MILIKKU TAK BEKERJA

Alina merenung sendiri di ruang tamu. Ia menatap ponsel miliknya, yang tentu saja sudah ia ganti nomornya dengan yang baru. Ia benar-benar berusaha menghilangkan jejaknya.

“Tak ada pekerjaan yang cocok untuk wanita hamil sepertiku,” gumam Alina.

Di desa itu, pekerjaan yang paling banyak dilakukan adalah bertani dan berternak. Ada juga yang berdagang berbagai kebutuhan pokok, tapi tak mungkin Alina bersaing dengannya. Ia tak ingin membuat keributan atau pertengkaran dengan warga desa di sana.

Tokk tokk tokk …

Alina yang sedang melamun pun tersadar dan bangkit dari duduknya. Ia membuka pintu dan melihat seseorang di depan pintu.

“Grandma?”

“Selamat pagi, sayang,” sapa Beatrice.

“Masuk, Grandma,” Alina mempersilakan Beatrice untuk masuk ke dalam rumahnya.

“Kamu sibuk?” tanya Beatrice.

“Tidak, Grandma. Ayo masuk, silakan duduk.”

Beatrice masuk ke dalam rumah. Dulu rumah tersebut adalah milik sahabatnya. Mereka besar bersama di desa tersebut dan tinggal di sana setelah mereka menikah. Sayang sekali temannya itu meninggal terlebih dulu dan rumah tersebut jatuh ke tangan putranya.

Sudah beberapa kali rumah tersebut berganti penghuni karena memang putra sahabatnya itu tak berniat menjual karena kenangan masa kecilnya ada di sana.

“Kamu sedang mencari pekerjaan?” tanya Beatrice saat melihat ponsel Alina yang ada di atas meja, juga sebuah kertas yang bertuliskan beberapa pekerjaan serta alamat mereka.

“Ya, tapi aku bingung,” kata Alina.

“Apa yang kamu bingungkan?” tanya Beatrice.

Alina menghela nafasnya pelan. Ia tak ingin tinggal di desa tersebut dengan kebohongan. Meskipun negara mereka tak terlalu mempedulikan kehamilan di luar pernikahan, tapi Alina merasa hal tersebut tetap sesuatu yang tak baik.

“Aku sedang hamil dan tak ada pekerjaan yang sepertinya cocok untukku,” jawab Alina.

“Kamu sedang hamil? Ya Tuhan, mengapa kamu tidak mengatakannya? Grandma bisa membantumu beres-beres,” kata Beatrice.

Hati Alina langsung menghangat karena Beatrice justru kuatir pada keadaannya.

“Ia masih sangat kecil di dalam sini, jadi tak mengapa.”

“Justru karena dia masih kecil, maka kita harus menjaganya lebih baik lagi,” ujar Beatrice.

“Grandma tak bertanya mengapa aku bisa sampai hamil?” tanya Alina. Biasanya orang-orang akan mempertanyakan jika wanita hamil tanpa pasangan meskipun negara mereka adalah negara bebas. Rasa ingin tahu tetap ada di negara tersebut.

Beatrice tersenyum tipis. Melihat wajah Alina, ia teringat kembali pada sahabatnya. Wajah teduh yang terlihat imut menggemaskan.

Beatrice menggenggam kedua tangan Alina dan menatap mata wanita yang seusia cucu laki-lakinya, Carlos, “Setiap orang memiliki alasan dan Grandma tak akan bertanya ataupun menghakimi. Jika kamu siap menceritakan atau ingin bercerita, Grandma siap mendengarkan.”

“Grandma,” Alina langsung memeluk tubuh Beatrice dengan erat, sementara Beatrice mengusap punggung Alina. Beatrice tahu bahwa Alina sepertinya membutuhkan dukungan orang-orang di sekitarnya.

“Apa kamu memiliki keahlian tertentu?” tanya Beatrice yang berusaha membantu Alina untuk mencari jalan keluar.

Alina tampak berpikir, “aku bisa menjahit, tapi …”

Ia baru teringat bahwa mesin jahit miliknya ia tinggal di Mansion Ruiz. Tak terpikir olehnya untuk membawa benda yang besar dan agak berat seperti itu.

