Setelah kepulangan bima ara memikirkan ucapan bima tadi
" apa benar mas arsad sedang mencari ku dan ingin menepati janji nya" ucap ara sendiri sambil tersenyum
" kalau benar , tapi bagai mana aku mengatakan nya pada mas arsad, aku takut nanti mas arsad gak percaya kalau aku anak kecil yang iya janjikan dulu" ucap ara bingung
Tak lama henfon ara berbunyi pertanda ada seseorang yang menelfon nya
" lisa , tumben nih dia nelfon" ucap ara yang segera mengangkat telfon dari lisa
" assalamualaikum lisa" ucap ara saat sudah menerima telfon dari lisa
" walaikumsalam ara , aku kangen banget sama kamu, kamu semenjak menikah gak ada kabar , hilang seperti di telan bumi , kalau aku tidak mengabari mu kamu tidak akan mengabari ku , sungguh terlalu dirimu ara" ucap lisa panjang lebar
" ii kamu masih aja gak berubah ya, kalo ngomong seperti kereta api gak ada setasiun nya" ucap ara
" kok aku di samain sama kereta api sih , aku kan cantik jelita seperti ini di sama in sama kereta api" ucap lisa
" iya deh maaf , oh ya gimana kabar kamu"ucap ara
" kabar aku baik oh ya aku keterima keja di kota yang sama tempat kamu" ucap lisa
" oh ya , emang nya kamu di terima kerja di mana"tanya ara yang ikut bahagia
" di perusahaan smart " ucap lisa dengan gembira
" smart , bukan nya itu perusahaan suami ku" ucap ara
" benarkah " tanya lisa memastikan
" iya aku pernah membaca dokumen yang ada di kamar, di sana tertera nama perusahaan smart dan CEO nya suami aku" ucap ara
" wah sungguh kebetulan sekali ya ra , aku bisa bekerja di perusahaan suami kamu" ucap lisa dengan gembira
' apa aku mita tolong engan lisa aja ya , untuk memantau suami ku ' batin ara
" lis sekarang kamu lagi di mana" tanya ara
" aku sedang di kosan ara ini baru selesai membereskan barang barang ku" ucap lisa
" kita ketemu yuk , aku kangen sama kamu" ucap ara
"baik lah , kita mau ketemu di mana" tanya lisa
" di kafe aja gimana" ucap ara
" baik lah nanti kamu chet aja alamat kafe nya nanti aku ke sana" ucap lisa
" tapi aku izin dulu ya sama suami aku" ucap ara
"ok nanti kalau sudah di izinin kamu kabarin aku ya" ucap lisa
" baik lah kalau begitu aku matiin dulu ya telfon nya nanti aku kabarin lagi" ucap ara
" ok" ucap lisa
" assalamualaikum" ucap ara
" wallaikumsalam" jawab lisa
Ara langsung mematikan sambungan telfon nya
" aduh gimana cara aku ngabarin mas arsad ya aku kan gak ada no mas arsad, apa aku minta sama mama ya , tapi kalau mama tanya gimana , ah sudah lah mendingan aku telfon mama aja bilang aja kami lupa bertukar no henfon" ucap ara yang langsung menghubungi mama risa
" hallo assalamualaikum ma" ucap ra saat telfon nya sudah menyambuk
" wallaikumsalam ara " ucap mama risa
" ma ara boleh mita tolong gak" ucap ara ragu ragu
" minta tolong apa sayang , jgan sungkan bilang aja kamu mau apa" ucap mama risa
" ara boleh minta no nya mas arsad gak ma" ucap ara dengan hati hati
" emang nya kamu gak punya no arsad ara" tanya mama risa
" gak ma , ara lupa minta no telfon mas arsad" ucap ara
" ya ampun kalian ini gimana sih, kalian sudah menikah hampir satu bulan , belum bertukar no telfon, ya sudah nanti mama kirimin no arsad ke kau" ucap mama risa
" terimakasih ma, ma jangan marahin mas arsad ya ma , ini salah ara yang tidak meminta no mas arsad" ucap ara yang khawatir kalau mama mertuanya itu akan memarahi suami nya
" iya mama gak akan memarahi arsad kamu tenang saja" ucap mama risa
" terimakasih ma kalau begitu ara mau menghubungi mas arsad dulu ya ma" ucap ara
" iya sayang , kalau ada apa apa jangan sungkan untuk minta tolong mama ya nak" ucap mama risa
" iya ma ya udah dulu ya ma assalamualaikum" ucap ara
" wallaikumsalam" ucap mama risa
Ara langsung memutus kan sambungan telfaon nya, dan tak lama mama risa mengirim kan no arsad
" sekarang saat nya meminta izin sama mas arsad" ucap ara yang langsung menelfon arsad
Namun sudah beberapa kali iya menelfon tidak di angkat oleh arsad
" aku kirim pesan aja lah mungkin mas arsad sedang ada kerjaan" ucap ara yang langsung mengirim pesan kepada arsad kalau diri nya meminta izin untuk bertemu dengan lisa
Ara langsung bergegas bersiap siap untuk pergi menemui lisa
Setelah selesai iya mengirim pesan kepada lisa kalau mereka jadi bertemu
Ara memesan taksi online untuk menuju ke kafe
Setelah sampai iya menunggu lisa i kafe itu
" assalamualaikun , sorry ya telat" ucap lisa yang baru sampai
" wallaikusalam , ya gak papa" ucap ara
" kamu udah pesen ra" tanya lisa
" udah ,kamu kalau mau pesen ,pesen aja nanti aku yang bayar" ucap ara
" wih beda banget yang udah nikah sama bos " ucap lisa meledek ara
" ah kamu bisa aja" ucap ara
"bak" panggil lisa pada pelayan kafe
" ya ada yang bisa saya bantu" ucap pelayan kafe itu
" saya mau pesen jus semangka sama kentang goreng ya mbak" ucap lisa
" ada lagi " tanya pelayan itu
" gak itu aja" ucap lisa
"baik lah tunggu sebentar ya pesanan nya akan segera di antar kan" ucap pelayan ituyang langsung meinggalkan meja ara dan lisa
" gimana ra, jadi seorang istri ceo" ucap lisa
" biasa aja" ucap ara
" kok biasa aja " tanya lisa yang heran
" sebener nya ada yang ingin aku ceritain sama kamu dan aku juga mau minta tolong sama kamu lis , kamu satu satu nya sahabat yang bisa aku percaya" ucap ara
" ya iya lah kan temen kamu cuma aku , jadi aku lah yang paling baik " ucap lisa bercanda
" aku serius lisa" ucap ara
" ok ok , aku serius ni" ucap lisa mode serius
" sebenrt nya aku dan mas arsad (ara menceritakan bagai mana rumah tangga nya kepada lisa atas perilaku arsad pada nya dan mereka menikah cuma setatus dan ara juga menceritakan tentang cerita bima kemarin pada nya) jadi gitu cerita nya lis" ucap ara setelah meneritakan masalah nya pada lisa
" ya ampun kasihan banget kamu ara apa suami kamu pernah main fisik atau mukulin kamu gitu" tanya lisa
" gak dia gak pernah main tangan dia hanya cuek dan tak memperdulikan aku" ucap ara
" terus aku harus bantua apa " tanya lisa
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 89 Episodes
Comments
Laksana mutiara🥀
Wahh... makin seru nih😆😍😍😍
2023-02-19
1