...~Happy Reading~...
"Darimana saja kalian? Kenapa jam segini baru pulang?" tanya Raihan dengan ekspresi wajah datar nya menatap dia remaja yang baru saja kembali.
"Bukankah kemarin saya sudah bilang, kalau saya harus masuk kerja, dan—"
"Apa pekerjaan mu sampai harus pulang selarut ini?" tanya Raihan semakin tajam memberikan tatapan kepada istrinya.
"Restauran, tapi—"
"Restauran mana yang mempekerjakan karyawan nya lebih dari dua belas jam? Dan berapa gaji yang kau dapatkan? Kamu pergi dari pagi jam tujuh pagi, dan sekarang sudah jam sebelas malam kamu baru pulang! Kamu bercanda!" seru Raihan mengomel panjang lebar, "Apa kau lupa kalau kau itu sudah menikah hah!"
"Kan saya kemarin sudah bilang Bapak Raihan yang terhormat! Hari ini saya harus bekerja, dan sepulang kerja saya harus menjenguk nenek saya di rumah sakit. Dan anda bilang tidak apa, anda tidak perduli, kenapa sekarang anda malah menyalahkan saya, mengomeli saya panjang lebar seolah saya istri durhaka yang tidak memperdulikan suaminya!" balas Zefa panjang lebar dengan nafas yang sedikit memburu hebat hingga membuat kedua laki laki di depan nya itu langsung terdiam.
"Dan satu lagi, saya tidak lupa jika saya sudah menikah dan memiliki suami. Tapi saya cukup sadar diri, siapa saya di hidup anda. Jadi, menikah atau belum, saya masih merasa single dan sendiri." imbuh Zefa, lalu ia segera pergi ke kamar nya untuk istirahat.
Sementara itu, Willy yang melihat kakak nya hanya diam setelah mendapatkan omelan dari seorang gadis seperti Zefa, hanya bisa menahan tawa nya.
"Kakak tau gak sih tujuan Willy mau jadi mata mata Mama disini?" tanya Willy kini menatap kakak nya serius.
Raihan langsung memalingkan wajah nya dan membalas tatapan mata Willy, seolah bertanya Apa. Hingga membuat laki laki remaja itu langsung terkekeh.
"Willy sudah ngincer Zefa saat awal masuk kuliah! Dan Willy akan sabar menunggu sampai kakak menceraikan Zefa," ucap Willy lalu ia ikut pergi meninggalkan Raihan seorang diri.
Dirinya masih sangat terkejut dengan pengakuan dari Willy. Benarkah Willy menyukai Zefa, apakah mereka sudah saling kenal?
Tidak heran jika sejak awal, Willy terlihat sering murung dan menyendiri saat pernikahan nya. Jadi karena ini alasan utama itu.
Raihan menghela napas nya dengan cukup berat. Ia tidak menyangka jika ternyata Willy masih menyimpan perasaan kepada kakak ipar nya sendiri.
Terlepas dari apapun masalah nya dengan Zefa, namun memikirkan bahwa kelak Zefa akan di miliki oleh Willy, entah mengapa membuat hati nya sedikit tertusuk dan terasa perih.
"Terserah! Aku tidak perduli. Iya, aku tidak akan perduli!" gumam Raihan menggelengkan kepala nya, lalu ia segera pergi masuk ke dalam. kamar nya sendiri.
Di dalam. kamar pun sama, ia pikir bisa langsung istirahat dan tidur nyenyak hingga esok pagi. Namun ternyata dirinya salah.
Entah sudah berapa kali dirinya berusahalah memejamkan mata, namun bayangan demi bayangan dan suara suara pengakuan dari Willy membuat kepala Raihan terasa begitu pening hingga membuat nya sulit menutup mata.
...'Lupakan Alika, dan fokuslah dengan Zefa yang sudah di depan mata. Percayalah, Zefa adalah gadis terbaik yang sudah di takdir kan untuk mu!'...
Raihan kembali teringat akan kata kata yang Galen ucapkan kala itu, membuat nya semakin frustasi dan di landa dilema yang cukup besar.
Apakah benar dirinya sangat mencintai Alika, sampai membuatnya sulit untuk move on? Atau karena ada hal lain? Tapi apa? batin Raihan menjerit dalam hati.
...~To be continue... ...
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 50 Episodes
Comments
Aidah Djafar
ya Rai ikutin aja yg saat ini seperti air mengalir ...🤔😂😍
2024-01-16
1
Surya
lha yang bilang gitu katanya Erik, kok sekarang jadi gelen?🤦
tapi ya sudahlah tetap bagus ceritanya 👍
2023-10-31
0
Nur Lizza
sebenerny rai cinta atu obsesi aja sm alika🤔🤔🤔
2023-09-06
0