"Maaf aku baru bergabung... "
Gadis bermata violet yang anggun itu tiba tiba datang membawa full set menu makan siangnya.
Di meja panjang itu ada 3 siswa yang sudah terlebih dulu mengambil makanannya.
Cerberus, Spinel dan tentu saja sang Pangeran 'Syaoran' sedang menghabiskan makanan mereka setelah selesai mabar tadi.
"Apa yang terjadi?"
Tomoyo menoleh ke kanan dan ke kiri penasaran.
"Oh iya kenalkan Tomoyo ini teman baru ku namanya Cerberus wang dan ini adiknya Spinel wang."
Syaoran memperkenalkan dua sahabat baru nya itu,
"Haii, Saya Tomoyo Daidouji".
Sambut Tomoyo memperkenalkan diri pada kedua orang itu.
Cerberus hanya tersenyum pada Tomoyo dan Spinel memasang kedua jari telunjuk dan jari tengah di pelipis nya yang menunjukan gesture 'Siap'.
Mereka pun makan siang bersama dengan sedikit rasa canggung dari kedua kakak beradik Wang itu.
"Aku duluan ya"
Syaoran sudah selesai makan dan berniat langsung kembali ke kelas nya,
"Aku juga" susul Tomoyo.
Tiba tiba Cerberus memanggil,
"Hey Li, kapan kapan mabar lagi ya, Permainan mu luar biasa" Ajaknya.
"Kapan?"
"Sepulang sekolah, Gimana?"
"Maaf gak bisa, pulang sekolah udah ada janji!"
Cerberus sedikit kecewa dengan penolakan Syaoran,
Tapi Spinel menenangkan nya,
"Kak latihan dulu aja, entar kalau kalah lagi down lagi, udah tahu kan Skill orang ini" jelasnya.
"Iya juga". Jawab Cerberus.
Mereka pun berjabat tangan.
Persahabatan antara para cowok cowok gamer.
Sementara di depan kelas 10 D 1 sudah ada yang menunggu kembalinya Syaoran ke kelas.
Shinomoto dengan mata menyipit dan alis mengkerut menatap tajam pada dua remaja yang baru kembali dari kantin. Dia sendiri tidak ikut makan di kantin karena para boduguardnya membawakan makanan untuknya atas utusan Tuan Daiki Shinomoto ayahnya.
"Kau tidak mendengarkanku ya" dalam hati Akiho mengancam Tomoyo.
"Li, kenapa kau tidak mengajakku juga makan siang bersama tadi?"
Tanya Si rambut silver itu
"Kalau mau ikutan ya tinggal gabung aja, gak perlu ijin juga kok, kita semua kan teman".
Jawab Syaoran santai dan terkesan cuek.
"Kamuu...."
Mereka pun berlalu meninggalkan Akiho dengan rasa kesalnya.
Akiho tidak ingin Syaoran didekati gadis lain selain dia, bagaimana nanti jika dia tahu bahwa Syaoran sedang mendekati seorang gadis?
...........
Pukul 15 00
"Ting ting ting ting...." suara bell pulang berbunyi.
Syaoran bersiap tak lupa membawa baju gantinya untuk bertemu lagi dengan gadis incaran nya Sakura.
"Li kau pulang dengan siapa?"tanya Nn.Daidouji.
"Sendiri" jawabnya
"Mau pulang bareng?" tanya Tomoyo lagi.
"Terimakasih Daidouji, tapi aku naik bis sekolah saja"
Syaoran bersikap sangat ramah terhadap Tomoyo, begitupun Tomoyo.
"Li kau pulang bersama ku saja, kebetulan hari ini aku ada acara dan melewati arah rumahmu".
Ajak Akiho secara tiba tiba mengampiri Syaoran.
"Tidak usah, terimakasih untuk kebaikan mu ya, aku ada acara juga".
Akiho pun terdiam di tempat. Segera Syaoran terburu buru keluar kelas, disusul Tomoyo.
"Greppp!" tangan Tomoyo ditarik dari belakang oleh akiho.
Tomoyo pun menoleh ke arahnya,
"Ada apa lagi Akiho?"
Akiho menatap nya dengan sinis
"Kau ini artis yang gak selevel denganku! berani nya kau mendekati cowok incaranku!, menjauhlah dari nya, U Know!!".
Tomoyo terdiam, dia sudah menduga hal ini akan terjadi, tentu nya dia bukan cewek yang lemah seperti kelihatannya.
"Aku tidak pernah merasa ada level yang berbeda dalam dunia hiburan, menurutku kita semua sama sama bekerja dengan hati dan berkarya untuk menghibur orang banyak, soal hasilnya kita serahkan pada Yang di atas saja dan kepada para fans"
Akiho semakin tidak terima dengan perkataan Tomoyo, awalnya dia pikir Tomoyo akan takut atas ancaman dan intimidasinya, namun kenyataannya Tomoyo yang lembut ternyata mempunyai mental yang kuat.
