6

Han Yunxi sekarang sedang berada dalam mode mood jelek nya.

"apa masih lama?" tanya Han Yunxi menatap pelayan yang sedang merias rambut nya di cermin.

"sebentar lagi yang mulia" jawab pelayan itu.

tok tok tok

"siapa?" tanya Han Yunxi menatap ke arah pintu.

"putri,ini ada pelayan wanita yang di perintahkan oleh yang mulia putra mahkota untuk anda" jawab seorang pria.

xuan?!- batin Han Yunxi.

"ya! persilakan dia masuk! cepat!" senyum Han Yunxi mengembang seketika.

tak lama xuan masuk dengan kepala menunduk.

Han Yunxi berdehem." ekhem,apa masih lama?"

"sudah putri"

"baiklah kalian semua boleh keluar" kata Han Yunxi yang langsung di turuti oleh para pelayan wanita.

setelah memastikan seluruh pelayan wanita itu keluar,Han Yunxi berteriak girang.

"kyaaaa,xuann!!! aku sangat merindukanmu mu huhuhu,di sini tidak ada yang aku kenali selain dirimu"

xuan terkejut kaget dan menatap nona nya terharu."nona,aku juga sangat merindukanmu hwaaa"

"heii!! kau tak perlu sampai menangis, baiklah kalau begitu kau temani aku untuk jalan-jalan di kediaman yang membosankan ini" kata Han Yunxi sembari menarik tangan xuan keluar.

______

"nona,apa putra mahkota tidak mempunyai selir?. Rasanya sepi sekali di kediaman ini" ucap xuan pelan.

"aku tidak tau dan tidak perduli" jawab Han Yunxi sembari mencabut beberapa kelopak bunga.

tak lama datang pengawal pribadi Han shuo.

"salam hormat putri"

Han Yunxi menatap ke arah pria itu.

"ada apa?" tanya Han Yunxi.

"yang mulia putra mahkota, memerintahkan anda untuk segera bersiap mengunjungi kediaman janda permaisuri" jawab pengawal pribadi Han shuo.

"untuk apa?" tanya Han Yunxi malas.

"karna janda permaisuri mengadakan pertemuan Harem kekaisaran" jawab sang pengawal.

"baiklah aku akan bersiap,kau boleh pergi" ujar Han Yunxi.

_________

gila gila gila!! gue deg deg kan bangke, pertemuan Harem?! gila!,itu hal yang buruk banget Ais pake banget!,n*ir merinding gue- celoteh Han Yunxi di dalam hati nya.

kini kaki Han Yunxi mulai menginjak kediaman janda permaisuri.

krak

pintu terbuka secara anggun dan menampilkan sosok Han Yunxi yang di tatap intens oleh para perempuan berkuasa.

"Han Yunxi,memberi hormat pada janda permaisuri dan ibunda(permaisuri)" ucap Han Yunxi.

janda permainan tersenyum menatap Han Yunxi.

"tidak perlu terlalu formal cucu menantu,kemari duduk di sebelah ku" janda permaisuri menepuk tempat kosong yang berada di sebelah kiri nya.

"terimakasih yang mulia" kata Han Yunxi berusaha se sopan mungkin.

"hais,panggil aku nenek saja. kau ini sekarang adalah menantu kerjaan,yang berarti kau adalah cucu ku" ujar janda permaisuri sembari menggenggam tangan Han Yunxi.

Han Yunxi hanya tersenyum grogi ke arah janda permaisuri.

