" aku minta kamu memata matai suami aku , apa suami aku masih menjalani hubungan dengan perempuan di kantor nya atau tidak' ucap ara
" kalau misal nya suami kamu memang masih menjalani hubungan dengan perempuan lain gimana" tanya lisa
" aku juga gak tau lis nanti nya li , kamu cukup mencari tahu aja dulu " ucap ara
" baik lah aku akan memata matai suami mu di kantor nanti saat aku masuk kantor nanti" ucap lisa
" terimakasih ya lis , kamu memang sahabat terbaik aku" ucap ara
" permisi ini pesanan nya" ucap pelayan yang membawakan pesanan lisa
" terimakasih " ucap lisa
" Sama sam" ucap pelayan itu sambil meletakkan pesanan lisa di atas meja
pelayan itu pun pergi meninggalkan meja ara dan lisa
" ra kau mertua kamu gimana" tanya lisa
" kalau mertua aku tu baik banget sama aku, mereka sudah menganggap aku seperti anak nya sendiri " ucap ara
" wah beruntung banget kamu ra punya mertua yang baik , terus apa mertua kamu tau tentang perlakian anak nya sama kamu" ucap lisa
" gak, mereka gak tau tentang rumah tangga aku sama mas arsad, aku juga gak berani cerita sama mereka" ucap ara
Seharus nya kamu cerita ra sama mertua kamu, biar mereka tau gimene perlakuan nya sama kamu" ucap lisa
" aku gak mau nanti suami aku tu malah berantem sama mereka " ucap ara
" iya juga ya, oh ya kamu bilang tadi kalau suami kamu memacari setiap orang cantik , dan akan berhentu kalau dia sudah menemukan perempua yang iya janjikan nya, terus kamu gimana kalau sampai suami kamu bertemu dengan perempuan itu: ucap lisa
" oh ya aku belom cerita nya, kalau dulu waktu kecil mas arsad pernah janji sama aku, kalau nanti kami sudah besar dia akan menjadikan istri nya, tapi aku gak tau yang di janjika mas arsad itu aku atau bukan" ucap ara
" hah jadi kamu sama suami kamu itu temenan sejak kecil " tany lisa
"Bisa di bilang gitu" ucap ara
" aku yakin kalau janji itu tertuju sama kamu,oh ya kata kamu tadi suami kamu tidak mengizin kan kamu membuka cadar mu di hadapan nya" tanya lisa
" iya " ucap ara
"bagai mana kalau kamu buka aja cadar kamu di depan suami kamu dan kamu bilang kalau kamu itu anak kecil yang dia tolong waktu itu" ucap lisa memberi ide
" aku juga tadi nya sempet berfikir seperti itu tapi aku takut kalau mas arsad tidak percaya dan malah aku dapat perlakuan yang tidak enak sama mas arsad nanti" ucap ara akan ketakutan nya
" iya juga ya terus kamu harus bagai mana " tanya lisa
" kita selidiki aja dulu mas arsad , kita pastikan kalau ucapan mas bima sama zaki itu benar atau tidak" ucap ara
" baik lah aku akan membantu kamu, tapi kalau hasil nya kalau dia benaren seorang playboy kamu jangan sedih ya , aku selalu ada untuk mu" ucap lisa
" terimakasih sahabat ku, oh ya kita di sini udah terlalu lama , aku mau pulang ya takut nani mas arsad marah kalau aku pulang ya kesorean" ucap ara
" ya udah aku juga mau pulang ke kontrakan , mau mempersiapkan buat kerja besok" ucap lisa
" ya udah ay kita pulang ke kandang masing masing" ucap ara bercanda
" emang nya kita binatang apa " ucap lisa
" hehe bercanda lis , kamu pulang sama apa" tanya ara
" aku naik ojol ra bentar lagi juga sampai kok ojol nya" ucap lisa
" ya udah aku pulang dulu ya ya lis, kamu hati hati ya di jalan nya" ucap ara