"Dan tentang Li, dia dan aku hanya berteman , tidak lebih, silahkan saja kalau kau mau mendekatinya"
Lalu Tomoyo berlalu pergi meninggalkan gadis yang emosional itu.
***********
Di dalam gerbang SMA horikoshi,
"Mohon maaf untuk hari ini bis sekolah sangat terbatas dan hanya ada 3 bis yang bisa beroperasi karena bis lain sedang dalam pengecekan dan perbaikan, jadi untuk mensiasati nya kami akan mengaturnya menjadi dua kali perjalanan, kami akan mengatur keberangkatan bis menjadi 2 kolter , bis pertama akan kembali lagi setelah mengantar para siswa yang sudah naik terlebih dahulu, mohon pengertiannya, silahkan menunggu mina".
Pengumuman pengurus bis Sekolah itu.
"Apa?"
"Bagaimana aku bisa sampai di sana tepat waktu?"
Bis pertama, kedua, dan ketiga sudah diberangkatkan , Syaoran sedikit tertahan dengan Akiho tadi. Padahal dia sudah merencanakan semua agar tepat waktu.
Syaoran bisa saja meminta Wey san butlernya atau Fuutie li kakaknya untuk menjemput nya pulang, atau bisa juga dengan menaiki taxi. Tapi itu jika dia tidak ingin penyamarannya diketahui oleh keluarganya. Bisa gawat.
"Tiin tiiin...." suara klakson mobil porsche berwarna Gold dan terdapat variasi tiap lekukannya dengar warna black, mobill itu berada tepat di belakang Syaoran.
"Bos mau bareng?"
Cerberus dan Spinel membuka jendela mobil mewah mereka.
"Kau benar benar dewa penolongku hari ini!!"
Syaoran menerima tawaran Cerberus untuk menaiki mobil nya.
"Apa katamu bos? Dewa penolong?".
Cerberus bertanya tanya pada Spinel, sedangkan yang ditanya hanya menaikan pundaknya isyarat dia sendiri juga tidak tahu maksudnya.
"Hey kau mau kemana bos ?" tanga Spinel.
"Bener mau anterin kemana aku mau pergi?"
"Tentu saja Bos sebagai permintaan maaf karena telah meremehkan orang Hongkong jenius satu ini".
"Antar aku ke Halte HIBIYA".
Cerberus dan Spinel hanya saling melihat satu sama lain.
"Kamu tidak pulang bos?"
Tanya Cerberus.
"Buruan!".
"Baiklah Bos".
Sejak kalah dalam tantangannya mabar dengan Syaoran, Cerberus sudah tunduk oleh sang Tuan muda li, begitu pula dengan adiknya Spinel, Spinel lebih fokus dan tenang dalam menghadapi masalah, lebih sedikit dewasa dibandingkan Kakaknya Cerberus. Suatu saat mereka akan menjadi semakin lebih baik dan tidak sombong lagi kepada Syaoran atau ke murid murid yang lain.
Mobil dengan kecepatan 502 tenaga kuda (374 kilowatt) itu melaju tanpa kendala apapun, Sang Tuan muda yang di antar(menumpang) dan berada di bangku belakang ini hanya tersenyum kecil dan berharap suatu saat dapat memiliki yang sama.
Di Halte Hibiya
"Thanks ya"
Syaoran kembali menjabat tangan dengan cara berbeda pada kedua teman barunya itu, dia mengepalkan tangan nya , begitu pula dengan Cerberus dan Spinel, terlihat seperti orang beradu jotos. Syaoran pun pergi menuju ruang gantinya (Kamar kecil di dekat halte itu).
Namun tak sadar ketika Mobil Cerberus dan Spinel masih terparkir disana, Ternyata Cerberus sedang menerima telepon.
Syaoran yang sudah berganti penampilan dengan seragam yang bukan milik sekolah nya yang sesungguhnya itu menyeberang zebra cros menuju Gerbang SMA Hibiya.
Saat itu Spinel sedang menikmati lagu rock yang sedang diputar di mobil, dia sama sekali tidak sadar kalau Syaoran sudah berganti costume.
Spinel bosan melihat ke arah depan terus , dan pada akhirnya dia melemparkan pandangannya melihat ke samping, dan dia pun baru sadar bahwa yang baru saja lewat tadi Syaoran Li 'bos' baru mereka.
"Eh Kak, bukannya yang barusan itu Li!!".
"Mana?"
Mereka berdua sama sama menengok keluar jendela mobil, dan memastikan bahwa itu benar Li syaoran teman baru mereka.
