Aurora turun ke bawah untuk makan bersama kedua kakak laki-laki nya.
pintu ruang makan di buka untuk Aurora.
"selamat pagi princess"ucap kedua remaja yg sedang duduk di kursinya masing-masing.
"selamat pagi Abang ivin,kak vino"ucap Aurora sambil menampilkan senyumannya.
irrvin dan vino sudah rapi memakai almamater khas SMA mereka
irrvin sekarang sudah menduduki bangku kelas 12 di umurnya yg baru 11 tahun.
sedangkan vino menduduki kelas 11 di usia 10 tahun.
Aurora sampai di kursinya.
"silakan duduk princess"ucap vino membantu Aurora duduk di kursinya.
"terimakasih kak"ucap Aurora.
"kamu harus banyak makan sayur yah princess"ucap vino.
"tak hanya sayur kamu juga harus memakan lauknya Rara"ucap Irrvin sambil meletakkan lauk ayam goreng yg sudah ia cincang dan ia pisahkan dari tulangnya ke piring Aurora.
"terimakasih Abang ivin"ucap Aurora.
setelah mendapatkan kata terimakasih dari Aurora keduanya semakin bersemangat dan mengambil beberapa jenis makanan lagi.
sedangkan para maid yg melihat itu hanya tersenyum, karena pemandangan seperti itu sudah menjadi kebiasaan kedua tuan muda mereka ketika makan.
"stopp...sampai kapan Kelian memasukkan banyak makanan ke piying Yaya??apa kalian ingin Yaya menjadi gendut sepeyti gajah??!!"ucap Aurora yg jengah melihat kelakuan keduanya yg tak ingin mengalahkan.
"dia yg memancing ku duluan"ucap vino menunjukkan ke arah irrvin.
"kau yg duluan"ucap Irrvin menatap tajam vino.
"sudah-sudah....apa kalian ingin membuat mood makan Yaya hilang??"ucap Aurora sambil menatap tajam keduanya.
alhasil keduanya terdiam dan kembali fokus ke piring mereka sendiri.
"hhuff......aku tak habis pikir dengan jalan pikiran kedua manusia ini,apalagi Abang irrvin meski berwajah datar tapi kelakuannya minus" batin Aurora yg mulai menyantap makanan khas gunung yg di buat irrvin dan juga vino.
setelah selesai makan Aurora menatap kedua kakaknya itu.
"Abang ivin....kak vino yaya mau sekolah"ucap Aurora yg sukses membuat kedua kakaknya yg sedang meminum air menyemburkan air ke arah satu sama lain.
"sialan kau bang....ngapain Lo sembur gue"ucap vino marah.
"kau juga brengsek"ucap Irrvin datar lalu mengelap wajahnya dengan tisu.
"Rara..bisa kamu ulangi apa yg kau katakan tadi??"ucap irrvin kepada Aurora.
"Yaya ingin sekolah"ucap Aurora.
karena semalam ia sudah merancang tak tik untuk membangun organisasi mafia barunya secepat mungkin.jadi dia harus keluar dari pengawasan kedua kakaknya itu.
"tidak!!!"ucap keduanya serempak.
"kenapa??Yaya gk boleh sekolah??"ucap Aurora dengan menampilkan wajah sendunya.
"hahhh....boleh tapi Rara harus sekolah di rumah"ucap vino.
"kenapa??sedangkan Abang ivin dan kak vino boleh sekolah di luay sepeyti yg lain"ucap Aurora dengan mata berkaca-kaca.
"Rara....kita cuman gak mau kamu kenapa-kenapa"ucap Irrvin.
"cih kalau begini harus jurus andalan ini untuk melumpuhkan dua orang ini" batin Aurora
"huaaaa.....Yaya benci dengan Abang ivin dan kak vino huaaa..."tangis Aurora.
DEGH......
jantung irrvin dan vino seakan-akan berhenti berdetak ketika mendengar apa yg di katakan Aurora.
"TIDAKK!!! mohon jangan benci kami Rara"ucap keduanya yg langsung sujud di depan Aurora.
jauh di dalam lubuk hati Aurora tertawa melihat apa yg di lakukan kedua saudaranya itu.
"hiks...jadi Yaya boleh sekolah yah??"ucap Aurora.
"Yap...tentu saja boleh"ucap keduanya serempak.
"rencana berhasil" batin Aurora tersenyum penuh kemenangan.
TBC
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 152 Episodes
Comments
Nita123
maaf kak apa ini GK salah, bukanya tadi abangnya umur 8 Thun yaa atau aku yg salah yaaa🫣🫣
2025-01-28
0
Andriyati
kalau boleh saran cadel nya di ganti huruf Y nya kakak jadinhuruf L baru terasa seperti balita sungguhan yg ngomong
2025-03-19
0
Land19
pandai berakting kamu ra
2024-09-19
0