"Yunxi,kapan kau akan memberi ibu mertua mu ini cucu?" Tanya permaisuri yang membuat Han Yunxi hampir menyemburkan teh nya ke luar.
"Ah...e..i..itu" jawab Han Yunxi gugup.
"Baiklah,ibunda mengerti. Hamil memang tidak secepat kilat dan bisa menentukan kapan itu akan terjadi,aku juga pernah mengalami hal itu dulu sebelum mengandung Han shuo. Teruslah berusaha" ujar ibu suri yang di angguki kedua adik ipar nya.
"Ya,aku setuju apa yang ibunda katakan" saut putri xi Lian istri dari pangeran ke tiga.
Han Yunxi hanya tersenyum gugup dan pura-pura mengangguk setuju. Hais andai mereka tau Han Yunxi masih perawan sampai sekarang.
Han Yunxi melihat gelas permaisuri kosong dan segera menuangkan teh kedalam gelas permaisuri.
Lengan hanfu nya sedikit terangkat ke atas dan terlihat tanda titik merah di tangan nya yang masih terlihat jelas. Tanda itu menandakan keperawanan seorang wanita.
Permaisuri langsung mencengkram tangan Han Yunxi untuk memperjelas apa yang dia lihat tadi.
"Kau masih perawan Yunxi?!" Tanya permaisuri dengan nada terkejut
Kedua adik ipar Han Yunxi segera ikut melihat ke arah permaisuri melihat.
"Kakak ipar Yunxi,ini..." Ucap putri Chen Qian,istri dari pangeran ke dua.
"Kakak ipar,kau masih perawan?!" Saut putri Xi Lan.
Han Yunxi membeku di tempat,jantung nya terasa ingin copot karna takut jika nanti permaisuri akan meledak marah ke arah nya.
"Yunxi,apa kau belum melakukan malam pertama dengan benar bersama putra mahkota?" Tanya permaisuri dengan ekspresi gelap.
Mulut Han Yunxi Kelu untuk berbicara seketika. Tidak ada yang tau bahwa kaki nya sudah bergetar ketakutan.
"HAN YUNXI,jawab pertanyaan ibu"permaisuri menaikkan nada bicara nya.
"I..itu,pada saat malam pertama Yun..Yunxi se..sedang haid,ya sedang haid!" Jawab Han Yunxi takut.
Permaisuri mengendurkan cengkraman nya dan kembali memasang ekspresi tenang.
"Aku kira kau ada masalah dengan shuo" ucap permaisuri lega.
"Ma..mana mungkin ibu?,kau lihat bukan tadi saat pangeran hendak berangkat pergi ke perbatasan dia mengelus kepala ku dan ber pesan agar aku baik-baik saja di istana saat dirinya sedang berada di perbatasan" ujar Han Yunxi yang segera mencari akal untuk berbohong.
"Hm ya,aku harap saat shuo kembali dari perbatasan kau segera hamil dan menghilangkan tanda di tangan mu itu" kata permaisuri sembari menggenggam tangan Han Yunxi lembut. Terlihat dari mata permaisuri saat ini dia sedang sangat berharap penuh pada nya.
"I..iya,semoga saja" jawab Han yunxi gugup.
"Kakak ipar pertama,kedua. Apa kalian berdua ingin membantu ku nanti untuk memilih pakaian anak untuk mempersiapkan kelahiran anak ku?" Tanya putri xi Lian dengan antusias
"Tentu saja aku bersedia!" Ucap Han Yunxi tak kalah antusias,sedari dulu sebelum dia masuk ke dalam novel ini dia sangat menyukai anak kecil.
"Ya,aku juga pasti bersedia" saut putri Chen Qian.
"Apa ibu mertua ini tidak di undang?" Tanya permaisuri yang juga ingin ikut.
"Ah..bukan seperti itu ibu. Saya hanya khawatir dengan kondisi kesehatan ibunda saja,aku dengar belakangan ini ibunda sedang kurang vit,jadi saya mengharapkan ibunda lebih banyak beristirahat" jawab putri xi Lian dengan nada tak enak hati.
"Ya,seperti nya benar" kata permaisuri yang tiba-tiba merasakan sesak nya yang kambuh.
