"Turun disini saja pak" suruh Syaoran pada Pengemudi taxi.
"hai" jawab supir itu.
Woww!! pengemudi Taxi itu melongo melihat anak muda itu ternyata seorang Crazyrich...rumahnya besar sekali... Bukan ini bukan rumah biasa! Tentu saja ini Mansion 'Fuutie li' kakak Syaoran.
...Kediaman Fuutie Li....
"Okaerinasai Syaoran-sama" sambut Wey san. buttler Si tuan muda di depan pintu masuk mansion tersebut.
"Aku lelah sekali Wey, mau langsung tidur saja" Kata Sang majikan kecil.
"Baik lah tuan muda Li" tutur Wey.
Tiba tiba...Kakak nya datang khawatir...
"Syaoran... Kau dari mana saja!! Lain kali suruh orang untuk membeli keperluan mu sayang, mengerti!" suruh Fuutie pada adiknya.
"Baik kak maaf membuatmu khawatir" sambil tersenyum manis tak seperti biasanya.
Bahkan membuat Fuutie terkesan pada adiknya sendiri.
"Did Something happen?"Tanya Fuutie dalam hati menelisik.
"Tunggu plester apa ini ? Dan... Kenapa bajumu sekotor ini!??" kata Fuuti kaget dan baru menyadari ternyata adiknya sangat kacau begini, tidak seperti saat sepulang dari kediaman Tuan Shinomoto tadi yang masih sangat rapi.
Syaoran terdiam dan mencari cari alasan...
"Tenang aja aku cuma kepentok lemari toserba tadi, dan bajuku kotor karena aku tidak hati hati, saat petugas toserba sedang mengepel lantai dan aku berjalan begitu saja, haha dan... terpeleset karena buru buru". kata Syaoran ngeles.
Fuutie li masih tak percaya begitu saja pada adik kecilnya itu dan menahan tawa nya...
"Pffft adikku kenapa kau payah banget sih" kata Fuutie.
"Ahaha... ya" tawa kecil Syaoran yang merasa diejek sang kakak.
"Yasudah kamu naik saja ke kamarmu, terus rapikan penampilanmu... Selamat beristirahat pangeran tampan... chu" suruh Fuutie pada Syaoran.
.....
Di kamar Tuan Muda,
"Brugh...." Syaoran menjatuhkan dirinya di Tempat tidurnya yang mewah.
"Drrrt drrrrt... " suara ponsel Syaoran bergetar.
"Hallo.. ini aku Sakura, kau sudah sampai Asrama?" kata seorang gadis bersuara indah di seberang telepon.
"Aa.... ya aku.. aku sudah sampai di Asrama..." jawab Syaoran.
"Baiklah... Kenapa kedengarannya sepi sekali, apakah teman temanmu sudah tidur semua?" tanya Sakura penasaran.
"Iya mereka sudah tidur" jawab Syaoran.
"O begitu, baiklah selamat istirahat Li besuk kita sambung lagi, bye" tutup Sakura.
Apa aku tidak salah dengar? besuk disambung lagi katanya, Syukurlah...
Dia mau berteman denganku...senyum puas terlihat di sudut bibir tuan muda itu.
..............
Pagi nya,
"Makanlah yang banyak Serigala kecil.. Kau masih dalam masa pertumbuhan" suruh Fuutie pada adiknya sambil menaruh 3 tumpuk Sandwich isi daging panggang di hadapan Syaoran.
"Wait.. ii aaa kak.. Tapi tidak perlu sebanyak ini juga kali" Muka Syaoran berubah menjadi sedikit kesal pada kakaknya karena dia merasa ini berlebihan.
"ho ho ho" tawa Fuutie puas.
"Kakak tidak mau adik seorang Fuutie keliatan payah seperti kamu tadi malam!!" Ejek Fuutie pada adiknya.
"hmmp.. " Syaoran mengerutkan bibirnya ,dia marah?
Mereka pun sarapan pagi bersama sama sebelum menjalankan kesibukan masing masing.
....
"Wooo wooo...." bunyi Handphone Fuutie.
"Hello mom.... " Sapa Fuutie pada yang diseberang telepon.
"Halo Fuutie.. Bagaimana Perjanjian kontrak dengan agency yang akan diendors Resto baru kita di AEON?"
"Well done mom..." jawab sang putri Yelan li.
Yelan sendiri adalah seorang single mother sekaligus CEO dari sebuah Induk perusahaan besar di Hongkong 'Li's Accompany'.
"Baik lah ibu tahu anak sulung ibu memang bisa diandalkan, Kau selalu mampu mengambil hati para investor investor kelas kakap hingga kita bisa mengembangkan bisnis kuliner kita di Tokyo". Yelan li memuji sang anak.
"Iya dong.." Fuutie membanggakan dirinya.
"Tapi ingat jangan bisnis terus, Carilah jodoh!" Yelan li mengingatkan.
"Whats !! Ibuu.... Apa apa in siih" sontak Raut wajah Fuutie merengut dan pipinya memerah.
....
Ada yang terdiam dan makan dengan gelisah menilik layar ponsel berkali kali....
Ya.. Ada yang menantikan janji seseorang untuk menghubunginya lagi...
Lamunan itu pecah ketika,
"Nih Ibu mau nelpon" Fuutie menyerahkan Ponselnya pada Syaoran adiknya.
"I-iya bu, ada apa? " Syaoran gugup karena baru saja terlepas dari lamunannya.
"Apa benar kau semalam pulang sendirian dengan keadaan lusuh?" tanya Yelan sang ibu menusuk hati Syaoran, dia tahu dia bisa mengelabuhi kakaknya Fuutie tapi tidak dengan ibunya...
"Benar ibu" jawab Syaoran dengan seluruh keberaniannya agar sang ibu percaya.
"Ingat, jangan melakukan hal hal yang tidak perlu, ibu mengirimmu bersekolah di Jepang bukan untuk membuatmu lebih buruk, tetapi menjadikan mu orang yang lebih baik" nasehat Yelan yang kelihatan mengandung tekanan tersendiri untuk Syaoran anaknya.
Syaoran kembali menahan dirinya, mencoba menerima arahan sang ibu untuk tetap fokus.
"Aku akan menjaga kepercayaan ibu" kata Syaoran menutup pembicaraan.
...........
"Brummm...." suara mobil Fuutie menuju Horikoshi Gakuen, SMA tempat Syaoran bersekolah.
....
"Hayy..." tiba tiba seorang gadis bersurai perak menghampiri si kakak yang berada di bangku setir. Karena hari ini Fuutie menyetir sendiri mobil Jerman itu.
Syaoran pun memasang muka marah...
bersambung
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 165 Episodes
Comments
ᴳᴿ🐅ᵘᵐ𝐀⃝🥀🤎💛ᵍᵖ✍️⃞⃟𝑹𝑨●⑅⃝ᷟ◌
Pak supir taksi kaget ya lihat Mension sebesar dan semegah itu, apalagi aku yg belum pernah lihat di dunia nyata
2025-01-19
0
Amalia²
sudah pasti supir taksinya sangat kaget, melihat mansion sebesar dan semegah itu.
2025-01-29
0
🍾⃝ͩᴢᷞᴜᷰɴᷡɪᷧᴀ❤️⃟Wᵃf●⑅⃝ᷟ◌ͩ❀∂я
kenapa nggak jujur aja sih kan biar bisa ada yang lindungi hadeh syaoran"
2025-01-23
0