Bab 16 Surat Lamaran Kerja ??

Terlihat lima orang calon karyawan mendatangi pertokoan D'Group, salah satu dari mereka bertanya perihal lowongan pekerjaan yang ada di sana kepada seseorang dibalik meja yang bertuliskan resepsionis yang berada di loby pertokoan.

"Permisi nyonya, saya mendapatkan informasi lowongan kerja dari bola accept yang dimiliki rekan saya"

Resepsionis pun menjawab pertanyaan salah satu dari pelamar "Ah, betul sekali tuan, kami sedang merekrut banyak karyawan, karena kami hendak menjalankan bisnis di pertokoan ini.

Silahkan tuan tuan sekalian masuk ke dalam ruangan yang bertuliskan customer servis, berada paling depan, kalian akan di bantu dibuatkan surat lamaran kerja"

Kelima orang itu tampak bingung, apa itu surat lamaran kerja. Mereka pun akhirnya bertanya kembali kepada resepsionis.

"Maaf nyonya, apa itu surat lamaran kerja dan kenapa kami harus membuat nya?"

Dengan sabar, resepsionis menjelaskan kembali "Setiap orang yang ingin bekerja di Perusahaan D'Group yang ada di pertokoan ini, wajib membawa surat lamaran kerja.

Dikarenakan para penduduk Planet Mustahil belum faham apa itu surat lamaran kerja, kami dengan senang hati akan membantu setiap pelamar untuk membuat surat tersebut"

Mereka pun akhirnya mengangguk tanda mengerti "Baiklah nyonya, terimakasih banyak atas informasi dan bantuan nya"

"Sama-sama, dengan senang hati tuan tuan" ucap resepsionis.

Dengan kejadian tersebut, resepsionis berinisiatif untuk membuat spanduk besar tentang penjelasan tata cara dan syarat melamar pekerjaan di Perusahaan D'Group yang ada di pertokoan serta menempelkan kertas sebagai contoh surat lamaran kerja.

Karena di Planet Mustahil ini belum terbiasa menggunakan surat menyurat, meraka bertransaksi hanya berdasarkan kepercayaan saja.

Oleh karena nya, segala hal yang emak bawa ke Planet Mustahil ini merupakan hal yang pertamakali nya bagi mereka.

Untuk kelistrikan, emak membeli panel surya terbesar pada sistem yang diletakkan diatas bangunan. Panel tersebut dapat meningkatkan daya serap dan daya tampung seribu kali lipat dari panel listrik biasa.

Seperti nya emak akan menjual panel listrik, karena lebih efektif daripada memasok listrik menggunakan kabel.

Kita kembali kepada pelamar kerja.

Setelah masuk kedalam ruangan, tiga orang dari mereka diminta untuk menunggu giliran dipanggil ke customer servis untuk dibantu dibuatkan surat lamaran kerja.

Dua orang lain nya sedang di tanya customer servis perihal data data yang dibutuhkan dalam surat lamaran kerja.

"Selamat pagi tuan tuan sekalian, kedatangan kalian ke pertokoan ingin mendapatkan pekerjaan, kami disini bertugas untuk membantu tuan tuan untuk membuat surat lamaran kerja.

Silahkan satu orang duduk di bangku yang ada di depan saya, satu orang lagi di depan teman saya.

Dan tiga orang silahkan duduk di bangku antrian yang berbaris dibelakang bangku depan saya, terimakasih atas kerjasamanya"

Mereka di tanya tentang identitas, untung nya Planet Mustahil memiliki kartu identitas penduduk yang terbuat dari kulit binatang yang di patri, data penting yang ada di dalamnya persis seperti di Indonesia hanya tidak ada foto dan tanda tangan.

Data tersebut adalah nomor penduduk, nama, tempat tanggal lahir, tempat tinggal. Selain identitas, mereka ditanya tentang pendidikan dan keterampilan yang mereka kuasai.

Ternyata pendidikan di Planet Mustahil hampir sama dengan di Bumi, pendidikan dasar, menengah, atas dan tinggi. Yang membedakan hanyalah kemampuan sihir.

