Dua minggu berlalu dengan cepat hari ini adalah hari pernikahan humairah ayana dan arsad aslan
hanya pernikahan sederhana yang di laksanakan di kediaman harun dan cuma di datangi tetangga dekat dan sanak saudara saja
" Arsad aslan bin hasan ibrahim engkau aku nikah kan dengan adik kandungku yang bernama humairah ayana dengan mas kawin seratus gram logam mulia dan seperangkat alat sholat di bayar tunai " ucap haru saat menjabat tangan arsad
" saya terima nikah dan kawin nya humairah ayana binti umar abdulah dengan mas kawin seratus geram logam mulia dan seperangkat alat sholat di bayar tunai" ucap arsad dengan satu kali tarikan nafas
" bagai mana para saksi" ucap pak penghulu pada saksi saksi nikah
" SAH" ucap para saksi saksi
Pak penghulu membacakan dia untuk kedua membelai
Setelah berdoa ara keluar dari kamar nya di dampingi lia dan mama risa
Ara mengunakan gaun pengantin berwarna putih jilbab putih disertai mahkota di kepala ara dan tak lupa cadar yang selalu menutupi muka ara
" silahkan untuk mbak humairah mencium tangan suami nya dan mas arsad silahkan membacakan doa untuk mbak humairah " ucap pak penghulu
Ara pun menyalimi tangan arsad dan arsad mencium kening ara setelah itu arsad meletakkan tangan nya di ubun ubun ara dan membacakan doa untuk ara
" sekarang silahkan kalian memasangkan cincin pernikahan kalian mas arsad memasangkan cincin mbak humairah dan mbak humairah memasangkan cincin untuk mas arsad" ucap pak penghulu
arsad pun memasang kan cincin untuk ara dan sebalik nya
" selamat sekarang kalian sudah sah menjadi suami istri bagi agama dan negara" ucap pak penghulu sambil memberikan buku nikah untuk ara dan arsad
" terimakasih pak " ucap arsad
pak penghulu pun pergi meinggalkan pasangan pengantin itu
' aku gak akan menganggap nya sebagai istri aku aku masih mau bebas dengan dunia ku' batin arsad
" selamat menempuh hidup baru anak mama yang paling ganteng " ucap mama risa pada arsad
arsad langsung memeluk sang mama tak lama mama nya pun melepas pelukan nya
" gak nyangka mama kamu sekarang sudah menjadi seorang suami jadi lah suami yang bertanggung jawab ya sayang cintai dan sayangi istri kamu tinggalkan kebiasaan buruk mu berusaha lah jadi suami yang baik untuk istrimu ya sayang" ucap mama menasehati anak nya
" iya ma" ucap arsad
Mama risa beralih ke ara
" humaira " panggil mama risa
" panggil ara aja tante" ucap ara
" kok tante sih kamu sekarang sudah jadi bagian dari keluarga kami jadi panggil mama ding" ucap mama risa
" baik ma" ucap ara sambil tersenyum
" ara sekarang kamu sudah menjadi istri arsad tolong ya nak nasehati arsad saat dia melakukan kesalahan dan tunjuk kan dia ke jalan yang benar jalan yang di ridhoi oleh Allah " ucap mama risa sambil memeluk ara dan tak lama langsung di lepas kan oleh mama risa
" insyaallah ma ara akan berusaha menjadi istri yang baik buat kk arsad" ucap ara
" jangan panggil kk dong kedengaran nya kayak kamu tu adik nya arsad mulai sekarang panggil arsad dengan sebutan mas ya ara" ucap mama risa
" baik ma" ucap ara
" ya udah mama ke sana dulu ya sayang " ucap mama risa
Ara dan arsad hanya mengangguk kan kepala nya
" selamat atas pernikahan kalian berdua arsad jadi lah kepala keluarga yang bertanggung jawab atas istri dan anak mu nanti dan jangan merebut mama mu lagi dari papa kamu sekarang sudah punya istri" ucap papa hasan
