ingin menyangkalnya tapi belum sempat mengeluarkan suara empat polisi tiba tiba masuk dan syafik dan Raihan mengikuti dari belakang,Karina melihat orang yang dia targetkan kali ini sudah datang langsung menghampirinya tapi sayangnya dia langsung dihadang Sama.polosi
"Nona Karina Larasati ikut kami anda ditangkap dengan tuduhan pembunuhan beberapa tahun yang beberapa tindak kriminal yang sudah anda lakukan" kata salah seorang polisi
"Tidak boleh begitu pa saya mau meeting dulu itu rekan saya sudah datang "kata Karina dengan pedenya padahal tangannya udah diborgol Tampa dia sadari karena fokus Sama kedua pemuda tampan yang dia klaim sebagai rekannya
"Pede sekali anda siapa yang mau kerja sama sama orang licik seperti kamu ,tidak ada pertemuan ini batal kata Raihan,udah pak bawa aja jangan biarkan dia lolos pokoknya usut sampai tuntas lanjut pada pak polisi"
"Siap pak" kata pak polisi sambil mengangkat tangan hormat lalu lalu pergi membawa Karina ,sama dua suruhan,tapi hanya sebagi saksi dan keduanya nanti kalau masalah sudah selesai nanti dipekerjakan sama Syafiq diperkebunan
Setelah posisi pergi Qori juga ikut pamit kekantor polisi sebagai pelapor, menyerahkan beberapa bukti yang sudah dia kumpulkan selama ini
Sebenarnya tadi Nisa lah yang melapor karena mereka membuat kerusuhan dicafe dan rencana tindak pelecehan tapi ternyata ada kasus pembunuhan ayahnya Qori yang tidak sengaja terungkap bisa memberatkan hukumnya si pembuat onar dan Qori juga sebagai manajer Ummair cafe &rest dia bertanggung jawab mengurus masalah ini , Nisa sudah menyiapkan pengacara yang handal mendampinginya nanti
Syafiq , dan Raihan mau izin ke mushola sama Nisa,dia mau sholat Dzuhur dulu baru mengajak calon istrinya makan siang,tapi Nisa mengajak kelantai paling atas ,biar sholat disana aja sekalian istirahat sambil menunggu makan siang disajikan,Namun baru saja mau masuk lip tiba tiba ada Sabahat ngomel ngomel sendiri disampingnya
"Dasar wanita jadi jadian "kata seseorang yang mengumpat tiba tiba berdiri disampingnya Nisa
"Astaghfirullah calon nyonya Qori bikin kaget aja dari mana Lo" Kata Nisa kesel
Hehehe maaf maaf, Aku tadi jadi kameramen dibalik pintu "gadis itu yang ternyata sahabatnya Nisa
"Maksudnya"
"Coba cek sosial media AA"
Nisa melongo melihat apa yang terjadi diruangan ini di sosial media , langsung viral lagi
" Uma,gimana pasti sedih "
" Uma sudah ga apa apa ada mami ,dia justru senang kasus kematian Abah terungkap,dan pelakunya tertangkap
"Mau kemana Nis"
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 219 Episodes
Comments