Orang terbuang sebenarnya bukan orang bodoh, hanya mereka tidak memiliki sedikit pun kemampuan sihir.

Orang terbuang selayaknya penduduk Bumi, hanya di Planet Mustahil mereka tidak di anggap karena kerja mereka sangat lamban.

Orang terbuang lamban dalam bekerja hanya karena belum mengenal mesin dan tekhnologi.

Oleh karena itu emak dan babe melalui D'Group akan menaikkan status dan menghilangkan istilah orang terbuang, karena manusia itu sama.

Tepat sekali emak berkunjung ke Planet Mustahil, pekerjaan disini lebih sesuai dengan misi emak dan babe.

Banyak nya hal yang harus di lakukan, menjadikan misi ini sangat menarik. Emak berfikir harus memperbanyak tenaga guru yang membantu Maya mengajarkan seluk beluk mesin dan tekhnologi yang akan di pakai D'Group untuk menjalankan bisnis di Planet Mustahil.

Data data yang di perlukan D'Group tertulis di surat lamaran berikut foto diri pelamar, customer servis tak lupa untuk memfoto kartu identitas selanjutnya di print bersamaan dengan surat lamaran.

Mereka dipersilahkan untuk membaca surat lamaran tersebut sebelum memasuki ruang HRD untuk tes dan wawancara.

Seperti hal nya petugas portal transportasi dan petugas bagian informasi, mereka dengan heran membolak-balik kertas surat lamaran beberapa kali sebelum akhirnya membacanya.

"Ooh, inikah yang dinamakan kertas itu nyonya? Dan tulisan diatas kertas ini adalah surat lamaran kerja? serta ada lukisan saya juga disini, apakah nyonya lukis saya tadi dengan alat ajaib ini?"

Tanya salah seorang pelamar kerja kepada customer servis sambil menunjuk kamera yang terhubung pada komputer dibawah meja, pertanyaan tersebut di dengar oleh seluruh orang yang ada di ruangan itu.

Dan tiga orang yang berada di bangku belakang menjadi penasaran dan antusias, hingga berjalan menuju rekan mereka yang berada di depan customer servis.

"Betul sekali tuan dan ini namanya kamera 📷 untuk memfoto diri tuan dan kartu identitas yang tuan miliki.

Dibawah meja kaca ini terdapat komputer untuk menulis surat lamaran ini.

Disamping saya ini adalah mesin printer untuk mencetak tulisan yang ada di komputer serta foto dari kamera ke atas kertas ini.

Sebelum foto di cetak, akan di masukkan terlebih dahulu ke dalam komputer, itulah alasan kenapa foto tuan ada di surat lamaran.

Untuk kartu identitas di cetak terpisah, karena merupakan data yang lebih penting daripada surat lamaran kerja"

Customer servis menjawab pertanyaan mereka semua sambil menjelaskan fungsi dari tekhnologi yang mereka bilang adalah alat ajaib.

"Wow! sungguh menakjubkan alat alat ajaib ini, semoga kami bisa diterima bekerja di sini" ucap salah seorang pelamar dengan mata berbinar.

"Semoga harapan kalian terkabul ya tuan tuan, setelah surat ini jadi kami akan masukkan kedalam tempat yang di sebut dengan map.

Nah, bawalah map ini ke ruangan sebelah yang bertuliskan HRD, tuan tuan akan di tes dan di wawancarai, semoga sukses tuan" customer servis berdiri sambil menyerahkan map dan mengarahkan mereka menuju pintu keluar.

Customer servis pun memiliki pemikiran yang sama dengan bagian resepsionis, mereka berinisiatif untuk membuat spanduk yang menjelaskan tentang kertas, komputer, kamera, printer dan map.

Spanduk akan di tempel di belakang customer servis, juga bagian samping kanan dan kiri.

Resepsionis dan Customer servis berharap dengan spanduk yang mereka tempel, mereka tidak perlu selalu menjelaskan hal-hal yang berulang.

Semoga dengan pengenalan tekhnologi bertahap akan membiasakan para penduduk Planet Mustahil khususnya orang terbuang bisa bergerak bebas.

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!