Setelah semuanya jelas tentang kasus itu, mereka semua kembali ke ruangan masing2 dan catherin di berikan hukuman karna mencemarkan nama baik seseorang, ia di skors selama 1 Minggu tidak masuk kerja.
"...pak...!!! Anda luar biasa sekali...!!! Anda sangat bijak dalam mengambil keputusan.... (Ucap seorang direktur yg memujinya).. maafkan atas kesalahan saya yg gegabah dalam mengambil tindakan, saya tidak akan mengulanginya lagi pak... (Pinta sang direktur dengan membungkukkan badan)
"..hmmm... !!! Aku ingin kau atur bagaimana caranya agar Malaika kembali mendapatkan posisi terbaiknya disini.... Dan satu lagi.... Dia bukan lagi karyawan magang, tetapkan dia sebagai staff penting di perusahaan ini... (Pinta Adam tegas)
"..baik pak...(ucap sang direktur).
Pria itu lalu berjalan dengan cepat2 menuju ke parkiran untuk mengambil mobilnya.
"...pak...!! Maaf... (Ucap sang manager menghentikan langkahnya)... Kenapa anda terburu buru... (Tanya sang manager)... Mungkin ada yg bisa saya bantu...??
"...aku sudah katakan padamu di awal.... Aku akan menemuinya setelah masalah ini kan...!!? (Ucap Adam dengan senyuman simpul)
Adam pun berlalu meninggalkan sang manager. Namun manager Paul masih penasaran dengan hubungan mereka, ia nampak senyum2 dengan sikap atasannya itu.
Pria itu akhirnya mengunjungi Malaika di rumahnya, ia ingin memastikan apakah Malaika baik2 saja atau tidak.
Sesampainya disana
Di ketuklah pintu rumah itu,
"...tok tok tok...!!!! (Suara ketukan pintu)
Sekali.. dua kali.. namun tak ada jawaban, lalu ia mencoba menghubungi Malaika tp tetap saja tidak ada reaksi. Dengan rasa cemasnya itu akhirnya ia mendobrak pintu rumah Malaika, dan mencarinya ke seluruh ruangan. Semuanya tampak sepi, seperti tak ada penghuni.
Adam mencari cari kesana kemari, lalu ia dapati sebuah kamar yg tertutup, dengan segera pria itu membuka pintu kamar dan terlihatlah Malaika yg sedang tertidur pulas disana.
Sedikit legah melihat hal itu, namun ia tidak akan menghampirinya, Adam menaruh beberapa makanan dan obat2an di meja makan berharap Malaika menyentuhnya saat terbangun nanti.
Pria itu kemudian berlalu pergi meninggalkan rumah itu, dan kembali menutup pintu.
Beberapa jam kemudian, Malaika terbangun dan sadar, waktu telah menunjukkan pukul 5 sore, ia terlalu lama tidur sampai lupa waktu, namun kali ini ia lebih segar dan sakit di kepalanya mulai hilang.
Wanita itu berjalan keluar dari kamar menuju ruang tamu, ia terkejut melihat ada beberapa makanan dan obat2an di mejanya.
"...siapa yg memberikan ini semua...??.(gumamnya dalam hati)
Wanita itu kemudian tersenyum teringat Adam.
Di periksalah ponsel miliknya dan benar saja Adam telah menghubunginya berkali kali namun ia tidak menjawabnya, wanita itu kemudian membersihkan tubuhnya dan segera menyantap beberapa makanan yg diberikan Adam, juga tak lupa obat2an yg telah di bawanya.
Keesokan harinya, Malaika kembali melakukan aktifitasnya seperti biasa, ia berangkat kerja dan masuk tepat waktu, namun kali ini sedikit berbeda, semua staff yg tadinya sinis terhadapnya kini berubah menjadi sangat ramah padanya.
"...pagi Malaika...!!! (Sapa salah satu dari mereka)
"...hai malai....!!! (Yg lain mengikuti)
"...pagi nona....!!! (Sapa sang manager)
Mereka semua tampak ramah pada wanita itu, Malaika pun heran dengan sikap mereka, namun ia mencoba untuk membalas sapaan mereka dengan senyuman.
Malaika pun kembali ke ruang kerjanya, namun salah seorang staff menghentikannya.
"...sorry Malaika...!! Tp ini bukan tempatmu lagi....(ucap salah seorang staff yg coba menghalanginya)
"...hahhh??? (Malaika terkejut)
Beberapa saat kemudian, direktur perusahaan menghampirinya.
"...nona...(panggil sang direktur)... Akan ku perlihatkan ruang kerjamu yg baru.... (Ucap sang direktur lalu mengajak Malaika ke suatu tempat)
Malaika pun hanya bisa mengikuti instruksi sang direktur.
"Kemarilah.... (Menunjukkan sebuah ruangan)
Direktur itu kemudian membukakan pintu ruang kerja dan menunjukkannya pada Malaika.
"...sekarang kau di tempatkan di ruangan ini nona, sebagai manager pemasaran....(ucap sang direktur)
Mendengar hal itu Malaika sangat tidak percaya bahwa dia telah naik jabatan dengan begitu cepat.
"...pak... Tp maaf...!!! Saya masih baru disini... Kenapa begitu cepat saya mendapatkan posisi ini.... (Tanya Malaika bingung)
"...maaf nona...!! Tp ini atas rekomendasi bapak Adam sendiri... Setelah membersihkan nama anda beliau meminta saya untuk meminta anda menduduki jabatan ini.... (Ucap sang direktur)..
Laki laki tua itu kemudian meninggalkan Malaika di tempat. Dan Malaika masih bingung dengan ini semua, lagi2 Adam dibalik semua ini.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 115 Episodes
Comments