TERJATUH

Logan menyugar rambutnya kasar. Saat mendengar informasi yang diberikan oleh Vin, ia langsung menatap miliknya yang sepertinya akan melakukan hibernasi dalam waktu yang tidak dapat dipastikan berapa lama.

“Cari dia, Vin!” Itulah perintah yang diberikan Logan pada Vin.

Logan seakan belum selesai dengan kekesalannya atas pernikahan Dad Darius, kini sudah ditambah lagi dengan kepergian Alina yang akan sangat berdampak ada anaconda-nya.

“Arghhhh!!!” teriaknya lagi. Sejak hari itu, ia lebih memilih menghabiskan waktunya dengan pekerjaan, setidaknya bisa mengalihkan pikirannya dari keinginannya untuk menyentuh wanita.

**

Sepulang dari berbulan madu, Flo merasa tersiksa. Ia kehilangan putri kesayangannya, Alina. Bagi Flo, Alina begitu sangat berarti. Ia adalah putri kecil yang menemaninya saat ia berada dalam keterpurukan.

“Kamu masih memikirkannya?” tanya Darius.

“Hmm … ke mana dia pergi? Ia tak pernah seperti ini. Apa sebenarnya ia tak setuju dengan pernikahan kita? Aa aku telah menyakitinya?” kata Flo yang terus menebak alasan kepergian Alina tanpa kabar.

“Jangan kuatir, aku yakin Alina baik-baik saja. Logan dan Vin akan menemukannya.”

Tak berapa lama, keduanya melihat Logan memasuki Mansion Ruiz. Logan tampak lelah dan sepertinya tak tidur karena terlihat lingkaran hitam di bawah matanya.

“Logan, kamu sakit?” Flo langsung mendekati putranya itu, memegang kedua lengan bagian atasnya dan menatapnya penuh kasih.

Namun, bukan tatapan yang sama sebagai balasannya, Logan mendorong Flo begitu saja hingga wanita itu terjatuh.

“Logannn!!!” Darius langsung berteriak dan menghampiri Flo, “Apa yang kamu lakukan?!”

Flo meringis kesakitan. Dorongan yang tadi dilakukan oleh Logan membuat salah satu tangannya terkilir, bahkan kepalanya sedikit terbentur ke lantai.

“Jangan menggangguku! Jangan sok perhatian padaku, wanita tak tahu malu! Aku tak akan pernah menganggapmu dan berharap kamu segera mati saja!!” teriak Logan tanpa filter.

Deggg

“Logan! Jaga bicaramu! Kamu akan menyesal kalau …,” Flo memegang tangan Darius agar suaminya itu berhenti berbicara. Meskipun hatinya terasa sakit saat mendengar ucapan Logan, tapi ia tahu itu semua karena Logan sangat menyayangi Natalie, sahabatnya.

Logan menatap sinis pada keduanya. Ia segera berlalu dari sana dan naik ke lantai atas di mana kamar tidurnya berada.

Bammm!!!

Logan kembali menutup pintu dengan kasar, hingga Flo memegang daddanya karena kaget dengan hal itu.

“Maaf,” kata Darius sambil membantu Flo untuk bangkit.

“Aku tak apa-apa,” kata Flo.

“Anak itu harus sedikit mendapat pelajaran,” gumam Darius. Flo langsung meletakkan jarinya di bibir Darius agar tak melanjutkan kalimatnya.

“Jangan berbicara seperti itu, bagaimana pun Logan adalah putra kita.”

“Aku tahu ia masih tak menerimamu, tapi tidak seperti itu juga ia bersikap,” Darius membuang nafasnya kasar dan menatap pintu kamar tidur Logan dengan tatapan tajam.

Sementara di dalam kamar tidurnya, Logan langsung menghempaskan tubuhnya di atas tempat tidur. Ia menatap ke langit-langit dan mulai berpikir.

“Aku merindukanmu, Mom. Mengapa Mommy tak membantuku untuk menghalangi pernikahan Daddy? Aku benci dia, Mom! Aku benci wanita itu!” teriak Logan.

Setelah beberapa saat, ia pun bangkit dan masuk ke dalam kamar mandi. Ia membersihkan tubuhnya. Logan menatap pada adik kecilnya yang terus saja berada dalam mode tidurnya, membuatnya menghela nafas panjang.

“Sialllannn!!!” Logan berteriak kembali sambil beberapa kali menghantamkan pukulan ke dinding kamar mandi, hingga punggung tangannya berdarah.