"adik ipar,menyapa kakak ipar" ucap seorang perempuan yang sangat cantik ke arah Han Yunxi.

janda permaisuri memperkenalkan perempuan yang ada di depan nya ini."Yunxi, perkenalkan dia adalah adik kandung dari suami mu Han shuo,nama nya adalah putri Fei Luan"

pikiran Han Yunxi mulai beralih pada novel the legend of empress

'fei Luan? dia adalah lambang kecantikan di kota tianning yang luas ini,namun sayang dia dia memiliki fisik yang sangat lemah. terkadang secara diam-diam para selir kaisar selalu menyiksa dan mengambil jatah uang bulanan Fei luan,namun Fei Luan tidak pernah mengadukan hal seperti ini pada kaisar ataupun ibunda nya,hingga akhir nya dia mati saat sedang di siksa oleh para selir si*lan itu' batin Han Yunxi dan menatap kasihan ke arah Fei Luan.

"iya,tentu saja aku kenal,putri Fei Luan adalah lambang kecantikan di kota tianning ini bukan?" ucap Han Yunxi tersenyum ke arah Fei Luan

"putri xi bagaimana kondisi kandungan mu?" tanya janda permaisuri.

"sehat nenek,semua ini juga berkat jamu yang selalu nenek berikan untuk kandungan ku" jawab putri xi tersenyum sembari mengelus perut nya.

"syukurlah" kata janda permaisuri sembari tersenyum

"putri mahkota, bagaimana? apa kau bisa menghadapi sikap dingin cucu ku itu?" tanya janda permaisuri yang kembali ke Han Yunxi.

"ah..i..iya" jawab Han Yunxi kikuk.

dingin?apa kalian buta?sikap seperti nyeleneh itu kalian bilang dingin?- batin han Yunxi.

"tidak apa jika kau merasa kesulitan,menurut ku itu wajar,sikap dingin nya memang terlalu berlebihan sedari kecil. Hais..aku sampai heran dari mana dia mendapatkan sikap dingin seperti itu?" ujar janda permaisuri menggeleng kan kepala pelan.

"hais ibu,pasti sikap dingin nya di dapatkan dari ayah mertua(kaisar terdahulu)" kata permaisuri.

janda permaisuri tersenyum dan mengingat almarhum suami nya yang dingin namun perhatian itu.

"hm,ya pasti!" kata janda permaisuri.

obrolan terus berlanjut hingga akhir nya matahari di tengah langit.

Han Yunxi merasa jenuh di dalam ruangan yang penuh dengan wanita bergengsi ini.

tetapi setelah berkutat di dalam rasa kesabaran dan bosan yang luar biasa,akhirnya acara kumpul ciwi² kaya itu selesai juga.

Han Yunxi berjalan santai ke arah kediaman putra mahkota dengan santai.

namun saat memasuki kediaman putra mahkota dia melihat sebuah ruang yang seperti nya terlihat sangat privat.

tapi ya...nama nya juga Li Yunxi wanita kelahiran abad 21,yang kepo nya jangan pernah di tanya lagi.

saat mendekati ruangan yang memiliki pintu berwarna merah itu,dia mendengar suara tertawa wanita di dalam.

rasa kepo nya menjadi sangat menjulang tinggi sekarang.

"nona,seperti nya kita harus pergi sekarang" bisik xuan.

"pergi?kau duluan saja,aku ingin masuk" kata Han Yunxi yang mulai membuka pintu itu.

xuan tidak berani masuk dan hanya mematung di depan pintu.

Han Yunxi berjalan ke arah depan dan melihat tangga yang mengarah ke bawah.

dengan hati-hati melangkah kan kaki nya ke dalam ruangan itu.

mata nya membulat kala melihat wanita telanjang yang sedang duduk di pangkuan Han shuo.

namun sayang seperti nya wanita itu di hiraukan oleh Han shuo.

"aish apa Han shuo buta? tubuh wanita itu sangat bagus kenapa dia menghiraukannya?" celoteh Han Yunxi sembari menatap gemas ke arah Han shuo.

"pangeran,jika kau mau membebaskan ku,aku akan memberi kan mu tubuh ku!" kata wanita itu sembari menggoda Han shuo dengan tubuh telanjang nya.

Han shuo tetap menatap lurus ke tembok dengan dingin.

namun Han Yunxi terlonjak kaget ketika melihat Han shuo mendorong tubuh wanita itu kencang.

