14. kerumah mertua

tengah malam arsad baru pulang kerumah nya saat iya memasuki rumah nya ternyata sudah ada ara yang menunggu kepulangan suami nya

" baru pulang mas" tanya ara pada arsad

" hem" jawab arsad dengan deheman

arsad langsung duduk di sofa iya sangat lelah hari ini mengikuti silvi belanja di mall

" mau ara buatin kopi atau teh mas" tanya ara

" gak usah , kamu ngapain jam segini masih di sini" tanya arsad

" ku nungguin mas pulang" ucap ara

" lain kali gak udah nungguin aku pulang ,siapa tau aja aku lembur gak pulang" ucap arsad

" iya mas, mas udah makan" tanya ara

" udah " jawab arsad yang langsung beranjak dari duduk nya pergi menuju ke kamar nya meninggalkan ara sendirian di ruang tamu

" hhhuuufff sabar ara ,terus berusaha meluluh kan hati nya agar dia bisa berubah" ucap ara sendiri sambil memandangi punggung arsad yang menuju ke kamar nya

ara pun segera menuju kamar nya setelah di tinggal kan arsad

ara merebah kan badan nya di atas kasur yang hanya bisa di tiduri oleh satu orang

" aku harus tetap kuat demi mempertahan kan rumah tangga ku" ucap ara menguat kan diri nya

dan tak lama ara pun tertidur hingga menjelang subuh , ara terbangun saat suara azan subuh berkumandang

" astagfirullah aku kesiangan" ucap ara yang bergegas bagun dari tidur nya dan langsung berlari ke kamar mandi untung mengambil wudu

setelah wudu iya langsung melaksanakan kewajiban nya setelah itu sia langsung bergegas untuk membuat sarapan di dapur

ara meletakkan sarapan di meja makan yang iya buat, iya sedang menunggu arsad keluar dari kamarnya

tak lama arsad pun keluar dari kamar nya menuju ke meja makan untuk sarapan

" selamat pagi mas" ucap ara

arsad hanya diam saja tanpa memperdulikan ara ,iya langsung duduk di meja makan

" mau sarapan pakai apa mas ,nasi goreng , atau roti bakar" tanya ara pada arsad yang sedang sibuk dengan ponsel nya

" nasi goreng " ucap arsad yang sambil chatingan dengan silvi

ara pun langsung mengambilkan nasi goreng untuk arsad

" ini mas nasi goreng nya" ucap ara memberikan sepiring nasi goreng

arsad mengambil nasi goreng nya dan langsung memakan nya tanpa memperdulikan ara

tiba tiba suara henfon arsad berbunyi pertanda ada yang menelfon nya

" hallo ma" ucap arsad yang sudah mengangkat panggilan telfon dari mama nya

" hallo sayang , kamu sedang apa nak" tanya sang mama di sebrang telfon

" aku lagi sarapan ma bersama ara" ucap arsad

" oh romantis nya pengantin baru, mama mau mengundang kalian ke sini untuk makan malam bersama dan menginap lah di sini" ucap mama risa

' duh gimana ini, kalau menginap di rumah mama otomatis aku dan ara akan tidur satu kamar dong' batin arsad

" sad hallo ,kamu masih di sana kan"ucap mama risa

" ah iya ma aku masih di sini" ucap arsad yang tersadar sari lamunan nya

" kalian bisa kan nanti malam menginap di sini" ucap mama risa

" kayak nya gak bisa deh ma ,aku lagi banyak pekerjaan" ucap arsad berbohong

" kamu gak usah bohongi mama , mama tadi udah telfon zaki kalau kamu hari ini tidak terlalu sibuk, mama gak mau tau pokok nya kalian harus tidur di sini" ucap mama risa yang tak mau ada penolakan

" baik lah ma"ucap arsad

" nanti sekalian kamu berangkat ke kantor ,ara kamu singgah kan ke rumah mama ,jadi nanti kalau kamu pulang kantor langsung kerumah mama" ucap mama risa

" iya ma" ucap arsad

" ya sudah kalau begitu mama tutup dulu telfon nya ya , mama tunggu kamu nganterin ara kesini" ucap mama risa

" iya ma"ucap arsad

mama risa langsung mematikan sambungan telfon nya

" hhuuff dasar mama selalu aja memaksa kehendak nya" ucap arsad saat sambungan telfon nya di mati kan oleh mama nya

" mama yang telfon ya mas" tanya ara

" iya setelah sarapan cepat lah berkemas , kita akan menginap di rumah mama" ucap arsad

" kita akan menginap di rumah mama" tanya ara seolah olah tak percaya

" iya cepat sana ganti baju dan beresin baju kamu" ucap arsad

" kita menginap berapa hari mas di rumah mama" tanya ara

" sehari, ingat ya nanti di rumah mama bersikap lah seperti suami istri pada umum nya ,jangan sampai mama sama papa curiga kalau kita hanya menikah setatus saja" ucap arsad

"baik mas" ucap ara langsung membereskan bekas makan dia dan arsad

" aku tunggu di mobil , buruan jangan lama ,kalau lama aku tinggal kamu" ucap arsad yang langsung berjalan keluar rumah dan menuju ke mobil nya

ara segera berlari ke kamar nya setelah membereskan meja makan , ara segera ganti baju dan memasuk kan beberapa baju kedalam tas nya

ara langsung keluar dari kamar nya sambil membawa tas ransel nya

" cepat kunci pintu nya" teriak arsad dalam mobil

ara pun langsung mengunci pintu rumah dan pagar nya setelah itu iya langsung masuk ke mobil arsad

sepanjang perjalanan hanya diam tanpa ada pembicaraan di antara arsad dan ara

setelah satu jam menempuh perjalanan akhir nya sampai juga di rumah mama dan papa nya

