Pelamar kerja yang telah memiliki surat lamaran kerja dalam map, langsung keluar menuju ruangan yang bertuliskan HRD. Diatas map sudah tertulis nomor urut antrian untuk tes dan wawancara.
Setelah tiba di depan ruang HRD, mereka di sambut seorang wanita cantik yang memiliki tanda pengenal sebagai customer servis.
"Selamat pagi tuan tuan, silahkan duduk dan menunggu di bangku terlebih dahulu, kami akan memanggil satu persatu berdasarkan nomor urut antrian yang ada di map kalian" ucap customer servis dengan ramah.
Dua orang pelamar yang terlebih dahulu datang langsung spontan melihat ke map yang mereka pegang.
"Oooh, bagus sekali, jadi kami tidak harus rebutan untuk di tes" ucap salah seorang pelamar.
"Begitulah tuan, agar tertib dan tidak menimbulkan keributan yang tidak diperlukan.
Silahkan tuan dengan nomor urut satu untuk masuk terlebih dahulu" customer servis mulai memanggil pelamar satu persatu berdasarkan nomor urut antrian yang ada di map.
Didalam ruangan HRD, pejabat yang berwenang telah siap memberikan tes dan wawancara kepada para pelamar kerja yang akan memasuki ruangan.
Pelamar kerja urutan pertama memasuki ruangan "Selamat pagi tuan, apakah saya sudah bisa mengikuti tes dan wawancara kerja sekarang"
Pejabat yang bertugas mewawancarai para pelamar kerja menjawab sapaan "Selamat pagi juga tuan, silahkan duduk dengan nyaman, saya mewakili Perusahaan D'Group akan sedikit menanyakan beberapa hal yang berkaitan dengan pekerjaan, apakah tuan bersedia?"
"Ya, tentu saja saya bersedia menjawab sejujur jujurnya karena berkaitan dengan pekerjaan yang akan saya jalani" Jawab pelamar kerja.
Petugas pewawancara pun mulai menanyakan beberapa hal, dimulai dari identitas diri, kemampuan yang dimiliki pelamar, memastikan tekad pelamar kerja dalam menghadapi hal hal yang baru mereka lihat dan jalani, hingga keinginan pembayaran yang akan pelamar minta jika mereka diterima bekerja di D'Group.
Petugas yang mengetes memulai tes psikologi pelamar kerja setelah pewawancara selesai dengan tugas nya.
Karena hasil nya akan di terima langsung setelah tes psikologi, para pelamar dilarang untuk pulang atau meninggalkan pertokoan, mereka di berikan kudapan berupa lontong, rebusan ubi, kue tart, black forest, kopi, air putih dan teh manis yang dapat mereka ambil sendiri di meja prasmanan.
Mereka dapat memakan nya di tempat duduk ala cafe yang disediakan petugas pertokoan.
"Makanan apa ini yang dibungkus daun?" tanya salah satu pelamar kerja kepada pegawai yang lewat.
"Oh ini namanya lontong tuan, dibuat dari beras yang di rebus setengah matang lalu di beri bumbu garam, sereh, daun salam, dan penyedap rasa.
Adonan lontong setengah jadi dibentuk pipih di berikan isian sayuran wortel dan kentang yang di potong kecil-kecil sebelum di tumis, setelah di beri isian, kemudian di bentuk lonjong lalu di bungkus daun pisang batu, setelah itu di kukus hingga matang.
Tuan dapat mempelajari berbagai macam masakan dan kudapan pada bagian tata boga jika keterampilan yang tuan miliki adalah memasak.
Semua keterampilan yang tuan tuan miliki akan di daya gunakan oleh D'Group.
Perusahaan akan memberikan banyak pelajaran sesuai dengan keterampilan yang tuan miliki dan tentunya akan berkaitan dengan pekerjaan dan produk yang di jual oleh D'Group.
Tuan tuan hanya perlu belajar dengan giat dan mau bekerja keras mempelajari hal tersebut.
Jika tuan tuan di terima bekerja di pertokoan ini, petugas akan kembali menjelaskan hal ini, jadi jangan khawatir" pegawai D'Group memberikan semangat dan penjelasan yang mudah di mengerti oleh mereka.
