"Baiklah. kamu bisa keluar daj tunggu perintah ku selanjutnya nanti" kata Asraf memberi titah kepada Reza..
"Baik TuanKu. Tolong panggil Saya apabila perintah telah turun!" kata Reza dengan menunduk sebagai bentuk hormat lalu perlahan mundur untuk pamit..
"Haaaaaah" Asraf menghelas nafas setelah Reza keluar dari ruangan nya tersebut..
'propaganda ya? apakah menurut mu akan bagus apabila aku mengerjakan misi ini kedepannya?' Tanya Asraf
Asraf berusaha bijaksana dalam mengambil keputusan Ya atau tidaknya sebuah misi dan Asraf yakin setiap misi yang diselesaikan akan berdampak nyata pada Dirinya dan sekitarnya..
[Pada umumnya. Misi ini adalah misi propaganda yang dimana. anda mencuri dan menjual kepada negara yang memusuhi musuh anda dan anda bisa menggunakan media Aizrah untuk membocorkan hal itu ke publik. Gunakan atas nama musuh anda sekalipun anda membenci menggunakan nama tersebut tersemat dalam proses penyelesaian misi ini] kata Conor menjawab dengan sangat detail beserta gambar-gambar yang ia tunjukkan di layar biru tepat dimata Asraf..
Asraf belum begitu puas dengan jawaban dan akhir dari misi ini dan bagaimanapun kekuatan Kelompok-kelompok pejuang Palestina belum seimbang layaknya sebuah negara pada umumnya..
'inteligen negara dimana pun akan mengetahui bahwa itu adalah sebuah propoganda yang buruk namun juga akan menguntungkan kepada pembeli Rudal Nuklir dan dapat digunakan apabila sang pembeli merasa dirugikan dan menyerang wilayah Gaza. apakah aku bisa menolak misi kali ini?' Kata Asraf dengan penjelasan nya dan Asraf sendiri berusaha mengimbangi Conor dalam memberikan alasan lebih logis..
5 menit kemudian
Asraf belum mendapatkan jawaban apapun dari Conor namun juga Asraf memikirkan jalan lain yang terbaik dari yang sebelumnya..
'sepertinya Jalan ini yang benar' gumam Asraf setelah menemukan jalan yang baru saja ia pikirkan..
'Nah Conor. izinkan aku bertanya tentang misi kali ini' kata Asraf
[Silahkan Tuan!] Kata Conor menjawab..
'Misi ini dapat dilakukan dengan cara apapun paling tidak Propaganda tetap berjalan walaupun cara nya berbeda-beda?' Tanya Asraf..
[BENAR!] Kata Conor dengan layar biru memunculkan centang hijau..
Asraf mendengar itu pun tersenyum..
Asraf pun mengambil handphone nya dan mengetuk sebuah panggilan..
1 Minggu Kemudian - 25 Februari 2019
"Bagaimana? apa kamu bisa meniliti nya. Bel?" Tanya Asraf kepada seorang perempuan bernama Panggilan Bel
Perempuan berambut merah dan bermata biru dengan tinggi 6'7 sedang meniliti sebuah cetak biru yang 1 minggu lalu telah Asraf berikan..
"TuanKu. Saya telah meniliti dan memiliki cara untuk membuat dan menambah kekuatan daya ledak serta mengurangi potensi daya tembak yang meluas" kata Bel perempuan itu berkata
"itu sungguh menakjubkan. Saya tidak menyangka diantara 700 orang ternyata kamu menyempil diantara nya. Hahaha. ini menakjubkan" Kata Asraf dengan sedikit tertawa
sesuai dengan Perkataan Asraf. Bel atau Belgevre Feza Rodri atau juga bisa dikatakan adalah seorang perempuan jenius berasal dari keluarga latin Amerika - Eropa namun dunia tidak menyadari bahwa Bel adalah perempuan yang sangatlah jenius tetapi sayangnya dia adalah perempuan Introvert sehingga tidak ada satupun pemerintah dunia yang menyadari hal tersebut kecuali Conor. entah bagaimana Conor meyakini untuk Bel namun yang jelas Asraf perpikir adalah bekerjasama dengan Belgevre adalah hal bagus untuk penelitian dan penilaian kelayakan senjata yang akan digunakan oleh HAmas dan para pejuang lainnya nanti..
"TuanKu. Saya sudah menduplikasi semua informasi yang anda serahkan kepada saya tetapi bagaimana kita akan memproduksi sebuah nuklir atau sejenisnya tanpa diketahui oleh musuh?" Kata Bel dengan perasaan bingung..
"Jangan khawatir. untuk tempat produksi aku telah menyempurnakan untuk menempatkan senjata pamungkas kita nanti untuk mereka" kata Asraf lalu keluar dari ruangan dengan keren dan berkelas
'lalu negara mana yang mungkin memiliki potensi propaganda besar untuk kemajuan misi ku dan tidak memiliki efek domino untuk dunia dan Wilayah Palestina?' gumam Asraf bertanya-tanya
"Bel. Lanjut Penelitian mu hingga nanti nya siap produksi dan bisakah kamu meneliti bagaimana mengatasi radiasi nuklir itu sendiri apabila ditembakkan?"Kata Asraf bertanya
"Tentu Tuan saya bisa melakukan apapun selama saya memiliki informasi penting terkait sesuatu yang akan saya teliti pada selanjutnya" kata Bel
"namun saya tidak dapat bergantung diri dan anda pun juga. saya mohon Carikan saya seseorang yang setia pada anda dan dapat bekerja di lab kecil ini" kata Bel melanjutkan
asraf hanya mengangguk lalu dirinya pun pamit dari lab kecil tersebut..
'dimana aku akan mencari orang-orang hebat ini?' gumam Asraf bertanya-tanya
'Conor. apakah kamu dapat membantu saya perihal ini?' Tanya Asraf yang berharap Conor dapat membantu nya.
[Saya belum dapat membantu apapun secara penuh karena level saya belum memenuhi syarat. selama saya berada di level 1 hingga 5 maka diri saya terprogram secara teratur!] kata Conor
Asraf mendengar itu sedikit muram
'benar kamu telah terprogram dan tentu kamu tidak dapat membantu saya' gumam Asraf dengan sedikit nada kecewa
Asraf yang berjalan beberapa langkah tiba-tiba berhenti
'terprogram Ya? hmm mari kita coba' gumam Asraf dengan tersenyum aneh
...----------------...
...BYE...
...----------------...
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 100 Episodes
Comments
miyamura kun~
naicee
2024-03-14
1