TERHEMPAS

Hoekkk hoekkk

Logan benar-benar merasa lemas. Tubuhnya seakan tak bertenaga hingga kini harus diinfus. Setelah Logan terjatuh di depan kamar mandi, Vin dan Richard langsung memapahnya ke atas tempat tidur. Namun ketika Logan tersadar, ia kembali mengeluarkan isi perutnya.

Richard membaca laporan hasil laboratorium yang dijalani oleh Logan. Semua bagus, hanya saja ia kekurangan cairan karena terus memuntahkan isi perutnya.

“Sepertinya kamu benar-benar dilanda stres berlebihan, Log. Tak ada yang salah dengan laporan kesehatanmu,” Richard bisa mengambil kesimpulan itu karena dari laporan tersebut tercatat begitu banyak gas di dalam lambung Logan.

Pintu ruang perawatan terbuka dan tampak Darius dan Flo di sana.

“Logan! Kamu kenapa? Apa yang terjadi?” Dad Darius langsung masuk, begitu pula dengan Flo.

Darius melangkah mendekati brankar, begitu pula dengan Flo. Flo langsung mendekat ke samping brankar Logan dan memegang lengan putranya itu. Flo terlihat begitu kuatir dan gelisah.

“Apa yang terjadi dengan putraku?” tanya Flo pada Richard.

“Lepaskan tanganmu!” teriak Logan menghempaskan pegangan Flo dari lengannya. Meskipun tubuhnya begitu lemah, tapi ia tak ingin Flo mengambil kesempatan untuk mengambil hatinya. Ia bahkan berusaha menggunakan sekuat tenaganya untuk melakukan itu.

“Logan!” Darius langsung memegang tubuh Flo dari belakang agar istrinya itu tak terjatuh, “Jaga sikapmu!”

“Jaga sikapku? Seharusnya dia yang menjaga sikap. Ia harus tahu di mana posisinya. Ia hanya pengganti, ingat pengganti! Dan aku tak akan pernah menerimanya. Sebaiknya Dad pergi, aku tak mau melihatnya!” Logan memalingkan wajahnya. Ia tak mau melihat sama sekali ke arah Darius dan Flo.

Tubuh Flo tampak bergetar akibat penolakan Logan pada dirinya. Vin yang bertemu mata dengan Darius, meminta Daddy sahabatnya itu untuk keluar. Ia dan Richard akan menjelaskan semuanya pada mereka nanti.

Darius menghela nafasnya pelan kemudian mengikuti saran dari Vin. Darius membawa Flo keluar dari ruang perawatan Logan. Sebelumnya, ia menepuk bahu Vin dan Richard, menyerahkan putranya pada mereka.

“Sebaiknya kamu berlapang dadda, Log. Dengan begitu penyakit ini tak akan berlama-lama berada di tubuhmu,” kata Richard setelah Darius dan Flo keluar.

“Penyakit? Bukankah tadi kamu mengatakan aku tak apa-apa, tak ada yang salah denganku.”

“Tapi, Log …,” Richard ingin melanjutkan ucapannya namun Logan kembali memotongnya.

“Kalian mau aku sembuh? Mungkin dengan perceraian mereka, aku akan segera sembuh,” jawab Logan.

Vin dan Richard hanya bisa menghela nafasnya dalam melihat sikap Logan yang begitu keras kepala. Padahal, mereka telah melihat betapa Flo sangat baik dan perhatian pada Logan. Sangat jarang sekali ibu tiri yang bersikap seperti itu.

**

Suara mesin jahit memenuhi ruangan. Sesekali tangan lentik itu memutar roda di bagian atas dan kakinya pun terayun. Tangan memasukkan kain dan tercipta garis-garis benang yang tampak lurus.

“Ini di sini dan yang ini di sini,” Alina memberikan garis-garis pada gambar pola yang ia desain sendiri, kemudian ia kembali mengayunkan dan memutar roda mesin jahit itu. Rencananya, selain menerima jahitan di desai itu, ia juga akan membuka toko online yang akan menjual pakaian-pakaian untuk anak kecil.

Hari demi hari dilewati oleh Alina dengan bahagia dan tanpa rasa tertekan. Justru, yang mendominasi dirinya saat ini hanyalah rasa kuatir pada Mom Flo. Ketika ia sedang sendiri dan tak melakukan apapun, ia teringat pada Mom Flo.

