Sementara dikamar Daanisah,baru saja menyimpan Al-Qur'an yang baru selesai dibacanya mendengar bundanya mengetuk pintu Tok tok tok
"Masuk aja bund tidak dikunci kok "kata Nisa dari dalam kamar
"Nak pake baju yang rapi dandan cantik baru turun tamu ayah sudah Dateng ingin bertemu denganmu katanya kangen Sama kamu"
"Kenapa harus dandan cantik si Bun kan Nisa dah cantik "
"Nurut sayang,bunda turun dulu jangan lama lama di tunggu dibawa " bunda kemudian keluar dari kamar anaknya
Setelah bundanya turun Nisa lalu menuju lemari mencari baju yang cocok dress warna Navi dan pasmina warna senada dengan motif kembang kecil kecil di pinggirnya lalu memakainya ditambah dengan riasan yang natural membuatnya keliatan lebih cantik dan anggun,merasa sudah selesai dia kemudian keluar kamar dan berjalan menuruni tangga,bunda yang memang duduk nya menghadap ketangga melihat anak sudah turun langsung manggilnya
"Subhanallah anak bunda cantik banget sini sayang Salim dulu Sama Tante Aisyiyah"
"Assalamualaikum Tampa berkedip
" Aih . ....Abang ngapain si lihatin Nisa gitu amat,jaga pandangan Abang bukan Marham "katanya pada pemuda itu membuat semua orang tertawa
"Makanya kalau mau jadi Marham abang kita nikah aja yuk "kata Syafiq
Hehehe "Abang ngajak anak orang menikah kayak ngak belih es krim aja ga ada romantis romantis" kata Nisa
"Mau di romantis sama Abang ? Sabar nanti kalau dah halal"
"Garing bang candaan Abang ga lucu tau..."
Menjedah ucapannya karena mengingat sesuatu
"Bukannya beberapa bulan yang lalu saat Abang ga sengaja ketemu Nisa di mall "
"Waktu itu Abang minta tolong Nisa menemani abang memilih cincin pasangan untuk seseorang yang Abang cintai,iya kan?"
"Siapa juga yang bercanda de, Abang serius dan cewek yang Abang maksud itu kamu sayang upts" kata Syafiq langsung menunduk menutup mulutnya merasa di keceplosan
Membuat Abi dan uminya geleng geleng kepala melihat kelakuan anaknya
Deg
Jantung Nisa berdetak kencang"j ja jadi ma maksudnya? "kata Nisa sambil melihat semua yang ada di ruangan itu satu persatu
" Nak, benar apa yang dikatakan nak Syafiq,dia sudah memintamu sama ayah untuk dijadikan istrinya,gimana menurut mu ?kalau ayah sama bunda serahkan sama kamu mau diterimah atau menolaknya
Nisa diam mencerna ucapan ayahnya tapi belum sempat berbicara Syafiq lebih dulu berkata
"De sudah lama Abang memendam rasa untukmu tapi waktu itu Abang pikir mungkin hanya rasa kasih sayang Abang Ade saja bukan rasa pria ke lawan jenisnya, Abang perna mencoba menepis rasa itu tapi bukanya hilang lama rasa itu makin besar,makanya Abang melakukan sholat istikharah berkali kali minta petunjuk tentang apa yang Abang rasakan Alhamdulillah Allah memberi aba petunjuk lewat mimpi kita sholat berdua Abang sebagai imam Ade"
,Nisa mendengar itu Tampa terasa air matanya mengalir dalam diamnya
"De maukah kau menjadi istri satu satunya,menjadi ibu dari anak anak abang mendampingi, Abang sampai akhir hayat WILL YOU MARRY ME" sambil melihat kearah Nisa tapi dia melihat Nisa menangis sambil menggenggam tangan bundanya
" Ade kenapa menangis ,Abang tidak memaksa Ade tidak apa apa kalau Ade mau menolak Abang yang penting Ade jangan benci Abang ya"
"Bukan begitu bang,Nisa cuma terharu apa yang ada dalam mimpi Abang sama seperti mimpi yang sering mengganggu tidur Nisa akhir akhir ini, Nisa juga Siring mimpi sholat di imami Sama Abang" kata Nisa sambil menghapus air matanya
"Masyaaallah nak apa benar begitu?"
"Iya yah"
"Jadi bagaimana mana nak apa kamu menerimah anak Abi"
Nisa diam saja belum menjawab pertanyaan Abi rahman "ya Allah kalau mimpi itu jadi petunjuk bagi mau jdi istri abang,tapi aku belum siap untuk menikah gimana ini kata Nisa dalam hati
"Ga apa apa bie jangan dipaksa mungkin dek Nisa bukan Jo... "
"Bismillahirrahmanirrahim insyaallah Nisa menerimanya bie"kata Nisa memotong ucapan syafiq
Alhamdulillah kata Mereka serempak
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 219 Episodes
Comments
siti Hasanah
kok bisa sama tu mimpi nya...
2024-02-26
0