"Hah.. hah... haah... " nafas Syaoran terengah engah setelah berlari sekencang mungkin untuk meraih 'Sakura' Gadis misterius nya.
Dia yakin dia memasuki gang yang benar. Langkahnya semakin lemah ketika dia merasa ada yang mengikutinya.
Tiba-tiba...
"Greppp..." Baju Syaoran ditarik dari belakang oleh seseorang yang tak dikenal.
"HEY!! APA APA AN INI! Lepas!!!" teriak Syaoran memberontak dua pria berpenampilan Punk itu.
"Serahin uang kamu dulu!!, baru kami lepas".todong si anak punk.
Syaoran mengeryitkan dahinya, Dia mencengkeram tangan nya kuat-kuat dan melayangkan pukulan kerasnya ke orang yang memegangi kerah bajunya yang rapi, "Buugh..."
Preman itu jatuh tersungkur dan teman nya membalas berniat memukul Syaoran namun tidak tepat sasaran, Karena selain jago Akademi pangeran kita satu ini juga jago dalam bela diri, apapun yang dapat ditampung Syaoran dia akan totalitas menjalankan nya.
"Bruukk!!!..." Syaoran terjatuh karena kelelahan melawan dua orang sekaligus.
Bayangkan tubuhnya yang masih seukuran anak SMA harus melawan pria yang lebih kekar dari nya.
Preman itu memblock nya dan masih meminta harta yang dibawa Syaoran.
Namun sebelum mereka meraih kantung baju Syaoran.
Tiba tiba terdengar suara lantang dan tegas "Berhenti!!! angkat tangan!!!" Polisi patroli malam itu menerima laporan seseorang bahwa di gang itu sedang terjadi penodongan, Syukurlah pangeran itu selamat...
"Ugh... " Syaoran merasa lemah karena terlalu lelah melawan dua orang dewasa itu.
Sebuah tangan menengadah menawarkan bantuan untuk berdiri,
"Mari kubantu.." Gadis Cherry Blossom menawarkan tangannya untuk Tuan muda itu.
Seketika kekuatan yang tadi nya hilang langsung full kembali.. wow
Syaoran bangun dan membereskan bajunya yang sedikit acak acakan karena berkelahi.
"Arigatou" Ucap Syaoran pada Sakura.
Sakura hanya menjawab "Hai' sambil membungkuk kan badan nya.
Mantra macam apa ini... Manis tapi merasuk.
Kemudian Sakura mencoba mencari cari di mana luka si pemuda ini, yang habis diserang 2 orang berandal.
Dia meneliti wajah Pemuda itu dari sisi kanan dan kiri, kemudian berakhir di kemeja nya yang kotor karena terjatuh di sisi gang.
"Astaga.. Kamu gak apa apa ?" tanya Sakura memeriksa kondisi Syaoran.
Yang di khawatirkan hanya diam seribu bahasa, dengan memasang wajah polos nya, dan jangan lupa semburat merah di pipi mulai keliatan...nampak mengesanka, si pangeran ini ngeblushing lagi.
"kamu yang melapor pada polisi tadi?" Syaoran bertanya
"Iya" Jawab Sakura sambil tersenyum.
"Perkenalkan namaku Sakura Kinomoto, dan rumahku tidak jauh dari sini, jika kau ingin mengganti pakaian mu yang kotor itu aku akan mengajakmu mampir sebentar". Sakura memperkenalkan diri.
"Baiklah...jika tidak merepotkan " jawab Syaoran dengan lega nya.
Polisi sudah mengamankan preman preman tadi, dan dua remaja itu pun melanjutkan pembicaraan mereka sambil berjalan menuju rumah salah satunya, ya.. Rumah Sakura?
.....
"Kriett..." bunyi standard Sepeda yang di naikkan.
Sakura berjalan sambil mendorong sepedanya.
Dimulailah percakapan manis mereka,
"Kau tinggal dimana?" tanya Sakura
"A.. Aku.. " Syaoran gugup mau menjawab dengan jujur bahwa dia adalah cowok yang tadi pagi menabrak nya di Festival penerimaan siswa baru itu.
Dia tahu dia tidak akan berkata yang sebenarnya, dia takut kakak Sakura akan melarangnya berteman dengan adiknya jika mengetahui dia berasal dari 'Horikoshi Gakuen'. Yang dia sendiri belum mengerti apa alasan kakak Sakura benci mendengar nama sekolah elit itu.
'Berpura pura' .. Ya, dia sedang menutupi nya demi mengenal gadis ini. terkadang itu lebih baik.
"A a aku.. Tinggal di..." (Syaoran kebingungan setengah mati mau menjawab apa, sampai dia ingat bahwa di setiap sekolah SMA di Jepang menyediakan Asrama bagi para siswa nya).
"Asrama" jawab Syaoran menyakinkan.
"Asrama?" Sakura mengulangi sambil meneliti kembali.
Apa iya pemuda ini tinggal di Asrama? dengan penampilan rapi (sebelum dikeroyok preman tadi), sepatu yang keliatan mahal, dan gaya bicara yang kaku, bahkan seperti bukan orang Jepang?
Dia bertanya lagi "baiklah aku mengerti, mungkin kau tinggal di Asrama karena ingin menghemat biaya bus sekolah kan?".
"A... Iya mungkin.." jawab Syaoran mengiyakan saja dan berharap si gadis emerald ini segera menyelesaikan introgasinya.
"Lalu kau bersekolah di SMA mana? Aku juga masih SMA kok, ternyata kita seumuran ya?".
"Ah iya tentu saja" jawab Syaoran seolah olah lupa bahwa dia sedang berpura pura.
"Hah 'Tentu saja' Maksudnya?" Sakura tidak mengerti.
"Ti ti tidak... Aku bersekolah di dekat sini juga kok! Aku juga sekaligus tinggal di asrama , aku baru saja ingin membeli sesuatu di Toserba, tapi preman preman itu malah menodongku,... dan kau sendiri bersekolah dimana?"
"SMA HIBIYA" jawab Sakura.
"Maaf aku udah kepo banget ya, padahal kamu lagi luka luka gini, maaf ya".tambah Sakura.
Syaoran memberikan gestur "no" pada tangannya.
Tak lama mereka sampai di sebuah ruko di pinggiran jalan yang tidak begitu ramai.
...(Kedai Ramen milik Keluarga Sakura yang berada di depan Ruko tempat tinggal mereka)...
"ただいま (tadaima)" Sakura memberi salam kepada yang di dalam.
.........
Bersambung
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 165 Episodes
Comments
Amalia²
agak aneh juga sama si sakura. biarpun pertemuan pertama kali sakura dan shaoran sangat tidak baik, tapi masa ceweknya gk ngenali shaoran. padahal baru kemarin ketemu di acara festival sekolah
2025-01-22
1
ᴳᴿ🐅ᵘᵐ𝐀⃝🥀🤎💛ᵍᵖ✍️⃞⃟𝑹𝑨●⑅⃝ᷟ◌
Pertemuan pertama kali Sakura dan Shaoran tidak terlalu baik ya, tapi sakura orang baik membantu Shaoran sehabis mau dirampok
2025-01-19
0
🍾⃝ͩᴢᷞᴜᷰɴᷡɪᷧᴀ❤️⃟Wᵃf●⑅⃝ᷟ◌ͩ❀∂я
lah masa si sakura nggak ngenalin Syaoran kan ketemu di acara sekolah kmrn
2024-08-06
3