...~Happy Reading~...
"Dimana rumah kamu?" tanya Raihan saat sudah berada di dalam mobil hendak mengantarkan Zea untuk pulang.
Awalnya, Raihan ingin mengajak Zeva ke apartemen nya lagi. Akan tetapi, gadis itu menolak dan ingin pulang ke rumah nya.
"Lurus saja, nanti ada tikungan belok kanan. Gang nya tepat di sebelah taman," jawab Zeva tanpa menatap ke arah Raihan, kini matanya masih tetap fokus menatap jalanan dari balik kaca mobil.
"Jangan terlalu memikirkan apa yang di katakan oleh Mama ku. Dia seperti itu hanya ingin menguji mu saja," ujar Raihan lagi yang di balas deheman saja oleh Zeva.
Setelah beberapa saat, kini mobil yang di tumpangi Raihan dan Zeva sudah tiba, di depan sebuah rumah minimalis yang sangat kecil.
Pagar besi yang sudah terlihat berubah warna lantaran karat, serta halaman rumah yang hanya muat satu buah motor saja, terlihat sangat sempit.
"Terimakasih," ucap Zeva lalu segera bergegas akan turun.
"Tunggu!" Raihan menahan tangan Zeva yang hendak membuka pintu mobil, "Ini rumah kamu sendiri?"
Untuk sesaat, Zeva terdiam, ia kembali menoleh ke belakang, mengamati rumah nya sama seperti bagaimana Raihan mengamati nya.
"Kenapa? Kalau anda tidak nyaman disini, lebih baik anda segera pulang," balas Zeva segera melepaskan tangan Raihan dan bergegas turun.
Sementara itu, Raihan yang melihat raut wajah Zeva yang sangat berbeda dari sebelumnya hanya bisa menghela napas nya berat.
Ia terus mengamati bagaimana Zeva masuk ke dalam rumah, dan setelah memastikan bahwa gadis itu sudah masuk ke rumah, ia juga segera tancap gas untuk pergi ke suatu tempat.
...🍁🍁🍁...
Jam sudah menunjuk angka delapan malam. Raihan pun kini sudah tiba di club milik sahabat nya. Ya, tempat yang ingin ia kunjungi adalah tempat Galen dan Erick. Meskipun ia kesal dan marah pada Erick, akan tetapi ia tidak bisa membenci nya.
"Ckck akhirnya lo datang juga!" ucap Galen saat melihat kedatangan Raihan.
"Kenapa?" tanya Raihan mengerutkan dahinya.
"Tunggu sebentar lagi, ada yang mau jelasin sesuatu sama lo!" jawab Galen sambil menunggu seseorang.
Dan tak berapa lama, orang yang di tunggu pun sudah tiba. Erick, dia datang bersama seorang perempuan yang entah dari mana asal nya.
"Masih marah sama gue?" tanya Erick dengan tersenyum miring lalu duduk tepat di seberang Raihan.
"Jadi lo yang minta Galen buat nyuruh gue kesini?" balas Raihan dengan pertanyaan juga.
"Ckck! Rai Rai, jangan seperti anak kecil. Zeva jauh lebih sempurna di banding Alika. Jadi lo harusnya berterimakasih sama gue!" kata Erick seraya mengedipkan sebelah tangan nya.
"Kenapa lo harus nyebar video sialan itu?" tanya Raihan mengepalkan tangan nya.
"Kalau video itu tidak tersebar, lo akan ngebuang Zevanya begitu saja." jawab nya dan kini ekspresi Erick sudah berubah menjadi datar.
"Lo mikir gak sih? Dengan lo nyentuh Zeva, itu berarti lo butuh dia. Lo butuh sosok cewek yang bisa muasin lo, dan gak selamanya lo harus bertahan nunggu yang gak pasti!" imbuh Erick dan kini dengan berdecak kesal.
"Untuk ini, kayaknya gue setuju sama Erick." saut Galen seraya meminum minuman nya.
"Come on Rai, mau sampai kapan lo nungguin Alika? Dan juga, kalau lo sama dia, lo gak bakal dapet apa yang lo mau!" imbuh Erick dengan memasang senyum smirk di wajah nya.
"Apa maksud lo? Bilang aja kalau lo yang masih mau ngejar dia. Lo mau gue ngalah biar lo bisa deketin dia lagi!" saut Raihan dengan cepat.
Rahang nya mengeras sambil mengepalkan tangan nya. Benar, Erick melakukan itu pasti karena ingin menyingkirkan nya. Agar Erick bisa mendekati Alika lagi nantinya. Dan jika kelak Alika datang, status nya dan Zeva sudah menikah, otomatis Alika tidak akan mendekati nya lagi, dan saat itu Erick bisa mendekati Alika. Bukankah begitu? batin Raihan.
...~To be continue... ...
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 50 Episodes
Comments
Nami chan
ih mommy bikin bengek 😭
MENGEDIPKAN SEBELAH TANGANNYA
2024-05-09
0
Aidah Djafar
Alika kek gmna sih jadi rebutan nyamuk wkwkwkwk
2024-01-15
1
bunda Thalita
iiissshhhh udh kek gak ada cewe lg aja emng secantik apa Alika sampe segitu nya,
2023-11-06
0