Pelamar kerja yang menanyakan perihal lontong tadi mengangguk tanda mengerti.
Tak lama kemudian nomor urut nya di panggil masuk kedalam ruangan yang bertuliskan Keputusan.
Didalam ruangan tersebut sudah ada emak dan babe yang menanti para pelamar kerja untuk memberikan keputusan akhir, diterima atau tidaknya para pelamar kerja.
Orang yang pertama menyambut pelamar kerja nomor urut satu adalah emak Indun.
"Selamat siang tuan, silahkan duduk dengan nyaman, kami berada disini untuk memberikan keputusan akhir, semoga kami beruntung bisa mengajak tuan bergabung dengan kami.
Baiklah, kita mulai saja, menurut hasil tes dan wawancara yang anda lakukan sebelumnya, kami hendak memberitahukan bahwa tuan tidak lulus.
Namun kami sangat ingin tuan bergabung menjadi bagian dari keluarga besar D'Group.
Disini tertulis bahwa tuan sering berkeliling dari satu daerah ke daerah lain untuk bekerja serabutan dan belum memiliki keterampilan satupun yang menunjang.
apakah tuan memiliki hobi?"
Pelamar menjawab "hobi saya membaca nyonya, saya sering ke perpustakaan dan membaca berbagai hal, tidak untuk menekuni salah satu, hanya sekedar membaca dan mengetahui segala hal yang tertulis di buku"
"Ooh, bagus sekali, hobi yang menunjang untuk di asah menjadi sebuah keterampilan, apakah tuan hobi mengajarkan atau memberitahukan hal hal yang anda baca tersebut kepada orang lain?" tanya emak kembali.
Pelamar menjawab lagi pertanyaan emak "Ya betul, saya suka menceritakan hal hal yang saya baca kepada anak-anak saya, mereka pun senang mendengarnya"
Babe melanjutkan penjelasan emak kepada pelamar kerja yang tidak lulus tes dan wawancara kerja tersebut.
"Kalau begitu, tuan tak perlu khawatir, karena hobi tuan sangat mulia, kami akan menerima tuan untuk bekerja menjadi guru bagi anak-anak, kami akan mendirikan sekolah dari tingkat pra sekolah, dasar, menengah, atas sampai perguruan tinggi.
Tentu saja sekolah kami hanya memfokuskan anak anak dari karyawan dan anak anak yang tidak memiliki bakat serta kemampuan sihir.
Namun tidak menutup kemungkinan anak-anak yang memiliki bakat serta kemampuan sihir pun akan belajar di sekolah kami, untuk lokasi belajar dan asrama tidak akan pisahkan, mereka harus mulai belajar menerima dan membaur dengan sesama makhluk hidup lain nya.
Tugas tuan harus menjadi guru yang profesional, oleh karena itu kami mengharuskan anda mempelajari cara mengajar yang baik dan mempraktekkan ilmu yang di dapat secara langsung.
Tapi, sebelum memulai belajar cara nya mengajar, tuan akan dibimbing oleh Guru Maya untuk mempelajari smartphone terlebih dahulu.
Karena dengan alat ini, kita akan mempermudah komunikasi dan menjalani aktivitas sehari-hari"
"Syukurlah saya di terima tuan, saya pastikan anda tidak akan menyesal menerima saya menjadi bagian dari keluarga besar D'Group, saya akan berusaha keras untuk mencapai titik kelulusan bahkan mungkin akan melampauinya" Jawab pelamar kerja.
Begitulah emak dan babe memperlakukan orang buangan yang ada di Planet Mustahil.
Bagaimanapun caranya, mereka harus bergabung menjadi anggota keluarga besar D'Group.
Tak ada alasan tidak diterima, ingat bisa itu karena terbiasa.
Mereka menerima melalui bakat, keterampilan, hobi, bahkan semangat mereka adalah alasan mengapa mereka harus diterima bekerja di D'Group.
👣📱To be continued 📱👣
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 35 Episodes
Comments