"Lagi pula kaisar dan permaisuri masih hidup dan sehat,sangat tabu jika kita membahas hal seperti ini. Kedepan nya jangan ada yg membahas hal seperti ini. Dengar Yunxi-er?".
Apa apa? 'yunxi-er?' apa dia salah dengar?,apa putra mahkota telah menjadi gila?.
Han yunxi menoleh ke arah mu liyue, mungkin di depan dirinya dan Han shuo,mu liyue hanya tersenyum dan tidak menampilkan wajah cemburu atau kesal.namun Han Yunxi tau sekarang di dalam hati mu liyue dia sedang mengutuk dirinya
"Baiklah,selera makan ku sudah hilang,Kasim De ayo kita temui kaisar" kata Han shuo yg langsung berdiri dan berjalan pergi.
Han Yunxi juga ingin pergi dan kembali ke kamar nya namun tangan mu liyue tiba-tiba menarik dirinya.
"Ada apa?" Tanya Han Yunxi
"Ada yang ingin ku bicarakan pada mu" jawab mu liyue.
Han Yunxi kembali duduk dan menatap lurus ke arah mu liyue.
"Apa?" Tanya Han Yunxi
"Apa kau mencintai yang mulia?" Tanya mu liyue yg membuat Han Yunxi sedikit terkejut tanpa alasan.
"Aku.."
"Jawab dengan jujur Yunxi" ujar mu liyue.
"Tidak" jawaban Han Yunxi sukses membuat mu liyue mengembangkan senyuman.
"Benarkah?" Tanya nya dengan mata berbinar dan menggenggam tangan Han Yunxi.
"I..iya" jawab Han Yunxi
"Yunxi,malam ini aku ingin meminum secangkir teh bersama mu,apa kau bersedia?" Tanya mu liyue dengan senyum tulus.
"Hm.. seperti nya malam ini tidak bisa. Aku merasa lelah dan sedikit mengantuk. Bagaimana jika besok siang saja?" Tolak Han Yunxi halus.
"Hm.. baiklah".
________
"Yang mulia putra mahkota datang" ucap Kasim yg membuat Han Yunxi yg sedang terduduk di depan cermin menoleh ke arah belakang.
"Salam yang mulia" ucap Han Yunxi.
Han shuo menganggukkan kepala nya dan berjalan ke arah kasur Han Yunxi.
"Besok aku harus bergi ke perbatasan" ujar Han shuo menatap dalam mata indah Han Yunxi yg berbentuk seperti kacang almond.
"Benarkah?,berapa lama?" Tanya Han Yunxi
"Tidak menentu" jawab Han shuo.
Han Yunxi manggut² pertanda mengerti.
"Baiklah,sekarang saat nya tidur. Yang mulia malam ini anda akan bermalam di mana?" Tanya Han Yunxi.
"Di sini" jawab nya lalu merebahkan diri di kasur.
"Ta...tapi saya belum bis-" omongan Han Yunxi terpotong.
"Aku tidak mau memaksa jika kamu tidak mau. Jadi sekarang cepatlah tidur".
Han Yunxi berjalan gugup ke arah kasur dan merebahkan tubuh nya di samping Han shuo.
Dia tidur dengan gaya membelakangi Han shuo,namun tiba-tiba lingkaran tangan memeluk pinggang ramping nya.
Tubuh Han Yunxi sangat terkejut dan tidak nyaman atas pelukan Han shuo.
"Yang mulia ini.."ucap nya lirih,tidak berani untuk mengatakan bahwa dia tidak suka Han shuo peluk.
"Aku ini suami mu,tidak masalah." Kata Han shuo.
Pelukan Han shuo terasa begitu hampa dan dingin,bahkan Han Yunxi merasa bahwa dirinya lah orang satu-satu nya yg dapat merasakan kehampaan Han shuo.
_______
"Di mana yang mulia?" Tanya Han Yunxi yg baru bangun dan melihat xuan yg sudah mondar mandir menyiapkan pakaian nya.
"Yang mulia sedang bersiap untuk berangkat ke Medan perang. Apa nona ingin mengantar yang mulia sampai gerbang istana?" Tanya xuan.
"Ya, jika aku tidak mengantar yang mulia aku khawatir akan ada gosip yg beredar bahwa hubungan antara aku dan yg mulia tidak baik" jawab Han Yunxi dengan nada sedikit malas.
"Apa mu liyue juga akan mengantar yg mulia ke gerbang istana?" Tanya Han Yunxi.
"Maafkan saya. Xuan tidak tau begitu jelas tentang itu" jawab xuan.
Han Yunxi hanya manggut² dan langsung berjalan ke arah kolam pemandian pribadi nya.
Setelah memakai hanfu dan merias diri seperti biasa. Han Yunxi berjalan keluar dan bertemu dengan Han shuo yg ingin pergi ke gerbang utama istana.
