Bab 20

"Xuan Yi, aku tidak pernah mengambil apapun darimu. Kau sendirilah yang memberikannya padaku dan juga kakak ku!" Seru Qian Xu.

"Jika kau dan kakakmu itu tidak memaksaku untuk memberikannya, dan selalu berkata meminjam apa yang aku miliki, namun tidak pernah kalian kembalikan padaku. Lalu apa namanya jika bukan mengambil?"

Orang-orang yang melihat dan mendengar Xuan Yi berbicara, mengangguk. Sebab yang di katakan oleh Xuan Yi benar. Barang yang di pinjam tentu saja harus di kembalikan, jika tidak itu sama artinya mengambil atau memcuri secara diam-diam.

"Xuan Yi, kau jangan keterlaluan!" Ucap Qian Xu dengan keras.

"Setelah orang tuaku meninggal, kalian dari keluarga Yan datang dan tinggal di rumahku dengan nyaman. Mengambil kamar utama yang seharusnya menjadi kamarku, menggunakan uang peninggalan orang tuaku untuk kehidupan nyaman kalian sendiri. Sementara aku harus tinggal di kamar yang kecil, setiap hari hanya memakan nasi serta sayur seperti seorang pelayan. Dan kau berkata, jika aku telah keterlaluan hanya karena aku mengatakan seperti itu padamu? Nona muda Yan, coba berpikirlah dengan baik."

Qian Xu terlihat begitu kesal dengan apa yang telah Xuan Yi katakan, karena ucapan Xuan Yi itu tentu saja orang-orang yang mendengar menjadi tahu, jika selama ini keluarga Yan selalu menindas Xuan Yi ketika mereka tinggal di dalam ruamh keluarga Li itu, dan kasih sayang mereka kepada Xuan Yi yang di tampilkan di depan publik selama ini adalah palsu.

Dengan cepat Qian Xu keluar dari toko obat itu karena sudah di buat geram oleh Xuan Yi.

"Nona muda Yan, berjalanlah dengan pelan. Karena jika jatuh, kau harus bangun sendiri tanpa ada pelayanmu yang menolong." Ucap Xuan Yi dengan suara agak keras.

Qian Xu tidak peduli dengan apa yang Xuan Yi katakan, dan terus berjalan dengan wajah merah padam menahan marah dan juga malu.

Sementara Xuan Yi hanya tersenyum melihat Qian Xu yang tengah marah itu.

Setelah semua yang telah di katakan oleh Xuan Yi tadi, orang-orang yang berada disana tahu, jika wanita yang cantik itu adalah putri satu-satunya dari keluarga Li, yang tidak pernah memperlihatkan wajahnya.

"Nona, ini adalah bahan obat yang anda inginkan." Ucap penjaga toko seraya memberikan bahan obat itu pada Xuan Yi.

"Terima kasih, berapa aku harus membayarnya?"

"Semuanya 2 keping perak, nona."

Xuan Yi mengangguk, lalu mengeluarkan 2 keping perak dari kantong kain miliknya dan memberikannya pada penjaga toko itu.

"Terima kasih, nona. Silahkan datang lagi kemari, jika memerlukan bahan obat yang lainnya."

"Baik, aku mengerti."

Xuan Yi kemudian berjalan keluar dari toko obat sambil membawa bahan obat yang telah dia beli.

"Heilin, aku masih memiliki daging kelinci bermata merah dan ingin memakannya malam ini. Apakah kau tahu harus bagaimana untuk mengolahnya menjadi makanan yang enak?" Ucap Xuan Yi.

"Master, setelah menguliiti kelinci itu, anda hanya harus meletakannya di atas bara api. Dan tidak perlu menambahkan apapun."

"Kau berkata tidak perlu menambahkan apapun, apakah rasanya akan enak?"

"Benar, daging kelinci bermata merah tidak sama seperti daging kelinci biasa. Dia memiliki rasa yang sangat enak, meski tidak menambahkan apapun ketika memasak atau membakarnya."

Xuan Yi mengangguk, "Baiklah, jika begitu aku akan meminta Huang Mei untuk menyiapkan semuanya."

"Iya, master."

"Aku masih harus berlatih dan menyerap banyak energi, karena sebelum mendaftarkan diri ke perguruan. Aku harus menaikan level spirit ku terlebih dulu."

"Master telah berlatih ilmu tenaga dalam, dan juga beberapa kali berlatih di dalam hutan. Dan akan memakan rumput kuning yang kita temukan di dalam kebun bambu ungu. Saya yakin tidak sampai 1 bulan, master bisa menaikan level spirit kekuatan yang master miliki hinggal level 3."