“Apakah Kak Logan memperlakukan Mommy dengan baik?” gumamnya pelan sambil menatap ke arah luar melalui jendela. Ia menghentikan aktivitas menjahitnya sesaat kemudian menghela nafasnya.

Dengan perlahan ia bangkit untuk mengambil segelas air. Jika banyak duduk, tentu ia juga harus banyak minum air, terlebih saat ini ia sedang hamil, meskipun ia belum memeriksakannya. Ia harus menjaga kesehatannya, serta kesehatan bayi di dalam kandungannya.

Sementara itu di tempat yang hanya berjarak tiga jam perjalanan, tampak seorang wanita tengah membawa sebuah paperbag di tangannya. Senyum terukir di wajahnya karena saat ini ia akan bertemu dengan putranya. Ia bahkan memasak secara khusus makanan kesukaan Logan, sesuai perkataan Natalie waktu itu.

Tokk tokk tokk …

Ruang perawatan Logan tampak sepi dan hanya terdengar suara langkah kakinya. Flo memasuki ruang perawatan Logan dengan bahagia.

Flo sebenarnya belum meminta ijin pada Darius jika ia ingin menjenguk Logan. Ia hanya ingin memperlihatkan pada Logan niat baiknya. Mudah-mudahan Logan akan menyukai masakannya. Lebih bagus lagi jika Logan menerimanya sebagai Mommy-nya.

“Log?” Di atas tempat tidur tak tampak siapa pun. Kosong!

“Apa ia sedang melakukan pemeriksaan di ruangan lain?” gumam Flo seorang diri.

Flo melangkah lalu meletakkan paperbag yang ia bawa di atas nakas. Ia masih bingung dengan situasi ini dan akhirnya ia memutuskan untuk keluar dan bertanya pada dokter ataupun perawat.

Namun sebelum ia berhasil keluar, sebuah tangan mencengkeram pergelangan tangannya dengan kencang, kemudian dengan kasar menghempaskan tubuhnya hingga terjatuh ke lantai.

“Arhhhh …,”Tangan Flo terasa sakit, begitu pula kepalanya yang terkena pinggir brankar.

“Ternyata masih berani sekali kamu datang ke sini, sendirian pula. Apa kamu kira aku tak berani menyakitimu? Justru aku sangat menyukai waktu ini, waktu di mana kamu akan sadar bahwa kamu bukanlah siapa-siapa,” ujar Logan dengan tatapan tajam.

“A-aku membawakanmu makanan kesukaanmu,” kata Flo yang sepertinya pantang menyerah untuk mendapatkan hati Logan.

Logan berdecak bahkan menertawakan wanita di hadapannya ini, “makanan kesukaanku? Tahu apa kamu tentang makanan kesukaanku?”

“Tapi, Log. Sayang …”

“Keluar!!! Jangan pernah memanggilku sayang, aku jijik mendengarnya!” Teriak Logan dengan sangat kencang. Tubuh Flo bergetar dan kakinya seketika melangkah keluar dari ruang perawatan itu, meninggalkan Logan seorang diri.

Setelah berlari beberapa saat, Flo pun mulai memperlambat langkahnya. Nafasnya memburu dan jantungnya berdetak dengan sangat cepat. Ketakutan masih menjalar di tubuh Flo, hingga ia keluar dari rumah sakit. Flo meremas kedua tangannya sambil terus bergumam.

“Ia tak akan pernah menerimaku,” gumam Flo, “Ini kesalahanku, aku pantas menerima semua ini. Kalau saja dulu aku tak pernah memberikannya pada Natalie, mungkin …”

Air mata membasahi pipi Flo hingga menghalangi pandangannya. Ia bahkan sudah tak sadar telah melangkah sedikit jauh dari rumah sakit. Kakinya melangkah tak tentu arah hingga membuat suara klakson mulai saling bersahutan dan teriakan pun terdengar. Namun, Flo yang sibuk dengan pikirannya sendiri, tak mendengar semua itu, hingga akhirnya …

Brakkk

Tubuh wanita itu terhempas ke aspal setelah sebelumnya sebuah mobil menghantamnya.

🌹🌹🌹

Terpopuler

Comments

Shinee Thacker

Shinee Thacker

Betele tele.. Knp gak blg ajah sih yg sebenarnya kalo dia ibuk kandungan.. Bikin orang gemes ajag...

