CCTV Record (Bab.10)

Hari mulai terik, sinar matahari mulai membakar kulitnya, namun semua itu tak berarti ketika hembusan angin kencang mengarah ke tubuhnya. Wanita itu duduk sendirian di atas rooftop, ia lebih memilih untuk menyendiri lantaran semua orang telah membencinya.

Ia berdiri di sudut rooftop memandang ke arah jalanan yg di penuhi dengan kepadatan kendaraan dan orang yg lalu lalang.

Malaika terdiam meratapi semua masalahnya, ia sangat sedih lantaran masalah yg tak henti2nya menimpa dalam hidupnya.

Ia kehilangan kedua orang tuanya sejak kecil, dan di titipkan di panti asuhan oleh salah satu kerabatnya, hingga suatu hari ia menikah, dan akhirnya suaminya pun meninggalkannya.

Terlarut dalam kesedihan, ia sudah terbiasa dengan rasa sakit.

Menghabiskan jam istirahat dengan menyendiri membuatnya lebih tenang, air matanya kini tak lagi keluar, hanya wajah sembab yg tersisa, walau demikian ia masih profesional dalam bekerja.

Nampak dari kejauhan seorang pria berjas hitam menghampirinya, dengan membawa segelas green tea, Adam mendekatinya.

"..tidak baik berjemur di bawah terik matahari yg sedang memancar, kulitmu akan terbakar...(ucap Adam yg juga menatap kepadatan lalu lintas itu)

Mendengar suaranya, Malaika menoleh dan mencoba tersenyum.

"...apa yg kau lakukan disini...??? (Tanya Malaika singkat)

"...(memberikan segelas green tea)... Memberikanmu minuman...

Wanita itu pun menerima pemberiannya, dan berkata

"..thank's...!!

"...kenapa masih disini, apa yg kau cari...??? (Tanya Adam)

"...aku mencari ketenangan...(jawabnya singkat)

"...jam makan siang hampir habis, aku tau kau belum makan apa pun dari pagi, ikutlah denganku... Akan ku temani makan siang...(pinta Adam sembari meraih tangan Malaika)

"...Adam please!!! Jangan seperti ini....(melepaskan genggaman itu), mereka akan semakin menyiksaku jika tau kedekatan kita...(ucap Malaika dengan melas)

"..sudahlah... Ayo..!!! Kau akan berdosa jika menolak perintah suamimu...!!! (Ajak Adam lalu kembali menarik tangan Malaika)

Pria itu terus menggandeng tangan Malaika dengan paksa, Adam membawanya masuk ke dalam ruang kerjanya dan mengajaknya makan siang bersama, para staff yg melihat itu sangat heran, ada hubungan apa antara CEO dan karyawan magang itu.

Sementara Malaika sangat tidak nyaman dengan perlakuan Adam tersebut, ia merasa tidak enak dengan yg lainnya.

Lagi lagi Catherin juga menyaksikan pemandangan manis itu, ia nampak geram dan ingin segera menampar wajah Malaika.

Ruangan Adam.

Mereka berdua nampak di hadapkan dengan beberapa hidangan di meja ruangan Adam, nampak manager Paul turut membantu.

"...silahkan pak...!! Semua sudah sesuai permintaan anda... (Ucap sang manager). Ada lagi yg bapak perlukan...??? (Tambahnya)

Adam pun menggeleng.

"..no...!!! Pergilah...!! (Pinta Adam)

Beberapa saat kemudian, langkah manager terhenti.

"..ohh wait wait !!!... (Sahut Adam)

"...yaa pak... Ada lagi???

"...dia akan sedikit terlambat (menunjuk Malaika)... karna alasan makan siang denganku, kau jangan masukkan dia ke dalam skala skors karyawan... Aku yg memintanya. (Perintah Adam)

"...baik pak...!!! (Ucap manager Paul sambil menundukkan badan)

Lalu pria setengah tua itu keluar meninggalkan ruangan.

