BAYIMU SUDAH TAK ADA

“Rich,” sapa Darius saat sahabat putranya itu memasuki ruang tunggu khusus di mana Flo sedang mendapat pengawasan khusus. Ruang tunggu dan ruang perawatan Flo dibatasi oleh sebuah jendela kaca besar.

“Uncle, aku membawakanmu makan malam. Makanlah dulu. Uncle tak mau kan jika Aunty sadar dan melihat Uncle justru sakit?” kata Richard.

Darius menghela nafasnya, “Terima kasih, Rich. Tapi sampai kapan ia akan terbaring tak sadarkan diri seperti itu?”

“Aunty masih dalam pengawasan sekitar empat puluh delapan jam ke depan. Jadi masih dalam batas wajar jika ia belum sadarkan diri, apalagi operasi yang dilakukan belum genap enam jam.”

Darius kembali menghela nafasnya. Ia sudah pernah kehilangan Flo dan ia tak mau hal itu terjadi lagi. Selama pernikahannya dengan Natalie, ia tetap bersikap layaknya seorang suami. Ia terus belajar mencintai Natalie hari demi hari, meskipun ia tetap menyimpan cintanya untuk Flo selamanya.

“Lalu bagaimana keadaan Logan?” tanya Darius.

“Logan baik-baik saja, Uncle. Keadaannya masih sama seperti saat ia masuk, tetap mula dan muntah, seperti wanita yang sedang hamil saja.”

Degggg

Tiba-tiba saja terbersit di dalam pikiran bahwa dugaannya benar. Namun, ia tak mungkin mengutarakannya pada Uncle Darius.

“Makanlah dulu, Uncle. Aku akan berkeliling lagi memeriksa pasien,” kata Richard.

“Sekali lagi terima kasih, Rich.”

Richard pun pergi dari sana. Ia tidak berkeliling memeriksa pasien karena ia sudah melakukannya tadi. Itu hanya alasannya saja karena yang harus ia lakukan saat ini adalah menemui Logan.

Brakkk

Dua pasang mata langsung melihat ke arah pintu karena Richard membukanya dengan kencang.

“Kamu itu dokter, Rich. Apa kamu tidak bisa membuka pintu pelan-pelan? Bagaimana kalau aku sakit jantung?” ujar Vin yang kesal. Ia baru kembali dari Perusahaan Ruiz dan berniat meminta beberapa tanda tangan dari Logan ataupun Darius, pasalnya keduanya sedang berada di rumah sakit.

“Maaf, maaf, tapi aku memiliki pertanyaan penting untukmu, Log,” kata Richard.

Logan menautkan kedua alisnya, masih dengan bolpoin di tangannya karena Vin masih saja memaksanya menandatangani beberapa berkas.

“Tahan dulu pertanyaanmu dan biarkan Logan menyelesaikan tanda tangannya dulu,” kata Vin yang tak mau jika Richard membuat proses itu semakin lama. Vin ingin segera kembali ke apartemennya untuk beristirahat.

Namun Logan justru menghentikan gerakan tangannya dan menatap Richard, “katakan apa yang ingin kamu tanyakan?”

“Kamu pernah mengatakan padaku bahwa kamu melakukan hubungan intimm dengan Alina kan? Apa kamu menggunakan pengaman?” tanya Richard.

“Aku pakai atau tidak, itu bukan urusanmu,” jawab Logan. Ia yang baru saja teralihkan dari Alina, kini kembali mengingatnya.

“Tapi …”

“Ayo cepat apa yang mau kamu katakan, Rich! Aku tak bisa menunggu terlalu lama, aku sudah lelah!” gerutu Vin.

“Aku hanya berkesimpulan bahwa mual dan muntahmu itu seperti sindrom wanita hamil. Kalau misalkan kamu tak menggunakan pengaman dan ….”

“Apa maksudmu Alina hamil?” Vin lah yang kini bertanya, karena ia menjadi penasaran dengan apa yang diutarakan oleh Richard.

“Ya, bisa jadi Logan mengalami apa yang dinamakan dengan couvade syndrome, tapi aku masih lima puluh berbanding lima puluh,” kata Richard.

“Jangan-jangan itu benar, Log! Kamu tak pernah seperti ini,” kata Vin.