“Apa kamu sudah memeriksa seluruh isi rumah ini?” tanya Beatrice.

“Belum, Grandma. Aku hanya memeriksa dan membersihkan ruang-ruang yang aku perlukan dan aku gunakan,” jawab Alina.

“Ikut Grandma,” Beatrice mengajak Alina ke bagian belakang rumah. Bagian belakang rumah tersebut adalah sebuah taman kecil dan ada sebuah pintu yang merupakan ruangan yang berfungsi sebagai gudang.

Keduanya kini berada tepat di depan sebuah pintu yang langsung berhadapan dengan taman belakang.

“Kamu punya kunci pintu ini kan?” tanya Beatrice pada Alina.

“Ada, Grandma,” Alina kembali masuk ke dalam rumah dan mengambil kunci yang diberikan oleh pemilik rumah padanya melalui agen properti.

“Bukalah,” pinta Beatrice.

Pintu gudang pun terbuka, hawa pengap tercium dan debu mulai beterbangan. Beatrice masuk tanpa mempedulikan hal itu dan Alina pun mengikutinya.

“Kemarilah, sayang,” kata Beatrice, “Lihatlah ini.”

Beatrice membuka salah satu kain putih yang menutupi sebuah benda yang menjadi benda kesayangan sahabatnya.

“Ini?” Mata Alina berbinar saat melihat sebuah mesin jahit dengan merk yang sejak dulu ingin ia miliki. Memang merk lama, tapi terkenal kuat dan tahan banting.

“Rumah ini dulu adalah milik sahabatku. Ia sangat suka menjahit. Ia pasti akan sangat senang mesin ini akan kembali bergerak dan berguna bagi kehidupan seseorang,” kata Beatrice.

“Aku boleh menggunakannya?” tanya Alina yang masih merasa ragu.

“Tentu saja, sayang. Noa pasti akan sangat senang. Ia adalah wanita yang sangat baik. Aku bahkan sangat merindukannya.”

“Grandma, thank you. Aku tidak tahu bagaimana harus berterima kasih. Dengan mesin ini, aku bisa mulai bekerja seperti hobiku dulu.”

“Berterima kasihlah dengan hidup baik dan bahagia. Grandma dan Carlos akan selalu ada untuk mendukungmu,” ujar Beatrice.

**

“Arghhh!!!” Lagi dan lagi anaconda milik Logan tak bereaksi. Tubuhnya kembali panas dingin karena miliknya terus saja lemas.

“Keluar kalian!!” teriak Logan. Ia memanggil beberapa wanita dan meminta mereka tak memakai apapun. Namun, hassrat Logan yang tinggi tak diikuti dengan anacondanya yang terus saja mengerucut tanpa keinginan untuk berubah bentuk.

Jika dulu saat ia memikirkan Alina, maka anacondanya bisa berubah bentuk, tapi kini tidak sama sekali. Awalnya ia ingin mencoba bermain dengan wanita lain dengan menganggap wanita itu sebagai Alina, namun semua itu gagal karena ia seperti pria impoten.

“Log!” Vin yang baru saja masuk, melihat beberapa wanita keluar dari apartemen Logan dengan penampilan yang berantakan.

“Kamu bermain dengan mereka semua? Sekaligus? Hebat sekali!” puji Vin yang takjub dengan kemampuan Logan.

“Kamu memujiku atau menghinaku?” tanya Logan yang ntah mengapa merasa geram.

“Tentu saja aku memujimu, Log. Ada apa?” Vin kembali melihat wajah Logan yang sedikit pucat dan tak seperti biasanya, “kamu sakit?”

“Bawa aku pada Richard, Vin. Aku tak kuat lagi. Aku bisa gila,” ujar Logan.

Vin yang kuatir dengan keadaan Logan pun langsung membantu sahabatnya itu. Kebetulan sekali Richard mendapat tugas jaga malam hari ini.

“Ada apa sebenarnya denganmu, Log?” tanya Vin yang rasa ingin tahunya sangat besar.

“Milikku tak bekerja, Vin.”

