"baik lah jika demikian,nak Aurora kami akan mengeluarkan surat pernyataan yg menyatakan nak Aurora pantas memasuki sekolah dasar"ucap kepala sekolah sambil mengetik di laptop miliknya.
"nanti tolong serahkan kepada orang tua mu atau wali mu yah nak"ucap kepala sekolah.
"boleh aku meminta tolong??"ucap Aurora yg membuat kedua wanita dewasa itu menoleh ke arah Aurora.
"Yaya ingin merahasiakan dulu dari keluayga Yaya,jadi untuk 2 hayi ke depan Yaya akan tetap datang ke sekolah,tapi Yaya tidak belajay melainkan pergi ke suatu tempat.bisa kan??"ucap Aurora.
"nak Aurora ingin kemana??"ucap ibu tita.
"uhhkkk....banyak tanya amat sih,tinggal jawab iya.apa susahnya" omel Aurora di dalam hati.
"sebenyainya Yaya punya kenalan nenek yg tak jauh dari sekolah ini,Yaya lihat dia selalu kesepian"ucap Aurora berbohong.
"ohh..begitu baik lah"ucap kepala sekolah.
bel pulang sekolah sudah berbunyi, Aurora membawa tasnya berjalan menuju gerbang.
sesampainya di gerbang pak Lan yg tak lain kepala pelayan di mansion menjemput Aurora.
"nona kecil selamat siang,silakan masuk"ucap pak Lan.
"teyimakasih paman Lan"ucap Aurora lalu masuk ke dalam mobil.
sepanjang perjalanan hanya keheningan yg tercipta di dalam mobil,pak Lan sangat ingin berbincang kepada Aurora namun saat melihat raut wajah nona nya yg kelelahan ia mengurungkan niatnya.
"2 hari seharusnya cukup untuk ku menjerat puluhan anggota dan membentuk kelompok mafia" batin Aurora.
"hufff...sungguh repot masuk ke tempat mengerikan itu,tak hanya gurunya yg cerewet,permainannya sungguh mengerikan jika di lakukan oleh ku" batin Aurora
"woamm....aku sangat ngantuk" baru Aurora lalu perlahan-lahan kelopak matanya yg indah tertutup,alhasil Aurora tertidur sepanjang perjalanan.
****
rey menatap ke arah foto mendiang istrinya.
semalam Rey bermimpi istrinya yg menyuruh dia menjaga,dan memberi kasih sayang kepada putri mereka.
"aku akan berusaha sayang"ucapnya.
-
-
pada malam hari jam 7 P.M.
"Marko apakah agenda ku sudah selesai?"ucap rey
"sudah Tuan "ucap Marko
"hari ini kita pulang ke mansion"ucap Rey yg membuat Marko sukses menjatuhkan buku agendanya.
"tuan anda..."ucap Marko.
"aku tak mungkin terus menerus menghindar,istri ku tak akan menyukai sikap ku seperti ini"ucap Rey.
"baik tuan,saya akan menyiapkan mobil untuk tuan"ucap Marko bersemangat.
"akhirnya tuan besar dapat sedikit demi sedikit kembali seperti dahulu kala" batin Marko.
-
-
kedatangan Rey kembali ke mansion membuat mansion di sibukkan oleh para pelayan yg membersihkan kamar dan juga menyiapkan makan malam untuk Rey.
vino yg baru keluar dari tempat gym merasa heran dengan apa yg para pelayan lakukan.
"pak Lan apa yg terjadi??"ucap vino.
"ahh..selamat malam tuan muda.ini tuan besar kembali ke mansion,sekarang dalam perjalanan"ucap pak Lan.
"ehh... Daddy pulang??"ucap vino.
kemudian vino berlari ke arah kamar irrvin dan mengetuknya.
"masuk"ucap Irrvin.
vino masuk dan melihat irrvin baru saja selesai mandi dan duduk di depan komputer miliknya.
"bang..bang...gue punya berita baru buat Lo"ucap vino.
"apaan sih,Lo ganggu gue mantau perusahaan yg baru gue bangun"ucap Irrvin.
"yaelah bang.... bentar Napa Lo dengerin ini berita lo pasti nanti terkejut"ucap vino.
"katakan"ucap irrvin datar.
" Daddy pulang ke mansion"ucap vino yg membuat irrvin menatap vino tajam.
"kau jangan membohongi ku vino,atau kau akan ku lempar dari lantai tiga ini"ucap irrvin.
"oh ayolah bang gue gak bohong,gue sendiri nanya sama pak Lan.kalo gk percaya tanya sendiri"ucap vino
irrvin berlari keluar dari kamarnya dan turun mengunakan lift.bertepatan dengan terbukanya pintu lift,Rey dan Marko memasuki pintu mansion
TBC
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 152 Episodes
Comments
Yumi Modeong Kiay
terlaluuu LEBAYY😒
2025-01-02
0
Oi Min
wes sadar kwe tuan Alexander??
2024-08-01
2
Ani Ani
dah sedar lah tu
2024-07-31
0