3.penjelasan ara pada bima

Arsad melihat ke arah ara yang selalu menunduk kan kepala nya

' sok jual mahal buruk rupa' batin arsad mengumpat ara

Arsad menyangka ara buruk rupa sebab ara menutup ajak nya dengan cadar

" perkenalkan ini teman aku nama nya arsad" kata bima mengenalkan arsad

"arsad" kata arsad memperkenalkan diri nya dan mengulurkan tangan nya

" lisa "ucap lisa yang menyambut tangan arsad

Arsad pun beralih ke ara iya mengulurkan tangan nya

" ara" ucap ara sambil mengatupkan tangan nya ara memang sangat menjaga diri dan tidak mau bersentuhan dengan yang bukan mahrom nya

Arsad yang melihat ara tak menyambut tangan nya pun langsung menarik kembali tangan nya

' belagu banget ni orang , kenapa bima sampek tergila gila pada nya' batin arsad

" dia tidak mau bersentuhan yang bukan mahrom nya sad" kata bima memberi tahu arsad

Arsad hanya mengangguk kan kepalanya

" ara kata nya mau ada yang di omongin kok diem aja" tanya bima

" em begini mas sebelum nya ara minta ma'f dulu kan mas pernah bilang kalau mau menunggu ara sampai lulus kuliah" kata ara terhenti iya melirik ke arah lisa, lisa pun mengangguk kan kepalanya

" ya terus " tanya bima penasaran

" ma'fin ara ya mas sebaik nya mas cari perempuan lain saja jangan menunggu ara" kata ara dengan ragu regu

" kenapa aku tidak boleh menunggu kamu ara" tanya bima makin penasaran

"karena ara sudah di jodohkan mas" kata ara

Bima terdiam sejenak mendengar ucapan ara

" apa kamu tidak bisa membatalkan perjodohan itu ara aku kan sudah menaruh harapan sama kamu" kata bima

" ma'f mas aku gak bisa ini adalah ke permintaan almarhumah ayah dan ibu ku" kata ara menjelaskan

" terus aku bagai mana ara aku sudah berharap banget kamu jadi istri ku" kata bima

" sekali lagi ara minta ma'f mas ara juga baru tahu kemarin dari kk harun kalau aku sudah di jodoh kan oleh orang tua ku" kata ara yang tak berani menatap bima

' malang sekali nasip mu bim baru mau menjalani hubungan dengan seorang perempuan ternyata perempuan itu sudah di jodohkan' batin arsad yang mendengar pembicaraan bima dan ara

Bima pun mengusap wajah nya iya bingung harus bagai mana

" baik lah jika itu keputusan mu ara aku akan menghargai nya dan semoga kamu bahagia dengan pilihan orang tua mu"kata bima pasrah dengan takdir

" ara minta ma'f mas ara gak bermaksud untuk menyakiti mu , ara juga tidak tahu harus berbuat apa" kata ara

" kamu gak perlu minta ma'f ara ini bukan salah mu mungkin kita yang tak berjodoh , ara kamu masih mau kan berteman dengan ku meskipun kamu sudah menikah nanti" kata abi

" iya mas ara masih mau kok berteman dengan mas , tapi ara harus izin dulu kepada suami ara nanti ara tidak mau ada kesalah pahaman nanti nya" kata ara

"baik ara" kata bima sambil berusaha ter senyum

' meskipun kamu bukan milik ku setidak nya aku masih bisa melihat mu dari jauh' batin bima

' kalau aku jadi kamu aku akan mencari seribu kali lipat dari nya bim, untuk apa mengharapkan si buruk rupa ini' batin arsad

' kasihan sekali mas bima andai saja mas bima mau melihat ku yang sudah lama menaruh hati pada mu mas, aku tidak akan membiarkan mu seperti ini' batin lisa yang melihat ke arah bima

