Di tengah perjalanan menuju istana utama, Han Yunxi bertemu mu liyue yang sedang mengamuk di depan gerbang istana putra mahkota.
Karna Han Yunxi yang memegang kuasa di sini,Han Yunxi berjalan mendekati mu liyue.
Ketika tangan mu liyue terangkat untuk menampar pelayan wanita itu,dengan cepat Han Yunxi menahan tangan mu liyue.
Mu liyue menoleh dengan marah ke arah Han Yunxi.
"Apa?!" Ucap mu liyue dengan nada tinggi yang membuat xuan marah.
Han Yunxi yang di bentak oleh mu liyue hanya menatap datar ke arah nya.
"Selir liyue! Jaga sikap mu pada putri mahkota!" Sentak xuan yang membuat mu liyue beralih menatap dirinya.
"Kau hanya pelayan!,jangan menceramahi aku!" Bentak mu liyue yang membuat xuan semakin geram.
Xuan hanya tidak terima jika majikan nya selalu di anggap rendah oleh mu liyue,sekarang majikan nya adalah ibu negara di masa depan kelak,kenapa wanita satu ini tidak bisa menghormati majikan nya?!.
Saat xuan ingin membalas bentakan mu liyue,terdengar suara tegas wanita lain dari arah luar gerbang istana putra mahkota.
"Selir lancang!"
Mu liyue menoleh dengan marah,namun wajah nya berubah pucat saat melihat orang yang baru saja menegur nya.
"Menantu Yunxi memberi salam kepada yang mulia permaisuri" ucap Han Yunxi sembari menorehkan senyum tipis di bibir.
"Selir liyue,kamu kira kamu siapa bisa berlaku tidak sopan pada putri mahkota?" Kini permaisuri menatap marah ke arah mu liyue.
Mu liyue memasang wajah pucat Pasih, permaisuri Fei Shu menatap sinis ke arah nya.
"Selir liyue,cepat meminta maaf pada putri mahkota,setelah ini salin buku tatak rama wanita bangsawan" ujar permaisuri yang membuat mu liyue menggeretakkan gigi nya.
Han Yunxi hanya menatap datar ke arah mu liyue.
Mu liyue berlutut ke arah Han Yunxi dan mengucapkan kalimat permintaan maaf dengan hati nya yang terus menerus menekan amarah.
"Selir ini sudah tidak tahu aturan dan sopan santun,mohon putri mahkota memberikan maaf untuk selir ini" .
Han Yunxi tersenyum tipis lalu membuka mulut nya."tentu saja akan aku maafkan,kau adalah 'sahabat' ku,ayo cepat berdiri".
Permaisuri tersenyum melihat Han Yunxi,dia sangat menyukai menantu nya yang satu ini,jika putri mahkota lain yang mengalami hal ini pasti selir yang sudah lancang akan di hukum habis-habisan.
Mu liyue berdiri dengan kepala tertunduk.
"Tunggu apa lagi,cepat kembali ke kediaman mu lalu salin buku tatakrama wanita" perintah permaisuri.
Mu liyue pamit dan berjalan pergi dengan kepala yang masih tertunduk,tangan nya mengepal keras di dalam hanfu hijau nya.
"Ibunda,Yunxi baru saja ingin menemui mu" ucap Han Yunxi dengan senyum manis.
Permaisuri menghilangkan kerutan yang terlukis di wajah nya karna kejadian tadi,dan mengganti nya dengan senyum yang sangat tulus khas seorang ibu.
"Sesekali tidak mengapa bukan jika aku yang menemui mu?" Jawab permaisuri.
"Tetapi itu bisa membuat Han Yunxi tidak sopan pada ibunda jika senior yang mengunjungi junior nya" ujar Han Yunxi dengan senyum tidak enak.
"Tidak apa-apa,ayo sekarang kita ke kediaman mu".
Permaisuri Fei Shu dan Han Yunxi berjalan beriringan ke arah kediaman milik nya.
Setelah sampai Han Yunxi menyuruh pelayan menyiapkan bangku untuk dirinya,karna bangku milik nya sudah dia persilahkan untuk permaisuri.
Setelah bangku datang,Han Yunxi duduk dan mulai menuangkan teh ke cangkir permaisuri.
Dengan kecerobohan yang sama seperti sebelum nya,lengan hanfu Han Yunxi terangkat dan menampilkan tanda keperawanan milik nya.
