4 orang laki-laki itu berlari bersamaan untuk menyerang Xuan Yi.
Huang Yan yang memiliki spirit kekuatan, dan tahu jika nonanya tidak memiliki spirit kekuatan segera berlari untuk melindungi Xuan Yi dari orang-orang itu.
Xuan Yi dan Huang Yan pun berkelahi dengan 4 orang itu, dan Huang Yan yang melihat gerakan juga kecepatan dari Xuan Yi sedikit terkejut.
Buuugh
Braaak!
Ke 4 orang itu tersungkur di atas tanah semua, akibat pukulan dari Xuan Yi dan Huang Yan.
"Kalian ada di level 2 dan 3 spirit kekuatan, tetapi kalian merasa sudah paling hebat." Ucap Xuan Yi pada 4 orang itu.
Melihat kehebatan Xuan Yi, Huang Yan dan Huang Mei seketika merasa takjub.
"Nona, anda berkata jika anda tidak memiliki spirit kekuatan, tetapi anda...."
"Aku mengatakan itu hanya untuk menguji kalian berdua, di dunia kultivasi seperti ini seorang yang tidak memiliki spirit kekuatan hanya di pandang sebelah mata, dan di remehkan. Karena itu, aku ingin tahu bagaimana sikap kalian, jika aku berkata bahwa aku tidak memiliki spirit kekuatan. Dan yang kalian lakukan membuatku sangat puas." Ucap Xuan Yi.
"Terima kasih, nona. Kami pasti melakukan yang terbaik untuk melindungi dan membantu nona." Ucap Huang Yan.
"Baik, aku percaya pada kalian berdua. Sekarang kalian pakailah ini."
Xuan Yi memberikan dua pakaian yang tadi dia beli kepada Huang Yan dan juga Huang Mei.
"Terima kasih, nona." Ucap Huang Yan.
Huang Yan dan Huang Mei berganti pakaian di dalam sebuah gubuk yang ada di tengah ladang, secara bergantian.
"Bagus, pakaian yang kalian kenakan sangat pas untuk kalian." Ucap Xuan Yi setelah melihat mereka memakai pakaian itu.
"Terima kasih, nona." Ucap Huang Yan dan Huang Mei.
Xuan Yi mengangguk, "Sekarang kita pergi ke rumah makan dan membeli makanan. Kalian pasti sudah sangat lapar."
"Benar. Tetapi nona, harga makanan di rumah makan pasti sangat mahal." Ucap Huang Mei.
"Tidak apa-apa, kalian adalah orang-orang ku. Jadi kalian harus hidup dan makan dengan baik agar bisa melindungi dan bekerja denganku."
"Baik nona"
Xuan Yi lalu membawa mereka ke salah satu rumah makan yang berada di tengah kota.
Sesampainya disana Xuan Yi memesan ruang VIP, dan beberapa makanan enak disana.
"Nona, ini semua...."
"Kalian makanlah, aku memesan semua makanan ini untuk kalian berdua." Ucap Xuan Yi.
"Tetapi nona, makanan ini...."
"Tidak apa-apa, kalian jangan khawatir. Setelah ini aku akan membawa kalian ke tempat dimana biasanya membeli pelayan, aku memerlukan 10 sampai 15 orang pelayan, dan 10 orang pengawal."
"Nona memerlukan banyak pelayan, apakah rumah nona sangat kekurangan pelayan dan pengawal?" Ucap Huang Yan.
Xuan Yi tersenyum, "Aku baru saja mengusir orang-orang yang selama ini menumpang di rumahku, dan aku juga mengusir semua pelayan dan pengawal yang mereka bawa. Jadi sekarang aku tidak memiliki pelayan maupun pengawal disana."
Huang Yan dan Huang Mei mengangguk.
"Aku memerlukan bantuan kalian untuk memilih para pelayan dan pengawal itu. Aku yakin kalian pasti bisa membantu ku melakukannya." Ucap Xuan Yi lagi.
"Kami pasti akan melakukannya dengan baik, nona." Ucap Huang Yan.
"Benar nona, saya memiliki spirit kekuatan bakat bawaan, yang bisa melihat sifat seseorang. Dan saya akan memggunakannya untuk memilih pelayan dan pengawal yang akan setia pada nona." Ucap Huang Mei.
