SEDANG PERGI

Logan kembali berkumpul bersama Vin dan Richard di sebuah klub malam. Kepalanya yang pusing dan penat, membawanya kembali ke tempat itu.

Pintu ruang VIP di mana mereka berada kembali terbuka. Tampak tuga orang wanita dengan pakaian sekssi masuk ke dalam. Laura yang melihat kehadiran Logan di sana pun langsung melangkah lebar dan menempatkan dirinya di sebelah Logan.

“Apa kabarmu, Log? Aku merindukanmu,” bisik Laura dengan nada bicara yang begitu sensuual.

Namun, lagi dan lagi … tak ada rasa sama sekali di dalam diri Logan. Anacondanya seakan mati rasa dan tak bereaksi seperti dulu.

Aku bisa gila jika seperti ini. - batin Logan.

Laura mulai membuka kancing kemeja Logan satu demi satu, kemudian memasukkan tangannya hingga menyentuh dadda bidang yang penuh otot milik Logan. Laura kembali terbayang malam panasnya yang pernah ia rasakan bersama Logan dan ia ingin mengulanginya.

“Ahhh, Log,” hanya dengan menyentuh tubuh Logan, Laura mendessah. Inti miliknya sudah mulai berkedut minta untuk dipuaskan.

Namun, Logan sama sekali tak merasakan apa-apa. Ia bahkan merasa jijik dengan wanita di sebelahnya yang mengeluarkan suara-suara tak merdu sama sekali.

Jauh sekali ia dengan Alina. Suara Alina lebih merdu dan dessahannya pun begitu indah. - batin Logan. Tapi sedetik kemudian, ia berdecak kesal karena memikirkan wanita itu.

“Log, aku sudah tak tahan. Ayo,” ajak Laura agar Logan segera membuka kamar untuk mereka berdua.

Logan hanya diam tak peduli dengan apa yang dikatakan oleh Laura. Ia bahkan menuangkan kembali minuman ke dalam gelas lalu menegaknya hingga tandas.

“Buka kamar? Untuk apa?” tanya Logan tanpa melihat ke arah Laura.

“Log, aku sudah tak tahan lagi,” racau Laura karena miliknya sudah berkedut luar biasa minta untuk dipuaskan. Ia bahkan menarik sedikit rok nya ke atas, kemudian menurunkan cellana dallam miliknya. Hal itu menjadi perhatian Vin dan Richard. Mereka berdua bersiul memperhatikan apa yang dilakukan oleh Laura.

Bughhh

“Ahhhh!!!” Untuk kesekian kalinya, Logan mendorong tubuh Laura hingga wanita itu terjerembab ke lantai dengan keadaan kaki membuka. Hal itu tentu membuat kedua pria lain membulatkan matanya karena melihat pemandangan di hadapannya.

“Menjijikkan!!” teriak Logan tiba-tiba, “Aku pulang!!”

Tanpa melihat lagi ke arah dua sahabatnya, Logan pun meninggalkan ruang VIP tersebut.

“Logan!” Laura yang ditinggalkan begitu saja langsung berteriak. Ia merasa malu luar biasa, selain itu hassratnya sudah di ubun-ubun dan bisa-bisa ia panas dingin kalau tidak segera disalurkan.

Vin dan Richard yang melihat kepergian Logan akhirnya juga beranjak dari sana dan meninggalkan semua wanita malam itu. Mereka juga seperti kehilangan selera saat melihat Logan pergi. Namun, tak lupa Vin meletakkan segepok uang di atas meja.

“Dibagi tiga ya. Ingat jangan bertengkar, apalagi jambak-jambakan,” ujar Vin tersenyum kemudian pergi dari sana.

**

Alina menikmati makan malamnya bersama Grandma Beatrice dan juga Carlos. Keduanya bersikap sangat baik pada Alina, hingga Alina merasa diterima di sana.

Namun malam itu ia tak bisa memejamkan matanya. Ia mengelus perutnya yang masih rata, di mana ada kehidupan baru di sana.

“Maafkan Mommy, sayang. Mommy berharap kamu sehat. Jikalau terjadi sesuatu padamu, Mommy akan terima. Mommy akan menyayangimu apa adanya,” gumam Alina pelan. Tak dipungkiri bahwa hatinya gelisah, mengingat Logan adalah kakaknya, satu Mommy meskipun berbeda Daddy.