"gak sampai kapan pun mama akan tetap punya ku" ucap arsad tak mau kalah
" sad kamu sudah punya istri " ucap papa hasan
" biarin gak ada hubungan nya mau punya istri atau gak mama tetep milik ku" ucap arsad
Ara yang mendengar perdebatan suami nya dan papa mertua nya pun tersenyum di balik cadar nya
" pokok nya mulai sekarang kamu gak boleh lagi manja manjaan sama mama, mama cuma punya papa" ucap hasan langsung meninggalkan ara dan arsad
Ara pun tertawa kecil mendengar kan ucapan papa mertua nya
" selamat menempuh hidup baru buat kalian berdua" ucap harun
" terimakasih kk " ucap arsad dan ara bersamaan
" arsad kk titipkan ara kepada mu jaga dia lindungi dia tegur dia kalau dia melakukan kesalahan bimbing dia menuju jalan yang Allah ridhoi bila suatu saat nanti kamu sudah tidak sanggup lagi dengan sikap dan perilaku ara kembalikan dia kepada kk dengan cara yang baik baik kalau ada masalah selesaikan lah dengan berfikir dewasa dan jangan gegabah dalam mengambil keputusan" ucap harun kepada arsad
" iya kk " ucap arsad
Harun beralih ke ara dan langsung memeluk sang adik sambil menangis ara pun ikut menangis di pelukan sang kk dan harun melepas kan pelukan nya
" ara adik kk yang paling kk sayangi jadi lah istri yang baik untuk suami mu , turuti perkataan nya selama tidak melanggar syariat agama kita kalau ada masalah jangan coba lah berfikir dewasa jangan gegabah mengambil keputusan kk sayang sama ara" ucap harun pada ara
" iya kk ara juga sayang sama kk terimakasih selam ini sudah menyayangi dan melindungi ara kk sudan menjadi kk sekaligus orang tua untuk ara " ucap ara sambil menangis
" itu semua sudah kewajiban kk ara berbahagia lah bersama suami mu ya doa kk selalu menyertai mu kk kesana dulu ya ra kk mau menemui para tamu dulu" ucap harun pada adik nya
" iya kk" ucap ara
Harun pun meninggalkan ara dan arsad
" ara selamat menempuh hidup baru ya sahabat ku aku gak nyangka lo ra kamu nikah sama dia" ucap lisa sambil memeluk ara
" aku juga baru tau saat mas arsad dan keluarga nya dateng ke sini" ucap ara
Arsad memilih tak menghiraukan ara dan lisa
" padahal dia kemarin yang ngotot mau datang ke acara nikahan kamu eh ternyata dia beneran datang sebagai pengantin pria nya hihihi" ucap lisa sambil cecicikan
" jangan bahas itu di sini nanti dia marah " ucap ara sambil berbisik
" ya udah kalau kaya gitu aku ke sana dulu ya pokok nya doa aku ke kamu semoga kamu selalu bahagia" ucap lisa
" amin makasih ya lis" ucap ara
lisa pun mengangguk kan kepalanya dan pergi meninggalkan ara dan arsad
Para tamu pun memberikan selamat kepada ara dan arsad, setelah habis para tamu yang mengucapkan selamat kepada ara dan arsad mereka pun duduk di kursi pelaminan
" mas apa mas gak mengundang mas bima ke acara ni kok ara gak liat mas bima ya" ucap ara memberanikan diri bertanya kepada arsad
" kamu gila apa gimana mana mungkin aku mengundang bima kesini dia pasti akan terluka kalau aku undang dia ke sini" ucap arsad dengan ketus
Ara pun terdiam mendengar ucapan arsad
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 89 Episodes
Comments
Uthie
bingung emang kalo situasi bgtu... seperti ditikung teman 🤭
walau itu memang sudah takdir jodoh 😁
2023-05-15
0