Permaisuri menatap tajam ke arah tanda itu dan menggebrak meja dengan kencang.
"Yunxi-er!".
Han Yunxi tersentak kaget dan tak sengaja menumpahkan teh ke meja.
"A..ada apa ibunda?" Tanya Han Yunxi dengan wajah terkejut.
"Kenapa tanda itu masih ada?" Jawab permaisuri dengan nada marah.
Han Yunxi menatap ke arah tangan nya lalu melotot dengan terkejut.
'sialan, bagaimana aku bisa melupakan tanda ini?!' kesal Han Yunxi dalam hati.
"I..ibunda i..ini-"
"Kami tidak sempat melakukan nya" terdengar suara Han shuo dari arah luar gerbang kediaman Han Yunxi.
"Bagaimana bisa tidak sempat?!,apa kalian tidak memiliki cukup waktu?" Tanya permaisuri.
Han Yunxi hanya diam menunduk,sekarang dirinya tidak bisa beralasan lagi.
"Ibu,pelankan suara anda,jika ada yang mendengar akan bisa menjadi rumor bahwa putri mahkota tidak aku cintai".
Han Yunxi melotot ke arah Han shuo, Han shuo hanya menghiraukan tatapan istri nya itu.
'apa yang dikatakan pria ini?apa dia ingin menebar kemesraan?' kesal Han Yunxi dalam hati.
"Kalau begitu jelaskan,kenapa tanda itu masih belum hilang dari lengan menantu ku?" Tanya permaisuri.
"itu karna belakangan ini putra mahkota sering mengalami sakit kepala,jadi kami sepakat untuk melakukan 'itu' di lain waktu,selain itu juga karna pekerjaan putra mahkota yang terus menerus datang." Kini Han Yunxi setuju untuk masuk kedalam sandiwara putra mahkota.
Permaisuri menatap lurus ke arah menantu dan anak nya,lalu kembali membuka suara."baiklah,setelah aku pulang dari sini,aku akan meminta kepada kaisar untuk memberikan hari libur untuk putra mahkota".
Han Yunxi terkejut dengan omongan mertua nya."i..ibunda tidak perlu se-" omongan Han Yunxi di potong Han shuo secara tiba-tiba.
"Terimakasih atas perhatian ibunda".
Han Yunxi memasang senyum seolah ikut senang dengan keputusan permaisuri Fei Shu,dan mengucapkan kata terimakasih seperti Han shuo.
Saat permaisuri melangkahkan kaki nya keluar gerbang utama istana putra mahkota,kaki nya terhenti lalu mengucapkan kata-kata yang membuat bulu kuduk Han Yunxi berdiri.
"Aku harap kalian menggunakan kesempatan yang telah aku berikan dengan baik,dan Yunxi-er ibu mertua mu ini berharap tanda yang ada di lengan mu itu sudah menghilang saat kita bertemu lagi".
Han Yunxi tersenyum lalu membalas ucapan permaisuri dengan terpaksa."tentu saja ibunda,Yunxi sangat berterimakasih".
_______
Han Yunxi sedang memakan jeruk yang ada di meja milik nya,lalu mengupas nya dengan malas sambil memikirkan omongan permaisuri Fei Shu.
Namun dirinya di buat terkejut saat pintu kamar nya di buka secara tiba-tiba.
Mata nya menatap si pembuka pintu tersebut dan melihat mu liyue sedang berdiri dengan wajah sendu.
Dengan malas,Han Yunxi bertanya pada mu liyue.
"Ada apa?"
Mu liyue membalas pertanyaan Han Yunxi dengan mata berkaca-kaca,yang membuat xuan sangat gatal ingin menampar wajah mu liyue.
"Han Yunxi ta..tadi saat di gerbang istana putra mahkota aku tidak berniat untuk membentak mu,a..aku-" Han Yunxi segera menyelak omongan mu liyue dengan sengaja.
"Ya aku mengerti,tidak apa-apa".
Mu liyue mengembangkan senyum nya lalu berjalan mendekati meja Han Yunxi lalu duduk di bangku yang kosong.
Xuan ingin langsung berkomentar namun Han Yunxi memberi kode padanya seperti.'tenang saja,aku tidak masalah'. Saat menerima kode tersebut xuan hanya bisa memaki mu liyue dalam hati.
