MAAFKAN AKU

Logan terus saja memikirkan apa yang dikatakan oleh Vin. Bayinya tak ada lagi, bayinya tak ada lagi.

Apa Alina telah menggugurkannya? - batin Logan.

Logan menggelengkan kepalanya. Ia masih yakin kalau Alina tak mungkin hamil. Meskipun ia melakukan dengan kasar pada Alina, tapi ia tetap berhati-hati dengan membuang benihnya di luar. Jadi tak mungkin Alina akan hamil.

“Vin dan Richard pasti hanya menakut-nakutiku saja ,” gumam Logan di dalam ruang kerjanya di Perusahaan Ruiz.

Saat ini Logan sudah kembali memimpin perusahaan, sementara Dad Darius masih menemani Flo di rumah sakit.

Kebenaran yang didapatkan oleh Logan, bahwa Flo adalah benar Mommy kandungnya, justru semakin membuatnya kacau. Bukan rasa bahagia yang ada, tapi kegelisahaan tentang apa yang telah ia lakukan pada Alina.

Namun, terbersit suatu rasa yang tak bisa ia jabarkan. Rasa di mana dirinya kembali merasa lengkap. Ia memiliki kedua orang tuanya. Hanya saja masih ada sebuah lubang di dalam hatinya.

Logan menghela nafasnya kemudian menutup semua berkas-berkas kerjanya. Ia memutuskan untuk kembali pulang ke Mansion. Ada kerinduan di dalam hatinya pada rumah itu, karena masa kecilnya hingga remaja, banyak ia habiskan di sana.

**

Saat melangkahkan kakinya masuk ke dalam rumah, ia melihat Dad Darius sedang membantu Mom Flo. Pria itu mendorong kursi roda dan memasuki sebuah ruangan di lantai bawah, yang Logan ketahui adalah kamar tidur tamu.

“Dad!” sapa Logan.

Darius memutar tubuhnya dengan kedua tangan masih menggenggam bagian atas kursi roda yang diduduki oleh Flo.

“Logan, kamu pulang?

“Ya, Dad. Aku akan tidur di sini malam ini,” kata Logan.

Dad Darius tersenyum, “kalau begitu beristirahatlah. Dad akn mengantarkan Flo ke kamar dulu.”

Logan tampak terdiam, wanita yang biasanya tersenyum saat melihatnya, bahkan mungkin akan mendekat padanya sambil memberikan segelas aur itu, kini hanya diam saja, tak menoleh ke arahnya.

Di dalam kamar tidur tamu yang akan ditempati oleh Florence.

“Kamu tak apa-apa?” tanya Darius.

“Aku tak apa-apa. Aku minta maaf karena telah membuatmu berada di posisi yang sulit. Seharusnya aku tidak kembali ke sini.”

“Ini bukan salahmu. Keberadaanmu di sini adalah permintaan Natalie. Bukankah ia ingin kamu menjaga dan menyayangi Logan? Ia ingin kamu memiliki putramu kembali. Ia sangat berterima kasih padamu karena mengijinkan dirinya memiliki kebahagiaan selama sisa hidupnya.”

Flo memegang tangan Darius yang ada di pundaknya, “hmm … ia adalah putra kita. Putramu, putraku, dan putra Natalie.”

“Aku berjanji akan membuat Logan mengakuimu sebagai Mommy kandungnya,” kata Darius.

Flo menggelengkan kepalanya, “jangan. Biarkan semua terjadi sesuai porsinya. Aku tak ingin memaksakan sesuatu yang nantinya malah tidak baik.”

“Sayang …”

“Maukah kamu membantuku satu hal?” tanya Flo.

“Katakan, sayang. Aku akan melakukan apapun untukmu selagi aku bisa, tapi jangan pernah minta aku untuk menjauh lagi darimu,” jawab Darius.

Flo tersenyum, “aku tak akan meminta itu. Aku hanya ingin kamu mencari Alina untukku. Aku mulai merasa aneh dengannya. Ia tak pernah seperti ini.”

“Alina? Aku pasti akan mencarinya. Aku juga kuatir padanya,” kata Darius.

“Terima kasih.”

“Tak perlu berterima kasih padaku. Bagaimana pun juga, Alina adalah putriku juga, meski ia bukan putri kandungku.”

Flo tersenyum sekali pagi dan menepuk punggung tangan Darius untuk berterima kasih.