"cih apa harga dirimu itu sangat rendah" ucap Han Shuo yang membuat wanita itu menatap geram ke arah nya.

"hei,apa sudah puas menonton nya?" kata Han shuo yang menatap ke arah Han Yunxi bersembunyi.

"ah..eh...ya..ya" gumam Han Yunxi tidak jelas dan kikuk.

"kemari" perintah Han shuo.

"eh?apa?,hoho tidak usah. ehm..aku akan kembali ke kamar ku saja hehe dahh" Han Yunxi berbalik dan berjalan cepat menaiki tangga.

namun tangan nya di cekal oleh han shuo secara tiba-tiba.

"ikuti perintah ku" ucap Han Shuo menatap mata poenix Han Yunxi.

"un...untuk apa?a..aku tidak ingin mengganggu kesenangan mu" ujar Han Yunxi yang membuat wajah Han shuo menghitam.

"a..apa ada masalah?" tanya Han Yunxi lagi.

bukan nya menjawab Han shuo malah menarik tangan Han Yunxi keluar dengan langkah cepat dan cengkraman yang kuat.

"go kang,urus wanita itu!" ucap Han Shuo pada pengawal pribadi nya yang muncul tiba-tiba dari atas atap.

"baik"

_____

"kau, lepaskan tangan ku!,hei kau!" Han Yunxi memberontak kencang tangan nya.

"atas izin siapa kau memasuki rungan itu?!" kini Han shuo menatap mata Han Yunxi.

"eh?,i..itu" jawab Han Yunxi kikuk.

"jangan pernah memasuki ruangan itu lagi jika tidak bersama ku" kata Han shuo dengan nada mengintimidasi,yang membuat han Yunxi menunduk dalam.

"apa kau mengerti?!"

"yaa" cicit Han Yunxi.

Han shuo melepas genggaman tangan nya dan berjalan pergi meninggalkan Han Yunxi sendiri.

"ka..kau ingin kemana?" tanya Han Yunxi.

namun tidak ada jawaban dari Han shuo.

Han Yunxi merasa bersalah atas tindakan nya itu dan mulai berjalan lesu ke kamar nya.

"nona seharus nya kau merasa senang sekarang" kata xuan yang membuat Han Yunxi menoleh bingung.

"senang?" gumam nya.

"yang mulia putra mahkota itu tadi sangat mengkhawatirkan anda" ucap xuan.

"mengkhawatirkan? untuk apa huh??" tanya Han Yunxi.

"haiya nona!,apa kau belum pernah mendengar rumor tentang ruangan neraka putra mahkota?" jawab xuan.

Han Yunxi mengerutkan dahi nya, seingat nya di novel yang dia baca tidak ada ruangan seperti ini.

"ruangan neraka yang di sebut² itu adalah ruangan yang tadi anda masuki. Menurut rumor ruangan itu di penuhi jebakan² yang sangat banyak jika kita ingin menerobos masuk. hanya putra mahkota dan bawahan kepercayaan nya yang tau bagaimana cara menghindari jebakan tersebut. anda termaksud beruntung karna berhasil menghindari jebakan mengerikan yang telah di buat oleh pangeran" jelas xuan panjang lebar.

"maksud mu...dia khawatir hingga marah pada ku?" tanya Han Yunxi dengan suara pelan.

"bisa di bilang begitu" jawab xuan sembari mengangguk.

________

#dah lah capek typo trs.#

Terpopuler

Comments

Nanik Lestari

Nanik Lestari

Ngakunya kelahiran abad 21, tapi kalau penakut tidak layak ngaku kelahiran abad 21

2022-12-21

1

Nanik Lestari

Nanik Lestari

Dari zaman modern Jangan jadi penakut

2022-12-21

0

Zulvianti

Zulvianti

typo bertebaran

2022-03-09

0

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!