2024-08-20

5

Cipika Cipiki

Cipika Cipiki

dasar anak durhakim kau Logam besi,, kasar amat sama perempuan, ga di club' ga di rumah ga di kamar semua wanita kau kasari

2023-12-12

1

Cipika Cipiki

Cipika Cipiki

Othor nya selalu berhasil bikin penasaran, Flo dan Natalie bersahabat tapi berbagi suamikah 🤔🤔

2023-12-12

0

lihat semua
Episodes
1 PROLOG
2 ANGKAT KAKI
3 HARUS BICARA
4 MENJERAT PRIA KAYA
5 KEBAHAGIAANMU
6 CINTA MOMMY
7 PERGI ADALAH PILIHAN TERBAIK
8 BUTUH PELEPASAN
9 SEDANG PERGI
10 MILIKKU TAK BEKERJA
11 TAK BISA MENGHUBUNGI
12 TAK ADA YANG TAHU KEBERADAANNYA
13 TERJATUH
14 TERHEMPAS
15 MOMMY KANDUNGMU
16 FLASHBACK
17 NODA PADA ADIKKU
18 BAYIMU SUDAH TAK ADA
19 KEHILANGAN MASA DEPAN
20 MAAFKAN AKU
21 SIAP UNTUK BERMAIN
22 BAWA AKU BERSAMAMU
23 SEBUAH PERINGATAN
24 JIKA DIRIMU MEMBENCIKU
25 MEMARAHI DAN MENGHUKUMKU
26 PUCAT DAN BERKERINGAT
27 ZACH ALEXANDER
28 MULAI GILA
29 MARTIN LUCA
30 SEBUAH PESAN
31 AKAN TETAP DI SINI
32 IA MENGHILANG
33 ANAK SIAPA?
34 MEMILIKI KELUARGA YANG UTUH
35 HARUS BISA BERTAHAN
36 MENGEJAR MASA DEPANKU
37 ANAK ITU ADALAH PUTRAKU
38 HALO SAYANG, INI DADDY
39 PEMBATALAN KERJA SAMA
40 PEMBALASAN
41 TAK MEMERLUKAN YANG LAIN
42 TAK MEMERLUKAN UANGMU
43 MINTA MAAF
44 TAK SUKA DENGANMU
45 MAKAN MALAM
46 CANTIK
47 LAKUKANLAH, AKU SIAP
48 MELAMARKU
49 DIA JUGA BERGUNA
50 AKAN MENGENALIMU
51 MEMPERMALUKANMU
52 BERTUNANGAN
53 PUKULAN
54 PERGI BERSAMA
55 RUMAH PERISTIRAHATAN
56 MAKAN MALAM
57 AKU MENYUKAIMU
58 SAKIT
59 MENAHAN EMOSI
60 KEPRIBADIAN GANDA
61 MENIKAHLAH DENGANKU
62 KABUR
63 KESAKITAN
64 MENCARI PEKERJAAN
65 HASIL TERAPI
66 DITOLAK
67 KERIBUTAN
68 MENJADI ISTRIKU
69 MENCARI WANITA LAIN
70 UNGKAPAN CINTA
71 VITAMIN
72 SESUATU YANG KITA INGINKAN
73 HARUS MENEMUKANMU
74 KONDISI ALINA
75 MENANTU
76 BERTEMU DENGANNYA
77 PUTRIKU MASIH HIDUP
78 PRIA LAIN
79 PERTEMUAN
80 PIKIRAN KE MANA-MANA
81 MEMULAI DARI AWAL
82 CALON ISTRI
83 INTIMIDASI
84 MAAFKAN AKU
85 MARTIN DAN ZEE
86 DEAN DAN NORMAN
87 KAMU MILIKKU
88 HATIKU DAN HATIMU
89 DIHUKUM
90 PALSU
91 GANJARAN YANG SETIMPAL
92 MELAHIRKAN
93 PEMERIKSAAN
94 KEBERSAMAAN
95 TURUT BAHAGIA
96 LEBIH CEPAT LAGI!
97 KEMBALI MENYAKITINYA
98 SURAT CERAI
99 MELAKUKAN HAL YANG BENAR
100 SATU KESEMPATAN
101 TAK BISAKAH KAMU KEMBALI?
102 BERTEMU ISTRIKU SENDIRI
103 APA YANG HARUS KULAKUKAN?
104 PERGI MEMBAWA CINTA
105 PASTI AKAN BAHAGIA
106 EXTRA PART (1)
Episodes