“Kita tak akan bertemu mereka lagi, sayang. Kita akan hidup berdua saja di sini. Hidup tenang dan damai,” kata Alina yang kembali mengelus perutnya.

Malam ini adalah malam pertamanya berada di rumah itu. Ia tahu pasti akan sedikit kesulitan untuk tidur mengingat ini adalah tempat baru baginya. Ia tak pergi jauh dari Kita New York, hanya ke kota yang berjarak tiga jam dari sana.

Flashback On

Alina menghela nafasnya saat ingin menyerahkan tiket yang sudah ia beli menuju ke Toronto, Kanada.

“Bagaimana kalau Mommy mencariku di sana? Tentu kepergianku akan sia-sia dan mereka akan dengan cepat menemukanku,” gumam Alina.

Alina yang merasa ragu, melangkah ke arah tempat duduknya lagi. Sepertinya ia harus membuat keputusan lain. Akhirnya ia menitipkan kopernya ke salah satu tempat penitipan yang ada di bandara. Ia melangkah menuju ke konter check-in. Setelah selesai, ia melangkah menuju ruang tunggu.

“Ini waktunya,” Alina menyerahkan tiketnya sebelum akhirnya ia menaiki pesawat. Ketika ia melihat seluruh penumpang sudah naik semua, ia justru berjalan ke arah luar.

“Nona, anda mau ke mana?” tanya seorang pramugari.

“Ada barangku yang tertinggal. Aku harus mengambilnya dulu,” jawab Alina.

“Tapi pesawat akan segera berangkat, Nona.”

Alina tetap melangkahkan kakinya keluar dari pesawat. Ia langsung menuju ke tempat ia menitipkan koper dan mengambilnya. Ia pun keluar dari bandara dan segera mencari taksi untuk membawanya ke stasiun.

Flashback Off

Alina mulai berpikir akan pekerjaan yang bisa ia lakukan di tempat tinggalnya yang baru ini. Tak mungkin ia terus mengandalkan uang tabungannya yang kini tersisa sedikit, untuk bertahan hidup.

**

Logan sudah tak tahan lagi, akhirnya ia kembali ke Mansion Ruiz untuk menemui Alina. Bukankah wanita itu tak menuruti perintahnya hingga pernikahan Dad Darius terjadi, maka ia harus menanggung akibatnya. Untuk selamanya ia akan menjadi jallang bagi Logan, demikian pikirnya.

“Alina!” Logan memanggilnya dengan setengah berteriak.

Ia tahu Dad Darius tak ada di Mansion karena langsung pergi berbulan madu setelah acara resepsi pernikahannya.

“Tu-tuan …,” seorang pelayan dengan terburu-buru membawakan segelas air di atas nampan. Ia tak menyangka Logan kembali pulang, padahal hari sudah menjelang tengah malam.

Logan melewati pelayan itu begitu saja, bahkan tak menyentuh gelas berisi air yang biasanya menjadi kebiasaan Logan.

“Alina!”

“Tu-tuan.”

Langkah Logan begitu lebar karena ia ingin segera sampai di kamar tidur Alina. Ia ingin menuntaskan hassratnya, sekaligus memastikan apakah miliknya bisa berdiri jika bermain bersama Alina.

Logan membuka pintu kamar tidur Alina, tapi yanpak sepi. Tempat tidurnya pun masih terlihat sangat rapi.

“Tu-tuan, minum anda,” kata pelayan itu yang mengikuti langkah Logan, meskipun ia tak secepat langkah Logan.

“Di mana Alina?” tanya Logan pada pelayan itu.

Tak mungkin dia menginap di hotel ataupun ikut Daddy berbulan madu kan? - batin Logan.

“Nona Alina sedang pergi, Tuan.”

Logan berdecak kesal. Ia tak suka saat tak melihat keberadaan Alina di Mansion.

“Pergilah!”

Logan kembali masuk ke dalam kamar tidur Alina. Ia melihat tempat tidur dan kembali terbayang bagaimana ia menikmati tubuh Alina. Baru membayangkannya saja, miliknya langsung menegang dengan sempurna.