"Jika begitu bagus, karena aku tidak ingin memiliki orang-orang yang jahat di sekitar ku."
"Iya, nona."
Setelah pembicaraan itu, mereka bertiga lalu menikmati semua makanan yang tersaji di depan meja.
Xuan Yi yang melihat begitu lahapnya mereka makan, hanya diam saja. Karena dia tahu, jika kakak beradik di depannya ini sudah begitu kelaparan, karena mereka tidak memiliki uang sedikit pun untuk makan sebelum mereka bertemu dengan Xuan Yi.
Setelah mereka selesai memakan makanan mereka, Xuan Yi berdiri.
"Baiklah, kita pergi sekarang. Aku khawatir jika kita terlalu lama hari akan semakin siang." Ucap Xuan Yi yang melihat semua makanan di atas meja telah habis.
"Baik nona." Ucap Huang Yan.
Xuan Yi, Huang Yan dan Huang Mei berjalan keluar dari rumah makan itu setelah Xuan Yi membayar semua makanan yang telah mereka bertiga makan tadi.
Ketiganya berjalan menuju tempat biasa orang membeli pelayan dan pengawal yang ada di pinggiran kota.
"Baik, kita telah sampai. Aku akan menyerahkan tugas ini kepada kalian berdua." Ucap Xuan Yi seraya menatap Huang Yan dan Huang Mei.
"Baik nona." Ucap Huang Yan.
Xuan Yi masuk terlenih dulu ke dalam sebuah rumah yang tidak begitu besar yang ada di depannya, di ikuti oleh Huang Yan dan Huang Mei.
"Selamat siang nona, apakah anda ingin mencari pelayan atau pengawal?" Ucap salah seorang pekerja di dalam rumah itu.
"Benar, aku ingin kau mengeluarkan pelayan dan pengawal terbaik yang kau miliki disini."
"Baik nona, saya akan membawakan mereka pada anda. Mohon anda menunggunya."
"Iya."
Xuan Yi duduk di salah satu kursi yang ada di depannya, lalu menatap kedua kakak beradik Huang dengan seksama.
Tak berapa lama, pekerja tadi membawa masuk sekitar 35 pelayan, dan. 40 pengawal.
"Nona, ini adalah pelayan dan pengawal terbaik yang kami miliki. Anda bisa memilihnya." Ucap pekerja itu.
"Apakah hanya ini?"
"Benar nona, itu karena beberapa hari yang lalu pelayan yang kami miliki sudah di beli sebagian oleh seorang keluarga yang baru datang ke kota ini."
"Baik, tidak apa-apa."
Xuan Yi menatap Huang Yan dan Huang Mei, "Kalian lihat dan pilih mereka dengan baik."
"Baik nona." Ucap kedua kakak beradik Huang itu.
Huang Yan dan Huang Mei berpencar, mereka memilih pelayan yang mereka lihat dengan spirit kekuatan mereka. Dan bagi siapa yang di sentuh oleh mereka berdua, maka itulah yang terpilih.
"Kami telah memilih semuanya, nona. 15 pelayan dan 10 pengawal." Ucap Huang Mei.
"Apakah ini adalah pelayan dan pengawal yang terbaik?"
"Benar, nona. Kami telah memastikannya."
Xuan Yi mengangguk.
"Tuan, aku menginginkan mereka yang sudah di pilih oleh pelayan dan pengawal pribadi ku." Ucap Xuan Yi pada pekerja itu.
"Baik, nona. Saya akan menyiapkan 25 kontrak kerja mereka. Dan anda bisa mengisi peraturan yang anda inginkan untuk mereka semua."
"Iya."
Xuan Yi berdiri, lalu berjalan di depan para pelayan dan pengawal yang terpilih tadi.
Xuan Yi melihat jika wajah mereka sedikit pucat, mungkin karena makanan yang di berikan tidak cukup untuk tubuh mereka. Sehingga meski mereka telah mencuci wajah dan berusaha tampil dengan baik, mereka tetap tidak bisa menutupinya.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 59 Episodes
Comments
Bzaa
kasian banget ya .. nasib orang2 miskin jaman dahulu
2024-05-04
0
Kania Rahman
lanjut 👍👍💪💪
2023-07-07
1
Selly Rizki Melina
Next
2023-07-05
1