“Tak mungkin!”

“Kamu menggunakan pengaman?” tanya Vin.

“Aku mengeluarkannya di luar,” jawab Logan akhirnya.

Richard menggelengkan kepalanya, “tapi itu tak menjamin bahwa benihmu tak ada yang berhasil melompat dan menerjang badai untuk sampai pada tujuannya.”

“Atau …,” Vin menghentikan ucapannya, namun Logan dan Richard justru menunggu kelanjutannya.

“Ada wanita lain yang mungkin sedang hamil anakmu dan itu bukan Alina. Bukankah kamu sering melakukannya?” lanjut Vin.

“Aku tak pernah melakukannya lagi dengan wanita manapun sejak aku melakukannya dengan Alina, itu karena …”

“Karena punyamu sudah tak bisa bekerja lagi,” Vin yang justru meneruskan kalimat Logan hingga membuat Logan menggeram kesal.

“Tapi bagaimana jika benar Alina hamil?” tanya Richard.

“Sudah kukatakan itu tak mungkin! Sudah … sudah … jangan menambah beban pikiranku dengan hal-hal yang tak mungkin,” Logan melanjutkan penandatangan berkas-berkas itu kemudian langsung memberikannya pada Vin.

“Keluarlah, aku ingin sendiri,” kata Logan pada akhirnya.

Richard dan Vin pun keluar dari ruang perawatan itu.

“Sepertinya pikiran kita masih sama,” kata Vin.

“Hmm … aku yakin ada yang tidak beres di sini.”

“Aku hanya kuatir satu hal, Rich.”

“Apa?”

“Mereka berasal dari rahim wanita yang sama, apa tidak akan ada masalah dengan anak mereka nantinya?” tanya Vin.

“Aku juga tidak bisa menarik kesimpulan akan hal itu, Vin. Tapi seharusnya hal itu tak boleh terjadi pada mereka berdua.”

“Lalu, bagaimana dengan test DNA yang kuminta padamu?” Vin meminta bantuan pada Richard untuk melakukan itu karena ia sudah terlalu sibuk.

“Masih lama, Vin.”

“Berapa lama?”

“Dua minggu,” jawab Richard.

“Gilaaa!!! Itu terlalu lama. Apa kamu tidak bisa mempercepatnya?” tanya Vin.

Richard menggelengkan kepalanya, “aku tak akan melakukan itu. Biarkan saja Logan menunggu dalam kebimbangannya sendiri. Belakangan ini ia terlalu banyak melakukan kesalahan hanya karena keegoisannya sendiri,” kata Richard.

Vin menghela nafasnya, “Kamu benar, Rich. Kalau begitu kita biarkan semua sesuai aturan yang ada saja.”

Richard menganggukkan kepalanya kemudian keduanya pun berpisah.

**

Satu minggu berlalu, Flo telah sadarkan diri, tapi kepalanya masih terasa pusing. Ruang perawatan Flo pun kini telah dipindah ke ruang perawatan biasa. Sementara itu, Logan sudah keluar dari rumah sakit dari beberapa hari yang lalu.

Ia sudah kembali seperti sedia kala dan tidak lagi mengalami mual ataupun muntah.

“Kamu sudah sehat, Log?” tampak wajah Logan yang sudah tidak selesu hari-hari kemarin.

“Tentu saja aku sehat. Aku hanya kelelahan saja,” kata Logan.

“Kamu yakin?”

“Apa maksudmu bertanya seperti itu, Vin? Apa kamu masih mempercayai apa yang dikatakan oleh Richard?” tanya Logan.

“Ya kurang lebih begitu, hanya saja aku jadi mengambil kesimpulan yang lain.”

Logan menautkan kedua alisnya.

“Jika kata Richard kamu mual dan muntah karena bawaan bayi, maka kalau kamu sehat saat ini berarti …,” Vin menggigit bibir bawahnya karena is sedikit ragu mengatakannya.

“Berarti apa? Cepat katakan!”

“Itu berarti bayimu sudah tak ada lagi.”