" iya kamu juga hati hati ya ra di jalan kalau ada apa apa kamu langsung hubungi aku ya" ucap lisa
" ok day lisa , assalamualaikum" ucap ara
" wallaikumsalam" lisa
Ara pun segera pergi meninggalkan lisa di kafe tempat mereka bertemu
🌸🌸🌸🌸
Arsad baru pulang dari kantor iya baru sampai di rumah nya
"kok pintu nya di kunci" ucap arsad yang langsung mengambil kunci cadangan dan iya membuka pintu nya
Arsad langsung masuk ke dalam rumah nya
" kok sepi banget kemana tu orang" ucap arsad yang tak melihat keberadaan ara
Arsad duduk di sofa ruang tv iya mengecek henfon nya sebab iya sedari tadi sangat sibuk sampai tak sempat mengecek henfon nya
" no siapa ini , nelfon sampai tiga kali" ucap arsad yang melihat henfon nya ada no baru yang menelfon nya tadi
" oh ternyata dia , dia pergi dari tadi siang sampai mau sore gini belum pulang, eh kenapa aku jadi mikirin dia sih , terserah dia lah mau pulang apa gak , kalau dia gak pulang kan berarti itu kesempatan aku buat alasan sama papa kalau dia kabur dari rumah" ucap arsad dengan tersenyum
" assalamualaikum" ucap ara yang baru sampai di rumah nya
" wallaikumsalam" ucap arsad
" mas udah pulang , maaf ya mas aku pulang telat , aku tadi ketemu sama lisa , aku juga tadi udah berusaha telfon mas, namun gak di angkat jadi aku tadi kirim pesan sama mas" ucap ara menjelaskan
" aku gak perduli , bila perlu gak usah pulang sekalian" ucap arsad yang langsung beranjak dari duduk nya dan berjalan ke kamarnya meninggalkan ara di ruang tv
" sabar ara , mungkin mas arsad sedang marah karena kamu pulang telat, mendingan aku sekarang bersiap siap untuk masak makan malam " ucap ara sendiri
Ara langsung menuju ke kamar nya untuk meletekkan tas nya stelah itu iya menuju kedapur untuk memasak makan malam untuk dirinya dan arsad
Setelah masak ara langsung menghidangkan hasil masakan nya di meja makan setelah itu dia pergi ke kamar nya untuk membersih kan diri
Setelah membersihkan diri henfon ara berbunyi pertanda ada yang menelfon nya
" lisa, ya ampun aku lupa mengabari nya dia pasti sangat menghawatir kan ku" ucap ara yang langsung mengangkat telfon dari lisa
" assalamualaikum lis" ucap ara saat sambungan telfon sudah tersambung
" wallaikum salam ara , kamu baik baik aja kan , kamu selamat sampei i rumah kan , kamu gak di marhi oleh suami mu kan , kamu gak di usir oleh suami mu kan" ucap lisa yang menidong ara dengan banyak pertanyaan
Ara menjauh kan ponselnya dari telinga nya saat lisa terus mengoceh
" kalau nanya tu satu satu neng" ucap ara
" abis nya aku nelfon kamu dari tadi tapi gak di angkat angkt , aku kirim prsan juga gak di bales bales" ucap lisa yang kesal
" aku udah sampek rumah dengan selamat kok, mas arsad juga gak marah kok meskipun dia pulang duluan di banding aku, terimakasih sahabat ku sudah menghawatir kan aku" ucap ara sambil tersenyum
" ya sudah kalau kamu baik baik aja , aku mau istirahat by , assalamualaikum" ucap lisa yang langsung mematikan sambungan telfon nya
" wallaikumsalam , iihhh kebiasaan ni anak" ucap ara sambil tersenyum
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 89 Episodes
Comments
Laksana mutiara🥀
Khawatir sekali kamu Lisa,,Lisa😅😂😂🤣
2023-02-19
1