🌹🌹🌹

Terpopuler

Comments

Shenaylin..😌😌

Shenaylin..😌😌

rasakan 😂👍

2025-03-22

0

Ari_nurin

Ari_nurin

perasaan dr awal si logan emosi aja yg dikedepankan. ga pernah berpikir dg nalar .. yg baca aja capek liat dia emosi trs spt itu ... /Hey/

2024-04-28

1

lili

lili

sukirin logan karmamu berjalan ....😂😂😂

2024-04-19

0

lihat semua
Episodes
1 PROLOG
2 ANGKAT KAKI
3 HARUS BICARA
4 MENJERAT PRIA KAYA
5 KEBAHAGIAANMU
6 CINTA MOMMY
7 PERGI ADALAH PILIHAN TERBAIK
8 BUTUH PELEPASAN
9 SEDANG PERGI
10 MILIKKU TAK BEKERJA
11 TAK BISA MENGHUBUNGI
12 TAK ADA YANG TAHU KEBERADAANNYA
13 TERJATUH
14 TERHEMPAS
15 MOMMY KANDUNGMU
16 FLASHBACK
17 NODA PADA ADIKKU
18 BAYIMU SUDAH TAK ADA
19 KEHILANGAN MASA DEPAN
20 MAAFKAN AKU
21 SIAP UNTUK BERMAIN
22 BAWA AKU BERSAMAMU
23 SEBUAH PERINGATAN
24 JIKA DIRIMU MEMBENCIKU
25 MEMARAHI DAN MENGHUKUMKU
26 PUCAT DAN BERKERINGAT
27 ZACH ALEXANDER
28 MULAI GILA
29 MARTIN LUCA
30 SEBUAH PESAN
31 AKAN TETAP DI SINI
32 IA MENGHILANG
33 ANAK SIAPA?
34 MEMILIKI KELUARGA YANG UTUH
35 HARUS BISA BERTAHAN
36 MENGEJAR MASA DEPANKU
37 ANAK ITU ADALAH PUTRAKU
38 HALO SAYANG, INI DADDY
39 PEMBATALAN KERJA SAMA
40 PEMBALASAN
41 TAK MEMERLUKAN YANG LAIN
42 TAK MEMERLUKAN UANGMU
43 MINTA MAAF
44 TAK SUKA DENGANMU
45 MAKAN MALAM
46 CANTIK
47 LAKUKANLAH, AKU SIAP
48 MELAMARKU
49 DIA JUGA BERGUNA
50 AKAN MENGENALIMU
51 MEMPERMALUKANMU
52 BERTUNANGAN
53 PUKULAN
54 PERGI BERSAMA
55 RUMAH PERISTIRAHATAN
56 MAKAN MALAM
57 AKU MENYUKAIMU
58 SAKIT
59 MENAHAN EMOSI
60 KEPRIBADIAN GANDA
61 MENIKAHLAH DENGANKU
62 KABUR
63 KESAKITAN
64 MENCARI PEKERJAAN
65 HASIL TERAPI
66 DITOLAK
67 KERIBUTAN
68 MENJADI ISTRIKU
69 MENCARI WANITA LAIN
70 UNGKAPAN CINTA
71 VITAMIN
72 SESUATU YANG KITA INGINKAN
73 HARUS MENEMUKANMU
74 KONDISI ALINA
75 MENANTU
76 BERTEMU DENGANNYA
77 PUTRIKU MASIH HIDUP
78 PRIA LAIN
79 PERTEMUAN
80 PIKIRAN KE MANA-MANA
81 MEMULAI DARI AWAL
82 CALON ISTRI
83 INTIMIDASI
84 MAAFKAN AKU
85 MARTIN DAN ZEE
86 DEAN DAN NORMAN
87 KAMU MILIKKU
88 HATIKU DAN HATIMU
89 DIHUKUM
90 PALSU
91 GANJARAN YANG SETIMPAL
92 MELAHIRKAN
93 PEMERIKSAAN
94 KEBERSAMAAN
95 TURUT BAHAGIA
96 LEBIH CEPAT LAGI!
97 KEMBALI MENYAKITINYA
98 SURAT CERAI
99 MELAKUKAN HAL YANG BENAR
100 SATU KESEMPATAN
101 TAK BISAKAH KAMU KEMBALI?
102 BERTEMU ISTRIKU SENDIRI
103 APA YANG HARUS KULAKUKAN?
104 PERGI MEMBAWA CINTA
105 PASTI AKAN BAHAGIA
106 EXTRA PART (1)
Episodes