🌹🌹🌹

Terpopuler

Comments

Ari_nurin

Ari_nurin

betul banget kata Richard biar kan sja logan dalam dilema yg panjang .. biar kapok dia dan bs mikir secara rasional

2024-04-28

2

Dlaaa FM

Dlaaa FM

Lanjutannnnnnn

2023-10-25

0

sania

sania

perasaan dulu pas novel nya jessica vanilla othornya rajin up,tapi skrg berasa lama.ups ......bercyanda

2023-10-24

2

lihat semua
Episodes
1 PROLOG
2 ANGKAT KAKI
3 HARUS BICARA
4 MENJERAT PRIA KAYA
5 KEBAHAGIAANMU
6 CINTA MOMMY
7 PERGI ADALAH PILIHAN TERBAIK
8 BUTUH PELEPASAN
9 SEDANG PERGI
10 MILIKKU TAK BEKERJA
11 TAK BISA MENGHUBUNGI
12 TAK ADA YANG TAHU KEBERADAANNYA
13 TERJATUH
14 TERHEMPAS
15 MOMMY KANDUNGMU
16 FLASHBACK
17 NODA PADA ADIKKU
18 BAYIMU SUDAH TAK ADA
19 KEHILANGAN MASA DEPAN
20 MAAFKAN AKU
21 SIAP UNTUK BERMAIN
22 BAWA AKU BERSAMAMU
23 SEBUAH PERINGATAN
24 JIKA DIRIMU MEMBENCIKU
25 MEMARAHI DAN MENGHUKUMKU
26 PUCAT DAN BERKERINGAT
27 ZACH ALEXANDER
28 MULAI GILA
29 MARTIN LUCA
30 SEBUAH PESAN
31 AKAN TETAP DI SINI
32 IA MENGHILANG
33 ANAK SIAPA?
34 MEMILIKI KELUARGA YANG UTUH
35 HARUS BISA BERTAHAN
36 MENGEJAR MASA DEPANKU
37 ANAK ITU ADALAH PUTRAKU
38 HALO SAYANG, INI DADDY
39 PEMBATALAN KERJA SAMA
40 PEMBALASAN
41 TAK MEMERLUKAN YANG LAIN
42 TAK MEMERLUKAN UANGMU
43 MINTA MAAF
44 TAK SUKA DENGANMU
45 MAKAN MALAM
46 CANTIK
47 LAKUKANLAH, AKU SIAP
48 MELAMARKU
49 DIA JUGA BERGUNA
50 AKAN MENGENALIMU
51 MEMPERMALUKANMU
52 BERTUNANGAN
53 PUKULAN
54 PERGI BERSAMA
55 RUMAH PERISTIRAHATAN
56 MAKAN MALAM
57 AKU MENYUKAIMU
58 SAKIT
59 MENAHAN EMOSI
60 KEPRIBADIAN GANDA
61 MENIKAHLAH DENGANKU
62 KABUR
63 KESAKITAN
64 MENCARI PEKERJAAN
65 HASIL TERAPI
66 DITOLAK
67 KERIBUTAN
68 MENJADI ISTRIKU
69 MENCARI WANITA LAIN
70 UNGKAPAN CINTA
71 VITAMIN
72 SESUATU YANG KITA INGINKAN
73 HARUS MENEMUKANMU
74 KONDISI ALINA
75 MENANTU
76 BERTEMU DENGANNYA
77 PUTRIKU MASIH HIDUP
78 PRIA LAIN
79 PERTEMUAN
80 PIKIRAN KE MANA-MANA
81 MEMULAI DARI AWAL
82 CALON ISTRI
83 INTIMIDASI
84 MAAFKAN AKU
85 MARTIN DAN ZEE
86 DEAN DAN NORMAN
87 KAMU MILIKKU
88 HATIKU DAN HATIMU
89 DIHUKUM
90 PALSU
91 GANJARAN YANG SETIMPAL
92 MELAHIRKAN
93 PEMERIKSAAN
94 KEBERSAMAAN
95 TURUT BAHAGIA
96 LEBIH CEPAT LAGI!
97 KEMBALI MENYAKITINYA
98 SURAT CERAI
99 MELAKUKAN HAL YANG BENAR
100 SATU KESEMPATAN
101 TAK BISAKAH KAMU KEMBALI?
102 BERTEMU ISTRIKU SENDIRI
103 APA YANG HARUS KULAKUKAN?
104 PERGI MEMBAWA CINTA
105 PASTI AKAN BAHAGIA
106 EXTRA PART (1)
Episodes