**

Alina menatap layar ponselnya dan seketika itu juga senyum pun terukir di wajahnya. Ia baru saja memposting satu buah pakaian bayi dengan warna biru. Ada seseorang yang menginginkan pakaian dengan jenia yang sama tapi dengan warna pink.

Ia pun mulai mengetikkan sesuatu di sana dan tak berapa lama, sebuah notifikasi tanda uang masuk ke dalam rekeningnya pun terdengar.

“Sayang, lihatlah pesanan pertama Mommy,” kata Alina sambil mengusap perutnya. Usia kandungannya kini sudah dua belas minggu dan hanya tampak sedikit saja membuncit.

Alina begitu senang, hingga ia langsung pergi ke rumah Grandma Beatrice.

“Grandma,” panggil Alina.

Beatrice membukakan pintu dan ikut tersenyum saat melihat senyum Alina di pagi itu.

“Ada apa, sayang? Apa kamu membutuhkan sesuatu?” tanya Beatrice.

“Grandma, maaf mengganggumu pagi-pagi. Aku hanya ingin menanyakan sesuatu.”

“Ada apa?”

“Grandma, apa toko kain jauh dari sini?” tanya Alina.

“Toko kain? Apa ada pesanan?” Beatrice menebak-nebak dan saat melihat Alina menganggukkan kepalanya, Beatrice langsung tersenyum dan memegang kedua tangan Alina.

“Ahhh, Grandma ikut senang mendengarnya,” lanjut Beatrice.

“Apa jauh dari sini?”

“Tentu saja tidak. Ada toko kain yang tak jauh, mungkin beda sekitar dua atau tiga rumah dari klinik kandungn yang waktu itu pernah kamu datangi,” jawab Beatrice.

“Terima kasih, Grandma. Aku akan segera ke sana.”

“Eh tunggu dulu, Al. Jangan pergi sendiri, Grandma akan meminta Carlos menemanimu.”

Alina menggelengkan kepalanya, “Tidak perlu, Grandma. Aku akan pergi sendiri. Sekalian aku ingin sedikit bergerak agar tubuhku tetap sehat.”

“Tapi, sayang …”

“Terima kasih atas tawarannya, Grandma. Aku akan pergi sekarang,” kata Alina bersemangat.

“Baiklah, hati-hati, Al. Hubungi Grandma jika kamu memerlukan apapun,” kata Beatrice.

Alina tersenyum, “Baiklah. Sekali lagi terima kasih.”

Alina pun berlalu dari sana, meninggalkan rumah Beatrice. Ia pergi mengganti pakaiannya dan mengambil tas tangan kecil miliknya. Setelah itu ia segera pergi untuk membeli kain karena ia ingin segera menyelesaikannya.

**

Darius meminta seseorang mencari keberadaan Alina, dimulai dari perusahaan periklanan di mana Alina bekerja. Namun kebenaran yang ia dapatkan justru membuatnya takut untuk memberitahukan pada Flo.

“Ia resign … sejak sebelum pernikahan kami. Ada apa ini sebenarnya?” gumam Darius yang semakin merasa ada kejanggalan.

“Apalagi yang kamu dapatkan?” Darius lanjut bertanya.

“Maaf, Tuan. Tapi sepertinya putra anda, Tuan Logan, juga mencari informasi tentang Alina.”

“Logan? Mencari informasi tentang Alina? Sejak kapan?” tanya Darius.

“Sudah cukup lama, Tuan. Mungkin hampir dua hulan ini,” jawab informan itu.

“Baiklah, kamu cari tahu di mana keberadaan Alina saat ini. Segeralah melapor padaku, meski hanya sedikit informasi yang kamu dapatkan. Mengerti?!”

“Baik, Tuan. Saya mengerti,” informan itu pun pergi, sementara Dad Darius mulai menautkan kedua alisnya seraya berpikir.

Logan? Untuk apa kamu mencari keberadaan Alina? - Darius merasa aneh karena ia tahu bahwa Logan tak menyukai Flo ataupun Alina.

Sementara itu di luar, Logan yang berada di mansion karena ini adalah hari Minggu, berdiri di depan kamar tidur Flo. Ia mengatur nafasnya, menarik lalu membuangnya perlahan.

Dengan perlahan Logan membuka pintu kamar tidur itu dan memeriksa, apakah Flo berada di dalam atau tidak. Tampak sosok Mom Flo sedang berbaring di atas tempat tidur dan sepertinya sedang terlelap.

Logan masuk ke dalam dan memperhatikan Mom Flo. Ia tak membuat suara sama sekali karena tak ingin ada siapa pun yang tahu. Ia hanya ingin melihat lebih dekat.