"...kenapa kau sesuka hati memberi perintah pada seseorang...??? (Tanya Malaika)

"...aku menggaji mereka tidak sedikit....(jawab Adam sambil melahap beberapa makanan)

"...apa dengan begitu kau bisa sesukamu...??? (Sahut Malaika sinis)

"...ayo lah... Kenapa memperdebatkan Masalah kecil seperti ini, cepat habiskan makananmu... (Pinta Adam sambil mengusap rambut Malaika)

Perlakuan manis itu membuat Malaika semakin cemas.

"...please jangan seperti ini... (Ucap Malaika memohon)... Aku tidak mau mereka mengetahui kalau kita ada hubungan...(pintanya lagi)

"..kenapa ??? Kenapa kau tidak ingin mereka semua tau, akan lebih baik jika mereka semua tau agar tidak ada lagi yg bisa mengganggumu...(ucap Adam lugas)

"..Adam..!!! (Panggilnya dengan suara lembut)... Aku tidak ingin terjadi sesuatu di antara kita, aku sudah menganggapmu seperti teman... Kau sangat baik padaku... (Ucap Malaika dengan sedikit menundukkan kepala)

"...kenapa???... (Sahut Adam)

"...aku tidak ingin memberimu harapan palsu, aku tidak ingin kau jatuh cinta padaku, aku takut mengecewakanmu karna aku tidak bisa membalas perasaanmu, aku masih belum bisa menerima laki laki manapun... (Ucap Malaika dengan ekspresi sedih)

Mendengar pernyataan Malaika Adam hanya menanggapi dengan senyuman, pria itu kemudian meneguk air putih di gelasnya.

"...dengan atau tanpa balasan dari cintamu... Aku sudah lama jatuh cinta padamu...!!! Aku tidak peduli kau juga akan mencintaiku atau tidak.... Aku hanya tau.. kau adalah perempuan baik yg patut aku perjuangkan.... Aku akan menunggu itu... aku akan menunggu ketika hatimu benar2 siap menerimaku.... (Ucap Adam dengan tegas dengan sedikit melontarkan senyuman)

"...Adam...!! (Sahut dengan Malaika perlahan).

Wanita itu nampak terkejut dengan pengakuan Adam, ia tidak menyangka bahwa Adam telah menaruh perasaan padanya.

"...dengan atau tanpa cinta darimu, kau sudah menjadi tanggung jawabku sekarang.... (Ucap Adam jelas).... Kau masih istriku Malaika... Kau masih istriku... Istri Adam Jackson... (Perjelas Adam)

Malaika hanya membisu mendengar ucapannya. Dan ucapan itu slalu terngiang di telinganya bahkan ia pun tidak bisa tidur karna perkataan Adam.

"...Bagaimana mungkin dia bisa jatuh cinta padaku, sementara aku masih berstatus milik orang saat itu, dan kini dia mengungkap semua itu, apa yg harus ku lakukan tuhan...??? Bagaimana jika aku mengecewakannya.....(gumamnya dalam hati).

Hatinya berkecamuk tak tentu arah, bahkan waktu telah menunjukkan pukul 1 dini hari namun matanya masih terjaga lantaran perkataan itu masih sangat berisik di pikirannya.

Dan benar saja karna kurang tidur, Malaika merasakan pusing di kepalanya hingga keesokan harinya ia tidak dapat masuk kerja, ia meminta izin atas keluhannya itu.

Tanpa adanya Malaika di kantor, Adam nampak sibuk mencari bukti pelaku yg telah memfitnah Malaika. ia sudah melihat rekaman cctv dan benar saja orang yg menyadap komputer Malaika saat itu adalah Catherin, meski begitu namun Adam tak langsung menghakiminya, ia memanggil managernya untuk segera mengumpulkan seluruh staff di ruang meeting.

Ruang Meeting.

"...pak... Semuanya sudah terkumpul...!!! Hanya satu orang yg belum datang.... (Ucap sang manager)

"...katakan...!! (Sahut Adam sambil mempersiapkan keperluan)

"...tadi pagi nona Malaika meminta izin tidak masuk kerja lantaran sakit kepala.... (Jawab sang manager)

"...aku akan menemuinya setelah ini...!! (Ucap Adam sambil memainkan keyboard di laptopnya)

Melihat sikap Adam tersebut, sang manager nampak bingung dengan sikap Adam.

