Setelah melihat mereka, Xuan Yi berjalan mendekati Huang Yan dan Huang Mei lalu berbisik pada mereka berdua.
"Pergilah, dan beli semua yang aku katakan." Ucap Xuan Yi seraya memberikan satu kantong uang pada Huang Mei.
"Baik nona." Ucap Huang Mei.
Mereka lalu berjalan keluar dari rumah itu, untuk melakukan apa yang di perintahkan oleh Xuan Yi pada mereka.
"Nona, ini adalah kontrak kerja 25 pelayan dan pengawal yang anda inginkan. Anda bisa menulis peraturan untuk mereka di disini. Kemudian anda memberi stempel disini, dan mereka akan memberi stempel mereka dari kami disini." Ucap pekerja itu dengan rinci.
"Baik, aku mengerti."
Xuan Yi melihat satu lembar surat kontrak kerja yang ada di depannya, "Kehidupan orang-orang yang tidak memiliki apa-apa disini seperti daging sapi, mudah di perjual belikan."
Dengan seksama, Xuan Yi membaca setiap tulisan yang ada di atas surat kerja itu, lalu dia menuliskan beberapa peraturan yang nantinya harus di taati oleh para pelayan dan pengawalnya, setelah mereka memberi stempel di atas kertas itu.
Setelah menulis beberapa peraturan di atas kertas itu, Xuan Yi mengeluarkan stempel miliknya dan menempelkan stempel itu di atas kertas kontrak kerja.
"Baik tuan, anda bisa melihatnya." Ucap Xuan Yi.
"Terima kasih nona."
Beberapa saat setelah pekerja itu membaca surat kontrak kerja, dia meminta para pelayan dan pengawal itu untuk menulis nama mereka, dan bagi yang tidak bisa akan di bantu oleh pekerja itu.
Nama dan stempel telah di berikan di atas kertas kontrak kerja itu.
"Silahkan nona, anda bisa menyimpan surat kontrak kerja milik mereka ini."
"Baik terima kasih. Lalu berapa saya harus membayar mereka semua?"
"Semuanya 30 keping emas, nona."
Xuan Yi mengangguk, lalu mengambil kantong uang yang ada di dalam kantong kain miliknya. Setelah itu dia menghitung kepingan emas yang dia butuhkan.
"Ini adalah 30 keping emas yang anda inginkan, dan satu keping emas ini untuk anda." Ucap Xuan Yi.
"Terima kasih nona, silahkan datang kembali jika anda memerlukan pelayan atau pengawal lagi."
"Iya."
Xuan Yi berjalan keluar, dan melihat ada beberapa gerobak tidak jauh dari tempat itu.
"Kau, bisa panggilkan salah satu pemilik gerobak itu untuk ku?" Ucap Xuan Yi pada salah seorang pelayan barunya.
"Baik nona."
Pelayan baru itu lalu berjalan ke arah pemilik gerobak, lalu berbicara sesuatu padanya.
Tak lama pelayan itu kembali bersama salah satu pemilik gerobak itu.
"Maaf nona, pelayan anda berkata jika anda ingin berbicara dengan saya." Ucap pemilik gerobak pada Xuan Yi.
"Benar paman, saya ingin memakai gerobak paman dan gerobak teman-teman paman untuk membawa para pelayan dan pengawal baru saya ini."
Pemilik gerobak, juga para pelayan dan pengawal baru Xuan Yi terkejut mendengar apa yang telah Xuan Yi katakan. Sebab biasanya para pelayan dan pengawal baru tidak pernah di perlakukan seperti itu oleh tuannya. Karena mereka akan di minta untuk berjalan menuju rumah tuannya, dengan di jaga oleh beberapa pengawal.
"Paman, apakah anda keberatan?" Ucap Xuan Yi lagi.
"Tidak, tidak nona. Hanya saja.... Apakah nona benar ingin melakukan ini kepada para pelayan dan pengawal nona?"
"Iya, cukup jauh rumah saya dari tempat ini. Dan tidak mungkin saya membiarkan mereka berjalan kaki sejauh itu. Karena itu saya ingin memakai gerobak milik paman dan teman-teman paman untuk membawa mereka semua."
Pemilik gerobak itu mengangguk, "Jika begitu, baik. Saya akan memberitahu teman-teman saya terlebih dulu, nona."
