"nona saya dengar pangeran mahkota akan pulang hari ini dan membawa kemenangan di perbatasan!" Pekik xuan girang dari arah dapur menuju dirinya yang sedang melihat ke arah kediaman mu liyue.
"Apa kau bercanda?tidak mungkin secepat itu" balas Han Yunxi tidak Percaya,seingat nya di novel perang ini terjadi selama 7 bulan lama nya,namun ini baru 2 hari!
"Aish nonaa, percayalah pada ku,seluruh orang di istana ini sudah mengetahui nya. Nona sebaik nya ayo anda merias diri anda dulu untuk menyambut yang mulia!" Ujar xuan menarik tangan Han Yunxi kedalam kamar.
Han Yunxi hanya memutar bola matanya malas melihat semangat 45 milik xuan.
"Baiklah nona sudah siap,ayo segera kita pergi ke gerbang utama!" Ucap xuan.
Han yunxi mengangguk dan segera berjalan ke arah luar.
Di tengah jalan menuju pintu keluar istana putra mahkota,Han Yunxi tak sengaja bertemu dengan mu liyue.
Hari ini mu liyue terlihat sangat sangat cantik!,ternyata benar apa yang di katakan xuan tadi pagi.
"Yunxi!" Pekik mu liyue berjalan anggun ke arah Han Yunxi.
"Hm ya" jawab Han Yunxi dengan senyum se adanya.
"Kau sangat cantik hari ini liyue" ujar Han Yunxi jujur.
"Hais apa apaan kau ini,tentu saja aku harus cantik untuk menyambut suami ku" jawab mu liyue yang membuat xuan menatap tidak suka padanya,kalo Han Yunxi? Tentu dia tidak perduli.
'apa maksud selir ini? Dia pikir dia adalah istri putra mahkota satu-satu nya?,apa dia pikir dia adalah poenix di sini? Ish melihat nya saja aku sangat jijik!,nona! Ayo berjuang dapatkan hati pangeran!' ucap xuan dalam hati dengan kesal!.
"Baiklah, sebaiknya kita segera pergi menuju gerbang utama" kata Han Yunxi yang langsung berjalan terlebih dahulu.
Setelah sampai di gerbang utama,Han Yunxi melihat seluruh anggota kerajaan sedang berdiri menanti ke tiga anak emas mereka kembali.
"Mereka datang! Mereka datang!" Pekik putri xi lan yang membuat semua orang menoleh ke arah luar gerbang.
Terlihat banyak nya pasukan berkuda berjalan beriringan,dan ada beberapa penunggang kuda memegang bendera kerajaan shi timur,dan di bagian paling depan terdapat seorang lelaki yang begitu tampan dan gagah seperti kesatria berkuda,ya itu adalah Han shuo!
Setelah pasukan Han shuo menginjakkan kaki di gerbang istana,dirinya turun dan memberi hormat pada kedua orang agung yang membuat dirinya terlahir di dunia ini.
"Putra ini memberi hormat pada ibunda dan ayahanda"pekik Han shuo yang di ikuti pangeran ke dua dan ketiga.
"Aish anak-anak ku!" Permaisuri berlari ke arah anak-anak nya dan memeluk nya dengan perasaan rindu yang sudah tidak bisa di bendung lagi.
"Kalian sangat hebat bisa mengakhiri perang dalam waktu 2 hari!" Ujar kaisar bangga menatap ketiga putra nya.
Han shuo melirik Han Yunxi yang berdiri di belakang mu liyue.
Mu liyue berfikir Han shuo sedang menatap nya,pipi nya merona malu dan menatap dalam mata Han shuo dengan senyuman.
Han shuo berjalan maju yang membuat jantung mu liyue berdetak lebih kencang.
Han Yunxi tidak memperhatikan apa pun dan hanya melihat ke arah kedua adik ipar nya yang sedang melepas rindu mereka pada suami nya.