"...perempuan kampung itu... Baru beberapa Minggu disini sudah berani absen kerja... (Gerutu Catherin dengan beberapa karyawan yg lain).

Beberapa saat kemudian, meeting pun dimulai.

"...Okey... Baik..!!! Kalian semua sengaja saya kumpulkan disini untuk membahas masalah penggelapan uang kemarin.... Sekarang kita lihat hari dan tanggalnya.... Tepat sekali ini terjadi pada tanggal 11 hari Selasa... Dan mari kita lihat jam.nya... lihat...!!! Kalian lihat ini terjadi sekitar pukul 10 malam, itu artinya semua itu terjadi di luar jam kerja.. (Adam terus menjelaskan hingga detail)

Para staff pun memperhatikan apa yg telah di tunjukkan Adam pada tampilan layar proyektor itu. Mereka pun nampak menggerutu dan masih berpikiran buruk tentang karyawan magang itu.

Adam pun kembali menjelaskan, dan ia menunjukkan beberapa tampilan cctv yg terekam.

Mengetahui hal itu, Catherin mulai resah ia lupa ia sama sekali tak memperhatikan rekaman cctv saat itu, ia mulai gelisah dan mencoba mencari cara untuk segera keluar dari ruangan itu.

Melihat gerak gerik Catherin, Adam kembali memainkan triknya dengan meminta pada seluruh staff agar tidak meninggalkan ruangan sebelum semuanya selesai.

"...baik... Akan kita lanjutkan....!!! Kita sudah melihat semua detailnya... Hari tanggal dan waktu, sekarang saatnya saya akan menunjukkan pada kalian rekaman cctv yg merekam kejadian saat itu..... Let see together !!! (Ucap Adam sambil memainkan laptopnya)

4 tampilan rekaman cctv telah terpampang di layar, mereka semua memperhatikan bahwa memang ada gerak gerik wanita dalam rekaman tersebut namun seluruh staff masih mengira bahwa itu Malaika.

"...astaga...!!! Ternyata benar... Dia pelakunya...!!! (Sahut salah satu staff)

"...benar !!! Perempuan itu benar2 tidak tau malu.... !!! (Sahut yg lainnya)

"...aku tidak menyangka... Ternyata otak cerdasnya sangat murahan... (Timpal yg lain).

Di sela kebisingan mereka, tiba2 Adam menekan zoom pada gambar yg ada di rekaman cctv tersebut, dan kini terlihat jelas wajah dan postur tubuh pelaku bukanlah Malaika.

Mereka yg tadinya membicarakan Malaika kini spontan terkejut karna ternyata dugaannya salah.

"...Astaga!!! Bukankah itu ibu Catherin...!!!! (Sahut yg lainnya)

"...ahh iya benar... Jelas sekali itu adalah ibu Catherin..!!! (Tambah yg lainnya).

"...tidak ku sangka, ternyata anda pelakunya, kenapa jahat sekali....!!! (Seru yg lain sambil mencibir Catherin)

Menyaksikan keributan itu Adam hanya tersenyum sinis memandang Catherin, dan wanita itu langsung membuang muka lalu meninggalkan ruangan dengan rasa malu.