Han Yunxi yang melihat permaisuri terus menerus memegangi dada nya dan nafas nya yg terus ter engah-engah segera berteriak.
"Kau cepat panggil tabib!"
Pelayan pribadi permaisuri segera berlari keluar dan mencari tabib dengan tergesa-gesa.
"Ibu,bertahan lah sebentar lagi tabib pasti datang" ucap putri Chen Qian dengan nada sangat khawatir.
Putri xi Lian mengelus punggung permaisuri dan terus berteriak
"Hei! Apa tabib istana masih lama?!,cepat bawa tabib itu kemari jika kalian ingin hidup!" Putri xi Lian benar-benar sangat khawatir sekarang,perut nya yang sudah membesar terasa sakit setelah mengalami perasaan terkejut dan khawatir menjadi satu.
Tak lama tabib istana datang dan segera memeriksa permaisuri.
Setelah itu tabib tersebut memberi obat cair berwarna hitam dan segera permaisuri meraih obat tersebut dan meminum nya.
Permaisuri kembali tenang dengan posisi masih menggenggam tangan Han Yunxi erat.
"Ibu, bagaimana? Apa sudah terasa lega?" Tanya Han Yunxi
Permaisuri mengangguk dan wajah nya nampak terlihat lelah.
"Yang mulia,anda harus lebih sering ber istirahat dan tidak melakukan pekerjaan yang membuat pikiran anda menjadi stres atau kelelahan" kata tabib istana.
Permaisuri mengangguk mengerti lalu berjalan ke dalam kamar nya.
"Terimakasih tabib wu,kau boleh pergi" ucap Han Yunxi sembari tersenyum.
Setelah Han Yunxi dan kedua adik ipar nya mengucapkan salam untuk pergi,mereka menjalankan kaki mereka keluar dari kediaman ibu mertu mereka.
"Kakak ipar pertama apa kamu juga ingin ikut bersama kami mengunjungi adik ipar Fei Luan?" Tanya Putri Xi Lan dan di angguki Chen Qian.
"Hm ya aku mau" jawab Han Yunxi yang membuat wajah xi lan ceria
Sekarang kaki mereka menginjak kediaman putri Fei Luan,adik perempuan dari Han shuo,woo kang dan long ji.
Saat mereka menginjakkan kaki mereka ke dalam kediaman adik ipar mereka, mata mereka membulat marah melihat pemandangan yang ada di depan mata mereka.
Fei Luan sedang di tindas terang terangan oleh para selir,tapi seluruh pelayan dan penjaga seolah tak melihat hal tersebut dan enggan untuk ikut campur.
"Selir lancang!" Teriak Chen Qian marah,yang membuat seluruh orang menoleh ke arah mereka.
"Kakak ipar!" teriak Fei Luan dengan suara lirih.
"Pu...putri Qian,a..apa yang anda lakukan di sini?" Tanya selir tersebut ketakutan hingga lupa mengucapkan salam.
"Apa hak mu bertanya seperti itu?" Kini yang bertanya giliran putri xi lan.
"Ah..ya..ya..ma.. maaf kan kelancangan saya" ujar selir Qiu yang langsung berlutut.
"Seorang selir berani menyiksa putri yang terlahir dari rahim permaisuri?" Kini Han Yunxi berjalan maju,selir Qiu semakin terkejut saat melihat Han Yunxi,wajar saja dia terkejut dan baru tau bahwa Han Yunxi juga ada di sini,karena tadi Han Yunxi berada di belakang kedua adik ipar nya.
"Putri mahkota!" Kini tubuh selir Qiu semakin lemas saat melihat Han Yunxi muncul.
Tak hanya selir Qiu,tapi seluruh pelayan dan penjaga yang ada di kediaman Fei Luan berkeringat dingin.
Han Yunxi berjalan ke arah Fei Luan dan membantu nya berdiri.
"Kau tidak apa-apa adik ipar?,di mana yang terluka dan sakit?" Tanya han Yunxi.
"Ti..tidak" jawab Fei Luan dengan cicitan dan tubuh nya yang terasa gemetar.
"Kakak ipar,kau harus membawa masalah ini ke kaisar" kata Chen Qian.
"Ya benar!,aku akan ikut juga untuk membantu" saut putri Xi Lan.