Ia tak mempedulikan itu karena amarah yang ia rasakan jauh lebih besar dari rasa sakit di tangannya itu.

**

Alina sudah memindahkan serta membersihkan mesin jahit yang diberitahu oleh Grandma Beatrice. Ia meletakkannya di area ruang tamu yang dekat dengan jendela hingga ia bisa memandang ke taman yang ada di depan rumah.

Ia mengelus perutnya perlahan. Alina tidak tahu berapa usia kandungannya saat ini karena ia sama sekali belum memeriksakannya. Kalau nanti sudah agak besar saja baru ia akan melakukannya.

“Maafkan Mommy karena belum bisa melihatmu. Kita kumpulkan uang dulu ya, baru kita akan menemui dokter,” gumam Alina yang kembali mengelus perutnya yang masih terlihat rata.

Tokk tokk tokkk …

Pintu rumah Alina kembali berbunyi. Ia bangkit dan melangkah mendekat untuk membukakan.

“Grandma,” sapa Alina.

“Kamu sudah sarapan, sayang? Lihat, Grandma membawakan sup jagung untukmu,” Alina tersenyum kemudian membantu Beatrice membawakan sebuah panci yang terasa masih hangat.

“Grandma tak perlu repot-repot,” kata Alina.

“Grandma tak ada pekerjaan, lagipula Grandma sangat senang melakukannya. Carlos tak menikah-menikah dan memberikan Grandma cucu,” ujar Beatrice yang sedikit memanyunkan bibirnya, membuat Alina tertawa kecil.

“Carlos akan menemukan belahan jiwanya, Grandma. Waktu yang akan menjawabnya.”

“Kamu benar, sayang. Grandma juga tak pernah memaksanya. Kalau saja sahabat Grandma masih hidup, mungkin kami akan menjodohkan cucu-cucu kami,” kata Beatrice sambil tertawa.

“Ahhh kamu sudah membersihkannya?” Beatrice yang kembali melihat mesin jahit milik sahabatnya Noa, merasa kembali ke masa-masa dulu mereka masih bersama.

“Sudah lama sekali … akhirnya aku bisa melihatnya lagi,” gumam Beatrice sambil mengelus mesin jahit tersebut.

“Mesin jahit ini masih sangat bagus sekali, aku sangat menyukainya,” kata Alina.

“Tunggu sebentar,” Beatrice kembali keluar dan sekitar lima belas menit kemudian ia kembali lagi.

“Ini,” Beatrice memberikan sebuah paperbag pada Alina.

“Apa ini, Grandma?” tanya Alina. Ia membukanya dan melihat beberapa lembar kain dengan corak dan motif lucu.

“Kain. Dulu Grandma sering berburu kain. Niat hati ingin mengikuti jejak Noa untuk mengubahnya menjadi sesuatu, tapi Grandma malah terjebak dengan rajutan,” kata Beatrice sambil tertawa lagi, “jadi ini semua untukmu saja.”

Alina yang menerima itu pun sangat senang sekali. Ia melihat-lihat kain tersebut dan senyum tak lepas dari wajahnya.

“Ayo makan dulu, Grandma sudah membuatkan sup jagung untuk cicitku ini,” kata Beatrice sambil mengelus perut Alina.

“Terima kasih, Grandma. Maaf merepotkanmu,” kata Alina.

“Jangan pernah sungkan padaku. Aku sudah menganggapmu sebagai cucuku juga, sama seperti Carlos.”

Mereka berdua duduk bersama di meja makan dan menikmati sup jagung sebagai sarapan mereka. Alina sangat bersyukur karena kehamilannya sama sekali tak merepotkan. Ia bahkan tak mengalami Morning sickness, sehingga ia bisa melakukan aktivitas seperti biasanya.

Berbeda dengan Logan yang saat ini justru kembali terbaring di atas brankar rumah sakit karena berkali-kali memuntahkan makanannya hingga tubuhnya terasa sangat lemas dan tak bertenaga.

Hoekkk hoekkk ….

Vin yang menemani Logan, kembali memijat pelipisnya. Sepertinya rumah sakit sudah menjadi rumah ketiganya setelah perusahaan dan apartemen.

“Kamu itu sebenarnya kenapa sih, Log?” Vin menggerutu kesal, sementara Logan terus saja bolak-balik ke kamar mandi untuk memuntahkan makanannya.

Richard memasuki ruang perawatan Logan, “pemeriksaan laboratorium mengatakan semua baik-baik saja, kamu bisa pulang.”

