"Silahkan duduk" kata seorang pria tua berumur lanjut usia tersebut mempersilahkan Asraf yang tepat berhadapan dengan nya..
"assalamu'alaikum wa rahmatullah" Kata Asraf Setelah duduk
"wa'alaikumussalam wa rahmatullahi wa barakatuh" Kata Pria tua itu menjawab salam dari Asraf..
Kreeek
Pintu terbuka dengan beberapa pelayan membawakan makanan makanan lezat dan mengunggah selera..
"kamu pasti mengetahui saya. Saya adalah Ron dan Sekaligus Head of Jonathan Family" kata Pria tua itu yang ternyata adalah Ron.
Asraf tentu tahu bahwa orang itu adalah Seorang pria bernama Ron yang telah dirinya tunggu-tunggu dari siang hari..
"Saya tidak tahu bagaimana Selera anda tapi sebagai Tuan Rumah. saya telah memberi perintah kepada Kepala Koki untuk membuatkan makanan terbaik untuk anda. Silahkan" kata Ron dengan tersenyum tulus terlihat oleh mata Asraf..
namun asraf sedikit enggan menyentuhnya karena setiap makanan yang lihat malah teringat masyarakat Palestina terutama yang di Gaza. tempat ia tinggali sering terjadi kelaparan dan terputus nya bantuan internasional sehingga terjadinya kelaparan dan kurangnya gizi anak-anak Gaza Palestina...
Ron yang melihat itu hanya tersenyum..
"Saya tahu bahwa anda akan mengingat seluruh Masyarakat yang berada di Palestina namun saya sebagai Tuan Rumah sungguh mewajibkan Tamu saya harus makan apa yang saya berikan karena saat ini saya sedang berusaha memuliakan seorang tamu!" kata Ron dengan tegas
"Setiap makanan yang anda lihat akan sama seperti yang akan di seluruh Palestina karena melalui Jonathan Fondation akan memberikan 3 juta bantuan makanan dan obat-obatan. jadi bisakah anda makan sekarang. Tuan Asraf?" Kata Ron dengan penuh ketegasan disetiap ucapannya..
"Maafkan saya apabila saya sebagai Tamu tidak menggenakan hati anda sebagai Tuan Rumah. Saya akan makan setelah mengetahui anda akan membalas rasa sedih hati dalam diri saya ini" kata Asraf dengan tersenyum lalu mengambil sendok untuk makan..
1 Jam kemudian..
Tidak ada obrolan selama makan dan keduanya fokus sepenuhnya dalam menyantap makanan tersebut dengan nikmat tanpa terburu-buru..
"Alhamdulillahil Ladzi ath-amanaa wa saqaana waja'alanaa minal muslimiin" keduanya bersama-sama mengucapkan Alhamdulillah..
setelah beberapa menit barulah Para pelayan kembali datang dan membersihkan seluruh area meja makan
"Tempat kita berbicara tidak disini" Kata Ron dengan tersenyum yang juga dituntun bersama Rozi
"Asraf. kedatangan mu kesini adalah bukanlah sesuatu yang sederhana melainkan saya juga ingin bekerjasama dengan mu" kata Ron
"kerjasama apa yang anda inginkan dari kami?" Tanya Asraf yang berjalan dibelakang Ron..
"tim unidentification information kami telah menemukan minyak sebesar 987.2 Juta kubik berada di laut Gaza atau tepatnya 3 jam dari perbatasan Antara Gaza Palestina dan Mesir" Rozi menjawabnya untuk mewakili Ron
"lalu jika anda menemukan sumber daya bukannya anda bisa langsung mengexploitasi hal tersebut tanpa bantuan kami?" Tanya Asraf yang sedang berpikir apakah ini jebakan atau bukan..
"Benar. apa yang kamu katakan. Asraf. keluarga Jonathan memiliki pasukan Militer tersendiri dan itu telah diakui oleh PBB internasional namun bagi kami setelah diakui oleh pihak internasional membuat setiap operasi kami akan dinilai oleh masyarakat internasional dan apakah militer keluarga Jonathan adalah teroris atau sekedar menjaga kedaulatan dari Keluarga Jonathan atau sekedar memanfaatkan momentum kekuatan yang kuat dalam mengexploitasi kepada entitas yang lemah?" kata Ron
Asraf yang mendengar ini tidak sepenuhnya mengerti bagaimana Dunia internasional bekerja namun selebihnya Asraf paham bahwa ruang gerak Militer keluarga Jonathan tidak dapat bergerak bebas setelah diakui oleh banyak negara di PBB tersebut..
"saya bisa bekerjasama dengan pihak Pemerintah Israel untuk Minyak tersebut dan Israel tetapi itu sama saja saya akan mengkhianati umat Islam di seluruh dunia termasuk mengkhianati agama Allah" kata Ron melanjutkan ucapannya..
"jika bekerjasama dengan pemerintah Zionis Israel tersebut. secara tidak langsung Keluarga Jonathan adalah pembunuh Masyarakat tidak bersalah!" kata Ron dengan menggertakkan Gigi-gigi nya tersebut..
"Tuan Ron. saya telah mengerti bagaimana perasaan anda dan dukungan anda terhadap Palestina dan saya berharap bisa mewakili seluruh rakyat Palestina untuk berterimakasih tapi Saya bukanlah seorang pejabat penting dalam hal ini namun saya hanya seorang pemimpin pejuang dari salah satu kelompok pejuangan kebebasan tanah air Palestina tetapi Jika berbicara sebagai kepala pejuang dari kelompok yang saya pimpin. izinkan saya mendengar bantuan apa yang anda berikan dan apa yang kami akan lakukan dalam mendapatkan bantuan anda?" Kata Asraf dengan penuh ketegasan dan menunjukkan bahwa dirinya juga adalah orang berwibawa dan cerdas..
"Saya memiliki dua skema. dan salah satu adalah hal umum. anda mengalahkan Israel dalam penuh hingga menendang mereka dari kursi anggota tetap di PBB dan anda harus menjadi pemimpin Palestina untuk menggantikan posisi kursi anggota tetap di PBB sebagai Palestina merdeka" kata Ron
"dalam perjuangan anda akan dibantu dengan Stok bantuan dengan atas nama kemanusiaan.. walaupun terbatas namun keluarga Jonathan memiliki kekuatan politik dalam menekankan PBB untuk memberi izin dalam menyalurkan bantuan tersebut" kata Ron
"setiap bulan. saya akan mengirim dukungan Finansial sebesar US$12.729 Miliar Dollar atau setara 198 Triliun Rupiah dan saya berharap dukungan finansial ini dapat sebaik-baiknya mungkin dalam mengumpulkan kekuatan dann politik" kata Ron
"dan skema kedua. anda menikahi Anak saya dan menjadi Kepala keluarga dari Jonathan Family dan jug harus siap menjadi Jendral atas pasukan militer pribadi keluarga Jonathan sebesar 1.5 Juta prajurit" Kata Ron dengan menjelaskan skema kedua
"Me--Men-Menimahi Anak anda?" Kata Asraf yang sepenuhnya terkejut mendengar hal tersebut..
...----------------...
...BYE...
...----------------...
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 100 Episodes
Comments
nomor 2
menimahi apa babi
2024-01-13
1