Sepertinya aku harus menuntaskannya sendiri kali ini. - batin Logan.

🌹🌹🌹

Terpopuler

Comments

Silvi Vicka Carolina

Silvi Vicka Carolina

wanita gak ada harganya .....

2025-01-20

0

Silvi Vicka Carolina

Silvi Vicka Carolina

bisa gtu ya ...

2025-01-20

0

lili

lili

sukurin karmamu logan ...

2024-04-19

0

lihat semua
Episodes
1 PROLOG
2 ANGKAT KAKI
3 HARUS BICARA
4 MENJERAT PRIA KAYA
5 KEBAHAGIAANMU
6 CINTA MOMMY
7 PERGI ADALAH PILIHAN TERBAIK
8 BUTUH PELEPASAN
9 SEDANG PERGI
10 MILIKKU TAK BEKERJA
11 TAK BISA MENGHUBUNGI
12 TAK ADA YANG TAHU KEBERADAANNYA
13 TERJATUH
14 TERHEMPAS
15 MOMMY KANDUNGMU
16 FLASHBACK
17 NODA PADA ADIKKU
18 BAYIMU SUDAH TAK ADA
19 KEHILANGAN MASA DEPAN
20 MAAFKAN AKU
21 SIAP UNTUK BERMAIN
22 BAWA AKU BERSAMAMU
23 SEBUAH PERINGATAN
24 JIKA DIRIMU MEMBENCIKU
25 MEMARAHI DAN MENGHUKUMKU
26 PUCAT DAN BERKERINGAT
27 ZACH ALEXANDER
28 MULAI GILA
29 MARTIN LUCA
30 SEBUAH PESAN
31 AKAN TETAP DI SINI
32 IA MENGHILANG
33 ANAK SIAPA?
34 MEMILIKI KELUARGA YANG UTUH
35 HARUS BISA BERTAHAN
36 MENGEJAR MASA DEPANKU
37 ANAK ITU ADALAH PUTRAKU
38 HALO SAYANG, INI DADDY
39 PEMBATALAN KERJA SAMA
40 PEMBALASAN
41 TAK MEMERLUKAN YANG LAIN
42 TAK MEMERLUKAN UANGMU
43 MINTA MAAF
44 TAK SUKA DENGANMU
45 MAKAN MALAM
46 CANTIK
47 LAKUKANLAH, AKU SIAP
48 MELAMARKU
49 DIA JUGA BERGUNA
50 AKAN MENGENALIMU
51 MEMPERMALUKANMU
52 BERTUNANGAN
53 PUKULAN
54 PERGI BERSAMA
55 RUMAH PERISTIRAHATAN
56 MAKAN MALAM
57 AKU MENYUKAIMU
58 SAKIT
59 MENAHAN EMOSI
60 KEPRIBADIAN GANDA
61 MENIKAHLAH DENGANKU
62 KABUR
63 KESAKITAN
64 MENCARI PEKERJAAN
65 HASIL TERAPI
66 DITOLAK
67 KERIBUTAN
68 MENJADI ISTRIKU
69 MENCARI WANITA LAIN
70 UNGKAPAN CINTA
71 VITAMIN
72 SESUATU YANG KITA INGINKAN
73 HARUS MENEMUKANMU
74 KONDISI ALINA
75 MENANTU
76 BERTEMU DENGANNYA
77 PUTRIKU MASIH HIDUP
78 PRIA LAIN
79 PERTEMUAN
80 PIKIRAN KE MANA-MANA
81 MEMULAI DARI AWAL
82 CALON ISTRI
83 INTIMIDASI
84 MAAFKAN AKU
85 MARTIN DAN ZEE
86 DEAN DAN NORMAN
87 KAMU MILIKKU
88 HATIKU DAN HATIMU
89 DIHUKUM
90 PALSU
91 GANJARAN YANG SETIMPAL
92 MELAHIRKAN
93 PEMERIKSAAN
94 KEBERSAMAAN
95 TURUT BAHAGIA
96 LEBIH CEPAT LAGI!
97 KEMBALI MENYAKITINYA
98 SURAT CERAI
99 MELAKUKAN HAL YANG BENAR
100 SATU KESEMPATAN
101 TAK BISAKAH KAMU KEMBALI?
102 BERTEMU ISTRIKU SENDIRI
103 APA YANG HARUS KULAKUKAN?
104 PERGI MEMBAWA CINTA
105 PASTI AKAN BAHAGIA
106 EXTRA PART (1)
Episodes