"Bawa selir Qiu ke ruang singgah sana kaisar,kita akan membahas masalah ini dengan kaisar" ujar Han Yunxi lalu melangkah ke luar kediaman Fei Luan dan berjalan ke arah ruang singgah sana.
"Yang mulia putri mahkota dan putri Fei Luan serta putri Chen Qian dan putri xi lan datang." Teriak seorang lelaki yang ada di ambang pintu masuk. Wajah nya terkejut saat melihat selir Qiu dengan kondisi tangan yang terikat serta ada 2 pengawal dari kediaman putri mahkota yang berjaga di belakang.
"Selir Qiu memasuki ruangan" lanjut nya dengan suara teriak.
Kaisar segera menatap lurus dan melihat anak dan para menantu wanita nya mendatangi ruangan nya,dan tunggu...bukan kah itu selir Qiu? Ada apa ini?.
"Salam yang mulia kaisar semoga anda hidup hingga 1000 tahun lama nya" ucap Han Yunxi,putri Chen Qian,dan putri xi lan. Kecuali putri Fei Luan yang sedari tadi menatap sendu ke arah bawah dan selir Qiu yang bergetar ketakutan.
"Ada apa ini?,kenapa kalian datang ramai-ramai ? Dan tunggu...kenapa tangan selir Qiu di ikat?" Tanya kaisar bingung.
"Yang mulia,saya memohon ke Adilan untuk putri Fei Luan" ucap Han Yunxi lalu berlutut dan di ikuti 2 adik ipar nya.
"Tunggu...ada apa ini?" Tanya kaisar semakin bingung melihat 3 menantu nya berperilaku seperti itu.
"Yang mulia,menantu ini melihat selir Qiu sedang menyiksa putri Fei Luan dan memeras harta bulanan adik ipar Fei" jawab Han Yunxi.
"Apa benar itu Qiu-er?!" Tanya kaisar dengan wajah terkejut,dia tak menyangka wanita nya akan berani melakukan hal seperti itu pada putri nya.
"I..itu" ucap selir Qiu gemetar.
"Yang mulia ini...ini adalah salah paham" lanjut selir Qiu.
Han Yunxi segera menoleh dan menatap tajam ke arah selir Qiu. 'salah paham?' ck masih mau mengelak?.
"Selie Qiu,bahkan di depan kaisar anda masih berani untuk berbohong?. Apa kau mencoba mengolok ku secara tidak langsung bahwa aku telah memfitnah mu?" Kata Han yunxi.
Kaisar mengembuskan nafas nya gusar,lalu beralih menatap Fei Luan.
"Fei-er,apa benar yang di katakan putri mahkota?" Tanya kaisar.
Fei Luan gemetar ketakutan,sungguh Han Yunxi sangat kasihan pada Fei luan. Sifat nya yang sangat pemalu dan lembut membuat dirinya tidak berani melawan para selir yang menindas nya,apa lagi sekarang Han shuo sedang pergi ke perbatasan,tentu hati nya tidak akan tenang.
Han Yunxi menggenggam lembut tangan Fei luan, Fei Luan yang merasa di sentuh oleh Han Yunxi segera menatap nya.
Han Yunxi mengangguk sebagai pertanda/kode bahwa dirinya(Fei Luan) tidak perlu takut,ada dia(Han Yunxi) di sini.
Fei Luan mengembuskan nafas nya pelan lalu mengangguk ke arah kaisar.
Kaisar yang mengetahui jawaban Fei Luan segera menggebrak meja yang ada di depan nya.
"Benar-benar tidak bisa di maafkan. Selir Qiu aku kira kamu adalah wanita yang berhati baik tapi ternyata kau hanyalah wanita yang memiliki hati busuk! Sangat busuk!" Murka kaisar,yang membuat tubuh selir Qiu semakin lemas dan bergetar.
"Penjarakan selir Qiu!, Lakukan eksekusi besok pagi!" Lanjut kaisar.
Selir Qiu yang mendengar itu segera berjalan ke arah kaisar lalu bersimpuh di kaki kaisar dengan rasa putus asa.
"Yang mulia,saya sangat mencintai anda!,saya tidak ingin di hukum mati!,saya masih ingin hidup!" Raung selir Qiu dan hanya mendapat tatapan dingin dari kaisar.
