Ketika emak akan memejamkan matanya, emak tersentak karena mengingat omongan babe semalam kalau hari ini mereka akan lari pagi sambil ngundang tetangga untuk menghadiri acara selamatan rumah baru mereka (note: ada di Bab 4)
Entah kebetulan atau memang sudah diatur, babe ada rapat dadakan sedangkan Cici dan Udin ada ekskul tambahan. Akhirnya terlupakan lah rencana mengundang.
Apalagi emak yang lagi senang senang nya mendapatkan sistem, kaga bakal inget dengan hal yang lain.
"Be, sebelum besok ke kantor kita silaturahmi ke tetangga sekitar rumah dulu ya be, tadi pagi kan kelupaan, gara gara acara dadakan di kantor"
Sambil memeluk babe, emak berbisik meminta di temani untuk mengudang tetangga rumah dan menjelaskan secara singkat penggunaan cincin penyimpanan spesial dimuka umum.
Akhirnya mereka pun terlelap setelah melepas rindu dan penat selama seharian ini.
Oh... so sweet....
----------------------- 🌏🏡 ------------------------
🌥️ Pagi bersinar dengan cerah, semua sudah sarapan, tinggal berangkat. Cici dan Udin berangkat sekolah naek motor masing-masing.
Babe dan emak rencana nya naek mobil, karyawan yang semalam dateng ternyata cowok, emak kasih nama Nadi.
Sebelum masuk kedalam mobil emak colek babe "Be, ini pakai cincin dan smartphone nya" lalu emak menjelaskan kembali penggunaan cincin seperti semalam emak menjelaskan kepada Cici dan Udin.
Karena khawatir babe gak boleh resign, jadi terpaksa emak akan bawa Nadi buat cadangan jika babe masih dibutuhkan di kantor nya.
Seperti rencana emak semalam, babe nemenin emak buat ngundang para tetangga ke acara selametan rumah mereka.
Tak lupa membawa buah tangan berupa kue tart lezat yang emak beli dari si Dul. Dan emak juga ke rumah pak RT untuk memberikan dokumen kepindahan nya.
Setelah dari rumah pak RT, emak lanjut ke kantor menaiki mobil baru nya. Posisi samping Nio itu Nik, emak dan babe di kursi tengah, sedangkan Nadi duduk di kursi belakang.
Setibanya di kantor, babe langsung mengajak emak ke bagian HRD dan mengutarakan keinginannya untuk resign.
Pensiun muda, itu adalah alasan yang babe buat di surat pengunduran diri nya.
Meskipun pihak kantor sangat menyayangkan keputusan babe buat resign, namun mereka tidak mempersulit, sehingga tidak memakan waktu yang lama.
Karena Nadi tidak jadi menggantikan babe di kantor, emak minta Nadi menjadi asisten Noni dan menyusul Noni ke tempat dia mengurus pendirian perusahaan.
Selanjutnya, tahapan perjalanan silaturahmi di mulai, dari keluarga yang masih satu kota akan di susul dengan kota kota terdekat, sampai yang ada di luar pulau.
Saat di perjalanan, emak minta tolong Dul untuk membuat kartu nama perusahaan, selagi belum memiliki gedung sendiri, sementara menggunakan alamat rumah babe yang baru.
Kartu nama tersebut akan emak bagikan kepada kerabat saat silaturahmi agar memudahkan hubungan berkelanjutan dengan mereka, jika mereka kompeten dan lulus saat wawancara nanti.
Diperkirakan hari ini Noni selesai mengurus pendirian Dul Internasional Capital. Dengan tidak sabar, emak menelpon Noni.
"Noni, bagaimana proses pendirian perusahaan permodalan kita?"
"Tenang Mak, hari ini akan selesai, apalagi kita dibantu sama pak Hanusa, beliau pengacara yang akan bekerjasama dengan perusahaan kita Mak" jawab Noni
"Syukurlah, setelah ini lanjutkan dengan membeli sebuah gedung perkantoran yang bisa menampung seluruh karyawan perusahaan pusat dan anak perusahaan, serta beberapa gedung apartemen untuk tempat tinggal bagi karyawan yang membutuhkan"
Emak sangat ingin menyejahterakan karyawan yang serius bekerja di perusahaan nya. Setelah menelpon Noni, emak selalu melaporkan setiap perkembangan perusahaan kepada babe Sobari.
