ara dan mama risa pun memasuki rumah
" ra barang barang kamu letak kan saja di kamar arsad , kamar nya yang pintu nya warna biru di lantai dua" ucap mama risa
" baik ma , kalau begitu ra meletakkan barang barang ini dulu ma" ucap ara
" iya ra" ucap mama risa
Ara segera menaiki anak tangga menuju ke kamar arsad
Iya membuka kamar arsad yang tertata rapi , kamar itu bernuansa warna biru langit
" seperti nya mas arsad menyukai warna biru , kamar yang di rumah warna biru di sini warna biru" ucap ara saat sudah masuk di kamar arsad
Ara meletak kan barang barang nya di kamar arsad iya melihat lihat isi kamar arsad
" kamar ini hanya sangat sepi tidak ada hiasan mau pun foto" ucap ara yang melihat isi kamar arsad
Ara membuka lemari pakaian arsad
" suami ku memang sangat lah rapi dan pembersih" ucap ara lagi
Tok... Tok...
ara langsung membuka kan pintu setelah mendengar ketukan pintu
" permisi non , non di panggil sama ibu" ucap bik sum art di rumah mama risa
" mama ada di mana bi " tanya ara
" ibu ada di taman belakang rumah non" ucap bi sum
" baik bik terimakasih , oh ya nama bib siapa ya " ucap ara
" nama saya sumirah non biasa di panggil bik sum" ucap bik sum memperkenal kan diri nya
" nama saya ara bik " ucap ara yang juga memperkenal kan diri nya
" duh si enon sudah cantik ,baik dan saleha pantes aja den arsad langsung suka sama enon" ucap bik bum
" ah bibik bisa aja , bagai mana bibi bisa bilang kalau aku cantik, padahal bibik kan belum pernah melihat wajah ku" ucap ara tanya ara
" bibi tau kalau enon cantik itu dari mata enon yang menunjuk kan kalau enon itu cantik" ucap bik sum sambil tersenyum
" bibik bisa aja , ayo bi kita menemui mama , takut nya dia menunggu terlalu lama" ucap ara
" mari non saya antar kan menemui ibu" ucap bik sum
' anday yang di katakan bik sum benar kalau mas arsad menyukai ku , aku pasti sangat bahagia' batin ara saat berjalan menuju ke taman belakang bersama bik sum
" bibik sudah lama bekerja di sini" tanya ara
" sudah non dari den arsad umur lima tahun , bibik sudah bekerja disini" ucap bik sum
" wah udah lama banget ya bi , terus keluarga bibi sekarang dimana" tanya ara
" keluarga bibi tu di kampung non , bibik kerja di sini sendirian" ucap bik sum
" anak bibik ada berapa bi" tanya ara lagi
" anak bibik ada 2 non mereka sudah besar besar non , dan yang satu nya juga sudah berkeluarga" ucap bik sum
ara hanya mengngguk anguk kan kepalanya pertanda paham dengan ucapan bik sum
Tak lama mereka pun sampai di taman belakang rumah mama risa
" assalamualaikum ma" ucap ara yang sampai di taman belakang
" walaikimsalam ara sini duduk sama mama" ucap mama risa yang melihat ara sudah ada di samping nya
" bi , non bibik mau kembali kedapur dulu ya" pamit bik sum
" iya bi terimakasih sudah mengantar ara ke sini" ucap ara
" sama sama non , mari bibik mau kedapur lagi mau beres beres" ucap bik sum
" iya bi" ucap ara
Bik sum pun meninggal kan mama risa dan ara di taman belakang
" ara duduk sini nak" ucap mama risa menyuruh ara duduk di samping nya
Ara pun menuruti permintaan ibu mertuanya
" ara apa arsad memperlakukan kamu dengan baik" tanya mama risa
" iya ma mas arsad memperlakukan ara dengan baik" ucap ara yang tek sepenuh nya berbohong
" apa arsad sudah meninggal kan kebiasaan lama nya" tanya mama risa
Ara terdiam iya bingung harus menjawab apa , apakah dia harus berbohong kepada mertua nya
" sudah ma" ucap ara berbohong iya tak mau membuka aip suami nya
" oh sukur lah kalau dia sudah berubah , sebenar nya mama takut menikah kan kamu sama arsad , mama takut kalau nanti arsad tidak berubah dan hanya menyakiti kamu saja" ucap mama risa
' ma'fin ara ma , ara sudah berbohong kepada mama' batin ara
" ara apa kamu sama arsad ada rencana bulan madu" ucap mama risa
" belum ma , sepertinya mas arsad masih sibuk dengan perusahaan nya" ucap ara
" hhuuff anak itu selalu saja sibuk , biar nanti mama yang ngomong sama arsad" ucap mama risa
" eh gak usah ma , aku agak kurang suka berpergi pergian ma , kami sudah cukup menikmati kebersaman kami di rumah ma" ucap ara beralasan iya tak mau kalau arsad akan berfikiran kalau diri nya yang mau minta bulan madu
" tapi kan beda ara kalau kelian bulan madu , siapa tau aja pas nanti kalian pulang bulan madu kamu langsung ngisi" ucap mama risa
" ma , mau dimana pun kalau sudah rezeki nya gak akan kemana" ucap ara
" iya juga sih , ya sudah lah terserah kalian saja mana yang enak buat kalian aja" ucap mama risa
" iya ma, oh ya ma rika mana ya kok gak kelihatan dari tadi" ucap ara yang tak melihat adik ipar nya di rumah
" rika sekolah " ucap mama risa
" sekolah , jadi rika masih sekolah aku kira dia sudah kuliah" ucap ara
" dia masih sma ara , badan nya aja yang besar jadi dia seperti orang sudah dewasa" ucap mama risa
" aku gak nyangka kalau rika masih sekolah" ucap ara
" bukan hanya kamu aja yang mengatakan kalau dia anak kuliahan "ucap mama risa
Tiba tiba henfon mama risa berbunyi menandakan ada orang yang menelfon nya , mama risa langsung mengangkat nya
" hallo sad " ucap mama risa
" hallo ma ,ma arsad mungkin agak telat ya ma pulang nya , arsad ada miting mendadak dari kelayen yang dari luar kota ma" ucap arsad
"Emang ya gak bisa di wakil kan apa sama zaki" ucap mama risa
" gak bisa ma , kelayen nya mau ketemu sama arsad" ucap arsad
" jam berapa kamu pulang nya" tanya mama arsad
"mungkin sekitar jam tujuh maleman lah ma" ucap arsad
" kamu gak lagi bohongin mama kan" ucap mama risa
" gak ma , kalau mama gak percaya mama bisa tanya ke zaki ni , ki kamu ngomong sama mama ku kalau aku gak bohong" ucap arsad
" iya tante , kami mau menemui kelayen yang dari luar kota" ucap zaki yang berada di samping arsad
" mama percaya kan sekarang" ucap arsad
" ya mama percaya ,ya sudah tapi pulang ya jangan malem malem " ucap mama risa
" iya ma , udah dulu ya ma aku mau melanjut kan kerjaan aku " ucap arsad
" iya" ucap mama risa
Arsad pun langsung mematikan sambungan telfon nya
" ra , suami kamu pulang telat kata nya mau miting sam kelayen dari luar kota" ucap mama risa memberitahu ke ara
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 89 Episodes
Comments
Alia Canim
meeting bukan miting client bukan klaiyen
2023-05-18
0
Siti Masitah
klien..bukan kelayen
2023-05-12
0