Setelah Nisa ngobrol sama ke dua orang tuanya Nisa pamit lebih dulu kekamar untuk sholat isya setelah itu dia berjalan ketempat tidur tapi belum sempat duduk dipinggir tempat tidur Handphone berdering Nisa lalu beranjak mengambil handphone belum sempat keluarin dari td,melihat banyak panggilan tak terjawab dari Syafiq langsung menjawab
"📞 assalamualaikum de Lagi ngapain dari tadi. Abang ngebel tapi ga diangkat "kata syafiq disebrang sana
"📞 Waalaikum salam warahmatullahi wabarakatuh bang maaf habis ngobrol ngobrol Ama ayah bunda kenapa bang" kata Nisa
"📞Ga apa apa sayang aja habis chat Abang ga dibales, ditelpon juga tidak diangkat, takut Ade kenapa Napa ,entah kenapa perasaan Abang tidak enak kepikiran Ade terus apa Lagi Abang liat Ade tadi di mobil kayaknya lelah banget "kata syafiq di ujung sana
"📞 Nisa tidak apa apa bang tidak usa khawatir ,Abang istirahat ya besok pagi Abang harus kerja,Nisa juga mau istirahat selamat malam.ya bang assalamualaikum mimpi indah bang" kata Nisa
"📞Iya sayang Ade istirahat ya selamat malam waalaikum salam ,kalau ada apa apa hubungi Abang ya" kata syafiq menutup telponnya lalu mereka pun tidur
Jam 3 subuh Syafiq mimpi buruk dalam mimpinya mendengar suara Nisa merintih menahan sakit ,dia langsung bangun
"Astaghfirullah adzim ada apa ini kenapa aku Mimpi de Nisa ,kenapa dia merintih aja ,langsung melihat jam suda jam 3,mending aku mandi lalu sholat dulu"
Setelah sholat dia mengambil ponselnya lalu menelpon calon istrinya, tapi tidak diangkat sampai panggilan tiga kali tapi belum diangkat, sambil dia keluar kamar melihat layar handphonenya ternyata ada abinya mau siap sholat subuh ke masjid
"Kamu kenapa nak Kayaknya ,apa yang mengganggu pikiranmu" tanya Abi Rahman
Kemudian syafiq menceritakan mimpinya ikut khawatir
"Coba kamu telpon Lagi siapa tau udah bangun "
Kemudian syafiq bel lagi , tapi tetap sama
"Belum diangkat bie"
"Bentar tunggu Abi hubungin ayahnya dulu "
Lalu Abi menelpon ayah Rasyid dan menceritakan apa yang sampaikan Syafiq , ternyata benar apa yang diimpikan Syafiq nyata adanya Nisa merintih di kamarnya dia demam tinggi dan dilarikan ke RS terdekat
keluarga Rahman mendengar Nisa dilarikan ke RS terdekat langsung bergegas menuju rumah sakit,terutama syafiq dari semalam mencemaskan calon istrinya, setelah mobil terparkir dengan sempurna Syafiq berlari ke UGD meninggalkan keluarganya yang baru turun dr mobil membuat orang tuanya Geleng geleng
"anak itu sudah bucin akut ya bi"
"Ikatan batin mereka kuat banget ya mi berjalan sambil menyusul syafik"
"Assalamualaikum Bun "syafiq menyapa bunda dengan ngos-ngosan efek lari dari parkiran
"Waalaikum salam warahmatullahi wabarakatuh masyaaallah nak syafik sini sini duduk dulu kenapa lari lari"
"Iya Bun ,gimana de Nisa Bun ?"
"Nisa sudah ditangani sama dokter nak "
" Bunda sendiri ayah mana Bun?"kata Syafiq
"Ayah ngurus administrasi Nisa "kata bunda Dengan raut muka sedih
Ga lama pintu UGD terbuka syafiq dan bunda langsung berdiri menanyakan putrinya
"Bagaimana putri saya dok"
" Dia baru saja siuman ,HBnya sangat rendah dan, cuma itu yang bisa sampaikan pada kalian kita tunggu hasil keluar , saya tinggal dulu ya Bu permisi kalau mau liat tunggu dibawa keruang perawatan"
"Baik dok terimah kasih "
"Assalamualaikum"sapa Abi Rahman dan umi Aisyah"baru sampai
"Waalaikum salam warahmatullahi wabarakatuh bang,mbak/Abi umi"balas bunda dan syafiq
"Gimana keadaan Nisa dek"
"Dia sudah siuman mbak ,tinggal dipindahkan keruan perawatan,baru bisa ditengok "
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 219 Episodes
Comments
Efvi Ulyaniek
ini bacanya harus dg ilmu yg tinggi...lha pertanyaan bundanya sama jawaban dokter nyambung ga ada titik koma ga ada tanda petik ga ada sepasi... embohlah dan anehnya Saiya masih tetep baca py jal😀😀
2024-01-19
3
Efvi Ulyaniek
cerita bagus tp kata"nya amburadul....sdh ada kata ada tanya...
2024-01-19
0