Ketika mendengarkan penjelasan emak, babe memegang master plan yang telah di buat Noni, sambil mengusap sejumput jenggot yang ada di dagu nya.
"Kerja Noni bagus, setahap demi setahap kita akan segera menaiki tangga kesuksesan untuk menyejahterakan orang orang yang mampu kita jangkau.
Kita akan sejahtera bersama dengan mereka semua, karena kita tidak boleh egois.
Saat ini kita di berikan kemampuan maka harus di iringi dengan kemauan.
Agar anak-anak siap sedini mungkin, maka ketika diluar jam sekolah sebaik nya kita suruh Noni untuk melibatkan mereka.
Praktek 70%, teori cukup 30% karena pengalaman adalah guru yang paling baik"
"Setuju be, semoga anak-anak bisa menjaga amanah ini ya be, Aamiin 👐" jawab emak.
Babe pun mengamini doa emak "Aamiin 👐"
Tak terasa, sampailah emak dan babe di area tempat tinggal 2 orang adik babe dan 2 orang paman yang lokasi nya berdekatan.
Kebetulan yang ada di rumah adalah para isteri-isteri nya, sedangkan para suami sedang bekerja.
Karena mereka tinggal berdekatan, emak menghampiri rumah mereka satu persatu sambil membawa buah tangan dan amplop coklat.
Sambil meminta mereka berkumpul di rumah paman tertua, karena babe akan memberikan berita yang menggembirakan.
Sedangkan babe langsung menuju rumah paman tertua dengan tidak lupa buah tangan dan amplop coklat juga.
Tok! tok! tok!
"Bi, ini saya Sobari bi, tolong buka pintu nya" babe mengetuk pintu rumah paman Gunawan
"Oh Sobari, tunggu sebentar, bibi matikan kompor dulu ya" Sahut bibi sambil buka pintu dan mempersilahkan nya masuk dan duduk.
Sambil berjalan kembali ke dapur bibi bertanya "Sama siapa kamu kemari?"
Babe jawab "Sama Indun dan 2 orang karyawan bi, Indun lagi manggil Rika dan Istri nya Raka, serta bi Ika, biar sekalian ngumpul di mari.
Oh iya Bi, ini sekedar oleh oleh dari Indun" babe menyusul bibi ke dapur sambil menyerahkan bingkisan dan balik lagi ke ruang tamu.
"Eh, makasih banyak oleh oleh nya, Sobari" sahut bibi agak mengeraskan suaranya, karena jarak yang dekat antara ruang tamu dan dapur, bi Inah yakin Sobari pasti mendengar suara nya.
Di dengar nya dari Sobari banyak yang akan datang, Bi Inah membuat banyak minuman, dan membuka bingkisan dari Sobari untuk suguhan.
Tak lama kemudian, berkumpul lah keluarga babe Sobari, meskipun belum dalam formasi yang lengkap, mengingat masih hari kerja.
Maka Sobari mulai mengutarakan maksud kedatangan silaturahmi nya kali ini.
"Saya ucapkan terima kasih banyak kepada Bi Inah, Bi Ika, Rika dan Karin. Khususnya Bi Inah yang ketempatan buat berkumpul kali ini.
Maksud kedatangan saya yang pertama adalah ingin menjaga tali silaturahmi kita agar tetap terjalin.
Selanjutnya saya ingin mengajak paman dan adik adik saya untuk bergabung bersama perusahaan yang baru saya rintis, karena saya baru saja saya mendirikan perusahaan ini.
Karena paman dan adik sedang bekerja, maka saya mohon sampaikan salam saja kepada mereka jika mereka berminat berkembang bersama perusahaan saya, saya sangat senang hati.
Akan tetapi perekrutan nya tetap sesuai dengan prosedur yang berlaku, melalui tes dan wawancara seperti biasanya.
