Telah banyak bercerita pada akhirnya Athan harus kembali menemui Tuan nya tersebut..
"Semua senang bertemu kalian namun pertemuan kita cukup sampai saat ini. semua pesan Tuanku sudah diterima dan mewakili Tuan Asraf. kami berharap anda berdua tidak akan pernah untuk berkhianat karena Penghianatan itu adalah hal yang dibenci oleh seluruh manusia termasuk Saya dan Tuan Asraf!" kata Athan dengan mengintimidasi lawan bicara nya tersebut..
GLEK!
Durovic bersaudara bisa merasakan keseriusan dari Athan selaku utusan Tuan nya itu..
sebelum keluar dari ruangan, Athan menyuruput teh yang disediakan oleh durovic
'Menolak Rejeki tidak baik' Gumam Athan yang terus minum Teh hangat tersebut hingga habis..
"saya tidak perlu diantar. terimakasih" kata Athan yang melihat keduanya hendak berdiri dan pastinya Berniat mengawal hingga ke lobby perusahaan..
"Ta-tap-" ingin mikhail bersuara tapi terpatahkan oleh fakta yang dikeluarkan oleh Athan
"ini tetap masih dalam gedung. apa ada dalam gedung?? ada itu pun bank. Haha" kata Athan dengan tertawa kecil
Athan pun pergi menuju lobby bersama resepsionis yang membawa nya
"Terimakasih telah mengantarkan saya" kata Athan tak lupa berterimakasih.
"tidak masalah Tuan!" kata Fatin menunduk malu karena tidak mengetahui bahwa sosok disampingnya adalah oran melayani orang besar..
-Flasbhback off-
Saat ini Asraf bersama Fathan. chez dan Reza sedang rapat mengenai 2 hal
"Reza. aku minta bersama bawahan mu untuk menyelidik apa aja kelemahan musuh dari senjata vital Musuh kita. seperti senjata teringan dan terberat mereka. berapa lama mereka melakukan persiapan militer dari jumlah Militer musuh yang siaga dan siap tempur dan juga Jumlah militer cadangan musuh. kita tidak boleh melewatkan informasi musuh sedikit pun!" kata Asraf
"catat dan buktikan dengan foto-foto kamu akan dapatkan. Reza. ada kemungkinan mereka menggunakan bahan berhulu ledak tinggi atau Nuklir yang simpan disuatu tempat. dan tugas ini khusus untuk mu. Reza!" kata Asraf melanjut..
"Segera saya laksanakan Tuan! mohon doa dan restu dari para rekan dan Tuan sekalian!" kata Reza dengan tegas menjawab panggilan tugas tersebut..
"untuk mu Fathan. beli sebanyak mungkin Ambulan di kartu ini dan arahkan lokasi ke sini" kata Asraf menunjukkan sebuah peta yang tidak jauh dari posisi pantai
"Izin bertanya. Tuan!" kata Fathan meminta izin
"Izin diberikan!" kata Asraf
"berapa jumlah yang sekiranya kartu ini dapat membeli Ambulan? dan berapa ukuran mobil ambulan? dan kenapa ambulan-ambulan itu nanti mengarahkan peta yang ditunjukkan oleh Tuan?" Fathan pun kembali menyerahkan 3 pertanya sekaligus
"Pertanyaan bagus!. kartu di kartu ini terdapat US$ 663 Ribu (Rp: 10.3 Miliar Rupiah) dan setidaknya kita membutuh 500 ambulan. hitung 1 Ambulan adalah US$12.936 Ribu Dollar jika dikali 500 maka kita akan mengeluarkan US$ 3.864 Juta Dollar dan sisa dari dana kartu ini kamu gunakan untuk lebih memodernisasi ambulan tersebut" kata Asraf
"pertanyaan kedua dan terakhirMu. di tempat ini Conor telah menyiapkan rumah sakit lebih modern yang ia ciptakan di dunia nya dan itu tidak akan terdeteksi oleh radar atau mata manusia manapun dan demi menjaga kerahasiaan Dunia Conor. Mata Setiap pasien akan di dibuat seperti mereka melihat rumah sakit yang seperti mereka lihat pada rumah sakit pada umumnya" Asraf meniawab sambil menunjuk peta yang telah dilingkari..
"apakah ada pertanyaan?" Tanya Asraf
"izin bertanya Tuan" kata Reza dengan mengangkat tangan
"Izin diberikan" kata Asraf
"Tuan. apabila prajurit bawahan ku telah mengumpulkan informasi penting dan vital apa kita akan menyerang?" Tanya Reza
"Tidak. kita tidak akan menyerang musuh. kita masih membutuhkan Banyak hal untuk memulai untuk sementara. kita dapat menjual beberapa informasi penting musuh kepada gerakan Palestina lain disekitaran Gaza" Asraf menjawab
"apakah maksud Tuan menggunakan Informasi dan mereka lah yang menguji kekuatan musuh sementara kita hanya menilai apabila salah satu gerakan Palestina lainnya berperang?" Kata Reza mencoba menebak pola pikir Asraf
"mungkin ini adalah cara terkeji dan mungkin juga aku tidak ada bedanya dengan zionis itu tersebut namun hanya cara imi kita bisa melakukan penilaian musuh tanpa memakan korban dipihak kita dan 500 ambulan sebelum nya adalah cara ku meminimalisir korban Masyarakat Gaza. rencana ini telah ku konsultasi kan bersama Conor dan presentase kita dapat melihat kekuatan musuh secara sungguhan adalah menggunakan cara ini. bagaimana pendapat kalian?" Kata Asraf menatap Ketiga prajurit bawahan nya tersebut
...----------------...
...BYE...
...----------------...
Author:
Gimana nih? apakah cara Asraf itu licik dan keji apa rencana tersebut masih di toleransi kan?
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 100 Episodes
Comments
Halu
kenapa gak pasang iron dom
2024-05-24
0
miyamura kun~
walaupun ga ngerti bacanya tetap gas AE lah 🗿👍
2024-03-14
2
nomor 2
bentar bentar itu ambulans kelas apa dulu kalo kelas tinggi harga nay 250/100ribu dolar
2023-12-08
2