Episodes
1 Adventure (Bab. 1)
2 Malaika (Bab.2)
3 Culture (Bab.3)
4 Perpisahan (Bab.4)
5 Future (Bab.5)
6 Office (Bab.6)
7 Tuduhan Kotor (Bab.7)
8 Perdebatan (Bab.8)
9 Drama Air mata (Bab.9)
10 CCTV Record (Bab.10)
11 Recovery (Bab.11)
12 Sweet Moment (Bab.12)
13 Catherin (Bab.13)
14 Insident (Bab.14)
15 Pemulihan (Bab.15)
16 Rumah Adam (Bab.16)
17 Shopping (Bab.17)
18 Gowes (Bab.18)
19 Sick (Bab.19)
20 Swimming Pool (Bab.20)
21 Throwback (Bab.21)
22 Hening (Bab.22)
23 Pregnant (Bab.23)
24 Family Party (Bab.24)
25 Gone (Bab.25)
26 Go Public (Bab.26)
27 Adam Parent (Bab.27)
28 Angry (Bab.28)
29 Sad Moment (Bab.29)
30 Rumah Adam 2 (Bab.30)
31 Exasperated (Bab.31)
32 Sudden Trip (Bab.32)
33 Smesco Convention Hall, Jakarta (Bab.33)
34 Shitty Party (Bab.34)
35 Shitty Party (Bab.34)
36 Madara Ubud Villas (Bab.35)
37 Birthday Party (Bab.36)
38 CoffeShop (Bab.37)
39 Angry part 2 (Bab.38)
40 Hospital (Bab.39)
41 Folk Pool & Gardens (Bab.40)
42 Sad Night (Bab.41)
43 Come Back (Bab.42)
44 Match (Bab.43)
45 Gossip (Bab.44)
46 Seafood (Bab.45)
47 Melbourne, Victoria (Bab.46)
48 The Jackson Company (Bab.47)
49 Office 1 (Bab.48)
50 Arrive (Bab.49)
51 Dinner (Bab.50)
52 Family Time (Bab.51)
53 New Shades (Bab.52)
54 Busy (Bab.53)
55 Borred (Bab.54)
56 Jealous (Bab.55)
57 Somerset On Elizabeth, Melbourne (Bab.56)
58 Hening (Bab.57)
59 New Job (Bab.58)
60 Passion (Bab.59)
61 In the Parking lot (Bab.60)
62 Sweet Bedroom (Bab.61)
63 Can't Sleep (Bab.62)
64 Worried (Bab.63)
65 Middle Park Beach (Bab.64)
66 Sad Moment (Bab.65)
67 Tokyo (Bab.66)
68 Night (Bab.67)
69 Istanbul, Turki (Bab.68)
70 Kuymak Breakfast (Bab.69)
71 Pub (Bab.70)
72 Panic (Bab.71)
73 Tired (Bab.72)
74 Morning (Bab.73)
75 Seasot Garden (Bab.74)
76 Rooftop (Bab.75)
77 The Day (Bab.76)
78 Silence (Bab.77)
79 Calm (Bab.78)
80 Romantic (Bab.79)
81 Departemen Store (Bab.80)
82 Sad Cry (Bab.81)
83 Mall (Bab.82)
84 Senayan Hotel (Bab.83)
85 Back To (Bab.84)
86 Flashback (Bab.85)
87 Talk (Bab.86)
88 Officer (Bab.87)
89 Angry part 3 (Bab.88)
90 Sydney (Bab.89)
91 Bedroom (Bab.90)
92 Badmood (Bab.91)
93 Cruise Ship (Bab.92)
94 Stress (Bab.93)
95 Annoyed (Bab.94)
96 Sendu (Bab.95)
97 Confused (Bab.96)
98 Genting (Bab.97)
99 Night (Bab.98)
100 Room (Bab.99)
101 Concern (Bab.100)
102 Genting (Bab.101)
103 Japan (Bab.102)
104 Small Talk (Bab.103)
105 Controller (Bab.104)
106 Arrive (Bab.105)
107 Me Time (Bab.106)
108 Go home (Bab.107)
109 Senja (Bab.108)
110 Neat (Bab.109)
111 Little Busy (Bab.110)
112 Danthe Birthday (Bab.111)
113 Family Time (Bab.112)
114 Fierce (Bab.113)
115 Catherine Comeback (Bab.114)
Episodes