Namun, kalian bisa melakukan tes dan wawancara pada hari kalian libur, nanti saya akan tugaskan bagian HRD yang langsung menangani kalian.
Jadi kalian tidak perlu izin dari kantor tempat kalian bekerja"
Tampak Bibi dan adik nya sedikit terkejut, namun setelah itu terlihat biasa saja.
"Baiklah nanti akan kita sampaikan sama mereka" sahut Bi Inah mewakili adik dan keponakan nya.
"Oh iya, ini kartu nama perusahaan, sementara alamat yang tertera adalah alamat rumah saya, karena kita juga sedang proses untuk pembelian gedung perkantoran" babe ngomong sambil bagikan kartu namanya.
Setelah membaca kartu nama tersebut, Bi Inah langsung menanyakan babe "Loh Sobari, kamu ini tinggal di gedung perkantoran atau apartemen? Kok alamat nya di Gedung Kencana lantai 30?"
Ditanya seperti itu, babe malah balik bingung, dia lalu membaca dengan seksama tulisan yang ada di kartu nama nya. Emak juga sama, dia langsung baca status nya di aplikasi Dul.
#Status Emak Indun
Kecantikan Max
Kekuatan Max
Kecerdasan Max
Keterampilan Max
#Skill:
-Pekerjaan Rumah Tangga
-Bisnis
#Kekayaan:
Poin Sistem Unlimited
Cincin penyimpanan Super 1 + Spesial 3
Smartphone Super 1 + Spesial 3
Uang di Rekening Unlimited
Rumah sederhana di Griya Maharani
Dul Internasional Capital
Gedung Kencana
Apartemen Kencana
#Inventori
-Ruang dimensi seluas bumi
-Portal Perdagangan
-Portal Silaturahmi
#Misi :
Abadi : Menjaga amanah (jika terdeteksi gunakan sistem untuk kejahatan, sistem akan otomatis hilang)
Harian : Senam SKJ 84 (tidak mengerjakan akan kehilangan kecantikan 5%)
Spesial: Dirikan perusahaan permodalan sebagai induk! baru boleh lanjut mendirikan perusahaan cabang! harus berhasil Mak!!
Selamat!!! Emak berhasil mendirikan Dul Internasional Capital (Hadiah : gedung perkantoran beserta Mes bagi karyawan)
Dadakan: -
#Suplier
Kebutuhan Primer:
-Sandang
-Pangan
~~ Sembako >>>>
~~ Sayuran >>>>
~~ Daging >>>>
~~ Ikan >>>>
~~ Buah-buahan >>>>
~~ Makanan Ringan >>>>
~~ Minuman Ringan >>>>
~~ Susu dan olahannya>>>>
~~ Frozen food>>>>
-Papan >>>>
Kebutuhan Sekunder:
-Buku
-Furniture
-Elektronik
-Transportasi
~~ Mobil
~~ Motor
#Kebutuhan Tersier:
-Kemewahan
-Keajaiban
-Skill
#Fasilitas 2%:
-Dropship dari suplier ✓
-Rekening antar dimensi ✓
-Kurir antar dimensi✓
-Admin online ✓
-Karyawan antar dimensi✓
-Body Guard antar dimensi ✓
-Maid antar dimensi ✓
-Asisten Pribadi ✓
Setelah emak membaca dengan seksama, benar saja, ternyata ada hadiah tersembunyi karena Noni telah berhasil mendirikan perusahaan induk.
Lalu emak berkata "Oh iya ini alamat kantor, ternyata Asisten kami, Noni telah berhasil mendirikan perusahaan induk Dul Internasional Capital. Maaf kami lupa"
"Dul!! kebiasaan nih, bikin kaget aja" sewot emak dalam hati nya.
"Tapi emak senang kan?" Dul membela diri nya.
"Senang pake banget Dul, makasih ya" ucap emak masih dalam hati nya.
👣📱 bersambung ....
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 35 Episodes
Comments
mabar
nanti aku vote 🗳️
2023-02-16
1