Mu liyue celingak-celinguk ke kanan dan ke kiri,lalu membuka mulut tipis nya."Yunxi,bisakah kita mengobrol untuk berdua saja?,ada yang ingin aku bicarakan pada mu".
"Ya tentu saja,kalian semua keluar" kata Han Yunxi yang langsung di angguki oleh para pelayan wanita di kamar nya.
Saat semua pelayan sudah keluar,mu liyue memasang mimik wajah yang berbeda dari sebelum nya. Jika sebelumnya yang dia tampilkan adalah wajah merendah dan memelas,namun sekarang sebalik nya,dan itu sangat menyebalkan di mata Han Yunxi.
Tanpa basa-basi mu liyue langsung berbicara ke inti nya.
"Kapan kau akan menyerahkan putra mahkota?".
"Bukan kah sudah aku serahkan?,pria bodoh itu lah yang terus mengekori ku,mungkin di mata nya kau kurang menarik" jawab Han Yunxi dengan pedas.
"Han Yunxi!" Mu liyue melotot dengan kesal ke arah Han Yunxi lalu mencengkeram tangan Han Yunxi erat.
Saat pergelangan tangan nya di cekal erat,Han Yunxi mengerutkan kening nya dan menepis tangan mu liyue dengan kasar.
"Satu-satu nya cara agar putra mahkota berada di sisi ku adalah posisi tahta mu harus berada di tangan ku". Han Yunxi semakin menatap tidak suka ke arah mu liyue.
Jika mu liyue meminta pria tentu akan Han Yunxi beri secara cuma-cuma,namun yang dia minta ini adalah tahta putri mahkota tentu dia tidak bisa memberikan nya.
Jika dia berikan reputasi keluarga nya akan hancur,jika tahta ini hilang dari dirinya resiko nya hanya 2 hal,yaitu 1.di ceraikan,jika dirinya diceraikan oleh Han shuo pasti posisi keluarga nya akan melemah di pengadilan istana dan nama baik nya juga akan tercemar. Atau 2. Di masukkan kedalam istana dingin,hal ini sangat menggantung menurut nya,karna saat di masukkan di istana dingin dia memang tidak di ceraikan namun hak-hak putri mahkota akan di cabut darinya dan akan di pindahkan di istana yang mengerikan itu,hal seperti ini adalah mimpi buruk bagi para wanita kerajaan,bahkan sampai ada yang gila karna terkena hukuman seperti ini.
"Tidak bisa" jawab Han Yunxi dengan ekspresi tegas.
"Apa kau tau,putra mahkota menyayangi kita berdua,namun dia lebih memperhatikan dirimu karna kamu memegang posisi istri utama,dia beranggapan bahwa selir harus di perlakukan nomor 2 karna hanya status nya yang lebih rendah" kini mu liyue memasang ekspresi cemburu bercampur marah.
"Bukan kah memang harus nya seperti itu?" Balas Han Yunxi yang masih kekeh mempertahankan posisi tahta nya.
"Kau!" Mu liyue dengan marah menggebrak meja Han Yunxi dengan keras.
"Apa?!" Tantang Han Yunxi dengan kesal,kali ini dirinya sudah tidak bisa bersabar.
"Apa kau ingin bersaing dengan ku Han Yunxi?!,bukan kah kau bilang kau tidak mencintai putra mahkota?!" Tanya mu liyue dengan nada tinggi.
"Hati manusia bisa berubah-ubah". Walau Han Yunxi tidak yakin dengan jawaban nya,namun apapun akan dia lakukan dan katakan untuk melindungi posisi nya.
Mungkin jika dia melepaskan tahta nya demi kebaikan kerajaan ini dan kota tianning mungkin itu masih bisa dia terima,tetapi jika dia melepaskan tahta nya hanya karna soal percintaan itu sangat menjijikan bagi nya.
"Jika mau mu seperti itu,maka jangan salahkan aku jika sudah melakukan hal kotor untuk berebut" ujar mu liyue.
"Kau pikir aku takut?" Balas Han Yunxi dengan senyum nya.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 60 Episodes
Comments
Nanik Lestari
Sikap jago kandang mu itu merugikan orang orang disekitarmu Oon
2022-12-21
0
Dyah Pertiwi
waw good job yunxi
2021-05-07
1
Oi Min
Bagus Yunxi..... Kmu hrs berani
2021-01-26
1