Bab.4
Safire merasa waktu datang sangat lama, dikurung di dalam penjara yang lembab bahkan tidak ada jendela untuk sirkulasi udara semakin membuatnya sesak.
Krek!
Gembok penjara dibuka dari luar, tapi Safire tak bisa melihat siapa yang datang karena tubuhnya masih tertelungkup menyedihkan di ubin yang dingin.
"Kalian, periksa nafasnya! Apa wanita ke ji ini masih hidup?!" teriak seseorang.
Safire bisa mengetahui siapa yang tengah bicara, itu bibi Neri.
Xena dan Vivi maju mendekat ke depan wajah Putri, mereka berdua terkejut sang Putri membuka matanya dan melotot pada mereka.
"Putri masih hidup!" teriak Xena.
"Kalau begitu bawa dia, jika berat seret saja tubuhnya. Pangeran hanya mengatakan untuk mengurusnya," perintah bibi Neri.
"Baik, Bibi."
Xena dan Vivi mulai mengangkat tubuh berat Putri, tapi tenaga mereka ternyata sangat kecil. Alhasil, mereka berdua menyeret tubuh sang Putri.
Tuhan! Apa dosaku? Kenapa aku harus diperlakukan seperti binatang?! Rutuk Safire dalam hatinya.
Sambil terengah - engah, Xena dan Vivi meletakkan tubuh Putri di atas ranjang dengan tertelungkup. Menyobek pakaian yang memang sudah koyak, lalu mulai membersihkan luka di punggung Putri.
Setelah selesai mereka memberikan satu butir obat berwarna hitam, Safire menutup mulutnya menolak tapi mereka memaksa membuka mulutnya, akhirnya obat itu tertelan.
"Obat apa yang kalian berikan padaku?!" teriak Safire marah.
"Itu hanya obat langka, kamu seharusnya merasa beruntung bisa meminum nya! Sebentar lagi kamu tidak akan merasa sakit lagi," decak tak suka bibi Neri tak ada sopan - sopannya meskipun bicara pada seorang Putri.
"Hhhhhh..." Safire hanya bisa mendesaah.
Benar saja beberapa jam kemudian Safire bisa menggerakan tubuhnya, rasa sakit bahkan tak ia rasakan lagi hanya saja tubuhnya terasa kebas.
"Kenapa aku tak bisa merasakan tubuhku sendiri?" monolognya.
Pangeran baru saja masuk ke dalam kamar dan mendengar ucapan Putri, dia tersenyum dingin.
"Itu adalah pil toxax, pil itu akan membuatmu sehat tapi juga membekukan darahmu. Tentu saja, kau tidak akan bisa merasakan tubuhmu sendiri."
Sebagai Dokter Safire tentu sangat paham ucapan Pangeran, dia tidak percaya di abad pertengahan ini ada obat luar biasa. Jika di masanya, dia seperti dibius dan tidak merasakan tubuhnya. Namun, anehnya obat yang diminumnya membuatnya masih bisa bergerak tidak seperti pembiusan yang tidak bisa bergerak karena pengaruh dari anestesi.
"Ayo pergi!" Pangeran manarik kasar lengan Safire.
"Kita akan kemana?" tubuh kakunya tak bisa melawan, bahkan cekalan Pangeran ia tak bisa merasakannya.
"Ke Istana, kakek sakit. Semua orang disuruh datang, kau harus menjaga ucapan dan tingkahmu disana."
Tingkah apa? Bagaimana aku harus bersikap? Aku bukan seorang Putri dan hanya wanita biasa!
Tubuh Safire didorong masuk ke dalam kereta kuda, Pangeran masuk dan mendaratkan bo kong nya di atas kursi kecil. Kereta kuda sudah mulai berjalan tapi Safire masih duduk di lantai kereta kuda karena dorongan tadi.
Dia menghela nafasnya lagi, entah untuk ke berapa kalinya. Ia bangun dari lantai kereta kuda lalu duduk di kursi seberang, berlawanan dengan duduk Pangeran.
"Awas! Jaga mulutmu di depan Ratu dan Ibu suri juga Ibuku, jangan katakan apa yang terjadi di sel bawah tanah! Atau, aku akan menyiksamu lagi lebih dari 50 cambukan. Kali ini sampai kau meregang nyawa!" ancam Pangeran.
Safire hanya mendelik marah, tapi ia menutup mulutnya tak ingin memancing kekejaman lelaki yang bersamanya itu.
Update karya ini slow ya, paling up 2 bab cos author punya karya lain yang masih ON Going. Kalau kalian suka cerita time travel, kalau berminat silahkan baca karya-ku yang berjudul "Pelacur yang Dirindukan"
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 95 Episodes
Comments
Erna Masliana
ngapain harus masuk ke raga Esmera coba.. sudah jelas jelas si Esmera jahat dan pantas mati.. apa tujuannya coba?... kalo berpindah ke raga yang memang butuh keadilan sih masih bisa dimaklumi
2025-03-30
0
Linda Agustina Wardhana
brati gk bisa melawan doong lemaah sicewek nya yg dr masa depan, gk bisa bela diri
2024-12-05
0
Kardi Kardi
sabar queennnn. sink SABARRR
2025-02-08
1