“Pulang? Haishhh, nanti belum berapa jam dia balik lagi. Pusing aku,” ujar Vin.

Sementara Logan tak banyak bicara, bahkan saat ini pandangannya sudah mulai kabur dan akhirnya ia terjatuh tepat di depan kamar mandi.

🌹🌹🌹

Terpopuler

Comments

Shenaylin..😌😌

Shenaylin..😌😌

sukurin 😂😂😂

2025-03-22

0

Shenaylin..😌😌

Shenaylin..😌😌

rasakan log 👍😂😂

2025-03-22

0

Moreno

Moreno

semua nyalahin Logan ya. Dia memperkosa Alina memang salah sih, tapi yg paling jahat adalah Darius dan Flo. Mereka maunya bahagia berdua tapi tidak perduli perasaan anaknya.
Jika memang sayang sama Logan harusnya deketin pelan², bukannya tiba² pindah dan tinggal bersama menggantikan Nathalie yg Logan masih belum bisa ikhlas.

2024-12-15

2

lihat semua
Episodes
1 PROLOG
2 ANGKAT KAKI
3 HARUS BICARA
4 MENJERAT PRIA KAYA
5 KEBAHAGIAANMU
6 CINTA MOMMY
7 PERGI ADALAH PILIHAN TERBAIK
8 BUTUH PELEPASAN
9 SEDANG PERGI
10 MILIKKU TAK BEKERJA
11 TAK BISA MENGHUBUNGI
12 TAK ADA YANG TAHU KEBERADAANNYA
13 TERJATUH
14 TERHEMPAS
15 MOMMY KANDUNGMU
16 FLASHBACK
17 NODA PADA ADIKKU
18 BAYIMU SUDAH TAK ADA
19 KEHILANGAN MASA DEPAN
20 MAAFKAN AKU
21 SIAP UNTUK BERMAIN
22 BAWA AKU BERSAMAMU
23 SEBUAH PERINGATAN
24 JIKA DIRIMU MEMBENCIKU
25 MEMARAHI DAN MENGHUKUMKU
26 PUCAT DAN BERKERINGAT
27 ZACH ALEXANDER
28 MULAI GILA
29 MARTIN LUCA
30 SEBUAH PESAN
31 AKAN TETAP DI SINI
32 IA MENGHILANG
33 ANAK SIAPA?
34 MEMILIKI KELUARGA YANG UTUH
35 HARUS BISA BERTAHAN
36 MENGEJAR MASA DEPANKU
37 ANAK ITU ADALAH PUTRAKU
38 HALO SAYANG, INI DADDY
39 PEMBATALAN KERJA SAMA
40 PEMBALASAN
41 TAK MEMERLUKAN YANG LAIN
42 TAK MEMERLUKAN UANGMU
43 MINTA MAAF
44 TAK SUKA DENGANMU
45 MAKAN MALAM
46 CANTIK
47 LAKUKANLAH, AKU SIAP
48 MELAMARKU
49 DIA JUGA BERGUNA
50 AKAN MENGENALIMU
51 MEMPERMALUKANMU
52 BERTUNANGAN
53 PUKULAN
54 PERGI BERSAMA
55 RUMAH PERISTIRAHATAN
56 MAKAN MALAM
57 AKU MENYUKAIMU
58 SAKIT
59 MENAHAN EMOSI
60 KEPRIBADIAN GANDA
61 MENIKAHLAH DENGANKU
62 KABUR
63 KESAKITAN
64 MENCARI PEKERJAAN
65 HASIL TERAPI
66 DITOLAK
67 KERIBUTAN
68 MENJADI ISTRIKU
69 MENCARI WANITA LAIN
70 UNGKAPAN CINTA
71 VITAMIN
72 SESUATU YANG KITA INGINKAN
73 HARUS MENEMUKANMU
74 KONDISI ALINA
75 MENANTU
76 BERTEMU DENGANNYA
77 PUTRIKU MASIH HIDUP
78 PRIA LAIN
79 PERTEMUAN
80 PIKIRAN KE MANA-MANA
81 MEMULAI DARI AWAL
82 CALON ISTRI
83 INTIMIDASI
84 MAAFKAN AKU
85 MARTIN DAN ZEE
86 DEAN DAN NORMAN
87 KAMU MILIKKU
88 HATIKU DAN HATIMU
89 DIHUKUM
90 PALSU
91 GANJARAN YANG SETIMPAL
92 MELAHIRKAN
93 PEMERIKSAAN
94 KEBERSAMAAN
95 TURUT BAHAGIA
96 LEBIH CEPAT LAGI!
97 KEMBALI MENYAKITINYA
98 SURAT CERAI
99 MELAKUKAN HAL YANG BENAR
100 SATU KESEMPATAN
101 TAK BISAKAH KAMU KEMBALI?
102 BERTEMU ISTRIKU SENDIRI
103 APA YANG HARUS KULAKUKAN?
104 PERGI MEMBAWA CINTA
105 PASTI AKAN BAHAGIA
106 EXTRA PART (1)
Episodes