" assalamualaikum " ucap arsad dan ara saat sudah sampai di hadapan rumah orang tua arsad

" walaikimsalam, kalian sudah sampai mari masuk " ucap mama risa

ara langsung mencium tangan mama risa

" mama sehat" tanya ara setelah melepas saliman nya

" mama sehat ara ,kamu sehat kan , arsad tidak menyakiti kamu kan ra" ucap mama risa

" mama kira aku suka menyakiti perempuan apa" ucap arsad tak terima

" siapa tau aja , kamu kan playboy kelas kakap" ucap mama risa

"sudah lah ma arsad mau pergi ke kantor dulu udah telat ini" ucap arsad berusaha menghindari ucapan mama risa

" ya udah sana pergi " ucap mama risa

" ya udah aku pergi dulu mama sayang , ra aku pergi dulu ya" ucap arsad sambil tersenyum

' masyaallah ganteng nya suami hamba kalau lagi tersenyum seperti itu' batin ara saat melihat senyum manis arsad

" iya mas ,hati hati di jalan" ucap ara yang langsung menyalimi dan mencium tangan arsad

" iya , ma aku berangkat ya" ucap arsad sekali lagi pada mama nya dan langsung menyalimi mama risa dan mencium tangan mama nya

" iya hati hati di jalan , pulang kerja langsung pulang kesini ya sad " ucap mama risa

" iya ma assalamualaikum" ucap arsad

" walaikimsalam " jawab ara dan mama risa bersamaan

arsad pun langsung memasuk kedalam mobil nya dan menjalan kan nya meninggalkan rumah orang tua nya

" ayo ra kita masuk " ajak mama risa saat mobil arsad sudah meninggalkan rumah nya

" iya ma" ucap ara

Episodes
1 1. perjodohan
2 2. bimbang
3 3.penjelasan ara pada bima
4 4. pertemuan keluarga
5 5. pertemuan keluarga 2
6 6. pernikahan
7 7. pindah rumah
8 8. pisah kamar
9 9.arsad playboy
10 10. kedatangan orang tua arsad
11 11 ara sakit
12 12. arsad tek perduli
13 13 kedatangan zaki
14 14. kerumah mertua
15 15. di rumah mertua
16 16. masa kecil ara dan arsad
17 17. tidur satu kamar
18 18. kedarangan bima
19 19. bertemu lisa
20 20. bertemu lisa 2
21 21.Memata matai arsad
22 22. ide gila lisa
23 23. Memulai misi
24 24. VC bersama arsad
25 25. Bertemu arsad
26 26. Bertemu arsad 2
27 27. jadian
28 28. Bertengkar
29 29. bertemu lagi
30 30. ke datangan harun
31 31. harun dan lia menginap
32 32. Arsad alergi
33 33 .Merawat arsad
34 34. kedatangan para sahabat
35 35. kedatangan para sahabat 2
36 36. perang batin
37 37. nasehat rudi
38 38. jebakan silvi
39 38.menolong arsad
40 40. kepergian ara
41 41. di persantren
42 42. arsad tau
43 43. arsad sakit
44 44. mencari ara
45 45. mencari ara 2
46 46. kedatangan harun dan lia
47 47. mama risa kesal
48 48.perubahan arsad
49 49.
50 50
51 51
52 52
53 53
54 54
55 55
56 56
57 57
58 58
59 59
60 60
61 61
62 62
63 63
64 64
65 65
66 66
67 67
68 68
69 69
70 70
71 71
72 72
73 73
74 74
75 75
76 76
77 77
78 78
79 79
80 80
81 81
82 82
83 83
84 84
85 85
86 86
87 87
88 88
89 89
Episodes

Updated 89 Episodes

1
1. perjodohan
2
2. bimbang
3
3.penjelasan ara pada bima
4
4. pertemuan keluarga
5
5. pertemuan keluarga 2
6
6. pernikahan
7
7. pindah rumah
8
8. pisah kamar
9
9.arsad playboy
10
10. kedatangan orang tua arsad
11
11 ara sakit
12
12. arsad tek perduli
13
13 kedatangan zaki
14
14. kerumah mertua
15
15. di rumah mertua
16
16. masa kecil ara dan arsad
17
17. tidur satu kamar
18
18. kedarangan bima
19
19. bertemu lisa
20
20. bertemu lisa 2
21
21.Memata matai arsad
22
22. ide gila lisa
23
23. Memulai misi
24
24. VC bersama arsad
25
25. Bertemu arsad
26
26. Bertemu arsad 2
27
27. jadian
28
28. Bertengkar
29
29. bertemu lagi
30
30. ke datangan harun
31
31. harun dan lia menginap
32
32. Arsad alergi
33
33 .Merawat arsad
34
34. kedatangan para sahabat
35
35. kedatangan para sahabat 2
36
36. perang batin
37
37. nasehat rudi
38
38. jebakan silvi
39
38.menolong arsad
40
40. kepergian ara
41
41. di persantren
42
42. arsad tau
43
43. arsad sakit
44
44. mencari ara
45
45. mencari ara 2
46
46. kedatangan harun dan lia
47
47. mama risa kesal
48
48.perubahan arsad
49
49.
50
50
51
51
52
52
53
53
54
54
55
55
56
56
57
57
58
58
59
59
60
60
61
61
62
62
63
63
64
64
65
65
66
66
67
67
68
68
69
69
70
70
71
71
72
72
73
73
74
74
75
75
76
76
77
77
78
78
79
79
80
80
81
81
82
82
83
83
84
84
85
85
86
86
87
87
88
88
89
89

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!