"Bahaya, anak itu sedang apa?" tanya Cerberus pada adiknya Spinel.
"Mungkin dia janjian sama cewek kak! parah parah!!!" kata Spinel.
"Udah jangan campuri urusan pribadi dia, yang penting dia bisa jadi teman main game kita yang bagus sekaligus bisa ajarin kita, itu sudah cukup"
Cerberus tidak terlalu ambil pusing dengan kelakuan Syaoran di depan mata mereka, Begitu pula Spinel mencoba cuek atas apa yang terjadi.
"Ternyata Bocah Hongkong itu punya skill yg luar biasa selain dalam game juga dalam cinta". Kata Spinel.
Kedua Saudara Wang itu pun melanjutkan perjalanan mereka sambil masih menertawakan Syaoran. Hahaha
Pov Syaoran
Kali ini aku sedikit lebih beruntung dari biasanya, Orang yang meremehkan ku itu berubah menghormatiku... Terimakasih Kami-sama
Bahkan pada saat yang aku butuhkan Mereka tiba tiba datang menolongku, mungkin itulah gunanya teman.
Aku melihat jam tangan ku masih menunjukan pukul 15.05. Aku menunggu di depan pintu gerbang sekolah gadis itu.
Tak lama mulai keluar satu per satu siswa siswi dari sekolah itu, SMA Hibiya...tempat bidadariku menuntut ilmu.
.........
Pov syaoran
"Sudahlah kalian pulang duluan saja.. tidak usah menemaniku juga"
Itu suara Sakura,
"Degh..." jantungku tiba tiba berdegup kencang,
Sakura mendorong kedua orang temannya yang terlihat konyol.
Aku berbalik badan menghadap nya, Kuharap dia tidak lupa janji kita hari ini,
"Li...." Panggilannya kepadaku.
"Waaah... Sakura sudah di tungguin cowok ya!" kata teman wanita Sakura.
"Hushh! Jangan asal bicara Li ini temanku!" kata Sakura.
Aku tidak bisa berkata apa apa, hanya rasa malu dan gugup yang aku rasakan.
Tapi tidak boleh diam saja, aku harus memperkenalkan diri kepada teman Sakura,
"Haii, perkenalkan saya Li Syaoran". ucapku dengan sopan.
"I-i-iya Li.. perkenalkan juga ini teman teman ku yang ini Chiharu mihara" kata Sakura.
Dan gadis yang dimaksud dengan nama itu membukukkan badan "Haii" katanya.
"Dan ini 'Yamazaki Takashi' Li..." Ucap nya lagi.
pemuda itu bertubuh tinggi kurus dengan mata sangat sipit, juga lebih tinggi sedikit dariku.
"Haii" dia membungkukkan badan.
Begitu pula ku balas dengan cara yang sama.
Pemuda yang bernama Yamazaki bertanya padaku "Kau yang akhir akhir ini mengirim pesan dan telepon pada Kinomoto ya haha!".
Sontak aku tak bisa mengeluarkan kata apapun dari mulutku, Namun Sakura menolongku.
"Jangan sok tahu deh, udah urus saja Chiharu sana". Kata Cewek kawai yang membuat jantungku mau copot itu.
"Kau anak Nasional ya Li?" tanya Chiharu sambil mengamati seragam ku.
"Iya" jawabku.
"Jaga Sakura baik baik ya!!" bisiknya kepadaku.
Seketika wajahku sedikit memanas dan tidak tau mau menjawab apa.
"Kalian tahu kata menjaga Sakura itu bisa di artikan juga menjaga bunga Sakura agar tetap mekar dan tidak boleh dipetik secara sembarangan, dan bla bla bla....." kata Yamazaki
"Sudahlah jangan mengada ada Sakura yang aku maksud adalah teman kita, bukan bunga Sakura ayo pulang"
Mereka pun berlalu ke arah yang berbeda dengan arah yang akan kami lewati.
Akhirnya hanya ada aku dan kamu....
Pov Syaoran end
..............
Bersambung
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 165 Episodes
Comments
Amalia²
akhirnya syaoran sudah tidak sendiri lagi, karena sudah mempunyai teman untuk di ajak mabar
2025-02-19
2
🍁ariista💃🆂🅾🅿🅰🅴⓪③❣️
akhirnya malah jadi teman si kembar dan Pangeran kecil, malah akur dan ajak nonton bareng..
2024-08-08
3
✍️⃞⃟𝑹𝑨🤎ᴹᴿˢ᭄мαмι.Ɱυɳιαɾ HIAT
sekarang syaoran tidak menyendiri lagi ada si kembar teman mabar nanti 🤭asikk ya mau janjian sama sakura kebetulan di antar si kembar bagus gak ember mulut si kembar
2024-07-29
3