Updated 106 Episodes

1
PROLOG
2
ANGKAT KAKI
3
HARUS BICARA
4
MENJERAT PRIA KAYA
5
KEBAHAGIAANMU
6
CINTA MOMMY
7
PERGI ADALAH PILIHAN TERBAIK
8
BUTUH PELEPASAN
9
SEDANG PERGI
10
MILIKKU TAK BEKERJA
11
TAK BISA MENGHUBUNGI
12
TAK ADA YANG TAHU KEBERADAANNYA
13
TERJATUH
14
TERHEMPAS
15
MOMMY KANDUNGMU
16
FLASHBACK
17
NODA PADA ADIKKU
18
BAYIMU SUDAH TAK ADA
19
KEHILANGAN MASA DEPAN
20
MAAFKAN AKU
21
SIAP UNTUK BERMAIN
22
BAWA AKU BERSAMAMU
23
SEBUAH PERINGATAN
24
JIKA DIRIMU MEMBENCIKU
25
MEMARAHI DAN MENGHUKUMKU
26
PUCAT DAN BERKERINGAT
27
ZACH ALEXANDER
28
MULAI GILA
29
MARTIN LUCA
30
SEBUAH PESAN
31
AKAN TETAP DI SINI
32
IA MENGHILANG
33
ANAK SIAPA?
34
MEMILIKI KELUARGA YANG UTUH
35
HARUS BISA BERTAHAN
36
MENGEJAR MASA DEPANKU
37
ANAK ITU ADALAH PUTRAKU
38
HALO SAYANG, INI DADDY
39
PEMBATALAN KERJA SAMA
40
PEMBALASAN
41
TAK MEMERLUKAN YANG LAIN
42
TAK MEMERLUKAN UANGMU
43
MINTA MAAF
44
TAK SUKA DENGANMU
45
MAKAN MALAM
46
CANTIK
47
LAKUKANLAH, AKU SIAP
48
MELAMARKU
49
DIA JUGA BERGUNA
50
AKAN MENGENALIMU
51
MEMPERMALUKANMU
52
BERTUNANGAN
53
PUKULAN
54
PERGI BERSAMA
55
RUMAH PERISTIRAHATAN
56
MAKAN MALAM
57
AKU MENYUKAIMU
58
SAKIT
59
MENAHAN EMOSI
60
KEPRIBADIAN GANDA
61
MENIKAHLAH DENGANKU
62
KABUR
63
KESAKITAN
64
MENCARI PEKERJAAN
65
HASIL TERAPI
66
DITOLAK
67
KERIBUTAN
68
MENJADI ISTRIKU
69
MENCARI WANITA LAIN
70
UNGKAPAN CINTA
71
VITAMIN
72
SESUATU YANG KITA INGINKAN
73
HARUS MENEMUKANMU
74
KONDISI ALINA
75
MENANTU
76
BERTEMU DENGANNYA
77
PUTRIKU MASIH HIDUP
78
PRIA LAIN
79
PERTEMUAN
80
PIKIRAN KE MANA-MANA
81
MEMULAI DARI AWAL
82
CALON ISTRI
83
INTIMIDASI
84
MAAFKAN AKU
85
MARTIN DAN ZEE
86
DEAN DAN NORMAN
87
KAMU MILIKKU
88
HATIKU DAN HATIMU
89
DIHUKUM
90
PALSU
91
GANJARAN YANG SETIMPAL
92
MELAHIRKAN
93
PEMERIKSAAN
94
KEBERSAMAAN
95
TURUT BAHAGIA
96
LEBIH CEPAT LAGI!
97
KEMBALI MENYAKITINYA
98
SURAT CERAI
99
MELAKUKAN HAL YANG BENAR
100
SATU KESEMPATAN
101
TAK BISAKAH KAMU KEMBALI?
102
BERTEMU ISTRIKU SENDIRI
103
APA YANG HARUS KULAKUKAN?
104
PERGI MEMBAWA CINTA
105
PASTI AKAN BAHAGIA
106
EXTRA PART (1)

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!