Updated 106 Episodes

1
PROLOG
2
ANGKAT KAKI
3
HARUS BICARA
4
MENJERAT PRIA KAYA
5
KEBAHAGIAANMU
6
CINTA MOMMY
7
PERGI ADALAH PILIHAN TERBAIK
8
BUTUH PELEPASAN
9
SEDANG PERGI
10
MILIKKU TAK BEKERJA
11
TAK BISA MENGHUBUNGI
12
TAK ADA YANG TAHU KEBERADAANNYA
13
TERJATUH
14
TERHEMPAS
15
MOMMY KANDUNGMU
16
FLASHBACK
17
NODA PADA ADIKKU
18
BAYIMU SUDAH TAK ADA
19
KEHILANGAN MASA DEPAN
20
MAAFKAN AKU
21
SIAP UNTUK BERMAIN
22
BAWA AKU BERSAMAMU
23
SEBUAH PERINGATAN
24
JIKA DIRIMU MEMBENCIKU
25
MEMARAHI DAN MENGHUKUMKU
26
PUCAT DAN BERKERINGAT
27
ZACH ALEXANDER
28
MULAI GILA
29
MARTIN LUCA
30
SEBUAH PESAN
31
AKAN TETAP DI SINI
32
IA MENGHILANG
33
ANAK SIAPA?
34
MEMILIKI KELUARGA YANG UTUH
35
HARUS BISA BERTAHAN
36
MENGEJAR MASA DEPANKU
37
ANAK ITU ADALAH PUTRAKU
38
HALO SAYANG, INI DADDY
39
PEMBATALAN KERJA SAMA
40
PEMBALASAN
41
TAK MEMERLUKAN YANG LAIN
42
TAK MEMERLUKAN UANGMU
43
MINTA MAAF
44
TAK SUKA DENGANMU
45
MAKAN MALAM
46
CANTIK
47
LAKUKANLAH, AKU SIAP
48
MELAMARKU
49
DIA JUGA BERGUNA
50
AKAN MENGENALIMU
51
MEMPERMALUKANMU
52
BERTUNANGAN
53
PUKULAN
54
PERGI BERSAMA
55
RUMAH PERISTIRAHATAN
56
MAKAN MALAM
57
AKU MENYUKAIMU
58
SAKIT
59
MENAHAN EMOSI
60
KEPRIBADIAN GANDA
61
MENIKAHLAH DENGANKU
62
KABUR
63
KESAKITAN
64
MENCARI PEKERJAAN
65
HASIL TERAPI
66
DITOLAK
67
KERIBUTAN
68
MENJADI ISTRIKU
69
MENCARI WANITA LAIN
70
UNGKAPAN CINTA
71
VITAMIN
72
SESUATU YANG KITA INGINKAN
73
HARUS MENEMUKANMU
74
KONDISI ALINA
75
MENANTU
76
BERTEMU DENGANNYA
77
PUTRIKU MASIH HIDUP
78
PRIA LAIN
79
PERTEMUAN
80
PIKIRAN KE MANA-MANA
81
MEMULAI DARI AWAL
82
CALON ISTRI
83
INTIMIDASI
84
MAAFKAN AKU
85
MARTIN DAN ZEE
86
DEAN DAN NORMAN
87
KAMU MILIKKU
88
HATIKU DAN HATIMU
89
DIHUKUM
90
PALSU
91
GANJARAN YANG SETIMPAL
92
MELAHIRKAN
93
PEMERIKSAAN
94
KEBERSAMAAN
95
TURUT BAHAGIA
96
LEBIH CEPAT LAGI!
97
KEMBALI MENYAKITINYA
98
SURAT CERAI
99
MELAKUKAN HAL YANG BENAR
100
SATU KESEMPATAN
101
TAK BISAKAH KAMU KEMBALI?
102
BERTEMU ISTRIKU SENDIRI
103
APA YANG HARUS KULAKUKAN?
104
PERGI MEMBAWA CINTA
105
PASTI AKAN BAHAGIA
106
EXTRA PART (1)

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!