“Maafkan aku,” gumam Logan.

Dalam hati Logan merasa bersalah dengan kecelakaan yang menimpa Flo, pasalnya hari itu ia baru saja memaki-maki wanita di hadapannya itu.

Setelahnya, ia pun bergegas keluar karena tak ingin ada yang melihat. Namun, siapa yang menyangka kalau Flo tak tertidur. Matanya terbuka saat Logan melangkah ke arah pintu, di mana ia hanya bisa memandang punggung putranya itu.

🌹🌹🌹

Terpopuler

Comments

Moreno

Moreno

Flo sama Darius tetep gak nyesel mempermainkan perasaan anak kandungnya ya

2024-12-15

1

lili

lili

gimana logan nyesel GK

2024-04-19

0

Gabutz

Gabutz

next

2023-10-27

1

lihat semua
Episodes
1 PROLOG
2 ANGKAT KAKI
3 HARUS BICARA
4 MENJERAT PRIA KAYA
5 KEBAHAGIAANMU
6 CINTA MOMMY
7 PERGI ADALAH PILIHAN TERBAIK
8 BUTUH PELEPASAN
9 SEDANG PERGI
10 MILIKKU TAK BEKERJA
11 TAK BISA MENGHUBUNGI
12 TAK ADA YANG TAHU KEBERADAANNYA
13 TERJATUH
14 TERHEMPAS
15 MOMMY KANDUNGMU
16 FLASHBACK
17 NODA PADA ADIKKU
18 BAYIMU SUDAH TAK ADA
19 KEHILANGAN MASA DEPAN
20 MAAFKAN AKU
21 SIAP UNTUK BERMAIN
22 BAWA AKU BERSAMAMU
23 SEBUAH PERINGATAN
24 JIKA DIRIMU MEMBENCIKU
25 MEMARAHI DAN MENGHUKUMKU
26 PUCAT DAN BERKERINGAT
27 ZACH ALEXANDER
28 MULAI GILA
29 MARTIN LUCA
30 SEBUAH PESAN
31 AKAN TETAP DI SINI
32 IA MENGHILANG
33 ANAK SIAPA?
34 MEMILIKI KELUARGA YANG UTUH
35 HARUS BISA BERTAHAN
36 MENGEJAR MASA DEPANKU
37 ANAK ITU ADALAH PUTRAKU
38 HALO SAYANG, INI DADDY
39 PEMBATALAN KERJA SAMA
40 PEMBALASAN
41 TAK MEMERLUKAN YANG LAIN
42 TAK MEMERLUKAN UANGMU
43 MINTA MAAF
44 TAK SUKA DENGANMU
45 MAKAN MALAM
46 CANTIK
47 LAKUKANLAH, AKU SIAP
48 MELAMARKU
49 DIA JUGA BERGUNA
50 AKAN MENGENALIMU
51 MEMPERMALUKANMU
52 BERTUNANGAN
53 PUKULAN
54 PERGI BERSAMA
55 RUMAH PERISTIRAHATAN
56 MAKAN MALAM
57 AKU MENYUKAIMU
58 SAKIT
59 MENAHAN EMOSI
60 KEPRIBADIAN GANDA
61 MENIKAHLAH DENGANKU
62 KABUR
63 KESAKITAN
64 MENCARI PEKERJAAN
65 HASIL TERAPI
66 DITOLAK
67 KERIBUTAN
68 MENJADI ISTRIKU
69 MENCARI WANITA LAIN
70 UNGKAPAN CINTA
71 VITAMIN
72 SESUATU YANG KITA INGINKAN
73 HARUS MENEMUKANMU
74 KONDISI ALINA
75 MENANTU
76 BERTEMU DENGANNYA
77 PUTRIKU MASIH HIDUP
78 PRIA LAIN
79 PERTEMUAN
80 PIKIRAN KE MANA-MANA
81 MEMULAI DARI AWAL
82 CALON ISTRI
83 INTIMIDASI
84 MAAFKAN AKU
85 MARTIN DAN ZEE
86 DEAN DAN NORMAN
87 KAMU MILIKKU
88 HATIKU DAN HATIMU
89 DIHUKUM
90 PALSU
91 GANJARAN YANG SETIMPAL
92 MELAHIRKAN
93 PEMERIKSAAN
94 KEBERSAMAAN
95 TURUT BAHAGIA
96 LEBIH CEPAT LAGI!
97 KEMBALI MENYAKITINYA
98 SURAT CERAI
99 MELAKUKAN HAL YANG BENAR
100 SATU KESEMPATAN
101 TAK BISAKAH KAMU KEMBALI?
102 BERTEMU ISTRIKU SENDIRI
103 APA YANG HARUS KULAKUKAN?
104 PERGI MEMBAWA CINTA
105 PASTI AKAN BAHAGIA
106 EXTRA PART (1)
Episodes