Updated 106 Episodes

1
PROLOG
2
ANGKAT KAKI
3
HARUS BICARA
4
MENJERAT PRIA KAYA
5
KEBAHAGIAANMU
6
CINTA MOMMY
7
PERGI ADALAH PILIHAN TERBAIK
8
BUTUH PELEPASAN
9
SEDANG PERGI
10
MILIKKU TAK BEKERJA
11
TAK BISA MENGHUBUNGI
12
TAK ADA YANG TAHU KEBERADAANNYA
13
TERJATUH
14
TERHEMPAS
15
MOMMY KANDUNGMU
16
FLASHBACK
17
NODA PADA ADIKKU
18
BAYIMU SUDAH TAK ADA
19
KEHILANGAN MASA DEPAN
20
MAAFKAN AKU
21
SIAP UNTUK BERMAIN
22
BAWA AKU BERSAMAMU
23
SEBUAH PERINGATAN
24
JIKA DIRIMU MEMBENCIKU
25
MEMARAHI DAN MENGHUKUMKU
26
PUCAT DAN BERKERINGAT
27
ZACH ALEXANDER
28
MULAI GILA
29
MARTIN LUCA
30
SEBUAH PESAN
31
AKAN TETAP DI SINI
32
IA MENGHILANG
33
ANAK SIAPA?
34
MEMILIKI KELUARGA YANG UTUH
35
HARUS BISA BERTAHAN
36
MENGEJAR MASA DEPANKU
37
ANAK ITU ADALAH PUTRAKU
38
HALO SAYANG, INI DADDY
39
PEMBATALAN KERJA SAMA
40
PEMBALASAN
41
TAK MEMERLUKAN YANG LAIN
42
TAK MEMERLUKAN UANGMU
43
MINTA MAAF
44
TAK SUKA DENGANMU
45
MAKAN MALAM
46
CANTIK
47
LAKUKANLAH, AKU SIAP
48
MELAMARKU
49
DIA JUGA BERGUNA
50
AKAN MENGENALIMU
51
MEMPERMALUKANMU
52
BERTUNANGAN
53
PUKULAN
54
PERGI BERSAMA
55
RUMAH PERISTIRAHATAN
56
MAKAN MALAM
57
AKU MENYUKAIMU
58
SAKIT
59
MENAHAN EMOSI
60
KEPRIBADIAN GANDA
61
MENIKAHLAH DENGANKU
62
KABUR
63
KESAKITAN
64
MENCARI PEKERJAAN
65
HASIL TERAPI
66
DITOLAK
67
KERIBUTAN
68
MENJADI ISTRIKU
69
MENCARI WANITA LAIN
70
UNGKAPAN CINTA
71
VITAMIN
72
SESUATU YANG KITA INGINKAN
73
HARUS MENEMUKANMU
74
KONDISI ALINA
75
MENANTU
76
BERTEMU DENGANNYA
77
PUTRIKU MASIH HIDUP
78
PRIA LAIN
79
PERTEMUAN
80
PIKIRAN KE MANA-MANA
81
MEMULAI DARI AWAL
82
CALON ISTRI
83
INTIMIDASI
84
MAAFKAN AKU
85
MARTIN DAN ZEE
86
DEAN DAN NORMAN
87
KAMU MILIKKU
88
HATIKU DAN HATIMU
89
DIHUKUM
90
PALSU
91
GANJARAN YANG SETIMPAL
92
MELAHIRKAN
93
PEMERIKSAAN
94
KEBERSAMAAN
95
TURUT BAHAGIA
96
LEBIH CEPAT LAGI!
97
KEMBALI MENYAKITINYA
98
SURAT CERAI
99
MELAKUKAN HAL YANG BENAR
100
SATU KESEMPATAN
101
TAK BISAKAH KAMU KEMBALI?
102
BERTEMU ISTRIKU SENDIRI
103
APA YANG HARUS KULAKUKAN?
104
PERGI MEMBAWA CINTA
105
PASTI AKAN BAHAGIA
106
EXTRA PART (1)

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!