Han shuo berjalan melewati mu liyue,mu liyue terkejut dan merasa kesal!.
Han Yunxi yang terkejut karna Han shuo tiba-tiba berada tepat di depan dirinya sedang menatap wajah nya intens.
"Ya..yang mulia" kaget Han Yunxi.
Han shuo tidak menjawab perkataan Han Yunxi dan langsung memeluk Han Yunxi dengan sangat erat.
Saat Han Yunxi sedang di peluk erat oleh Han shuo,dirinya dan mu liyue tak sengaja melakukan kontak mata. Terlihat dari tatapan wajah mu liyue dia sangat kecewa dan kesal.
Han Yunxi sedikit memberontak namun apa daya kekuatan Han shuo jauh lebih kuat dari dirinya.
Jika dia memberontak kencang itu akan membuat masalah besar bagi dirinya karna di sini masih ada anggota kerajaan lain nya.
"Kakak pertama!" Pekik Fei Luan yang membuat Han shuo melepaskan pelukan nya dari Han Yunxi dan menatap adik perempuan nya.
"Fei Luan" gumam Han shuo lalu memeluk adik nya.
"Kaka aku sangat merindukanmu!" Ujar Fei Luan dengan suara lirih,Han shuo hanya mengangguk dan mengelus punggung adik nya lembut.
"Baiklah-baiklah,sekarang mari kita makan-makan bersama untuk merayakan kepulangan dan kemenangan ini!" Ujar kaisar yang membuat semua orang mengangguk setuju dengan sangat antusias.
--------
Saat hendak memasuki ruang makan anggota kerajaan, permaisuri ber ucap dengan nada tidak suka secara tiba-tiba.
"Selir liyue,mengapa kamu mengikuti kami?" Tanya permaisuri.
"Eh...a..apa maksud yang mulia permaisuri?" Tanya mu liyue bingung.
"Kau adalah seorang selir,kenapa kau ikut makan dan semeja dengan kami?" Kini Chen Qian membuka mulut.
"Ah...ma...maaf kan saya,saya...pantas di hukum" ucap mu liyue dengan rasa malu yang sudah tidak bisa ia bendung,entah kenapa sekarang dirinya ingin sekali menampar mulut permaisuri Fei Shu dan membentak Han Yunxi.
Ya,di kerjaan Shi Timur wanita sekelas selir tidak ada hak untuk makan bersama dengan para anggota kerajaan lain nya kecuali di undang. Hanya istri utama dan para putri yang bisa ikut makan dengan meja yang sama dengan Kaisar dan permaisuri.
Mu liyue melirik ke arah Han shuo untuk meminta bantuan agar mengeluarkan nya dari kesulitan ini,namun sayang Han shuo sedang tidak melihat ke arah nya melainkan ke arah Han Yunxi.
Mu liyue mengepalkan tangan nya kesal bercampur marah,Han Yunxi yang ingin menolong tentu tidak bisa karna memang itulah peraturan nya.
"Sudah lah jangan membuat suasana menjadi tegang,ini adalah hari kebahagiaan kita semua,selir liyue kali ini kamu di maafkan,lain kali ingat lah peraturan ini,kau sekarang boleh kembali ke istana putra mahkota" ujar kaisar yang membuat permaisuri Fei Shu menatap nya kesal.
"Yang mulia tetapi selir liyue sudah-" omongan permaisuri Fei Shu terpotong.
"Tidak apa-apa,ini adalah hari yang membahagiakan tidak baik jika kita menghukum seseorang dan membuat kegaduhan" kata kaisar bijak lalu berjalan masuk.
Seluruh anggota kerajaan sudah mengambil posisi meja duduk nya masing².
Para pangeran dan putri lain sudah berdatangan untuk ikut merayakan kepulangan pangeran mahkota, walaupun mereka tidak terlahir dari rahim seorang permaisuri,namun tetap saja derajat mereka sama seperti pangeran dan putri pada umum nya,yang membedakan mereka adalah dari rahim siapa mereka lahir.
