...~Happy Reading~...
"Apa yang kamu lakukan?" tanya seseorang dari arah belakang dengan tiba tiba hingga membuat Zefanya yang sedang menunduk langsung mendongak.
Bruk!
"Auwwhhh!" pekik nya saat merasakan kening nya terpentuk oleh pinggiran lemari.
Dengan cepat, laki laki itu semakin mendekat dan melihat luka di kening Zefa.
"Dasar ceroboh!" celetuk nya, lalu ia segera menarik tangan Zefa dan membawa nya untuk duduk di sofa. Tak lupa, ia juga mengambil kotak peralatan P3K untuk mengobati luka Zefa.
"Auuwhhss perih! Udah cukup!" Zefa memekik dan berusaha untuk menjauhkan dirinya, namun ternyata begitu sulit karena laki laki itu terus menahan tangan nya dan tubuh nya agar diam, sementara ia mengobati luka.
Deg!
Tiba tiba, Zefa berhenti memberontak, saat tatapan mata itu bertemu tatap dengan mata nya. Ia merasa, jantung nya seperti berlomba maraton.
Tak berbeda jauh dari Zefa, laki laki yang tak lain dan tak bukan adalah Raihan. Ia juga merasakan hal yang sama.
Namun, bukankah ini masih terlalu awal untuk jatuh cinta? Ckckc tidak semudah itu, batin Raihan menolak keras detak jantung nya yang begitu cepat sebagai tanda jatuh cinta.
"Apa yang tadi mau kau lakukan?" tanya Raihan segera menjauhkan tubuh nya saat sudah selesai dengan aktifitas nya.
"S—saya lapar," gumam Zefa dengan pelan sambil menundukkan kepala.
Seketika itu juga, Raihan langsung menarik napas nya panjang. Ia sampai lupa jika sekarang dirinya memiliki istri lagi, dan bagaimana bisa ia membiarkan istrinya kelaparan.
Raihan juga lupa jika tadi siang dan malam, ia belum melihat Zefa makan.
"Tunggulah sebentar, aku akan memesankan makan!" ucap Raihan, ia segera bangkit lalu menghubungi sebuah restauran untuk memesan makanan.
Setelah beberapa saat, kurang dari tiga puluh menit. Bel pintu rumah sudah berbunyi, karena Raihan sudah kembali ke kamar, entah untuk apa. Jadilah Zefa yang membuka nya.
"Zefa!" pekik seseorang saat Zefa membuka pintu nya, "Kamu kok disini?"
"A—aku... " Zefa terlihat begitu bingung dan gugup, saat ternyata restauran yang di telfon oleh Raihan adalah restauran tempat nya bekerja.
Dan sekarang, yang bertugas mengantarkan delivery makanan itu adalah teman baik Zefa yang bernama Arum.
"Aku apa Zef? Astaga, pantas saja kamu tidak bekerja selama beberapa hari ini, apa kamu sudah pindah kerja disini? Jadi pembantu? Astaga Zefa, bukankah lebih baik di resto sama aku, kenapa kamu harus pindah kesini, mana gak ada bilang apapun sama aku, ka—"
"Rum, untuk sekarang, aku gak bisa jelasin apapun ke kamu. Tapi aku janji, nanti kalau aku sudah balik kerja, aku akan jelasin semuanya ke kamu. Nenek ku masih sakit, dan aku masih cukup sibuk. Oke!" ucap Zefa yang langsung memotong pertanyaan panjang lebar dari Arum.
Menghela napas nya dengan berat, akhirnya Arum mengangguk pasrah. Ia segera memberikan makanan itu kepada Zefa lalu beranjak pergi meninggalkan rumah tersebut.
Sementara itu, Zefa yang melihat teman nya sudah pergi, langsung menghela napas nya dengan lega.
Raihan memang meng-upload foto pernikahan mereka di sosial media, akan tetapi, di antara teman teman nya tidak ada yang mengenal Raihan. Jadi otomatis, teman teman di pekerjaan nya tidak akan yang tahu jika dirinya menikah.
Selain itu, video yang beredar juga tidak menampakkan wajah nya. Di tambah saat menjadi pengantin, wajah nya memang sangat berbeda, karena di poles make up dan memakai gaun yang indah. Jadilah, teman teman nya tidak akan bisa curiga tentang dirinya.
...~To be continue... ...
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 50 Episodes
Comments
Aidah Djafar
tanda tanda cinta lho Rai 🤔 bntr lgi bucin dirimu 😁😂😍
2024-01-16
1
Nur Lizza
kykny sebentar lagi ada yg bucin tuh sm zeva😁😁
2023-09-06
1
🍁𝐂𝐋𝐈𝐅𝐅❣️💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ🔱
kok bsa🤔🤔masa g ada yg kenal
2023-08-08
0