Tak lama datang penjaga dan menyeret tubuh nya untuk keluar.
"Tidak! Lepaskan aku! Lepas!" Teriak selir Qiu lalu berjalan ke arah kaki Han Yunxi.
"Putri mahkota,saya mohon ampuni saya! Putri saya tidak ingin mati! Saya mohon!". Namun Han Yunxi hanya menatap jijik ke arah selir Qiu,yang membuat selir Qiu kesal dan merasa sangat hina!.
Lalu selir Qiu menoleh ke arah Fei Luan yg sedang menatap nya dengan tatapan takut.
Selir Qiu marah dan berlari ke arah Fei Luan dan ingin mencakar wajah cantik Fei Luan itu.
"Kau! Dasar kau putri sialan! Dasar putri ja**ng!!" Teriak selir qiu.
Beruntung Chen Qian segera mendorong kencang tubuh selir Qiu dan langsung tersungkur ke lantai.
"Cepat pergi!,jika kau tidak pergi akan ku pastikan bukan hanya dirimu yang di eksekusi tapi seluruh keluarga mu juga!" Ujar kaisar dengan suara menggelegar.
Tubuh selir Qiu sekarang benar-benar lemas,dirinya sudah sangat putus asa. Rasa marah dan benci tercampur jadi satu.
'benar-benar wanita ini,bukan nya menyesal dia malah semakin menjadi' batin Han Yunxi.
Setelah itu para penjaga kembali menyeret tubuh selir Qiu keluar dan di bawa ke penjara.
Kaisar segera bangkit dari singgah sana dan berjalan ke arah Fei Luan.
"Maafkan ayahan yang tak becus menjaga mu" ucap kaisar lalu memeluk Fei Luan.
Fei Luan tersenyum lalu tak sadar air mata jatuh dari mata cantik nya. "Tidak,ayahanda tidak salah. Fei Luan lah yang terlalu lemah dan tak pandai menjaga diri dan juga tak punya nyali untuk melawan para selir yang menindas Fei Luan".
"Ini semua berkat para kakak ipar yang membantu Fei Luan" lanjut Fei Luan yang beralih menatap tiga kakak ipar nya yang baik hati.
"Tidak perlu sungkan adik ipar Fei,kita adalah keluarga" ujar putri Chen Qian yang di angguki Han Yunxi dan putri xi lan.
------------
Sore ini Han Yunxi hanya bermalas-malasan di dalam kamar nya.
Hati nya sekarang sedikit lega karna mu liyue tidak mengincar nyawa nya lagi.
Namun dia juga tidak boleh lengah, bagaimana jika mu liyue tiba-tiba kembali cemburu dan mengincar nyawa nya kembali?
Arghh itu terlalu merepotkan.
Kenapa takdir hidup nya memiliki beban yang sangat berat seperti ini???,dia sangat tidak mengerti kenapa jiwa nya bisa memasuki novel yang dia baca ini.
Kenapa dia harus menjadi putri mahkota??,bukan kah harus nya gelar ini milik mu liyue?,jika dia selamat pada saat pemilihan hari itu,setidak nya dia tidak harus menjadi putri mahkota bukan?,jika memang dia di takdir kan menjadi wanita Han shuo seharus nya dia hanya ber status selir bukan putri mahkota!. Apa alur cerita nya berubah?? Apa si pembuat novel ini mengubah jalan cerita nya???. Haiss ini adalah teka-teki hidup yang sangat sulit!
---------
#ok maaf klo ad yg typo༎ຶ‿༎ຶ
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 60 Episodes
Comments
lily
berasa jadi bayangin diri sendiri kalo traveling ke jaman kuno , mesti bingung mau ngapain,,, jangankan mau perang politik, gerakan cara menyambut jika ada petinggi misal permaisuri atau pangeran datang aja bingung jaman dlu kaya gmna 😂
2024-08-22
0
sahabat pena
thor apakah MC nya ga ada kelebihan nya? huft krg menarik thor.. jd wanita lemah dong
2024-07-20
0
Ida Lissa
putrimahkota kok letoi gsk seru konon dari jaman modren
2023-12-23
0