"Kau mengantar ku?" Tanya Han shuo.
"Apa ada masalah tentang itu yg mulia?" Tanya Han Yunxi balik.
Han shuo tidak menjawab dan melanjutkan langkah kaki nya kembali.
Setelah sampai di gerbang utama,Han Yunxi melihat 2 kakak ipar nya serta kaisar dan permaisuri yang turut mengantar ke gerbang utama.
"Salam hormat untuk ayahanda dan ibunda" ucap Han Shuo yg di ikuti Han Yunxi.
Kaisar dan permaisuri tersenyum melihat kedatangan Han shuo dan Han Yunxi.
"Hati-hati di sana. Ayahanda harap kau pulang dengan selamat dan membawa kabar baik" ujar kaisar.
"Ya" jawab Han shuo singkat padat dan jelas.
Han Yunxi melihat pangeran kedua dan ketiga sedang mengobrol sembari tersenyum manis bersama.
Pangeran kedua terlihat sangat menyayangi putri Chen Qian istri nya,begitu juga pangeran ke tiga terlihat dari raut wajah nya dia tidak tega hati meninggalkan istri nya yg sedang berbadan dua di istana.
Sedangkan dirinya?hanya mendapat wajah dingin dan datar. Eitss...apa yang dia pikirkan? Han shuo milik mu liyue,mereka adalah tokoh utama dalam cerita yg berjodoh. Sedangkan dirinya hanya pemeran pembantu yang harus nya sudah mati saat pemilihan putri mahkota,entah skenario cerita nya berubah atau ada sesuatu yang ia tidak tau kenapa dia masih bisa bertahan hidup sampai sekarang.
Han shuo melihat Han Yunxi yang sedang menatap serius ke arah 2 saudara nya.
"Baiklah,kakak pertama ayo ini sudah waktu nya kita berangkat" kata pangeran ketiga Zhen.
Han shuo mengangguk lalu menatap Han Yunxi sebentar.
Saat dirinya ingin beranjak pergi,dia melihat Han Yunxi yang terus menatap ke arah 2 saudara nya yang sedang bermesraan karna mereka harus berpisah.
Lalu Han shuo juga ikut menoleh ke arah Han Yunxi menatap,dia melihat
Pangeran ke dua dan ketiga sedang mencium kening istrinya masing-masing,lalu memeluk mereka.
Setelah itu Han shuo melirik ke arah Han yunxi,dia juga ingin mencoba apa yang di lakukan kedua adik nya itu,namun menurut nya itu terlalu bagaimana gitu....
Han shuo mengangkat tangan nya dan meletakkan telapak tangan nya di atas kepala Han Yunxi.
Han Yunxi terkejut dan menatap kaget ke arah Han shuo. Mata nya membulat karna kaget dan tiba-tiba mulut nya Kelu untuk berbicara.
"Jaga dirimu baik-baik,selama aku masih di perbatasan." kata Han shuo lalu berjalan pergi menaiki kuda.
"Adik kedua,adik ketiga. Ayo cepat berangkat" ujar Han shuo saat sudah di atas kuda.
Pangeran kedua dan ketiga segera menuruti perkataan Han shuo dan langsung berjalan menaiki kuda.
Rombongan para prajurit semakin lama semakin jauh,hingga akhir nya tak terlihat.
Ada rasa berat yang tertinggal di hati han Yunxi,namun dia tidak bisa menjelaskan apa sebab dari rasa berat tersebut.
"Yunxi,apa kamu mau ikut minum teh di kediaman ibunda,bersama kedua kakak ipar mu ini?" Tanya permaisuri shu Fei yang membuyarkan lamunan Han Yunxi.
"Mmm..ya" jawab Han Yunxi dengan se ulas senyum manis.
Kaisar telah pergi dari tadi. Sekarang Han Yunxi dan permaisuri shu Fei beserta 2 kakak ipar nya berjalan ke arah kediaman permaisuri shu fei.
-------------
#maaf,banyak yg typo ya🤐?#
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 60 Episodes
Comments
Nanik Lestari
Benci banget beneran sama karakter Han Yunxi takut mati tapi tidak bisa ngapa ngapain
2022-12-21
0
Netty S
yunki takut dluan Krn tau kisah akhirny,jd trkesan mudah d tindas dan tegas,,so apa bedany yunki yg dahulu SMA yunki yg sekarng,,Sama" lemah.
s pangeran ny jg nerimo z d kasih selir,,
fix,,psngn yg serasi buat hati pembaca dongkol.
,,aku jd ksel sndri ach
terima kasih bye bye,,
2022-09-29
0
💞penggemar novel dan komik💞
untung saja pergi perang jadi si selir sialan gk pny kesempatan kikuk" sama pangeran😂😂🙏🙏😂😂
2022-07-29
0