Updated 106 Episodes

1
PROLOG
2
ANGKAT KAKI
3
HARUS BICARA
4
MENJERAT PRIA KAYA
5
KEBAHAGIAANMU
6
CINTA MOMMY
7
PERGI ADALAH PILIHAN TERBAIK
8
BUTUH PELEPASAN
9
SEDANG PERGI
10
MILIKKU TAK BEKERJA
11
TAK BISA MENGHUBUNGI
12
TAK ADA YANG TAHU KEBERADAANNYA
13
TERJATUH
14
TERHEMPAS
15
MOMMY KANDUNGMU
16
FLASHBACK
17
NODA PADA ADIKKU
18
BAYIMU SUDAH TAK ADA
19
KEHILANGAN MASA DEPAN
20
MAAFKAN AKU
21
SIAP UNTUK BERMAIN
22
BAWA AKU BERSAMAMU
23
SEBUAH PERINGATAN
24
JIKA DIRIMU MEMBENCIKU
25
MEMARAHI DAN MENGHUKUMKU
26
PUCAT DAN BERKERINGAT
27
ZACH ALEXANDER
28
MULAI GILA
29
MARTIN LUCA
30
SEBUAH PESAN
31
AKAN TETAP DI SINI
32
IA MENGHILANG
33
ANAK SIAPA?
34
MEMILIKI KELUARGA YANG UTUH
35
HARUS BISA BERTAHAN
36
MENGEJAR MASA DEPANKU
37
ANAK ITU ADALAH PUTRAKU
38
HALO SAYANG, INI DADDY
39
PEMBATALAN KERJA SAMA
40
PEMBALASAN
41
TAK MEMERLUKAN YANG LAIN
42
TAK MEMERLUKAN UANGMU
43
MINTA MAAF
44
TAK SUKA DENGANMU
45
MAKAN MALAM
46
CANTIK
47
LAKUKANLAH, AKU SIAP
48
MELAMARKU
49
DIA JUGA BERGUNA
50
AKAN MENGENALIMU
51
MEMPERMALUKANMU
52
BERTUNANGAN
53
PUKULAN
54
PERGI BERSAMA
55
RUMAH PERISTIRAHATAN
56
MAKAN MALAM
57
AKU MENYUKAIMU
58
SAKIT
59
MENAHAN EMOSI
60
KEPRIBADIAN GANDA
61
MENIKAHLAH DENGANKU
62
KABUR
63
KESAKITAN
64
MENCARI PEKERJAAN
65
HASIL TERAPI
66
DITOLAK
67
KERIBUTAN
68
MENJADI ISTRIKU
69
MENCARI WANITA LAIN
70
UNGKAPAN CINTA
71
VITAMIN
72
SESUATU YANG KITA INGINKAN
73
HARUS MENEMUKANMU
74
KONDISI ALINA
75
MENANTU
76
BERTEMU DENGANNYA
77
PUTRIKU MASIH HIDUP
78
PRIA LAIN
79
PERTEMUAN
80
PIKIRAN KE MANA-MANA
81
MEMULAI DARI AWAL
82
CALON ISTRI
83
INTIMIDASI
84
MAAFKAN AKU
85
MARTIN DAN ZEE
86
DEAN DAN NORMAN
87
KAMU MILIKKU
88
HATIKU DAN HATIMU
89
DIHUKUM
90
PALSU
91
GANJARAN YANG SETIMPAL
92
MELAHIRKAN
93
PEMERIKSAAN
94
KEBERSAMAAN
95
TURUT BAHAGIA
96
LEBIH CEPAT LAGI!
97
KEMBALI MENYAKITINYA
98
SURAT CERAI
99
MELAKUKAN HAL YANG BENAR
100
SATU KESEMPATAN
101
TAK BISAKAH KAMU KEMBALI?
102
BERTEMU ISTRIKU SENDIRI
103
APA YANG HARUS KULAKUKAN?
104
PERGI MEMBAWA CINTA
105
PASTI AKAN BAHAGIA
106
EXTRA PART (1)

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!