Updated 115 Episodes

1
Adventure (Bab. 1)
2
Malaika (Bab.2)
3
Culture (Bab.3)
4
Perpisahan (Bab.4)
5
Future (Bab.5)
6
Office (Bab.6)
7
Tuduhan Kotor (Bab.7)
8
Perdebatan (Bab.8)
9
Drama Air mata (Bab.9)
10
CCTV Record (Bab.10)
11
Recovery (Bab.11)
12
Sweet Moment (Bab.12)
13
Catherin (Bab.13)
14
Insident (Bab.14)
15
Pemulihan (Bab.15)
16
Rumah Adam (Bab.16)
17
Shopping (Bab.17)
18
Gowes (Bab.18)
19
Sick (Bab.19)
20
Swimming Pool (Bab.20)
21
Throwback (Bab.21)
22
Hening (Bab.22)
23
Pregnant (Bab.23)
24
Family Party (Bab.24)
25
Gone (Bab.25)
26
Go Public (Bab.26)
27
Adam Parent (Bab.27)
28
Angry (Bab.28)
29
Sad Moment (Bab.29)
30
Rumah Adam 2 (Bab.30)
31
Exasperated (Bab.31)
32
Sudden Trip (Bab.32)
33
Smesco Convention Hall, Jakarta (Bab.33)
34
Shitty Party (Bab.34)
35
Shitty Party (Bab.34)
36
Madara Ubud Villas (Bab.35)
37
Birthday Party (Bab.36)
38
CoffeShop (Bab.37)
39
Angry part 2 (Bab.38)
40
Hospital (Bab.39)
41
Folk Pool & Gardens (Bab.40)
42
Sad Night (Bab.41)
43
Come Back (Bab.42)
44
Match (Bab.43)
45
Gossip (Bab.44)
46
Seafood (Bab.45)
47
Melbourne, Victoria (Bab.46)
48
The Jackson Company (Bab.47)
49
Office 1 (Bab.48)
50
Arrive (Bab.49)
51
Dinner (Bab.50)
52
Family Time (Bab.51)
53
New Shades (Bab.52)
54
Busy (Bab.53)
55
Borred (Bab.54)
56
Jealous (Bab.55)
57
Somerset On Elizabeth, Melbourne (Bab.56)
58
Hening (Bab.57)
59
New Job (Bab.58)
60
Passion (Bab.59)
61
In the Parking lot (Bab.60)
62
Sweet Bedroom (Bab.61)
63
Can't Sleep (Bab.62)
64
Worried (Bab.63)
65
Middle Park Beach (Bab.64)
66
Sad Moment (Bab.65)
67
Tokyo (Bab.66)
68
Night (Bab.67)
69
Istanbul, Turki (Bab.68)
70
Kuymak Breakfast (Bab.69)
71
Pub (Bab.70)
72
Panic (Bab.71)
73
Tired (Bab.72)
74
Morning (Bab.73)
75
Seasot Garden (Bab.74)
76
Rooftop (Bab.75)
77
The Day (Bab.76)
78
Silence (Bab.77)
79
Calm (Bab.78)
80
Romantic (Bab.79)
81
Departemen Store (Bab.80)
82
Sad Cry (Bab.81)
83
Mall (Bab.82)
84
Senayan Hotel (Bab.83)
85
Back To (Bab.84)
86
Flashback (Bab.85)
87
Talk (Bab.86)
88
Officer (Bab.87)
89
Angry part 3 (Bab.88)
90
Sydney (Bab.89)
91
Bedroom (Bab.90)
92
Badmood (Bab.91)
93
Cruise Ship (Bab.92)
94
Stress (Bab.93)
95
Annoyed (Bab.94)
96
Sendu (Bab.95)
97
Confused (Bab.96)
98
Genting (Bab.97)
99
Night (Bab.98)
100
Room (Bab.99)
101
Concern (Bab.100)
102
Genting (Bab.101)
103
Japan (Bab.102)
104
Small Talk (Bab.103)
105
Controller (Bab.104)
106
Arrive (Bab.105)
107
Me Time (Bab.106)
108
Go home (Bab.107)
109
Senja (Bab.108)
110
Neat (Bab.109)
111
Little Busy (Bab.110)
112
Danthe Birthday (Bab.111)
113
Family Time (Bab.112)
114
Fierce (Bab.113)
115
Catherine Comeback (Bab.114)

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!