Updated 106 Episodes

1
PROLOG
2
ANGKAT KAKI
3
HARUS BICARA
4
MENJERAT PRIA KAYA
5
KEBAHAGIAANMU
6
CINTA MOMMY
7
PERGI ADALAH PILIHAN TERBAIK
8
BUTUH PELEPASAN
9
SEDANG PERGI
10
MILIKKU TAK BEKERJA
11
TAK BISA MENGHUBUNGI
12
TAK ADA YANG TAHU KEBERADAANNYA
13
TERJATUH
14
TERHEMPAS
15
MOMMY KANDUNGMU
16
FLASHBACK
17
NODA PADA ADIKKU
18
BAYIMU SUDAH TAK ADA
19
KEHILANGAN MASA DEPAN
20
MAAFKAN AKU
21
SIAP UNTUK BERMAIN
22
BAWA AKU BERSAMAMU
23
SEBUAH PERINGATAN
24
JIKA DIRIMU MEMBENCIKU
25
MEMARAHI DAN MENGHUKUMKU
26
PUCAT DAN BERKERINGAT
27
ZACH ALEXANDER
28
MULAI GILA
29
MARTIN LUCA
30
SEBUAH PESAN
31
AKAN TETAP DI SINI
32
IA MENGHILANG
33
ANAK SIAPA?
34
MEMILIKI KELUARGA YANG UTUH
35
HARUS BISA BERTAHAN
36
MENGEJAR MASA DEPANKU
37
ANAK ITU ADALAH PUTRAKU
38
HALO SAYANG, INI DADDY
39
PEMBATALAN KERJA SAMA
40
PEMBALASAN
41
TAK MEMERLUKAN YANG LAIN
42
TAK MEMERLUKAN UANGMU
43
MINTA MAAF
44
TAK SUKA DENGANMU
45
MAKAN MALAM
46
CANTIK
47
LAKUKANLAH, AKU SIAP
48
MELAMARKU
49
DIA JUGA BERGUNA
50
AKAN MENGENALIMU
51
MEMPERMALUKANMU
52
BERTUNANGAN
53
PUKULAN
54
PERGI BERSAMA
55
RUMAH PERISTIRAHATAN
56
MAKAN MALAM
57
AKU MENYUKAIMU
58
SAKIT
59
MENAHAN EMOSI
60
KEPRIBADIAN GANDA
61
MENIKAHLAH DENGANKU
62
KABUR
63
KESAKITAN
64
MENCARI PEKERJAAN
65
HASIL TERAPI
66
DITOLAK
67
KERIBUTAN
68
MENJADI ISTRIKU
69
MENCARI WANITA LAIN
70
UNGKAPAN CINTA
71
VITAMIN
72
SESUATU YANG KITA INGINKAN
73
HARUS MENEMUKANMU
74
KONDISI ALINA
75
MENANTU
76
BERTEMU DENGANNYA
77
PUTRIKU MASIH HIDUP
78
PRIA LAIN
79
PERTEMUAN
80
PIKIRAN KE MANA-MANA
81
MEMULAI DARI AWAL
82
CALON ISTRI
83
INTIMIDASI
84
MAAFKAN AKU
85
MARTIN DAN ZEE
86
DEAN DAN NORMAN
87
KAMU MILIKKU
88
HATIKU DAN HATIMU
89
DIHUKUM
90
PALSU
91
GANJARAN YANG SETIMPAL
92
MELAHIRKAN
93
PEMERIKSAAN
94
KEBERSAMAAN
95
TURUT BAHAGIA
96
LEBIH CEPAT LAGI!
97
KEMBALI MENYAKITINYA
98
SURAT CERAI
99
MELAKUKAN HAL YANG BENAR
100
SATU KESEMPATAN
101
TAK BISAKAH KAMU KEMBALI?
102
BERTEMU ISTRIKU SENDIRI
103
APA YANG HARUS KULAKUKAN?
104
PERGI MEMBAWA CINTA
105
PASTI AKAN BAHAGIA
106
EXTRA PART (1)

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!