"Silahkan di makan ayo!" Pekik kaisar sembari tersenyum lebar.
"Terimakasih untuk yang mulia" ujar seluruh anggota kerjaan yang lain.
Han shuo memakan makanan nya dengan santai sembari melirik Han Yunxi yang sedang makan di depan nya.
Han shuo mengerutkan kening nya saat melihat Han Yunxi tidak memakan sayuran yang ada di mangkuk nya.
Han shuo menjulur kan tangan nya yang memegang sumpit lalu mengambil sayuran dan mengarahkan nya ke mulut Han Yunxi.
Seluruh anggota kerajaan tak sengaja melihat hal tersebut dan menatap mereka berdua dengan gemas.
"Yang mulia aku tidak suka sayuran itu" kata Han Yunxi yang tidak sadar bahwa mereka berdua menjadi pusat perhatian.
"Makan ini" ucap Han Shuo yang tetap menyodorkan sayuran ke mulut Han Yunxi.
"Yang mulia saya tidak su-"
"Yunxi-er,makan ini!" Kini Han shuo menatap serius ke arah Han Yunxi.
Han Yunxi merasa takut namun kesal pada Han shuo,mau tidak mau dia membuka mulut nya dan memakan suapan sayuran dari Han shuo.
"Haiss,qian-er makan lah ini" cetus pangeran kedua pada istri nya mengikutinya gaya Han shuo.
"Aish suami ku,aku tidak suka sayuran" Chen Qian membantu woo kang untuk menggoda kedua kakak ipar nya.
"Qian-er,makan ini!~" balas woo kang.
Chen Qian membuka mulut nya dan memakan suapan dari suami nya.
Seluruh orang yang melihat woo kang dan Chen Qian yang sedang menggoda Han Yunxi dan han shuo itu tertawa dengan keras,kecuali para wanita.
"Woo kang,hentikan itu" saut Han shuo kesal dan menatap datar adik nya.
"Shuo-er,makan ini~" ucap woo kang yang masih menggoda Han shuo.
"Woo kang!" Kesal Han shuo lalu menatap kesal ke arah woo kang.
"Hahaha baiklah-baiklah,maafkan aku kak,aku hanya bercanda" ucap woo kang sembari tertawa.
"Ya iya!,Chen Qian juga meminta maaf pada kedua yang mulia kakak ipar" saut Chen Qian dengan nada menahan tawa.
Han Yunxi hanya menggerutu di dalam hati nya dengan kesal.
Namun tiba-tiba permaisuri membuka suara."Yunxi-er,jangan lupa janji mu" kata permaisuri sembari tersenyum.
Han Yunxi teringat dengan perkataan permaisuri 2 hari lalu saat dirinya kepergok masih perawan.
'sialan!,wanita agung ini masih ingat?!' ucap histeris di dalam hati.
"Ya..Ten..tentu saja" jawab Han yunxi dengan senyum kikuk.
Permaisuri tersenyum senang dan lega ke arah dirinya.
Han shuo yang tidak tahu apa-apa hanya menatap dia ke arah ibu dan istri nya.
---------
#banyak yang typo!!!!#
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 60 Episodes
Comments
Murni Murniati
masak yunxi tak tegas, pdhl dia org modern, kan biasanya bila masuk novel kan dirubah ya tak seperti cerita, krn dia org modern
2024-10-01
0
Sartini Dimitri Mah
putri mahkota kurang greget karakternya harusnya di bikin tegas Dan berkuasa dari si selir bukannya malah takut, lama lama putra mahkota bakal berubah haluan ke si selir kalo karakternya putri mahkota begini terus
2022-04-04
1
Naci_Ardana
kasihan putra mahkota yg punya istri kaya yunxi, dia maunya apa sih..? da jadi istri sah malah banyak tingkah
2021-09-24
0