' ma'fin aku mas aku juga sama seperti mu kita sama sama sakit menerima kenyataan ini , semoga nanti kamu bisa mendapat kan jodoh yang lebih baik dari aku ya mas' batin ara

" ara apa boleh aku tau siapa calon suami mu" tanya bima memecah kan keheningan

" aku juga belum tau mas , aku belum pernah ketemu sama orang nya" kata ara berkata jujur

" masa mau di jodohin tapi belum tau orang nya apa ini alasan kamu menolak sahabat ku" kata arsad berkomentar

" tidak aku tidak berbohong aku baru tau kemarin dari kk ku kalau aku mau di jodoh kan dengan anak sahabat ayah ku yang ada di kota sebelah" kata ara menjelaskan

" aku berasal dari kota sebelah siapa nama calon mu itu siapa tau aku kenal " kata arsad

ara terdiam iya tak tau harus menjawab apa sebab iya tidak tau nama orang yang akan di jodoh kan dengan nya

" kenapa kamu dia gak tau nama nya atau sedang memikirkan sebuah nama untuk membohongi sahabat ku" kata aron lagi

" sudah lah sad jangan memojokkan ara seperti itu kasihan dia" kata buma yang kasihan melihat ara dipojokkan oleh arsad

" aku memang tidak tau siapa nama irang yang akan di jodoh kan dengan ku tapi aku tidak berbohong" kata ara dengan tegas

" baik lah kalau kau tidak berbohong kami akan hadir di acara pernikahan mu" kata arsad

" baik lah nanti kalau aku mau menikah aku akan mengundang kalian" kata ara yang sudah kesal dengan arsad

" ok kita tunggu saja , kapan kamu mau menikah dengan nya" tanya arsad

" kata kk ku dia akan datang bersama keluarga nya saat aku sudah lulus nanti" kata ara

" kapan kamu lulus" tanya arsad

" arsad sudah lah tidak udah di perbesar masalah ini" kata bima menengahi perdebatan arsad dengan ara

" kamu tenang aja aku cuma mau membuktikan kalau perempuan ini tidak sedang berbohong" kata arsad dengan senyum sinis

" aku lulus sekitar tiga bulan lagi" kata ara

" baik kah aku tunggu undangan mu , ayo bim kita pergi dari sini aku masih ada kerjaan dengan mu" kata arsad mengajak bima pergi dari kafe itu

" baik lah ara aku pergi dulu ya aku masih ada pekerjaan dengan arsad" kata bima

" iya mas silahkan " kata ara mengijinkan

" mari lisa kami pamit pergi dulu" kata bima kepada lisa

"iya mas hati hati di jalan" kata lisa

" assalamualaikum" salam bima

" walaikumsalam" jawab lisa dan ara

arsad sudah pergi duluan menuju ke parkiran

" sad tungguin aku" kata bima mengejar arsad

" kamu kenapa sih " tanya bima saat sudah di dekat arsad

" aku kesel aja melihat perempuan kebanyakan bohong ya kaya gitu" kata arsad yang kesal dengan ara

" tapi selama aku kenal dengan nya dia tidak pernah bohong " kata bima membela ara

" iya karena kamu sudah di buta kan oleh cinta nya jadi kamu gak bisa beda in mana yang jujur dan mana yang cuma mau nyakitin kamu aja" kata arsad

" sudah lah kita gak udah bahas itu lagi ayo kata nya kita mau melihat tempat pembangunan hotel lo nanti" kata bima mengalihkan pembicaraan

mereka pun pergi menuju tempat yang akan di bangun hotel oleh arsad

Terpopuler

Comments

Laksana mutiara🥀

Laksana mutiara🥀

Maaf yaa, kak. aku juga masih pemula namun, ada sedikit ilmu yang kutahui yang mungkin bisa bermanfaat untuk kakak. Kalau bisa koma dan titik nya ada, contoh: "Sad, tungguin aku," kata Bima dengan mengejar Arsad.