"Kau benar, tetapi banyak yang berkata jika ingin naik ke level 3, akan menemukan banyak kesulitan. Karena itu banyak yang gagal untuk masuk ke dalam ruang pelatihan khusus yang berada di setiap perguruan."

"Master benar, karena itu saya akan membantu master, sehingga sedikit memudahkan master untuk menghadapi kesulitan sebelum spirit kekuatan master naik ke level 3."

"Baik, jika begitu tolong bantu aku."

"Tentu saja master."

Pendaftaran murid baru akan resmi di buka sekitar 1 bulan setengah lagi. Meskipun begitu, sudah ada beberapa calon murid baru yang mendaftarkan diri, karena mereka takut jika tidak mendapatkan tempat (kloter).

...----------------...

Di sebuah kamar, seorang putri yang cukup cantik tengah duduk di depan meja riasnya, setelah pelayan setianya membantu memakaikan jepit pada rambutnya.

"Yang mulia, apakah hari ini anda ingin keluar?" Ucap pelayan setianya.

"Benar, aku mendengar jika beberapa hari ini nona Li telah menjadi tokoh berita yang begitu hangat di luar sana. Dan aku ingin mengunjunginya."

"Tetapi, yang mulia. Sudah lebih dari 2 bulan dia tidak ingin bertemu dengan anda. Apakah anda....."

"Saat itu keluarga pamannya masih berada disana. Dan aku dengar jika nona Li sudah mengusir mereka semua keluar dari rumahnya, juga dia tidak lagi mengenakan penutup wajah ketika keluar dari rumah."

"Anda benar, yang mulia. Hanya saja...."

"Aku tahu bagaimana dia, jadi berhentilah berpikir yang tidak-tidak tentangnya."

"Baik, yang mulia. Mohon ampuni kelancangan hamba."

Pelayan itu membungkukkan tubuhnya.

Putri Ying, dia adalah satu-satunya teman Xuan Yi dari anggota kerajaan. Meski dia seorang putri, namun dia yang menyukai sifat dan bagaimana Xuan Yi berucap, membuatnya ingin berteman dan selalu menemui Xuan Yi.

"Baiklah, minta kepada pengawal untuk menyiapkan kereta. Aku akan pergi sekarang juga." Ucap putri Ying.

"Baik, yang mulia."

Pelayan itu lalu berjalan keluar dari kamar putri Ying.

"Li Xuan Yi, sepertinya kau telah banyak berubah dan kau telah menjadi wanita yang hebat. Tetapi aku berharap, kau masih temanku yang rendah hati dan bijaksana." Ucap putri Ying.

Sudah lebih dari 4 tahun putri Ying dan Xuan Yi berteman, bahkan ketika orang tua Xuan Yi meninggal dan tidak di temukan mayatnya, putri Ying mengerahkan banyak pengawal untuk mencarinya.

Dan karena nyonya Yan dan kedua putrinya itu selalu melarang Xuan Yi untuk keluar, dan menemuinya. Jadi, sudah lebih dari 2 bulan mereka tidak bertemu, dan itu sempat membuat putri Ying berpikir jika Xuan Yi tidak menyukainya dan tidak lagi ingin berteman dengannya.

"Yang mulia, kereta telah siap. Kita bisa berangkat sekarang." Ucap pelayan putri Ying.

Putri Ying mengangguk dan berjalan keluar dari kamarnya.

"Aku harap dia tidak terkejut ketika aku mengunjunginya." Ucap putri Ying.

Pelayan putri Ying hanya diam seraya berjalan di belakangnya.

Terpopuler

Comments

Jade Meamoure

Jade Meamoure

bajunya tak mencerminkan kebudayaan china hanfu jaman modern tahun 2200 ☺☺☺

2025-03-01

1

𝐀⃝🥀❤️⃟Wᵃf🍾⃝ͩ ᷞᴛͧʀᷡɪͣ𝗚ˢ⍣⃟ₛ

𝐀⃝🥀❤️⃟Wᵃf🍾⃝ͩ ᷞᴛͧʀᷡɪͣ𝗚ˢ⍣⃟ₛ

wah teman Li Xuan Yi adalah seorang Putri Kerajaan 😱😍😍

2024-04-03

1

Mas Bos

Mas Bos

gaulnya dg Putri Ying
ntar di taksir putra mahkota

2024-01-31

0

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!