"Iya."
Pemilik gerobak itu lalu berjalan kembali menuju gerobak miliknya, dan memberitahu kepada pemilik gerobak lainnya yang ada disana.
"Nona, anda tidak perlu melakukan hal itu kepada kami. Kami bisa berjalan kaki sampai di rumah nona." Ucap salah seorang pelayan baru Xuan Yi.
"Tidak apa-apa, aku yakin kalian tidak cukup makan disini. Aku khawatir kalian akan terjatuh dan tidak sadarkan diri saat berjalan menuju rumahku."
Semua pelayan dan pengawal baru Xuan Yi tertegun, mereka merasa begitu beruntung karena memiliki tuan yang begitu baik dan murah hati.
"Nona, kami telah membeli semua yang anda katakan." Ucap Huang Yan yang baru saja sampai bersama Huang Mei.
"Bagus, kalian juga ikut naik ke atas gerobak bersama mereka semua."
"Gerobak, nona?" Ucap Huang Mei.
"Benar, kalian sudah membeli berbagai barang di pasar. Dan kalian pasti juga lelah, jadi kalian bisa naik gerobak bersama kami ke rumah."
"Baik, terima kasih nona." Ucap Huang Mei.
"Terima kasih nona." Ucap semua pelayan dan pengawal baru Xuan Yi.
"Baik, baik. Kalian tidak perlu melakukan itu padaku. Kalian hanya tinggal bekerja dengan baik dan setia padaku, itu sudah membuatku merasa jika kalian telah berterima kasih."
"Baik nona, kami berjanji kepada nona. Akan bekerja dengan baik dan selalu setia kepada nona." Ucap Huang Yan.
Xuan Yi mengangguk, "Iya, itu bagus."
Tak berapa lama gerobak-gerobak itu datang, ada lebih dari 6 gerobak yang akan membawa mereka semua, termasuk Xuan Yi yang ikut naik bersama dengan mereka.
Setelah menentukan harga per satu gerobak, dan memberitahu kemana mereka akan pergi. Para pelayan dan pengawal Xuan Yi naik ke atas gerobak-gerobak itu. Dan Xuan Yi naik pada gerobak paling depan.
Semua gerobak berjalan melewati pasar dan beberapa toko, rumah makan, juga rumah penduduk. Orang-orang yang melihat mereka tentu penuh tanya dan saling berbisik.
Namun Xuan Yi tetap tenang duduk di atas gerobak itu, seolah tidak mendengarkan apa yang mereka katakan.
...----------------...
"Setelah kemarin kita melihat keluarga tuan Yan dan para pelayannya berjalan pergi, sekarang sekelompok gerobak berisi pelayan dan pengawal lewat." Ucap Hao Min sambil menatap keluar jendela dari salah satu rumah makan.
Guan Li yang juga melihat keluar jendela sedikit terkejut melihat wanita muda yang duduk pada gerobak paling depan.
"Siapa wanita itu?" Ucap Guan Li.
Hao Min melihat wanita yang di lihat Guan Li, "Aku juga tidak tahu, mungkinkah dia orang yang baru membeli pelayan dan pengawal itu?"
"Aku pernah melihatnya di dalam hutan kemarin."
"Benarkah? Wanita yang kau katakan cukup hebat itu?"
Guan Li mengangguk, lalu kembali melihat sekelompok gerobak itu lagi.
"Siapa wanita itu, dia memiliki bakat dan kekuatan yang di luar dugaan. Jika perguruan Xuang memiliki murid sepertinya, pasti akan menkafi perguruan nomor satu."
Tidak ada yang mengenai Xuan Yi. Karena selama ini, setiap kali keluar dari rumahnya, Xuan Yi selalu memakai penutup wajah, dan tentu saja itu karena hasutan dari kedua putri keluarga Yan, yang tidak ingin kecantikan mereka tersaingi oleh Xuan Yi.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 59 Episodes
Comments
Bening
ss waktu baca nya
2024-08-08
0
𝐀⃝🥀❤️⃟Wᵃf🍾⃝ͩ ᷞᴛͧʀᷡɪͣ𝗚ˢ⍣⃟ₛ
maaf baru bisa membaca lagi disini tetap semangat berkarya terus ya Author 💪👍
2024-04-02
1
Andira Rany
🙂
2023-12-25
0