2023-02-09

1

lihat semua
Episodes
1 1. perjodohan
2 2. bimbang
3 3.penjelasan ara pada bima
4 4. pertemuan keluarga
5 5. pertemuan keluarga 2
6 6. pernikahan
7 7. pindah rumah
8 8. pisah kamar
9 9.arsad playboy
10 10. kedatangan orang tua arsad
11 11 ara sakit
12 12. arsad tek perduli
13 13 kedatangan zaki
14 14. kerumah mertua
15 15. di rumah mertua
16 16. masa kecil ara dan arsad
17 17. tidur satu kamar
18 18. kedarangan bima
19 19. bertemu lisa
20 20. bertemu lisa 2
21 21.Memata matai arsad
22 22. ide gila lisa
23 23. Memulai misi
24 24. VC bersama arsad
25 25. Bertemu arsad
26 26. Bertemu arsad 2
27 27. jadian
28 28. Bertengkar
29 29. bertemu lagi
30 30. ke datangan harun
31 31. harun dan lia menginap
32 32. Arsad alergi
33 33 .Merawat arsad
34 34. kedatangan para sahabat
35 35. kedatangan para sahabat 2
36 36. perang batin
37 37. nasehat rudi
38 38. jebakan silvi
39 38.menolong arsad
40 40. kepergian ara
41 41. di persantren
42 42. arsad tau
43 43. arsad sakit
44 44. mencari ara
45 45. mencari ara 2
46 46. kedatangan harun dan lia
47 47. mama risa kesal
48 48.perubahan arsad
49 49.
50 50
51 51
52 52
53 53
54 54
55 55
56 56
57 57
58 58
59 59
60 60
61 61
62 62
63 63
64 64
65 65
66 66
67 67
68 68
69 69
70 70
71 71
72 72
73 73
74 74
75 75
76 76
77 77
78 78
79 79
80 80
81 81
82 82
83 83
84 84
85 85
86 86
87 87
88 88
89 89
Episodes

Updated 89 Episodes

1
1. perjodohan
2
2. bimbang
3
3.penjelasan ara pada bima
4
4. pertemuan keluarga
5
5. pertemuan keluarga 2
6
6. pernikahan
7
7. pindah rumah
8
8. pisah kamar
9
9.arsad playboy
10
10. kedatangan orang tua arsad
11
11 ara sakit
12
12. arsad tek perduli
13
13 kedatangan zaki
14
14. kerumah mertua
15
15. di rumah mertua
16
16. masa kecil ara dan arsad
17
17. tidur satu kamar
18
18. kedarangan bima
19
19. bertemu lisa
20
20. bertemu lisa 2
21
21.Memata matai arsad
22
22. ide gila lisa
23
23. Memulai misi
24
24. VC bersama arsad
25
25. Bertemu arsad
26
26. Bertemu arsad 2
27
27. jadian
28
28. Bertengkar
29
29. bertemu lagi
30
30. ke datangan harun
31
31. harun dan lia menginap
32
32. Arsad alergi
33
33 .Merawat arsad
34
34. kedatangan para sahabat
35
35. kedatangan para sahabat 2
36
36. perang batin
37
37. nasehat rudi
38
38. jebakan silvi
39
38.menolong arsad
40
40. kepergian ara
41
41. di persantren
42
42. arsad tau
43
43. arsad sakit
44
44. mencari ara
45
45. mencari ara 2
46
46. kedatangan harun dan lia
47
47. mama risa kesal
48
48.perubahan arsad
49
49.
50
50
51
51
52
52
53
53
54
54
55
55
56
56
57
57
58
58
59
59
60
60
61
61
62
62
63
63
64
64
65
65
66
66
67
67
68
68
69
69
70
70
71
71
72
72
73
73
74
74
75
75
76
76
77
77
78
78
79
79
80
80
81
81
82
82
83
83
84
84
85
85
86
86
87
87
88
88
89
89

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!