Hiruk pikuk riuh suara keramaian orang-orang yang berlalu lalang di Bandara international Jepang pagi itu terasa gugup bagi anak laki-laki itu.
Ya! Syaoran semakin gugup menepakkan kakinya pertama kali di Negeri yang tampak asing baginya.
Dia berjalan mengambil kopernya di tempat pengambilan koper bersama kakak sulung nya Fuutie Li.
Fuutie memiliki tubuh yang tinggi, kaki jenjang , berkulit putih tanpa noda sedikitpun, Dia memiliki rambut pendek dan memakai sepatu hak tinggi berwarna merah, dan penampakan dari itu semua tentu saja look yang mengagumkan dan sangat elegan.
"Gimana , deket kan ?" tanya Fuutie pada adiknya.
"Deket sih" jawab syaoran sambil berlagak sok cuek.
Perjalanan yang hanya menghabiskan waktu 2 jam penerbangan dari Hongkong menuju Jepang itu tidak membuat badan mereka Jet lag, bahkan tidak sama sekali.
"Buruan jalannya Syaoran!! jangan terlalu santai, di Jepang segalanya berbeda, kalau kau belum mengenal nya sepenuhnya dan belum begitu terbiasa di awal-awal paling tidak menjadilah lebih cepat dalam melakukan hal apapun, kedisiplinan menjadi prioritas utama orang-orang disini, mengerti! " Fuutie memberi arahan dengan tegas kepada sang adik.
"Okay" jawab Syaoran memenuhi nasehat kakaknya itu.
Sambil menoleh ke belakang, melirik adiknya yang berjalan santai, cuek dan sok tahu tentang Negeri yang masih baru untuknya ini Fuutie berkata dalam hati
"Tanggung jawab ini begitu besar untukku, Ibu sangat mempercayaiku tentang Syaoran, semoga aku sanggup menjaga kepercayaan Beliau, dan kumohon jadilah seorang adik yang penurut". Fuutie berkata dalam hati.
Lalu seketika syaoran berjalan dengan langkahnya yang lebih cepat dibandingkan sebelumnya.
Jangan lupa dia memang pemuda yang cuek tetapi patuh kepada yang lebih tua, baik kepada ibunya maupun keempat kakak perempuannya.
....
Mobil mercy berwarna putih mengkilat telah siap di depan lobi pintu keluar Bandara , dari samping pintu sudah menunggu beberapa Pria bertubuh tegap, entah empat atau enam laki-laki bertubuh kekar beserta memakai setelan jas hitam yang rapi menunggu kedatangan mereka berdua, tentu saja untuk Bussiness Woman seperti Fuutie Li harus selalu dikawal oleh beberapa bodyguard kepercayaan Ibunya.
Kedatangan Fuutie Li kembali ke Jepang sontak membuat orang orang di sekitar mereka terkagum kagum. apalagi kali ini dia mengajak sosok pemuda yang memiliki paras hampir mirip dengan nya, tentu saja mirip karena dia adalah adiknya.
Sampai sampai orang orang itu bertanya tanya " wah siapa orang itu?"
"Apakah dia seorang idol atau mungkin movie star? " tanya yang lain.
"Bukankah itu Nona Fuutie li pengusaha Restoran ternama yang berasal dari Hongkong itu?" jawab yang lainnya lagi.
"Lalu siapa yang berjalan dibelakangnya ya? anak muda itu keliatan bersinar, wajahnya oriental sekali seperti kebanyakan orang berdarah Chinese" orang-orang itu pun terkagum-kagum dengan dua kakak beradik Li itu.
Tidak heran semua orang bertanya tanya demikian, karena aura kecantikan Fuutie li memang sangat kuat terpancar, di sisi lain sepak terjangnya dalam dunia bisnis kuliner di Jepang patut diacungi jempol, begitupun ibunya menggantungkan harapan pada Fuutie agar dapat mendidik adik laki lakinya Syaoran agar menjadi Pebisnis yang luar biasa seperti dirinya kelak.
Aura nya sangat terpancar dari wajah dan gesture Fuutie Li, yang tidak lain berasal dari kecantikan yang alami dan abadi seperti sang ibu "Yelan Li".
Tak berapa lama Li bersaudara memasuki mobil mewah itu, dari arah kursi depan terdengar suara berkharisma dari seorang kakek yang masih terlihat bugar dan berpenampilan rapi dengan kemeja putih, ber jas dan kacamata plus nya.
"Selamat datang di Jepang Tuan muda Li" senyum dan sapaan hangat selamat datang yang amat ramah dari seorang kakek yang sedari dulu saat sang tuan muda dilahirkan, segala nya adalah tanggung jawab nya, benar saja dia lah asisten sang tuan muda Li , Pria paruh baya itu adalah "Wei" Wei-san.
"Terima kasih Wei" pemuda itu menjawab dengan akrab namun tanpa expresi dan itu sudah biasa bagi mereka.
...Pak Wey/Wey-san ( Pengasuh/pelayan Li Syaoran)...
Ya rencana kepindahan Li syaoran ke Jepang tidak serta merta tanpa persiapan, Sang ibu Yelan li sudah berfikir matang-matang atas keputusan besar nya itu dan kemudian disepakati oleh seluruh anggota keluarga, termasuk juga Wei - san.
Pria yang sudah dianggap Syaoran sebagai kakek sekaligus teman baginya itu akan selalu melayani sang tuan muda, karena telah tertanam rasa sayang sepanjang pengasuhannya terhadap Li syaoran, betapa tidak ? dari lahir Wei lah pengasuhnya.
Sampai saat hari ini, hari yang akan mulai merubah hidup tuan muda nya, tentu dia sudah bersiap dan berada di Jepang terlebih dahulu, di mansion Fuutie li sebelum sang tuan muda tiba disana untuk mempersiapkan segalanya.
Betapa sempurna...
bersambung...
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 165 Episodes
Comments
🟢𝐀⃝🥀🏘⃝Aⁿᵘɪᴎᴅ𝖺ʜpeak~fams
papa mereka dimana kakk, belum adaa cerita papa nyaa di sini semuaa sudahh diperkenalkan hehehehe tetep mangatt yahhh🥰
2024-12-26
3
ᴳᴿ🐅◌ᷟ⑅⃝ͩ● 𝕮𝖎ҋ𝓣𝓪🌹♕꙳❂͜͡✯
gak heran negara Jepang lebih maju dari Indonesia bahkan jalan aja harus cepet² lah disini janjian jam berapa malah molor 2 jam🤣🤣
2024-12-24
11
🍌 ᷢ ͩ𓆉︎ᵐᵈˡ❤️⃟Wᵃf⒋ⷨ͢⚤𝐀⃝🥀ᶫᶦᵃ
dah bisa ketebak, ternyata syaoran orang China. soalnya bergama Li dan Wei. memang GK mudah menjadi seorang Kaka, yg di amanatkan mendapatkan tugas tanggung jawab untuk menjaga adiknya di negara orang
2024-12-24
3