Updated 106 Episodes

1
PROLOG
2
ANGKAT KAKI
3
HARUS BICARA
4
MENJERAT PRIA KAYA
5
KEBAHAGIAANMU
6
CINTA MOMMY
7
PERGI ADALAH PILIHAN TERBAIK
8
BUTUH PELEPASAN
9
SEDANG PERGI
10
MILIKKU TAK BEKERJA
11
TAK BISA MENGHUBUNGI
12
TAK ADA YANG TAHU KEBERADAANNYA
13
TERJATUH
14
TERHEMPAS
15
MOMMY KANDUNGMU
16
FLASHBACK
17
NODA PADA ADIKKU
18
BAYIMU SUDAH TAK ADA
19
KEHILANGAN MASA DEPAN
20
MAAFKAN AKU
21
SIAP UNTUK BERMAIN
22
BAWA AKU BERSAMAMU
23
SEBUAH PERINGATAN
24
JIKA DIRIMU MEMBENCIKU
25
MEMARAHI DAN MENGHUKUMKU
26
PUCAT DAN BERKERINGAT
27
ZACH ALEXANDER
28
MULAI GILA
29
MARTIN LUCA
30
SEBUAH PESAN
31
AKAN TETAP DI SINI
32
IA MENGHILANG
33
ANAK SIAPA?
34
MEMILIKI KELUARGA YANG UTUH
35
HARUS BISA BERTAHAN
36
MENGEJAR MASA DEPANKU
37
ANAK ITU ADALAH PUTRAKU
38
HALO SAYANG, INI DADDY
39
PEMBATALAN KERJA SAMA
40
PEMBALASAN
41
TAK MEMERLUKAN YANG LAIN
42
TAK MEMERLUKAN UANGMU
43
MINTA MAAF
44
TAK SUKA DENGANMU
45
MAKAN MALAM
46
CANTIK
47
LAKUKANLAH, AKU SIAP
48
MELAMARKU
49
DIA JUGA BERGUNA
50
AKAN MENGENALIMU
51
MEMPERMALUKANMU
52
BERTUNANGAN
53
PUKULAN
54
PERGI BERSAMA
55
RUMAH PERISTIRAHATAN
56
MAKAN MALAM
57
AKU MENYUKAIMU
58
SAKIT
59
MENAHAN EMOSI
60
KEPRIBADIAN GANDA
61
MENIKAHLAH DENGANKU
62
KABUR
63
KESAKITAN
64
MENCARI PEKERJAAN
65
HASIL TERAPI
66
DITOLAK
67
KERIBUTAN
68
MENJADI ISTRIKU
69
MENCARI WANITA LAIN
70
UNGKAPAN CINTA
71
VITAMIN
72
SESUATU YANG KITA INGINKAN
73
HARUS MENEMUKANMU
74
KONDISI ALINA
75
MENANTU
76
BERTEMU DENGANNYA
77
PUTRIKU MASIH HIDUP
78
PRIA LAIN
79
PERTEMUAN
80
PIKIRAN KE MANA-MANA
81
MEMULAI DARI AWAL
82
CALON ISTRI
83
INTIMIDASI
84
MAAFKAN AKU
85
MARTIN DAN ZEE
86
DEAN DAN NORMAN
87
KAMU MILIKKU
88
HATIKU DAN HATIMU
89
DIHUKUM
90
PALSU
91
GANJARAN YANG SETIMPAL
92
MELAHIRKAN
93
PEMERIKSAAN
94
KEBERSAMAAN
95
TURUT BAHAGIA
96
LEBIH CEPAT LAGI!
97
KEMBALI MENYAKITINYA
98
SURAT CERAI
99
MELAKUKAN HAL YANG BENAR
100
SATU KESEMPATAN
101
TAK BISAKAH KAMU KEMBALI?
102
BERTEMU ISTRIKU SENDIRI
103
APA YANG HARUS KULAKUKAN?
104
PERGI MEMBAWA CINTA
105
PASTI AKAN BAHAGIA
106
EXTRA PART (1)

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!